cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal_oki@itb.ac.id
Phone
+6282240360832
Journal Mail Official
jurnal_oki@itb.ac.id
Editorial Address
Admin Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi Institut Teknologi Bandung Gd. Litbang (Ex.PAU) Lt.8, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha no.10 Bandung 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
ISSN : 20852517     EISSN : 24606340     DOI : https://doi.org/10.5614/joki
Core Subject : Engineering,
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO), Institut Teknologi Bandung setahun dua kali (April - Oktober) untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dengan fokus dalam bidang otomasi, kontrol, dan instrumentasi dalam lingkup: Pengembangan Konsep dan Sistem Instrumentasi, Kontrol dan Otomasi: -Teori Kontrol -Pemodelan dan Identifikasi Sistem -Industri 4.0 -Sistem Terdistribusi -Sistem Virtual -Sistem Robotika dan Otonom -Sistem berbasis Pengolahan Citra -Sistem berbasis Kecerdasan Buatan Aplikasi Instrumentasi dan Kontrol : -Bidang Industri dan Keamanan -Bidang Transportasi dan Komunikasi -Bidang Kesehatan dan Kenyamanan Hunian -Bidang Pertanian dan Pengolahan Pangan -Bidang Manajemen Energi -Bidang Energi Terbarukan -Bidang Industri Kreatif.
Articles 226 Documents
Pembuatan Operator Training Simulator Unit Tanur Anoda dan Pengolahan pada Pabrik Pemurnian Tembaga menggunakan Fasilitas Pemrograman Function Block Distributed Control System Nico Febrian
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.2.2

Abstract

Operator Training Simulator (OTS) merupakan simulator yang dibuat untuk menggambarkan proses aktual di lapangan dan dapat menjadi sebuah metode pembelajaran bagi operator baru tanpa harus terjun langsung ke lapangan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan biaya. OTS pada penelitian tugas akhir ini dibuat berdasarkan proses sebenarnya pada unit tanur anoda dan unit refinery di PT Smelting Gresik menggunakan fasilitas pemrograman function block pada DCS Centum CS3000 Yokogawa. Pemodelan pada simulator menggunakan persamaan kesetimbangan energi dan massa. Pembuatan OTS ini berdasarkan kebutuhan efisiensi proses pemurnian tembaga yang tinggi, baik waktu maupun biaya karena hanya terdapat satu pabrik pemurnian tembaga di Indonesia.Simulasi pada unit tanur anoda meliputi proses oksidasi dan reduksi. Sedangkan pada unit Refinery, simulasi meliputi proses electrorefining (elektrolisis). Secara keseluruhan, simulasi menggambarkan penurunan kadar pengotor di dalam tembaga cair. Hasil simulasi telah divalidasi terhadap data aktual lapangan dan didapat galat sebesar 0.08% untuk proses oksidasi, 0.91% untuk proses reduksi dan 1.06% untuk proses refining.  Kata Kunci: Operator training simulator, Anoda, Refinery, Tembaga, DCS
Perancangan Operator Training Simulator bagi Pengontrolan Kalang Tertutup Unit Debutanizer dan Depentanizer pada Pabrik Petrokimia dengan Menggunakan DCS Centum VP Yokogawa Anggi B. S. Sumantri; Estiyanti Ekawati; Sutanto Hadisupadmo
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.2.3

Abstract

Proses distilasi merupakan sebuah proses yang memiliki tingkat kerumitan tinggi untuk dikontrol. Pada masa kini, semakin banyak industri yang menggunakan perangkat lunak DCS (Distributed Control System ) untuk melakukan pengontrolan dalam kegiatan produksinya. Khususnya dalam operasi sebuah kolom distilasi, pengontrolan yang baik harus dilakukan agar kolom distilasi tidak berlaku hanya sebagai sebuah kolom pencampur besar. Operator Training Simulator ini adalah merupakan sebuah purwarupa solusi pelatihan operator untuk memahami proses dan pemilihan parameter kontrol yang sesuai dengan kolom distilasi yang akan dihadapi di lapangan. Penelitian ini menghasilkan sebuah simulator pelatihan bagi operator yang menggunakan perangkat lunak DCS Centum VP Yokogawa. Unit proses yang diamati dan dijadikan titik fokus dari pengembangan Operator Training Simulator ini adalah unit debutanizer dan depentanizer dalam sebuah pabrik petrokimia. Operator Training Simulator ini dibuat berdasarkan persamaan kesetimbangan massa dan energi yang dimodelkan dalam DCS dengan menggunakan function block. Parameter pengontrolan dimodelkan dengan menggunakan perangkat lunak SIMULINK dan SIMULINK Design Optimization Toolbox, dengan pemodelan kalang tertutup dari kolom distilasi sebelumnya telah dilakukan dengan berdasar kepada penelitian dari Skogestad (1997) dan Berry dan Wood (1973). Strategi kontrol yang coba dilakukan adalah one-point control dengan menggunakan konfigurasi LV. Operator dapat berinteraksi dengan program simulator melalui Human Machine Interface (HMI) yang dibuat semirip mungkin dengan proses yang terjadi di lapangan. Daerah kerja untuk unit debutanizer berada pada kisaran aliran feed sebesar 12-17 kg/s, konsentrasi feed berkisar antara 40-60% mol butane, temperatur feed berada antara 45-65 , aliran reflux berkisar antara 8-12 kg/s, temperatur reflux berada dalam kisaran 30-45 dan temperatur reboiler berada pada kisaran 100-113Daerah kerja untuk unit depentanizer berada pada kisaran nilai variabel berikut: aliran feed berada pada 4,5-6,5 kg/s, konsentrasi feed berada pada 40-60% mol penrane, temperatur feed berada antara 30-45, aliran reflux antara 1,5-3 kg/s, temperatur reflux berada pada 37-45, dan temperatur reboiler berada pada 140-153.Kata Kunci: Debutanizer, Depentanizer, DCS, OTS, Kalang Tertutup, Pengontrolan, SIMULINK, SIMULINK Design Optimization Toolbox, Konfigurasi LV, two-point control.
Pembuatan Operator Training Simulator Unit Metanasi Pabrik Amonia Menggunakan DCS Centum CS3000 Yokogawa Mutiara Maulida; Agus Samsi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.2.4

Abstract

Operator memegang peranan penting dalam pengawasan suatu sistem kontrol di industri. Seorang operator yang handal harus memahami karakteristik proses dan tanggap dalam mengendalikan sistem kontrol yang digunakannya. Untuk itu dibuatlah suatu Operator Training Simulator(OTS)  yang dapat digunakan oleh operator dalam belajar secara cepat dan aman supaya dapat menjadi operator seperti yang diharapkan.OTS yang dibuat dalam penelitian ini dibangun dengan menggunakan DCS Centum CS3000 Yokogawa untuk unit metanasi pada pabrik amonia. Real plant dari unit metanasi dibuat menjadi suatu virtual plant dengan menggunakan pemodelan matematika. Pemodelan yang dilakukan adalah pemodelan untuk perubahan laju temperatur dan perubahan laju konsentrasi dari CO2 terhadap waktu. Pemodelan tersebut diprogram dalam perangkat lunak DCS Centum CS3000 dengan menggunakan fasilitas pemrograman Function Block. Human Machine Interface(HMI) atau tampilan dari DCS juga dibangun pada Control Drawing untuk memudahkan operator atau pengguna OTS dalam mengamati dinamika proses yang terjadi.Dari hasil simulasi didapat temperatur operasi adalah 318,8 0C dan konsentrasi dari CO2 setelah mengalami reaksi adalah 2,3 mol/m3. Hasil ini didapat dengan melakukan pengaturan pada variabel masukan sesuai dengan petunjuk operasi pabrik.Operator Training Simulator yang telah dibangun kemudian diujicobakan kepada mahasiswa untuk dimintai pendapat mengenai performa dari Operator Training Simulator tersebut. Berdasarkan hasil survei, pengguna simulator dapat memahami proses pada unit metanasi dalam waktu yang cepat walaupun dengan latar belakang pengguna yang belum paham dengan industri proses.Kata Kunci: DCS, Operator Training Simulator, Metanasi, HMI, Function Block
Studi Perancangan Sistem Kontrol Kinematik Dan Dinamik Non Linier Watanabe Pada Wahana Nirawak Quadrotor Steven Aurecianus; Estiyanti Ekawati; Endra Joelianto
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.2.5

Abstract

Penelitian difokuskan pada desain sistem kontrol kinematik dan dinamik non linier Quadrotor hasil pemodelan Watanabe (2009). Model Quadrotor yang digunakan merupakan model dinamik yang dikontrol menggunakan metode backstepping. Model ini memiliki masukan dan keluaran jamak. Desain dilakukan dengan menentukan letak pole-pole lup tertutup sehingga diperoleh matriks penguat umpan balik sebagai salah satu komponen masukan. Rentang pole yang baik diperoleh dengan melakukan pengujian dan analisis terhadap pengaruh perubahan dari masing-masing pole terhadap respon sistem dan perhitungan nilai integral absolute error. Simulasi dilakukan tanpa memperhitungkan variabel fisis dari Quadrotor.Hasil penelitian ini adalah diperolehnya program matlab untuk mensimulasikan model kinematik dan dinamik quadrotor Watanabe (2009). Percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa jumlah pembulatan angka dibelakang koma yang baik adalah minimal dua angka dibelakang koma, dipilih konstanta k bernilai 1, dan rentang letak pole dari masing-masing pole dengan pengaruh yang signifikan namun tetap memenuhi syarat tidak terjadi overshoot dan osilasi yang besar untuk pole ke 1 berada dikisaran -1 sampai -3, pole 2 dikisaran -1 sampai -6, pole 3 dikisaran -1 sampai -6, pole 4 dikisaran-1 sampai -6, dan pole 5 dikisaran -1 sampai -5.Kata Kunci: unmanned air vehicles, wahana nirawak quadrotor, pole placement, backstepping, kontrol dinamik.
Pembuatan Prototipe Viskometer Bola Jatuh Menggunakan Sensor Magnet dan Bola Magnet Bias M. L. Putri; Sissilia O. Putri; Farida I. Muchtadi; Faqihza Mukhlish
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.2.6

Abstract

Viskometer bola jatuh merupakan alat ukur viskositas dengan cara mengukur waktu yang dibutuhkan sebuah bola untuk melewati cairan dengan jarak tertentu berdasarkan prinsip Hukum Stokes dan Hukum Newton. Perhitungan secara manual pada waktu tempuh bola dan  nilai viskositas cairan menyebabkan kesalahan paralaks. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dibuat prototipe viskometer bola jatuh yang dapat mengukur waktu tempuh bola dan mengolahnya untuk mendapatkan nilai koefisien viskositas secara otomatis.Prototipe pada penelitian ini menggunakan dua buah closed-circuit magnetic sensor untuk mendeteksi waktu tempuh bola magnet saat dijatuhkan pada cairan uji. Waktu tempuh diolah menjadi kecepatan bola magnet dan nilai koefisien viskositas cairan (dPa.s) lalu ditampilkan di komputer menggunakan perangkat arduino dan LabView 8.5.Prototipe dapat mengukur waktu tempuh bola secara otomatis dan menampilkan nilai koefisien viskositas pada komputer. Hasil pengukuran nilai viskositas menggunakan prototipe sebagai berikut minyak goreng 5,46 dPa.s ; SAE 40 24,67 dPa.s dan silicone oil 22,97 dPa.s. Nilai tersebut jauh dari nilai viskositas referensi disebabkan faktor konstanta yang digunakan pada persamaan viskometer bola jatuh tidak dapat disesuaikan seperti teori yang ada karena syarat ukuran gelas ukur sebagai wadah cairan pada prototipe dibandingkan dengan ukuran bola tidak terpenuhi. Sehingga ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan agar diperoleh hasil pengukuran nilai viskositas cairan yang mendekati nilai sebenarnya.Kata Kunci : viskositas cairan, sensor magnet, bola jatuh
Perancangan Sistem Simulasi HYSYS & Integrasi dengan Programmable Logic Controller-Human Machine Interface : Studi Kasus pada Plant Kolom Distilasi Etanol-Air Albert Soputra; Parsaulian Ishaya Siregar; Estiyanti Ekawati
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2014.6.1.1

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas perancangan sistem terintegrasi dengan Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), dan sistem simulasi dengan HYSYS sebagai komponen sistem. Studi kasus pada penelitian ini adalah plant kolom distilasi etanol-airskala labroratorium. Kolom distilasi terdiri dari 15 bubble cap trays, kondenser, dan reboiler. Input proses distilasi adalah daya reboiler dan outputnya temperatur kolom. Proses yang terjadi adalah batch distilation.Pemodelan proses dilakukan menggunakan fitur yang tersedia pada HYSYS. Integrasi sistem yang dirancang meliputi 1 unit PLC Allan Bradley sebagai komponen akuisisi data, program HYSYS sebagai perangkat simulasi, dan InTouch Wonderware sebagai media antar muka. Komunikasi antar komponen tersebut ditangani oleh TOP Server dengan protokol OPC dan Ms Excel 2010 yang menangani komunikasi HYSYS-TOP Server dengan protokol DDE. Dalam kegiatan operasi, semua proses yang terjadi pada setiap komponen akan berlangsung secara simultan dan real-time.Dari percobaan yang dilakukan, didapati temperatur yang tercatat pada virtual plant sebesar 78⁰C dan pada plant nyata sebesar 80⁰C, kedua nilai temperatur tersebut relatif sama. Data fraksi mol pada plant nyata dan HYSYS juga tidak berbeda jauh yaitu 0.834 dan 0.891. Kata kunci Integrasi sistem, PLC, HMI, HYSYS, distilasi, simulasi dinamik
Pembuatan Prototipe Thermal Mass Flowmeter Tipe Heat Transfer untuk Pengukuran Laju Aliran Massa Udara Ghina A. Nudiani; Syafri Firmansyah; Farida I. Muchtadi; Faqihza Mukhlish
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2014.6.1.2

Abstract

Thermal mass flowmeter sebagai alat ukur laju aliran massa mulai banyak digunakan dalam sektor industri migas karena memiliki akurasi yang baik untuk fluida gas dan dapat mengukur secara langsung nilai laju aliran massa tanpa ada hilang energi yang besar. Dalam penelitian ini dibuat prototipe thermal mass flowmeter tipe heat transfer sebagai media pembelajaran.Dalam perancangan, material prototipe dibuat dari bahan pipa akrilik transparan sehingga prinsip kerjanya dapat diamati secara langsung. Udara dipilih sebagai fluida yang diukur karena memiliki nilai massa jenis yang telah diketahui. Laju aliran massa dihitung berdasarkan perbedaan temperatur udara sebelum dan sesudah dipanaskandengan memperhitungkan temperatur pemanas. Kalibrasi nilai laju aliran massa dilakukan dengan cara membandingkan hasil pengukuran prototipe dengan nilai yang didapatkan secara teoretis.Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe memiliki sensitivitas pengukuran naik dan turun masing-masing sebesar 1,080 dan 1,084 serta ketidakpastian pengukuran naik dan turun masing-masing sebesar ± 0,642 kg/jam dan ± 0,929 kg/jam dengan daerah kerja pengukuran 10,157 kg/jam sampai dengan 14,845 kg/jam. Dengan input yang tetap, prototipe memiliki rata-rata akurasi dan presisi masing-masing sebesar 97,158% dan 95,092%.Kata Kunci: thermal mass flowmeter, temperatur, laju aliran massa, udara
Pembuatan Perangkat Keras dan Analisis Sub-Metering Konsumsi Energi Listrik Ratna Nataliani; FX Nugroho Soelami; Eko Mursito Budi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2014.6.1.3

Abstract

AbstrakPemantauan konsumsi energi merupakan langkah manajemen energi yang efektif dalam penghematan energi untuk jangka panjang. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan pada perangkat keras dari sistem pemantauan untuk sub-metering. Sub-metering yang dilakukan membagi pengukuran menjadi tiga masukan arus: stop kontak, air conditioner, dan penerangan ambient, yang diakuisisi dengan menggunakan sensor arus non-invasive SCT-013-030. Data yang diakuisisi kemudian diolah oleh Arduino UNO, disimpan ke SD Card menggunakan Arduino Ethernet Shield dalam keadaan offline untuk kemudian dibuat model hariannya dari hasil pengukuran sebagai referensi pengukuran real-time.Untuk memverifikasi model harian dari hasil pengukuran harian pengguna energi, dibuat suatu pemodelan konsumsi listrik base-line yang diasumsikan hemat. Tampilan real-time yang nantinya dibandingkan dengan pemodelan harian diunggah ke jaringan Ethernet dengan menggunakan Arduino Ethernet Shield dalam keadaan online. Sedangkan perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan di halaman web adalah RGraph, sebuah perpustakaan grafik bebas pakai berbasis javascript.Pada akhirnya, penelitian ini dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi penghematan yang spesifik. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sensitivitas sensor arus dan signal conditioner yang digunakan adalah sebesar 7 Ampere/bitdengan tingkat presisi yang baik. Sedangkan resolusi, yakni perubahan 1 bit pada signal conditioner terjadi apabila ada perubahan setiap 0, 15 Ampere pada sensor arus.Kata Kunci: Pemantauan Energi, Sub-metering, SCT-013-030, Arduino, Arduino Ethernet Shield, Real-time, RGraph
Pembuatan Perangkat Monitoring Potensi Energi Surya Berbasis Mikrokontroler Yuniawan Erwin Seloaji; Edi Leksono; Eko Mursito Budi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2014.6.1.4

Abstract

AbstrakPembangunan pembangkit listrik energi surya (PLTS) akan lebih efisien jika dilakukan di tempat yang memiliki potensi energi surya yang tinggi. Potensi energi surya dapat diketahui melalui data-data irradiasi surya, temperatur, dan kelembapan relatif. Di Indonesia data-data tersebut diterbitkan oleh BMKG. Akan tetapi, data-data yang tersedia hanya untuk kota-kota besar di Indonesia. Data-data dalam lingkup yang lebih kecil diperlukan untuk analisis lebih lanjut tentang pembangunan PLTS di suatu daerah. Untuk itulah pada penelitian ini dibuat perangkat monitoring potensi energi surya berbasis mikrokontroler yang dapat mengukur irradiasi surya, temperatur, dan kelembapan relatif dalam lingkup yang kecil.Alat yang dibuat menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler, baterai sebagai catu daya, pyranometer sebagai sensor irradiasi surya, modul SHT1x sebagai sensor temperatur dan kelembapan relatif, dan modul GPS sebagai sensor posisi dan waktu. Hasil pengukuran ditampilkan dengan LCD dan disimpan di SD card.Dari hasil kalibrasi dengan Automatic Weather System (AWS) diketahui bahwa alat yang dibuat memiliki full scale error rata-rata untuk pengukuran irradiasi surya sebesar 1,33%; temperatur sebesar 5,12%; dan kelembapan relatif sebesar 4,45%. Sedangkan standar deviasi kesalahan mutlak untuk pengukuran irradiasi surya sebesar 19,82; temperatur sebesar 0,33; dan kelembapan sebesar 1,42. Selain itu diukur juga potensi energi surya di beberapa tempat di Kota Bandung dengan nilai insolasi rata-rata di Antapani 3,79 kWh/m2/hari; di Kiaracondong 3,70 kWh/m2/hari; dan ITB 2,30 kWh/m2/hari.Kata kunci: pengukuran, irradiasi surya, insolasi, temperatur, kelembapan relatif, Arduino
Perancangan Sistem Kontrol Busur Listrik pada Tungku Peleburan Besi dan Baja Dengan Pengontrol Robas H∞ Faisal Hendri; Endra Joelianto; Agus Samsi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2014.6.1.5

Abstract

AbstrakKebutuhan akan material yang terbuat dari baja sudah sangat banyak. Teknologi di industri tersebut juga telah berkembang pesat pada proses yang ada di dalam pembuatan baja. Salah satunya dalam proses peleburan besi dan metal. Dulu penggunaan Tungku Busur Listrik masih konvensional dan belum memakai sistem kontrol cerdas. Padahal efisiensi energi alat ini belum mencapai hasil yang sangat baik. Oleh karena itu diperlukan sistem kontrol yang dapat memperbaiki efisiensinya. Dalam penelitian ini dibahas mengenai sistem kontrol untuk peleburan besi di dalam tungku busur listrik dan menghasilkan perancangan pengontrol yang tepat.Langkah pertama yang dilakukan adalah  mengidentifikasi sistem dengan menggunakan jaringan saraf tiruan metode ADALINE (Adaptive Linear Neuron). Metode ini memiliki algoritma perubahan bobot dan fungsi pengaktifan yang khusus. Kemudian persamaan ruang keadaan kontinyu yang dihasilkan dari pemodelan ini akan digunakan untuk pengontrol robas H∞. Persamaan ini akan diolah kembali sehingga hasil akhirnya didapatkan parameter-parameter yang dapat digunakan di  lapangan. Pengontrol robas H∞ dipilih karena memiliki kestabilan yang kuat walau mendapatkan banyak gangguan. Dalam perancangan yang telah dilakukan,menghasilkan lonjakan maksimum (Mp) = 1.13 % dan ­­waktu tunak (Ts) = 30.27 detik (standar yang ditentukan: lonjakan maksimum (Mp) = <10 % dan  ­­waktu tunak (Ts) = 100 detik). Kata Kunci:ADALINE, Robas H∞, Persamaan Ruang Keadaan, Fungsi Alih, Tungku busur listrik, Lower LFT, Gamma.

Page 7 of 23 | Total Record : 226


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi [Terbitan akan Datang] Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi More Issue