cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal_oki@itb.ac.id
Phone
+6282240360832
Journal Mail Official
jurnal_oki@itb.ac.id
Editorial Address
Admin Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi Institut Teknologi Bandung Gd. Litbang (Ex.PAU) Lt.8, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha no.10 Bandung 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
ISSN : 20852517     EISSN : 24606340     DOI : https://doi.org/10.5614/joki
Core Subject : Engineering,
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO), Institut Teknologi Bandung setahun dua kali (April - Oktober) untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dengan fokus dalam bidang otomasi, kontrol, dan instrumentasi dalam lingkup: Pengembangan Konsep dan Sistem Instrumentasi, Kontrol dan Otomasi: -Teori Kontrol -Pemodelan dan Identifikasi Sistem -Industri 4.0 -Sistem Terdistribusi -Sistem Virtual -Sistem Robotika dan Otonom -Sistem berbasis Pengolahan Citra -Sistem berbasis Kecerdasan Buatan Aplikasi Instrumentasi dan Kontrol : -Bidang Industri dan Keamanan -Bidang Transportasi dan Komunikasi -Bidang Kesehatan dan Kenyamanan Hunian -Bidang Pertanian dan Pengolahan Pangan -Bidang Manajemen Energi -Bidang Energi Terbarukan -Bidang Industri Kreatif.
Articles 226 Documents
Pengembangan Universal Audio Scrambler Menggunakan Teknik Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) Maman Budiman; R Riyanto; Y Fitri; A Adnan
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.1.6

Abstract

AbstrakTelah didesain sebuah alat universal audio scrambler menggunakan teknik OFDM yaitu suatu teknik modulasi yang menggunakan banyak frekuensi (multicarrier) yang saling tegak lurus (orthogonal). Teknik ini dilakukan dengan menggunakan transformasi Fourier balik (Invers Fast Fourier Transform/IFFT) yang mengubah domain frekuensi menjadi domain waktu pada bagian pemancar (transmitter) sedangkan pada penerima menggunakan tranformasi Fourier (Fast Fourier Transform/FFT) untuk mendapatkan kembali sinyal dalam domain frekuensi. Frekuensi output dari transmitter  didesain berada pada daerah frekuensi audio dengan bandwith 2,4 kHz sehingga dapat diterapkan pada berbagai jenis alat komunikasi. Alat ini menggunakan kompresi suara CVSD dengan ratio 1:8 dan mapping 16PSK untuk memperkecil jumlah bit data.  Kecepatan transfer data (data rate) alat ini adalah 8 kbps. Desain juga diuji performanya terhadap variasi noise pada kanal transmisi dan terhadap frekuensi offset akibat efek doppler. Hasilnya, desain bekerja baik pada SNR di atas 60 dengan toleransi frekuensi offset sebesar 5 Hz.       Kata kunci: audio scrambler, OFDM, IFFT/FFT, 16PSK, CVSD.AbstractUniversal audio scrambler has been designed using OFDM technique, a modulation technique which uses multi-frequency (multi-carrier) that is orthogonal to each other. This technique is performed using Invers Fast Fourier Transformation (IFFT), which changes the frequency domain into time domain at the transmitter, while the receiver using Fast Fourier Transformation (FFT) to get the signal back in the frequency domain. The output frequency of the transmitter is designed to be in the audio frequency area (2.4 kHz bandwidth), so that it can be applied to various types of communication tools. This tool uses CVSD voice compression with 1:8 ratios and 16PSK mapping to minimize the number of data bits. Data transfer speed (data rate) for this tool is 8 kbps. The design was also tested its performance against the variation of noise in transmission channels and the frequency offset due to Doppler effect. As a result, the design works well at SNR above 60 with a tolerance offset frequency of 5 Hz.      Keywords: audio scrambler, OFDM, IFFT/FFT, 16PSK, CVSD.
Desain Sensor Getaran Frekuensi Rendah Berbasis Fluxgate Yulkifli Yulkifli; Hufri Hufri; Mitra Djamal; R. N. Setiadi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.2.1

Abstract

Makalah ini menjelaskan kemampuan fluxgate untuk mengukur getaran dalam rentang frekuensi rendah. Getaran diukur  berdasarkan perubahan medan magnet luar terjadi karena adanya perubahan jarak antara probe sensor fluxgate dengan objek yang bergetar. Berdasarkan prinsip harmonisa kedua untuk fluxgate, besarnya intensitas medan magnet luar yang terukur sebanding tegangan keluaran sensor dan berbanding terbalik dengan jarak. Optimasi statik terhadap jarak maksimum (amplitudo) antara probe fluxgate dengan objek bergetar diperoleh ketika jarak 2 cm.  Sebagai sumber getaran digunakan peralatan mekanik frekuensi rendahmekanik yang dikembangkan oleh KK FTETI  di Labor Elektronika dan Instrumentasi Fisika ITB.  Berdasarkan pengukuran terhadap getaran frekuensi rendah, Fluxgate mampu mendeteksi frekuensi 0.14 sampai 1.15 Hz dengan kesalahan absolut 0.017 Hz dan kesalahan relatif 1.3 %.  Keyword: Desain, sensor, Getaran, frekuensi rendah,  fluxgate. 
Determination of the Dielectric Constant and the Thickness of Polymer Thin Film Based on SPR Curve Hendro Hendro; R Hidayat; D Kurnia
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.2.2

Abstract

The SPR curve fitting using the Winspall simulator to determine the dielectric constant and the thickness of MEH-PPV film is presented. Experiment was performed by measuring the SPR curve of gold layer and gold/MEH-PPV layers based on Kretschmann configuration. First, the dielectric constant and the thickness of gold film are determined by fitting the SPR curve. And then the dielectric constant and the thickness of MEH-PPV are determined by fitting its SPR curve. The thickness result calculation from curve fitting for MEH-PPV shows comparable to the result from SEM. This method makes Winspall program as a simple tool in analysis and calculation to determine dielectric constant and thickness, layer by layer in deposition. Keywords:dielectric constant, MEH-PPV, SPR, Winspall, curve fitting, thickness 
FG-FET Berbasis Film Ag2O Untuk Pendeteksian H2S W Widanarto; Bilalodin Bilalodin; R. A. Saputro
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.2.3

Abstract

Film Ag2O telah ditumbuhkan pada top electrode Si/Ti/Pt dengan evaporasi termal. Proses evaporasi dilakukan pada tekanan 2×10-2 mbar dalam atmosfir oksigen sintetis. SEM digunakan untuk menganalisa struktur permukaan film. Top electrode dilekatkan pada chip FG-FET untuk membentuk sebuah sensor gas yang sensitif terhadap H2S. Karakterisasi yang meliputi uji temperatur, konsentrasi, kelembaban dan selektivitas dilakukan untuk mengetahui kehandalan sensor. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa FG-FET berbasis film Ag2O dapat mendeteksi H2S pada konsentrasi rendah dengan temperatur operasi optimum 95°C dalam keadaan kering maupun lembab. Penambahan klaster Fe pada permukaan film Ag2O dapat meningkatkan unjuk kerja sensor yang ditandai dengan peningkatan sinyal keluaran sensor. Keywords:FG-FET, Film Ag2O, Fe,Fungsi Kerja, H2S
Pengukuran Tinggi Permukaan Air Berbasis Gelombang Ultrasonik Menggunakan Kalman Filter I. F. Pramono; B. H. Iswanto
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.2.4

Abstract

Dalam perambatannya pada suatu medium, gelombang ultrasonik merupakan gelombang yang mudah terkena gangguan, baik gangguan internal maupun eksternal. Pengaplikasian gelombang ultrasonik untuk mengukur tinggi permukaan air sudah banyak ditemukan, namun hasilnya akan berbeda sekali apabila diaplikasikan pada air yang tidak tenang. Dibutuhkan suatu pemfilteran yang mampu menghilangkan gangguan yang terdapat didalamnya. Kalman filter merupakan suatu metode yang menjelaskan cara perhitungan (pengulangan) yang efisien untuk mengestimasi keadaan suatu proses, yang dapat memperkecil squared error. Kata kunci : Tinggi permukaan air, gelombang ultrasonik, gangguan, kalman filter
Penumbuhan Lapisan Tipis Material Sensor Giant Magnetoresistance Berstruktur Sandwich dengan Metode Sputtering Ramli Ramli; Mitra Djamal; Freddy Haryanto; Khairurrijal Khairurrijal
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.2.5

Abstract

Material giant magnetoresistance (GMR) menjanjikan untuk diterapkan dalam bidang teknologi penting, salah satunya sebagai sensor medan magnet lemah. Sensor GMR memiliki kelebihan, yakni ukuran yang kecil, daya dan harga yang relatif rendah dibandingkan sensor-sensor magnetik lainnya serta sifat-sifat magnetik dan elektriknya dapat divariasikan dalam rentangan yang sangat lebar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efek giant magnetoresistance dari lapisan tipis sandwich NiCoFe/Cu/NiCoFe yang ditumbuhkan di atas substrat Si (100) dengan metoda dc-Opposed Target Magnetron Sputtering (dc-OTMS). Parameter penumbuhan yakni; suhu 1000C, laju aliran gas argon sebesar 100 sccm, tekanan 0,52 mTorr, dan tegangan dc 600 volt. Dalam paper ini, akan dibahas pengaruh ketebalan lapisan feromagnetik (NiCoFe) dan ketebalan lapisan non magnetik (Cu) terhadap sifat giant magnetoresistance dari sandwich NiCoFe/Cu/NiCoFe. Hasil pengukuran rasio magnetoresistance memperlihatkan bahwa ketebalan lapisan NiCoFe mempengaruhi nilai rasio GMR, serta makin tebal lapisan NiCoFe, makin kecil medan saturasi, yang ditandai dengan kurva rasio GMR yang makin runcing. Dalam struktur sandwich, kecilnya nilai rasio GMR saat ketebalan NiCoFe rendah, kemungkinan disebabkan oleh hamburan pada permukaan luar seperti antarmuka substrat-film atau buffer layer. Hamburan ini mempengaruhi nilai GMR saat ketebalan lapisan feromagnet lebih kecil dibanding panjang lintasan bebas rata-rata yang berhubungan dengan elektron ber-spin ke atas dan spin ke bawah. Demikian pula halnya dengan ketebalan lapisan non magnetik Cu juga mempengaruhi rasio GMR, dimana rasio GMR semakin berkurang dengan bertambahnya ketebalan lapisan Cu. Hal ini kemungkinan terjadi akibat peningkatan hamburan elektron konduksi yang melintasi lapisan pemisah non magnetik, yang mengurangi aliran elektron diantara lapisan-lapisan feromagnetik dan meningkatkan arus shunting, sehingga mengurangi nilai rasio GMR.  Keywords: feromagnetik; giant magnetoresistance; lapisan tipis; NiCoFe,non magnetik, sensor GMR.
Studi Pendahuluan Sistem Tomografi Listrik-Akustik untuk Mendeteksi Kanker Paru-paru K. Ain; Deddy Kurniadi; Amoranto Trisnobudi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2011.3.2.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemungkinan diterapkannya sistem tomografi listrik-akustik. Sistem tomografi ini dalam bekerjanya menggunakan injeksi pulsa arus listrik sehingga dihasilkan dua data sekaligus, yaitu sinyal akustik dan potensial listrik. Data sinyal akustik memiliki potensi untuk menghasilkan citra resolusi spasial tinggi, sedang data potensial listrik memiliki potensi untuk menghasilkan citra kontras tinggi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan kajian studi tentang terpenuhinya kemungkinan syarat-syarat yang dibutuhkan. Untuk studi awal ini dilakukan studi simulasi untuk memperoleh data sinyal akustik yang kemudian dilakukan kajian analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sinyal akustik prospektif untuk digunakan dalam deteksi kanker paru karena kontrasnya nilai akustik organ paru dan jaringan kanker paru. 
Simulasi Perambatan Gelombang Ultrasonik dengan Model Berkas Multi Gaussian dan Model Pengukuran Thompson Grey Ni Made D. Ryaumariastini; Deddy Kurniadi; Amoranto Trisnobudi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2012.4.2.1

Abstract

Transduser ultrasonik adalah komponen untuk pembangkitan gelombang ultrasonik. Dalam aplikasi tertentu, pemilihan transduser yang tepat ditentukan oleh parameter yaitu, frekuensi, diameter, voltage drive, dan jarak  antar transduser. Salah satu cara yang efektif untuk menentukan parameter transduser yang sesuai adalah dengan melakukan simulasi perambatan gelombang ultrasonik yang dihasilkan transduser dengan berbagai variasi parameternya. Pada studi ini dilakukan kajian simulasi perambatan gelombang ultrasonik untuk transduser tercelup berbentuk piston dengan pendekatan model berkas gelombang multi-Gaussian dan model pengukuran Thompson-Gray. Simulasi menggunakan perangkat lunak yang dibuat berupa graphical user interface. Parameter-parameter transduser divariasikan untuk pengamatan pada berbagai kondisi. Hasil kajian simulasi divalidasi dengan hasil pengukuran eksperimen perambatan gelombang ultrasonik dari transduser tercelup berbentuk piston. Dari kajian, diperoleh perbedaan antara hasil simulasi dan eksperimen adalah 3.55% untuk nilai selisih tegangan keluaran dan 0.17% untuk nilai selisih waktu tempuh.
Studi Pengukuran Konstanta Pegas dengan Pengolahan Citra Adhitya Alkautsar; Suprijadi Suprijadi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2012.4.2.2

Abstract

Object tracking merupakan aplikasi dari konsep pengolahan citra digital (digital image processing). Object tracking biasanya digunakan untuk mengamati suatu fenomena jarak jauh, namun demikian kepresisiannya juga dapat digunakan untuk mengamati fenomena dekat yang membutuhkan ketelitian dalam pengamatannya, salah satunya adalah pengamatan gerak pegas untuk menentukan suatu konstanta pegas melalui pengolahan citra dalam penelitian ini. Sebagai perbandingan kami menggunakan dua metode pengamatan, yaitu metrode statik dan metode dinamik. Hasilnya terdapat perbedaan nilai konstanta pegas antara hasil pengolahan citra dan hasil mekanik untuk metoda statistik sebesar 2.51% sedangkan untuk metode dinamik sebesar 4.05%.
Perancangan Perangkat Sensor Optik untuk Otomasi Pemisahan Cairan pada Miniplant Pemisahan Cairan Ahmad Mujahid
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2012.4.2.3

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada proses pencucian biodiesel saat pemisahan air dan biodiesel dengan menggunakan bantuan sensor optik dan lensa. Perangkat sensor optik ini bekerja memanfaatkan perbedaan tingkat absorbsi cahaya dari sumber cahaya Light Emitting Diode (LED) sesuai dengan Hukum Absorbsi Beer-Lambert. Perancangan sensor ini bertujuan menggantikan peran pengamatan visual dari operator yang masih banyak dilakukan dan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk proses pemisahan secara otomatis. Hasil pengujian perangkat sensor saat kondisi cairan diam menunjukkan untuk sumber cahaya LED biru mempunyai selisih tegangan antara air-minyak 2.823 volt, LED merah 1.697 volt dan inframerah 0.442 volt. Untuk uji T-student perbedaan deteksi air-minyak didapatkan nilai T untuk LED merah 97.156, LED biru 54.9 dan inframerah 45.841. Pada pengujiaan illuminansi untuk LED merah didapatkan nilai absorbsi A masing-masing untuk sampel air dan minyak adalah  2.26x10-2 dan 0.822. LED Biru nilai absorbsi A 6.38x10-2dan 0.995. Sedangkan dari hasil analisis keadaan transien menunjukkan bahwa aliran air-minyak dengan sumber cahaya LED merah yang paling mendekati sistem orde1 dengan nilai kuadrat koefisien relasi R2 0.896. Nilai ini lebih baik dibandingkan dengan sumber cahaya LED biru R2 0.584  dan inframerah R2 0.604.  Kata kunci: Biodiesel, sensor optik, Light Emitting Diode, absorbsi cahaya

Page 5 of 23 | Total Record : 226


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi [Terbitan akan Datang] Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi More Issue