cover
Contact Name
Berta Bekti Retnawati
Contact Email
praxis@unika.ac.id
Phone
+6282223137973
Journal Mail Official
praxis@unika.ac.id
Editorial Address
Jl.Pawiyatan Luhur IV/1 Bendan Duwur Semarang 50234
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring
ISSN : -     EISSN : 26229137     DOI : 10.24167
PRAXIS: Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Jurnal Praxis merupakan jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata dan merupakan jurnal peer reviewed dan Open-Acces. Jurnal Praxis menerima artikel hasil penelitian murni ataupun hasil penelitian yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat dan artikel belum pernah dimuat di media lainnya. Fokus artikel yang diterbitkan berkaitan dengan Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring. Adapun topik-topik artikel yang dipublikasikan di jurnal Praxis mencakup Semua topik yang tercakup dalam ilmu Sains dan Teknologi meliputi berbagai bidang : - Teknologi Pangan - Elektro - Teknik Sipil - Arsitektur - Desain Komunikasi Visual - Komputer - Teknologi Informasi - Kimia - Biologi - Matematika - Teknologi Rekayasa - Farmasi - serta bidang-bidang lain yang relevan Semua topik yang berkaitan dengan Masyarakat dan Jejaring - Manajemen - Psikologi - Hukum - Komunikasi - Bahasa dan Sastra - Akuntansi - Struktur Sosial Kemasyarakatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Strategi Diversifikasi Pangan Berkelanjutan Dengan Memanfaatkan Sumber Daya Lokal Di Kabupaten Rembang Mei Lina Ambarwati; M. Amri Amiruddin; Adi Yoggi Vera Yuda; Elsa Ika Rahmani
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring 2026: Special Issue - Semnas Pangan
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v8i2.14376

Abstract

AbstrakIndonesia masih menghadapi ketergantungan yang tinggi pada beras sebagai makanan pokok, sebagian dipenuhi melalui impor, sementara Kabupaten Rembang memiliki potensi besar untuk mengembangkan makanan alternatif berbasis sumber daya lokal. Pada tahun 2023, produksi pisang di Kabupaten Rembang mencapai sekitar 70.697 ton, sementara limbah kulit pisang diperkirakan mencapai 20 hingga 30 persen dari total berat yang belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, berdasarkan data tahun 2023, produksi singkong di Kabupaten Rembang mencapai rata-rata 243 kuintal per hektar, menunjukkan potensi umbi ini sebagai bahan pangan utama. Masalah yang muncul adalah kurangnya pemanfaatan terintegrasi antara limbah kulit pisang dan singkong sebagai sumber pangan bergizi untuk menggantikan beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi beras analog berbasis tepung singkong dan kulit pisang sebagai alternatif pangan pokok yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur sistematis dengan mengumpulkan berbagai studi literatur untuk memperoleh data mengenai komposisi nutrisi, karakteristik fisiko-kimia, dan teknologi pengolahan bahan baku serta analisis perbandingan penelitian sebelumnya. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penelitian sebelumnya menggunakan daging pisang dan belum memanfaatkan limbah kulit pisang yang kaya serat dan antioksidan. Kombinasi kulit pisang dengan singkong berpotensi menghasilkan beras analog dengan kandungan karbohidrat tinggi, serat yang cukup, dan nilai ekonomi yang lebih baik.
Implementasi Konsepsi UMKM Model Canvas Dalam Peningkatan Kualitas Produk Pertanian Pada PT Variegrow Inovasi Pertanian Hardiat Dani Satria
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring 2026: Special Issue - Semnas Pangan
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v8i2.14300

Abstract

Konsep “UMKM Model Canvas” merupakan pendekatan strategis dalam merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi bisnis melalui sepuluh elemen penting yang terbagi dalam empat fondasi utama, yaitu Sumber Daya, Peluang, Sumber Pemasukan dan Inovasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pertanian untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produk agar mampu menjawab tantangan pasar yang semakin kompleks. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana PT Variegrow Inovasi Pertanian dapat menerapkan UMKM Model Canvas secara efektif dalam mengembangkan produk pertanian inovatif yang tidak hanya berfokus pada produksi pupuk organik saja, tetapi juga melahirkan produk lain yang bernilai tambah dan diterima masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara teoritis dan eksperimental penerapan UMKM Model Canvas sebagai instrumen perencanaan bisnis sekaligus strategi implementasi di lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PT Variegrow Inovasi Pertanian berhasil menciptakan produk inovatif berupa cairan alami stimulus mutasi variegata dan salep kambium, yang terbukti mampu menjawab kebutuhan konsumen serta memiliki potensi komersialisasi tinggi. Implementasi UMKM Model Canvas tidak hanya meningkatkan kualitas produk pertanian, tetapi juga memperkuat posisi unit bisnis dalam ekosistem usaha berbasis inovasi.
Karakteristik Fisikokimia dan Prediksi Umur Simpan Kecap Manis Tempe Koro Benguk (Mucuna pruriens) Serbuk pada Penyimpanan Suhu Ruang Marcklie Crist Wattimena; Christiana Retnaningsih; Victoria Kristina Ananingsih
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 8, No 2 (2026): Maret
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v8i2.15504

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik fisikokimia dan prediksi umur simpan kecap manis tempe koro benguk (Mucuna pruriens) serbuk yang diproduksi dengan metode foam-mat drying menggunakan maltodekstrin. Hasil penelitian menunjukkan produk memiliki kadar protein 18,96%, kadar air 3,37%, kadar abu 5,19%, dan karbohidrat 70,30%. Nilai total fenolik sebesar 18,71 mg GAE/g dengan aktivitas antioksidan tergolong lemah berdasarkan nilai IC50 sebesar 11.916,15 ppm. Karakteristik fisik menunjukkan total padatan terlarut 12,03°Brix, viskositas 19,70 cP, wettability 53,35 detik, dan bulk density 54,42 g/100 mL. Prediksi umur simpan menggunakan regresi linear menunjukkan produk memiliki umur simpan sekitar 48 hari pada suhu ruang (27±1°C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecap manis tempe koro benguk serbuk berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan lokal instan dengan karakteristik fisikokimia yang baik. Kata kunci: koro benguk, kecap manis serbuk, foam-mat drying, maltodekstrin, umur simpan.
Pengaruh Iradiasi Gamma Dosis Rendah Terhadap Peningkatan Aktivitas Enzim Selulase Trichoderma harzianum Fitra Adi Prayogo; Nana Mulyana
Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring Vol 8, No 2 (2026): Maret
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/praxis.v8i2.14342

Abstract

This study aims to determine the effect of low-dose gamma irradiation on increasing cellulase enzyme activity from Trichoderma harzianum. This research was conducted at the Laboratory of Industry and Environment, Center for Isotope and Radiation Applications, National Nuclear Energy Agency (BATAN), South Jakarta, from August 18 to September 5, 2014. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with five gamma irradiation dose treatments: 0 Gy (control), 50 Gy, 150 Gy, 250 Gy, and 350 Gy, each with three replicates. The variables measured included viability, cellulase enzyme activity, and fungal biomass. The results showed that gamma irradiation significantly affected cellulase enzyme activity (F=395.06; p0.001). The highest enzyme activity was found at a dose of 250 Gy with a value of 1.5097±0.0338 U/ml, showing a 30.0-fold increase compared to the control (0.0503±0.0001 U/ml). However, higher irradiation doses caused a significant decrease in viability and fungal biomass. At a dose of 250 Gy, viability decreased from 36.33±0.88×10⁷ cfu/ml (control) to 1.00±0.00×10⁷ cfu/ml (97.2% decrease), while biomass decreased from 223.63±3.50 g/L to 38.83±11.14 g/L (82.6% decrease). This study concludes that low-dose gamma irradiation, particularly at 250 Gy, can effectively increase cellulase enzyme production from T. harzianum with a 173-fold increase in specific activity, making it highly promising for industrial applications despite impacts on fungal viability and biomass.

Page 13 of 13 | Total Record : 124