cover
Contact Name
JPPG
Contact Email
jppg@uho.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
laode.amaluddin@uho.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Penelitian Pendidikan Geografi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24778192     EISSN : 25022776     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (JPPG) merupakan jurnal Open-Access dan diterbitkan empat kali setahun setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Artikel/Jurnal yang diterbitkan dengan aim dan scope berkaitan dengan Pendidikan Geografi dan Geografi Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
DESKRIPSI MINAT IBU-IBU PASANGAN USIA SUBUR (PUS) PENGGUNA KONTRASEPSI DI KELURAHAN ANGGALOMELAI KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA Rezqyawati, Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.043 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Bagaimana minat ibu-ibu Pasangan Usia Subur pengguna kontrasepsi dengan metode MKJP dan non-MKJP. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Anggalomelai Kecamatan Abeli Kota Kendari Sulawesi Tenggara dengan jumlah sampel sebanyak 41 informan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Peneliti mengambil data dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Pemilihan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa minat ibu-ibu Pasangan Usia Subur dalam menggunakan alat kontrasepsi/KB dengan metode MKJP yaitu implan, Intra Uterine Device/spiral dan Metode Operasi Wanita/tubektomi sebanyak 14.79%. Alasan ketertarikan PUS memilih metode MKJP karena efektifitas untuk menunda dan menghentikan kehamilan, perasaan nyaman dan cocok terhadap alat kontrasepsi/KB, manfaat yang dirasakan serta dukungan dari suami dan pelayanan kesehatan, sedangkan minat untuk ibu-ibu PUS dalam menggunakan alat kontrasepsi/KB dengan memilih metode non-MKJP yaitu suntik, kondom dan pil sebanyak 56.21%. Alasan ketertarikan PUS memilih metode non-MKJP karena rasa takut PUS untuk memasang alat kontrasepsi/KB dengan metode MKJP, perasaan nyaman dan cocok karena manfaat lain yang diberikan alat kontrasepsi dan kurangnya efek samping yang negatif serta dukungan dari luar seperti palayanan kesehatan dalam mengontrol akseptor KB. Kata Kunci: Minat, PUS, Alat kontrasepsi/KB
DAMPAK WISATA BAHARI PANTAI HOGA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA FURAKE KECAMATAN KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI Rizal, Ahmad
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.582 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengembangan wisata bahari pantai Hoga terhadap perekonomian masyarakat di Desa Furake Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi.Metode pengumpulan data dimulai dari observasi penelitian dan wawancara langsung pada sasaran penelitian dan dokumentasi. Selanjutnya hasil penelitian dianalisis melalui metode deskriptif kualitatif dengan 4 komponen analisis yakni editing data, sortir, tabulasi dan interpretasi.Hasil penelitian diperoleh bahwa sebelum pengembangan obyek wisata aktivitas ekonomi masyarakat pada umumnya sebagai petani dan nelayan,namun sesudah pengembangan obyek wisata melalui penyediaan sarana   dan prasarana kemudian hubungan antara masyarakat dengan wisatawan yang akrab sehingga meningkatkan jumlah pengunjung, aktivitas ekonomi masyarakat bertambah yakni sebagai pedagang (kios/kantin) dan penginapan, meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan.Dengan demikian pengembangan obyek wisata memberikan dampak yang positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Furake.Hasil tersebut menyimpulkan bahwa obyek wisata pantai Hoga memberikan dampak yang lebih baik antara lain dapat menambah aktivitas ekonomi dan pendapatan masyarakat di Desa Furake Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi.Kata Kunci: Obyek Wisata Pantai, proses, Aktivitas dan Pendapatan Masyarakat
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG DAMPAK PENAMBANGAN NIKEL TERHADAP LINGKUNGAN FISIK DI DESA MONDOE KECAMATAN PALANGGA SELATAN KABUPATEN KONAWE SELATAN Sari, Elsah Bonita Iman
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.279 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) Bagaimanakah pandangan masyarakat tentang   penambangan nikel terhadap dampak lingkungan di Desa Mondoe Kecamatan Palangga Selatan? (2) Bagaimanakah dampak penambangan nikel terhadap lingkungan yang terjadi di Desa Mondoe Kecamatan  Palangga Selatan? (3) Upaya apa yang dilakukan masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi dampak lingkungan terhadap penambangan nikel yang terjadi di Desa Mondoe Kecamatan Palangga Selatan?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan mix metode. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut (1) Penelitian menggambarkan bahwa pandangan masyarakat Desa Mondoe terhadap keberadaan perusahaan pertambangan di wilayah Desa Mondoe merusak lingkungan (2) Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan fisik akibat pertambangan nikel yaitu kerusakan lahan hutan, tejadinya tanah longsor, jalan raya  rusak bertambahnya lahan kritis, kerusakan lahan, peningkatan polusi udara dan pencemaran air bersih (3) Upaya yang dilakukan perusahan, pemerintah dan masyarakat dalam meminimalisir dampak negatif pertambangan yaitu rehabilitasi lahan bekas penambangan, penyiraman air untuk mengurangi polusi debu secara berkala dan perbaikan jalan raya yang rusak. Kata Kunci : Proses aktivitas perusahaan tambang, kerusakan  lingkungan, masyarakat Desa Mondoe
DAMPAK PERTAMBANGAN NIKEL PT.IFISHDECO TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN HIDUP DI DESA RORAYA KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Nursalam, La Ode; Aldiansyah, Septianto
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.089 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) Bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh aktifitas pertambangan nikel PT.Ifishdeco terhadap kondisi lingkungan hidup di Desa Roraya Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktifitas pertambangan nikel PT.Ifishdeco terhadap kondisi lingkungan hidup di Desa Roraya Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan mix metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak positif kegiatan pertambangan nikel, seperti: bertambahnya PAD dari sektor pertambangan, terciptanya lapangan pekerjaan, terbukanya wilayah dari keterisolasian. Dampak negatif : 1) Kerusakan jalan 60,7%; 2) Pencemaran sungai, kali, rawa 78,6%; 3) Polusi udara 64,3%; 4) Terganggunya lahan pertanian 92,9%; 5) Terganggu/mengurangi areal perkebunan 75%; 6) Penurunan produktifitas pertanian/perkebunan 78,6%; 7) Kerusakan flora 89,3% dan fauna 71,4%; 8) Tidak adanya pemberdayaan kesehatan 75% dan tidak adanya peningkatan prasarana kesehatan 57,1%; 9) Perubahan perilaku/norma masyarakat 64,3%. Kata Kunci :Dampak, pertambangan nikel, dampak positif, dampak negatif. 
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI PULAU BOKORI KABUPATEN KONAWE Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.022 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini 1) Bagaimana Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Objek Wisata di Pulau Bokori Kebupaten Konawe? dan 2). Kendala-kendala dalam pengembangan objek wisata di Pulau Bokori Kabupaten Konawe?.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Objek Wisata di Pulau Bokori Kebupaten Konawe sebagai motivator, Pemeintah Daerah  mengoptimalkan pelaksanaan atraksi wisata pada objek wisata di pulau Bokori seperti kondisi tanah dan pemandangan, floran dan fauna, keadaan alam dan festival atau evebt-event daerah misalnya kegiatan voli pantai tingkat nasional. Sebagai fasilitator,  Pemerintah Daerah sudah membangun fasilitas-fasilitas  yang di butuhkan dalam perkembangan objek wisata di Pulau Bokori seperti pembangunan villa, penyediaan air, dan hiburan. Dinamisator, Pemerintah Daerah mengsinergikan pihak-pihak dinas lain dan masyarakat dalam proses pengembangan objek wisata di pulau Bokori. kendala-kendala dalam pengembangan objek wisata di pulau Bokori adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya manfaat pariwisata. Kata Kunci : Peran, Pemerintah Daerah, Proses,  Pengembangan,  Objek Wisata
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS1 SMA NEGERI 1 MENUI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE PADA MATERI POKOK BIOSFER Ramli, Ramli; Pasoa, Yani Ulfah
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.933 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Menui yang terdaftar pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 24 orang. Data dari penelitian ini adalah aktivitas belajar mengajar guru dan aktivitas belajar siswa yang diperoleh dari lembar observasi dan hasil belajar siswa yang diukur melalui tes siklus.Analisis data yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitain menunjukan bahwa 1) Model Pembelajaran Kooperatif tipe TPS pada setiap siklus ditunjukkan dengan skor rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 2,6 yang termasuk pada kategori cukup meningkat pada siklus II menjadi 3,4 yang termasuk pada katergori baik; 2)Aktivitas mengajar guru dengan menerapkan model Pembelajaran Kooperatif tipe TPS, ditunjukkan dengan skor rata-rata pada setiap siklus, dimana pada siklus I skor rata-rata aktivitas guru adalah 2,7  yang termasuk kategori cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 3,5  yang berkategori baik; 3) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa XI IPS1 SMA Negeri 1Menui dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I dari 24 orang siswa hanya 14 orang siswa yang tuntas dengan persentase ketuntasan 58,3% dengan nilai rata-rata 70. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu dari 24orang siswa ada 20 orang siswa yang tuntas dengan persentase ketuntasan 83,3% dengan nilai rata-rata 79,8. Kata kunci : Model Pembelajaran, Think-Pair-Share, Proses, Hasil Belajar
PEMETAAN JENIS TANAH DI KELURAHAN ANDUONOHU KECAMATAN POASIA Nursiani, Nursiani
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.912 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudulPemetaan Jenis Tanah di Kelurahan Andounohu Kecamatan Poasia. Telah dilakukan pengukuran dengan menggunakan alat seismograph yang dilakukan oleh instansi BMKG Kota Kendari. Alat seismograph ini merupakan salah satu alat digunakan untuk mengetahui kondisi jenis tanah setempat.   Jumlah titik pengukuran sebanyak 20 titik tersebar dari titik T 01 sampai T 20 berlokasi di Kecamatan Poasia. Lokasi Kecamatan Poasia merupakan wilayah dengan topografi kemiringan lereng 15 – 45% (curam/berbukit) dan merupakan Pengembangan pusat-pusat kegiatan skala besar baik yang telah berkembang di Pusat Kota, Pusat Pendidikan Tinggi dan Pemerintahan, maupun pusat-pusat kegiatan primer baru yang akan dikembangkan yaitu kawasan pelabuhan.  Dengan banyaknya infrastr uktur dan topografi penting penelitian dimaksudkan untuk merevisi informasi jenis tanah yang telah ada. Informasi jenis tanah yang diperoleh dari data BMKG ini selanjutnya menganalisis dan memetakan wilayah/yang di jadikan objek penelitian melalui salah satu aplikasi dari Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang diperoleh dari pengukuran ini berupa nilai frekuensi dan kemudian dikerelasikan dengan jenis tanah dengan merujuk pada Buletin BMKG. Berdasarkan hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa Kecamatan Poasia berdasarkan persentase hasil pengukuran lapangan diperoleh 55 % terdiri atas jenis tanah alluvial berlumpur, 15 % terdiri atas alluvial dengan jenis loam dan 30 % terdiri atas gravel dan sandy gravel. Dapat dikatakan bahwa dominasi tanah alluvial berlumpur di Kecamatan Poasia. Ini disebabkan kecamatan ini terletak dekat dengan daerah aliran sungai Wanggu. Kata Kunci: Topografi, Jenis Tanah, System Informasi Geografis (SIG)                           Kecamatan Poasia
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI POKOK EROSI DAN TANAH DI KELAS X SMA NEGERI 1 WABULA Amaluddin, La Ode; Oktafianti, Oktafianti
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.641 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i1.5601

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui aktivitas belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Wabula dengan menerapkan model  discovery learning pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah. 2).  Untuk mengetahui aktifitas mengajar guru pada siswa kelas XSMA Negeri 1Wabula dengan menerapkan model discovery learning pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah. 3).  Untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model discovery learning di kelas X SMA Negeri 1 Wabula pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah.Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 mulai tanggal 17 maret 2017– 22 april 2017 di kelas X SMA Negeri 1 Wabula.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dengan dua siklus.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Wabula semester genap tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 16.Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif yang diperoleh dari lembar observasi dan tes hasil belajar.  Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: 1).Dengan  skor rata-rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 2,7, meningkat pada siklus II menjadi 3,4. 2). Dengan skor rata-rata  pada siklus I aktivitas guru adalah 2,6 meningkat pada siklus II menjadi 3,4. 3).  Hasil belajar siswa meningkat setelah menerapkan model discovery learning pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah. Dimana pada siklus I yaitu diperoleh nilai terendah 20, nilai tertinggi 90Pada siklus II diperoleh nilai terendah 60, nilai tertinggi 95 Kata Kunci: Model Pembelajaran, Proses, dan Hasil Belajar.
DAMPAK PENGALIH FUNGSIAN LAHAN HUTAN JATI MENJADI LAHAN PERTANIAN JAGUNG TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI SEKITAR KECAMATAN KATOBU KABUPATEN MUNA Hidayat, Syahril
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.416 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i2.6986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Dampak Pengalih fungsiaan Lahan Hutan Jati Menjadi Lahan Pertanian Jagung Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Oleh Masyarakat Di Sekitar Wilayah Kecamatan Katobu,Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah pengamatan,angket, wawancara dan dokumentasi. Data di peroleh dari 43 informan. Keadaan social ekonomi di lihat dari 43 responden, yang memiliki kondisi kesehatan yang baik sebanyak 27 responden atau dalam persentase 63 %, Tingkat keamanan dapat di uraikan dari 43 responden yang merasa tidak aman sebanyak 17 responden atau dalam persentase 40 %, Di lihat dari interaksi sosial, responden yang memiliki interaksi sosial yang baik semakin banyak. Hal ini di lihat responden yang memiliki interaksi sosial yang baik sebanyak 39 responden atau dalam persentase  91 %.Di lihat dari luas lahan hutan jati warangga adalah sekitar ±130 Ha, sedangkan yang di gunakan dalam lahan pertanian jagung sadalah sekitar ±10 Ha.Dari 43 responden jumlah pendapatan petani jagung yang mempunyai pndapatan setiap kali panen sebesar Rp 1. 500,000 – Rp 2. 000,000 adalah 18 responden atau dalam persentase 42 %.Kata Kunci :Sosial Ekonomi, Lahan Pertanian Jagung, Cara
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMA NEGERI 1 SIOMPU Surdin, Surdin; Alit, Alit
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.252 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i2.6992

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran geografi SMA Negeri 1 Siompu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode kuantitatif dapat, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik. Hasil penelitian menggambarkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi SMA Negeri 1 Siompu mencakup faktor Minat dan Bakat Siswa dengan nilai kumulatif 1.78 artinya kategori rendah, faktor motivasi dengan nilai kumulatif sebesar 1.86 atau kategori rendah, faktor pengetahuan dan kemampuan dengan nilai rata-rata kumulatif 1.80 atau kategori rendah, dan faktor lingkungan dan teman dengan nilai rata-rata 1.84 atau kategori rendah, serta faktor pengaruh orang tua dan guru dengan nilai rata-rata 1.94 atau kategori rendah. Kesimpulan penelitian adalah faktor internal dan eksternal mempengaruhi hasil belajar siswa. Kata Kunci:  Hasil Belajar, Siswa

Page 9 of 23 | Total Record : 227


Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 4 Oktober 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 2 April 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 1 Januari 2022 Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 6 No. 4 Oktober 2021 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2020) Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019 Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2019) Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 3 Juli 2018 Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2018) Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2018) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2018) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018) Vol 3, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 3, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2017) Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 April 2017 2016: Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 November 2016 Vol 1, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2016) Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016) Vol 1, No 1 (2016): JUli 2016 More Issue