cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal_oki@itb.ac.id
Phone
+6282240360832
Journal Mail Official
jurnal_oki@itb.ac.id
Editorial Address
Admin Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi Institut Teknologi Bandung Gd. Litbang (Ex.PAU) Lt.8, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha no.10 Bandung 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
ISSN : 20852517     EISSN : 24606340     DOI : https://doi.org/10.5614/joki
Core Subject : Engineering,
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO), Institut Teknologi Bandung setahun dua kali (April - Oktober) untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dengan fokus dalam bidang otomasi, kontrol, dan instrumentasi dalam lingkup: Pengembangan Konsep dan Sistem Instrumentasi, Kontrol dan Otomasi: -Teori Kontrol -Pemodelan dan Identifikasi Sistem -Industri 4.0 -Sistem Terdistribusi -Sistem Virtual -Sistem Robotika dan Otonom -Sistem berbasis Pengolahan Citra -Sistem berbasis Kecerdasan Buatan Aplikasi Instrumentasi dan Kontrol : -Bidang Industri dan Keamanan -Bidang Transportasi dan Komunikasi -Bidang Kesehatan dan Kenyamanan Hunian -Bidang Pertanian dan Pengolahan Pangan -Bidang Manajemen Energi -Bidang Energi Terbarukan -Bidang Industri Kreatif.
Articles 226 Documents
Pemodelan dan Optimisasi Kandungan Oksigen dengan Jaringan Syaraf Tiruan dan Algoritma Genetik pada Gas Buang Boiler PT. Petrokimia Gresik Mohamad Fithron Yunaji
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2012.4.2.4

Abstract

Efisiensi dan optimasi kinerja boiler menjadi sangat penting untuk dikaji. Boiler yang bekerja dengan efisien akan menghemat jumlah bahan bakar yang diperlukan. Salah satu sistem kontrol yang menjamin efisiensi pembakaran adalah kontrol perbandingan udara-bahan bakar. Perbandingan udara dan bahan bakar yang tetap pada nilai tertentu tidak menjamin pembakaran akan optimal. Hal ini dikarenakan berbagai faktor seperti turbulensi dan waktu kontak bahan bakar dengan udara yang menyebabkan hasil pembakaran bervariasi. Pada penelitian ini, dirancang sistem kontrol jaringan syaraf tiruan (JST) dengan optimasi algoritma genetik (GA) untuk mengoptimalkan sistem pembakaran boiler PT. Petrokimia Gresik dengan mereduksi sisa udara pembakaran. Pengontrol JSTyang diterapkan berhasil mengoptimalkan pembakaran dapat dilihat dari persentase sisa oksigen sebesar 2.2 %sehingga dapat meningkatkan efisiensi boiler dari 80,95 % menjadi 83,63 %. Dengan adanya peningkatan efisiensi tersebut maka dihasilkan penghematan biaya operasi sebesar $US 412,299.3/tahun.Kata kunci : boiler, gas sisa pembakaran, jaringan syaraf tiruan, algoritma ganetik, optimasi, efisiensi
Perancangan Pengontrol Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan untuk Pengendalian Laju Putaran Turbin pada PT.Indonesia Power UBP Saguling Reza Fairuz Zamani
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2012.4.2.5

Abstract

Kondisi pada Unit Pembangkit I PT. Indonesia Power UBP Saguling menunjukan adanya lonjakan dan kesalahan saat tunak saat startup. Kinerja pengontrol kecepatan putaran turbin PLTA yang baik pada kondisi startup sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kerusakan sistem. Kerusakan sistem dapat diakibatkan oleh perbedaan frekuensi antara sistem jika dikoneksikan dengan jaringan transmisi. Perancangan pengontrol yang baik akan semakin sulit dengan sistem yang semakin kompleks. Penggunaan algoritma cerdas menjadi alternatif solusi, salah satunya adalah dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST). JST telah dikenal mempunyai kemampuan memperbaiki diri melalui pembelajaran. Memanfaatkan karakteristik tersebut, pada penelitian ini dirancang pengontrol berbasis JST. Parameter pengontrol JST yaitu bobot-bobotmya secara otomatis diperbaharui untuk mencapai kinerja yang baik. Untuk menilai kinerja sistem, dilakukan perbandingan nilai lonjakan dan kesalahan saat lunak, dan waktu tunak. Dari hasil simulasi dapat dilihat pengontrol JST mampu menghilangkan nilai lonjakan kesalahan saat tunak, serta memiliki nilai waktu tunak sebesar 54.2 detik.Kata Kunci: Jaringan Syaraf Tiruan, turbin.
Perancangan Sistem Kontrol Proses Kolom Distilasi Minyak Mentah Berbasis Anfis Megarini Hersaputri; Sutanto Hadisupadmo; Agus Samsi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2012.4.2.6

Abstract

Dalam industri minyak dan gas bumi, proses pemisahan suatu bahan cairan dalam rangka meningkatkan nilai produk umumnya dilakukan menggunakan distilasi. Untuk mempertahankan kestabilan proses distilasi, diperlukan algoritma kontrol yang dapat menjaga variabel proses tetap berada pada nilai yang diinginkan. Dalam tugas akhir ini, dilakukan perancangan pengontrol neuro-fuzzy dan mempelajari pengontrol neuro-fuzzy melalui simulasi. Sistem neuro-fuzzy yang digunakan adalah Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Pengontrol ANFIS dirancang dengan menggunakan metode dinamika invers.Penelitian dilakukan pada kolom distilasi minyak mentah. Untuk menjaga kemurnian produk digunakan instrument analyzer, namun pada pabrik pengolahan minyak mentah tidak memiliki alat tersebut. Pada tugas akhir ini, untuk menjaga kemurnian produk dan menggantikan fungsi  instrument analyzer, dapat digunakan pengontrolan temperatur tray atau  temperatur  produk  yang secara tidak langsung menunjukkan  kemurnian  produk.Hasil simulasi menunjukan bahwa pengontrol ANFIS dinamika invers mampu menjaga kestabilan temperatur. Performansi pengontrol untuk penjejakan nilai referensi pada temperatur atas, temperatur tengah, dan temperatur bawah kolom distilasi adalah sebagai berikut, untuk waktu tunak, 32 menit, 23 menit dan 23 menit, dan untuk konstanta waktu, 11 menit, 8 menit dan 10 menit. Sedangkan performansi pengontrol untuk rejeksi gangguan pada temperatur atas, tengah dan temperatur bawah kolom distilasi adalah sebagai berikut, untuk lonjakan maksimum, 0,4, 0,5 dan 0,5, untuk waktu tunak, adalah 45 menit, 55 menit dan 38 menit, dan untuk redaman 0,21, 0,24 dan 0,21.Kata kunci : minyak mentah, kolom distilasi, ANFIS, neuro-fuzzy, invers model
Pengembangan Sistem Monitoring Pembakaran Material Berdasar Teknik Pengolahan Citra M. I. Rahayu; Suprijadi Suprijadi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.1.1

Abstract

Pembakaran merupakan salah satu proses penting dalam industri logam. Suhu pada pembakaran akan mempengaruhi kualitas material yang dihasilkan.Oleh karena itu, suhu yang digunakan harus dapat dimonitor.Pada penelitian ini dibangun sistem monitoring suhu dengan memanfaatkan citra digital.Proses penentuan suhu dilakukan dengan melakukan analisis terhadap nilai R, G dan B pada warna api pembakaran. Rentang pengukuran suhu pada penelitian ini adalah 700°C -1500°C.Kata kunci : pembakaran, suhu pembakaran, deteksi suhu, warna suhu.
Pembuatan Sensor Elektromagnetik untuk Otomasi Pemisahan Cairan pada Miniplant Pencucian Biodiesel Mohammad Ihsan
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.1.2

Abstract

Pencucian biodiesel merupakan salah satu tahapan dalam proses pembuatan biodiesel. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan sisa pengotor yang dapat mengurangi kualitas biodiesel.Pada penelitiandigunakan pencucian dan pemisahan cairan dengan metode mechanical stirring berdasarkan prinsip gravitasi. Umumnya, untuk menentukan batas permukaan antara biodiesel dan air pada pabrik kecil, digunakan penglihatan visual oleh operator. Pada penelitian ini, dibuat seperangkat sensor elektromagnetik untuk menggantikan fungsi operator tersebut.Perangkat sensor bekerja berdasarkan prinsip induktansi bersama pada LVDT (Linear Variable Differential Transformer), sesuai dengan Hukum Faraday dan Hukum Lenz. Pengujian kinerja sensor dilakukan pada miniplant pencucian biodiesel. Sensor juga diuji untuk mendapatkan karakteristik statis dan dinamisnya.Sensor bekerja dengan baik untuk mendeteksi batas permukaan biodiesel dan air ketika cairan dialirkan dengan kecepatan 1,29×10-1m.s-1. Sensor telah diuji dan bekerja baik pada saat digunakan sebagai pemicu PLC (Programmable Logic Controller) pada sistem otomasi pencucian biodiesel.Kata kunci: pencucian biodiesel, otomasi, sensor elektromagnetik, LVDT.
Pembuatan Operator Training Simulator Proses Sintesis Pabrik Urea Menggunakan Fasilitas Function Block Pada Distributed Control System Adjie Ridhonmas; Estiyanti Ekawati; Agus Samsi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.1.3

Abstract

Urea (NH2CONH2) merupakan senyawa penting yang dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman, bahan melamin dan lain-lain. Dalam menjalankan pabrik urea, terdapat peran operator dalam mengawasi dan mengontrol keberjalanannya agar produksi urea konsisten dan berkualitas bagus. Operator yang bertugas untuk melakukan hal tersebut haruslah operator yang mengerti proses dari urea secara keseluruhan. Oleh karena itu dibuat suatu Operator Training Simulator (OTS) dari proses urea yang dapat digunakan untuk melatih operator agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan yang diharapkan.Simulator yang dirancang merepresentasikan unit-unit yang terlibat dalam proses sintesis urea (karbamat kondenser,reaktor dan stripper). Ketiga unit ini dimodelkan berdasarkan persamaan kesetimbangan massa dan energi agar diperoleh dinamika perubahan temperatur dan massanya. Simulator dirancang menggunakan fasilitas function block yang dimiliki oleh DCS Centum CS3000 Yokogawa dan divisualisasikan dengan fasilitas human machine interface dalam bentuk grafik dan angkaValidasi OTS dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi dengan data lapangan pada pabrik urea PT. Petrokimia Gresik. Dari validasi pada kondisi tunak didapatkan persen kesalahan massa yang dimiliki oleh keluaran unit karbamat kondenser sebesar  2.122 %, reaktor 8.996 % dan stripper 2.34%. Sedangkan persen kesalahan temperatur keluaran unit karbamat kondenser 0.64% reaktor 0.67 % dan stripper 0.729% Kata Kunci: Urea, OTS, Sintesis Urea, Function Block, HMI, PT.Petrokimia Gresik 
Pembuatan Operator Training Simulator Unit Proses Stripping dan Purification pada Pabrik Urea Menggunakan Fasilitas Pemrograman Function Block pada Distributed Control System Samuel Yonathan; Estiyanti Ekawati; Agus Samsi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.1.4

Abstract

Urea (CO(NH2)2) merupakan senyawa organik yang cukup banyak digunakan dalam dunia industri. Keberjalanan industri urea sendiri memerlukan pengawasan yang baik pada sistem kontrolnya. Hal ini membutuhkan peran operator handalyang mampu memahami karakteristik proses di lapangan serta tanggap terhadap berbagai situasi yang mungkin terjadi. Operator Training Simulator (OTS) merupakan salah satu sarana pelatihan yang cepat dan aman agar seorang operator dapat bekerja dengan baik.Pada penelitian ini, OTS dibangun menggunakan perangkat DCS Centum CS3000 Yokogawa untuk mensimulasikan unit proses stripping dan purification yang terdiri atas unit Stripper, High Pressure Decomposer, Low Pressure Decomposer, serta Flash Separator pada pabrik pupuk urea milik PT. Petrokimia Gresik. Untuk mensimulasikan proses digunakan pemodelan matematika berdasarkan hukum kekekalan massa dan energi mencakup perubahan laju aliran massa dan mol, serta perubahan laju temperatur keluaran fasa cair dan gas. Pemodelan diprogram menggunakan fasilitas Function Block milik DCS serta perangkat simulasi milik Matlab®. Parameter model didapat dari literatur serta dari kondisi normal pabrik. Antarmuka simulator dibangun pada fasilitas Control Drawing untuk memudahkan pengguna memahami dinamika proses serta berkomunikasi dengan simulator dalam bentuk perubahan input.Dari hasil simulasi dan validasi terhadap data desain milik PT. Petrokimia Gresik didapatkan faktor kesalahan simulator paling tinggi sebesar 11,12% pada simulasi unit Low Pressure Decomposer. Dari nilai tersebut dapat disimpulkan OTS telah layak merepresentasikan kondisi operasi normal plant nyata pada pabrik tersebut.
Pembuatan Operator Training Simulator Unit Desulfurisasi Pabrik Amonia Menggunakan DCS DELTA-V Fisher Rosemount Yatrizal Yatrizal; Sutanto Hadisupadmo
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.1.5

Abstract

Dalam proses produksi terdapat berbagai variasi kondisi operasi dengan berbagai parameter yang menentukan kuantitas dan kualitas dari produk. Oleh karena itu, para operator harus dapat memahami proses industri yang sedang berlangsung dengan baik. Untuk mendukung operator memahami proses maka diperlukan suatu Operator Training Simulator (OTS) yang memungkinkan operator untuk mempelajari karakteristik plant tanpa mengganggu kondisi plant yang sesungguhnya.OTS ini kemudian dibangun menggunakan DCS Delta V Fisher Rosemount dengan studi kasus unit desulfurisasi pada sistem produksi amonia. Dinamika proses didefinisikan pada function block menggunakan persamaan laju perubahan temperatur dan laju perubahan kandungan H2­S melalui fasilitas control studio yang terdapat pada DCS Delta V Fisher Rosemount.Human Machine Interface (HMI) dibangun pada Delta V Operate agar memudahkan operator atau pengguna OTS mengamati dinamika proses yang terjadi. Dengan melakukan pengaturan pada parameter dan nilai input, didapatkan kandungan H2S pada operasi normal keluaran unit desulfurisasi sebesar 0, 85 ppm (part per million) dan temperatur output sebesar 634 kelvin. Rentang kerja Operator Training Simulator adalah pada kondisi  flow in natural gas 6 m3/s s.d 25 m3/s dan temperatur masukan flue gas 473 Kelvin s.d 561 Kelvin. Kondisi trip terjadi apabila flow in natural gas < 6 m3/s atau temperatur masukan flue gas ≥ 562 KelvinKata Kunci: DCS, Operator Training Simulator, Desulfurisasi, HMI, Function Block
Pembuatan Penggerak Panel Surya untuk Mengikuti Gerak Matahari dengan Menggunakan Logiza Fuzzy Krisna Resi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.1.6

Abstract

Pelacak surya sebagai suatu gabungan instrumen mekanik-elektrik di bidang energi semakin dilirik dan diminati. Perannya adalah meningkatkan efisiensi jumlah photon yang mengenai permukaan panel surya dari pancaran sinar matahari. Teknologi ini terus dikreasikan dengan berbagai kombinasi instrumen yang digunakan dan teknik baru untuk mengikuti gerak matahari yang terprogram dalam kontroler. Perkembangan teknologi ini ditujukan untuk mendapatkan hasil konversi photon-listrik yang lebih optimal. Pada penelitian ini, digunakan 5 instrumen dasar, yaitu: panel surya, LDR (Light Dependent Resistor), mikrokontroller Arduino, VSD (Variable Speed Driver) dan motor AC. Kelima instrumen dasar tersebut dirangkai dan diprogram sehingga melahirkan suatu perangkat pelacak surya yang dapat bekerja di lapangan. Pengontrol pada percobaan ini mengimplementasikan logika fuzzy. Logika fuzzy merupakan logika yang dapat mengatasi keadaan ambiguitas. Dengan mengimplementasikan logika tersebut, diharapkan daya listrik yang diperoleh dapat lebih optimal.Pada penelitian ini juga akan dibandingkan efisien sistem pelacak surya menggunakan logika fuzzy dengan sistem konvensional panel surya posisi fix. Acuan yang akan digunakan adalah daya listrik yang terkonversi dari sumber cahaya terkontrol dalam laboratorium.Keywords: LDR, mikrokontroller, VSD, motor AC, panel surya, pelacak surya, photovoltaik, logika fuzzy.
Pembuatan Operator Training Simulator Unit Smelter pada Pabrik Pemurnian Tembaga Menggunakan Fasilitas Pemrograman Function Block Distributed Control System Widya Prapti Pratiwi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.2.1

Abstract

Operator Training Simulator merupakan media yang tepat untuk melatih para operator baru mengenai proses lapangan agar para operator dapat menjadi handal dan tanggap dalam menghadapi kondisi lapangan tanpa harus mempelajari langsung ke pabrik sehingga dapat menghemat waktu dan biaya. Pada penelitian ini, dibangun simulator proses berdasarkan kondisi sebenarnya pada unit smelter (tanur S, tanur CL, dan tanur C) di pabrik pemurnian tembaga.Simulator dibangun menggunakan fasilitas simulasi DCS Centum CS3000 Yokogawa dengan dasar persamaan kesetimbangan energi dan massa yang menghasilkan persamaan dinamika perubahan temperatur dan massa. Persamaan dinamik sistem ini kemudian diolah dan ditampilkan dalam bentuk gambar skema, grafik dan angka yang dapat memudahkan operator dalam mempelajari proses.Berdasarkan simulasi dan validasi yang dilakukan berdasarkan data lapangan, didapatkan bahwa untuk kondisi tunak lelehan tanur S memiliki error 2, 68% dan blister tanur CL memiliki error 5, 83% terhadap sistem lapangan. Sedangkan untuk kondisi startup lelehan, tanur S memiliki error 18,83%, tanur CL memiliki error 17,59%, dan tanur C memiliki error 20,09% terhadap kondisi lapangan.Nilai error ini disebabkan oleh kekurangakuratan pendekatan model pada sistem lapangan akibat data lapangan yang terlalu sedikit dan tidak mencapai kondisi tunak. Selain itu, kondisi startup lapangan yang tidak ideal juga mempengaruhi keakuratan validasiKata kunci: Operator Training Simulator, smelter, pemurnian tembaga, massa, energi, DCS

Page 6 of 23 | Total Record : 226


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi [Terbitan akan Datang] Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 2 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi More Issue