cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
ISSN : 14113023     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 175 Documents
Studi Pengembangan Alat Permainan Ruang Bermain Ramah Anak Outdoor Taman Tematik Flora Muhammad Rizal Alfarizi; Bambang Tristiyono
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v23i1.9758

Abstract

Abstrak—Taman kota memiliki peran penting sebagai ruang publik yang mendukung aktivitas rekreasi, edukasi, dan interaksi sosial, khususnya bagi anak-anak. Penerapan konsep Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) menjadi salah satu upaya untuk menjamin kualitas ruang bermain yang aman dan nyaman. Taman Flora Surabaya sebagai taman tematik berbasis edukasi flora belum sepenuhnya memenuhi standar RBRA, terutama pada aspek kesesuaian tema, keamanan, kenyamanan, serta kemudahan pemeliharaan perabot bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain alat permainan berbasis tematik flora dengan sistem modular pada area bermain anak di Taman Flora Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, kuesioner, serta studi literatur dan regulasi. Data dianalisis menggunakan kerangka objective tree untuk merumuskan kriteria dan konsep desain. Hasil penelitian berupa desain perabot permainan yang memenuhi prinsip RBRA, mengintegrasikan elemen tematik flora, serta menerapkan sistem modular untuk meningkatkan efisiensi delivery dan kemudahan perawatan. Pengembangan desain ini terbukti mampu meningkatkan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan penggunaan fasilitas. Dengan demikian, desain yang dihasilkan dapat menjadi solusi dalam pengembangan ruang bermain ramah anak yang tematik, fungsional, dan berkelanjutan di Kota Surabaya.
Lokalitas Budaya Bali yang Berkelanjutan pada Redesain Interior Hotel Jimbarwana Nashiya Sadika Aufa; Hilmi Dzakaaul Islam
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v23i1.9784

Abstract

Abstrak— Bali merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Terutama setelah pandemi COVID-19, Bali mengalami peningkatan kunjungan wisatawan, sehingga membutuhkan fasilitas akomodasi yang memadai untuk memfasilitasi pariwisata. Salah satunya adalah hotel. Hotel Jimbarwana Bali merupakan salah satu dari berbagai industri perhotelan yang ada di Bali. Hotel Jimbarwana Bali mengalami penurunan minat pengunjung pasca-COVID-19 karena kondisi interior yang tidak terawat dan kurangnya identitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang interior hotel dengan pendekatan desain berkelanjutan dan lokalitas budaya Bali untuk meningkatkan estetika, fungsionalitas, dan brand-ing. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pengguna hotel dan data sekunder diperoleh dari jurnal dan penelitian sebelumnya. Penelitian ini mengintegrasikan desain dengan material ramah lingkungan berupa kayu daur ulang, bambu, dan rotan. Optimalisasi pencahayaan alami juga dipadukan dengan elemen budaya Bali berupa ornamen dan kain Bali. Hasil desain menunjukkan visualisasi penguatan identitas lokal Bali pada Hotel Jimbarwana dengan penerapan efisiensi energi ruang. Pendekatan berkelanjutan dan budaya menghadirkan solusi untuk merevitalisasi hotel sekaligus melestarikan lingkungan dan budaya.
DEVELOPMENT OF AN URBAN VEHICLE CONCEPT BASED ON MANTA RAY FORM CHARACTERISTIC Alfian Muzzaki; Bambang Tristiyono
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v23i1.9968

Abstract

Abstrak—Mobilitas urban di kota-kota berkembang menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kepadatan lalu lintas, keterbatasan ruang parkir, hingga isu keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini mengusulkan konsep kendaraan urban yang terinspirasi dari morfologi ikan pari manta (Mobula birostris) melalui pendekatan desain biomimikri. Tubuh ikan pari manta yang lebar, pipih, dan permukaan dorsalnya yang halus diterjemahkan ke dalam bahasa bentuk kendaraan aerodinamis yang dicirikan oleh garis-garis bersih, postur rendah (low-profile), dan aliran garis yang mengalir (flowing form language). Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan melalui survei kuesioner daring kepada 134 responden, didominasi mahasiswa aktif berusia 18–22 tahun. Data menunjukkan preferensi kuat terhadap gaya eksterior clean (97,8%), warna putih (83,6%), kategori sedan (84,3%), transmisi otomatis (92,5%), serta kisaran harga Rp 250–350 juta (78,4%). Validasi desain menunjukkan responden sangat setuju bahwa konsep tampak modern dan futuristik (78,8%), harmonis dalam bentuk dan garis (79,5%), aerodinamis secara visual (81,1%), dan nyaman secara ergonomi interior (84,8%). Studi ini mengonfirmasi bahwa pendekatan biomimikri yang bersumber dari morfologi manta ray berhasil menghasilkan konsep kendaraan urban yang selaras dengan kebutuhan emosional, ekspektasi aerodinamika, dan urban mobility berkelanjutan pada segmen pengguna muda
Analisis Persepsi Konsumen terhadap Desain Humidifier untuk Kamar Anak dengan Konsep Aman dan Rileks Adinda Cahya Ayu Hariyanti; Bambang Tristiyono
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v23i1.9990

Abstract

Abstrak— Kualitas udara dalam ruangan merupakan faktor penting bagi kesehatan anak, khususnya terkait tingkat kelembapan relatif yang ideal antara 40–60%. Humidifier hadir sebagai solusi untuk menjaga keseimbangan kelembapan, namun tidak semua produk dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik pengguna di kamar anak, terutama aspek keamanan dan kenyamanan estetis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi atribut desain humidifier kamar anak yang paling diprioritaskan konsumen berdasarkan konsep aman dan rileks. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif melalui kuesioner tertutup berskala Likert yang disebarkan secara daring kepada 108 responden menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria responden meliputi orang tua berusia di atas 21 tahun yang berdomisili di kota sedang hingga kota besar dengan pengeluaran bulanan di atas Rp3.000.000,00. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengetahui tingkat persetujuan responden terhadap sejumlah atribut desain yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% responden menyetujui fitur mati otomatis dan ukuran kompak sebagai atribut yang tidak dapat dikompromikan; 98,1% mengapresiasi bentuk membulat sebagai representasi visual keamanan; serta 97,3% menilai integrasi aromaterapi sebagai nilai tambah yang signifikan. Temuan ini mengonfirmasi bahwa desain humidifier kamar anak yang berorientasi pada persepsi keamanan visual, kemudahan penggunaan, dan pengalaman multisensori mampu memenuhi ekspektasi konsumen secara komprehensif.
Hubungan Sifat Material dan Preferensi Produk Tas sebagai Sarana Aktivitas Harian Mahasiswa Ari Dwi Krisbianto; Naila Maharani Vianahar; Laura Lam Ulina Br Panggabean; Narisya Nursabrina Prihantari
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v23i1.10549

Abstract

Abstrak—Pemilihan material merupakan faktor determinan dalam desain produk tas karena secara langsung memengaruhi fungsi, ergonomi, durabilitas, dan estetika produk. Mahasiswa sebagai pengguna aktif tas harian, dengan tajuk tugas kelas mata kuliah Bahan dan Proses “Inventarisasi Material "A Day in My Life" kelas Bahan dan Proses hari ini”, memiliki pola preferensi yang khas dan relevan untuk dikaji, terutama dalam konteks potensi keberlanjutan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi material dominan yang digunakan pada tas mahasiswa, menganalisis hubungan antara sifat material dan fungsi tas, serta mengetahui potensi daur ulang material yang digunakan berdasarkan persepsi mahasiswa. Metode yang diterapkan adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif sederhana melalui survei terhadap pengguna tas aktif dengan responden peserta kelas Bahan dan Proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilon merupakan material paling dominan (35,5%), diikuti poliester (25,8%) dan kanvas (16,1%), sedangkan kulit asli dan kulit sintetik masing-masing hanya sebesar 6,5%. Sifat material yang paling diutamakan adalah kekuatan, dengan ketahanan jangka panjang sebagai alasan pemilihan utama. Profil tas mahasiswa secara keseluruhan dicirikan oleh atribut ringan, kuat, terjangkau dan ergonomis. Meskipun pertimbangan keberlanjutan belum menjadi faktor utama dalam pemilihan material, sebagian besar material yang digunakan, khususnya nilon dan poliester, tergolong dapat didaur ulang sehingga membuka peluang bagi pengembangan desain produk tas yang lebih berorientasi pada prinsip ekonomi sirkular.