cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
PENGARUH SUHU DAN LAMA SIMPAN PADA BUAH PEPAYA MADU David, Jhon
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.451 KB) | DOI: 10.37159/jpa.v20i2.605

Abstract

PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM TRANSFER TEKNOLOGI MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN AGROINOVASI DI KALIMANTAN BARAT Kilmanun, Juliana C; Serom, Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.383 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu inovasi teknologi pertanian ditentukan oleh seberapa banyakteknologi itu diadopsi dan digunakan oleh pengguna teknologi. Agar teknologi itu dapatdigunakan oleh pengguna maka faktor yang sangat penting adalah teknologi itu dikenal dandiketahui oleh pengguna teknologi. Penelitian ini bertujuan melihat peran media komunikasidalam transfer teknologi di Taman Agroinovasi Kalimantan Barat.Metodologi yangdigunakan adalah diskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa media komunikasi yang palingdiminati adalah leaflet, kunjungan lapang/penyuluhan dan pelatihan. 1. Media komunikasisangat berperan dalam percepatan transfer teknologi, 2. Bentuk media komunikasi hendaknyadisesuaikan dengan permintaan petani karenaberpengaruh dalam adopsi teknologi khususnyainovasi teknologi di Taman Agroinovasi.3. Bentuk media yang paling diminati petani adalahleaflet (30 persen), media komunikasi berupa kunjungan lapang/penyuluhan (23,33 persen)dan pelatihan (16,67 persen), siaran TV sebesar 13,33 persen, siaran radio 10 persen danbrosur 6,67 persen.
PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM TRANSFER TEKNOLOGI MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN AGROINOVASI DI KALIMANTAN BARAT Kilmanun, Juliana; Serom, Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan suatu inovasi teknologi pertanian ditentukan oleh seberapa banyakteknologi itu diadopsi dan digunakan oleh pengguna teknologi. Agar teknologi itu dapat digunakan oleh pengguna maka faktor yang sangat penting adalah teknologi itu dikenal dan diketahui oleh pengguna teknologi. Penelitian ini bertujuan melihat peran media komunikasi dalam transfer teknologi di Taman Agroinovasi Kalimantan Barat.Metodologi yang digunakan adalah diskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa media komunikasi yang paling diminati adalah leaflet, kunjungan lapang/penyuluhan dan pelatihan. 1. Media komunikasi sangat berperan dalam percepatan transfer teknologi, 2. Bentuk media komunikasi hendaknya disesuaikan dengan permintaan petani karenaberpengaruh dalam adopsi teknologi khususnya inovasi teknologi di Taman Agroinovasi.3. Bentuk media yang paling diminati petani adalah leaflet (30 persen), media komunikasi berupa kunjungan lapang/penyuluhan (23,33 persen) dan pelatihan (16,67 persen), siaran TV sebesar 13,33 persen, siaran radio 10 persen dan brosur 6,67 persen.
PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM TRANSFER TEKNOLOGI MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN AGROINOVASI DI KALIMANTAN BARAT Kilmanun, Juliana C; Serom, Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.383 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu inovasi teknologi pertanian ditentukan oleh seberapa banyakteknologi itu diadopsi dan digunakan oleh pengguna teknologi. Agar teknologi itu dapatdigunakan oleh pengguna maka faktor yang sangat penting adalah teknologi itu dikenal dandiketahui oleh pengguna teknologi. Penelitian ini bertujuan melihat peran media komunikasidalam transfer teknologi di Taman Agroinovasi Kalimantan Barat.Metodologi yangdigunakan adalah diskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa media komunikasi yang palingdiminati adalah leaflet, kunjungan lapang/penyuluhan dan pelatihan. 1. Media komunikasisangat berperan dalam percepatan transfer teknologi, 2. Bentuk media komunikasi hendaknyadisesuaikan dengan permintaan petani karenaberpengaruh dalam adopsi teknologi khususnyainovasi teknologi di Taman Agroinovasi.3. Bentuk media yang paling diminati petani adalahleaflet (30 persen), media komunikasi berupa kunjungan lapang/penyuluhan (23,33 persen)dan pelatihan (16,67 persen), siaran TV sebesar 13,33 persen, siaran radio 10 persen danbrosur 6,67 persen.
PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM TRANSFER TEKNOLOGI MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN AGROINOVASI DI KALIMANTAN BARAT Kilmanun, Juliana C; Serom, Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.383 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu inovasi teknologi pertanian ditentukan oleh seberapa banyakteknologi itu diadopsi dan digunakan oleh pengguna teknologi. Agar teknologi itu dapat digunakan oleh pengguna maka faktor yang sangat penting adalah teknologi itu dikenal dan diketahui oleh pengguna teknologi. Penelitian ini bertujuan melihat peran media komunikasi dalam transfer teknologi di Taman Agroinovasi Kalimantan Barat.Metodologi yang digunakan adalah diskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa media komunikasi yang paling diminati adalah leaflet, kunjungan lapang/penyuluhan dan pelatihan. 1. Media komunikasi sangat berperan dalam percepatan transfer teknologi, 2. Bentuk media komunikasi hendaknya disesuaikan dengan permintaan petani karenaberpengaruh dalam adopsi teknologi khususnya inovasi teknologi di Taman Agroinovasi.3. Bentuk media yang paling diminati petani adalah leaflet (30 persen), media komunikasi berupa kunjungan lapang/penyuluhan (23,33 persen) dan pelatihan (16,67 persen), siaran TV sebesar 13,33 persen, siaran radio 10 persen dan brosur 6,67 persen.
PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM TRANSFER TEKNOLOGI MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN AGROINOVASI DI KALIMANTAN BARAT Kilmanun, Juliana C; Serom, Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.383 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu inovasi teknologi pertanian ditentukan oleh seberapa banyakteknologi itu diadopsi dan digunakan oleh pengguna teknologi. Agar teknologi itu dapatdigunakan oleh pengguna maka faktor yang sangat penting adalah teknologi itu dikenal dandiketahui oleh pengguna teknologi. Penelitian ini bertujuan melihat peran media komunikasidalam transfer teknologi di Taman Agroinovasi Kalimantan Barat.Metodologi yangdigunakan adalah diskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa media komunikasi yang palingdiminati adalah leaflet, kunjungan lapang/penyuluhan dan pelatihan. 1. Media komunikasisangat berperan dalam percepatan transfer teknologi, 2. Bentuk media komunikasi hendaknyadisesuaikan dengan permintaan petani karenaberpengaruh dalam adopsi teknologi khususnyainovasi teknologi di Taman Agroinovasi.3. Bentuk media yang paling diminati petani adalahleaflet (30 persen), media komunikasi berupa kunjungan lapang/penyuluhan (23,33 persen)dan pelatihan (16,67 persen), siaran TV sebesar 13,33 persen, siaran radio 10 persen danbrosur 6,67 persen.
PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM TRANSFER TEKNOLOGI MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN AGROINOVASI DI KALIMANTAN BARAT Kilmanun, Juliana C; Serom, Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.383 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu inovasi teknologi pertanian ditentukan oleh seberapa banyakteknologi itu diadopsi dan digunakan oleh pengguna teknologi. Agar teknologi itu dapatdigunakan oleh pengguna maka faktor yang sangat penting adalah teknologi itu dikenal dandiketahui oleh pengguna teknologi. Penelitian ini bertujuan melihat peran media komunikasidalam transfer teknologi di Taman Agroinovasi Kalimantan Barat.Metodologi yangdigunakan adalah diskriptif. Hasil yang diperoleh bahwa media komunikasi yang palingdiminati adalah leaflet, kunjungan lapang/penyuluhan dan pelatihan. 1. Media komunikasisangat berperan dalam percepatan transfer teknologi, 2. Bentuk media komunikasi hendaknyadisesuaikan dengan permintaan petani karenaberpengaruh dalam adopsi teknologi khususnyainovasi teknologi di Taman Agroinovasi.3. Bentuk media yang paling diminati petani adalahleaflet (30 persen), media komunikasi berupa kunjungan lapang/penyuluhan (23,33 persen)dan pelatihan (16,67 persen), siaran TV sebesar 13,33 persen, siaran radio 10 persen danbrosur 6,67 persen
PERAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM TRANSFER TEKNOLOGI MENDUKUNG PENGEMBANGAN TAMAN AGROINOVASI DI KALIMANTAN BARAT Kilmanun, Juliana C; Serom, Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 20, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.383 KB)

Abstract

The success of an innovation agricultural technology determined by how a lot oftechnology it was adopted and used by user of the technology. So that that technology can be used by the user so the factor that is very important is that technology known and acknowledged by user of the technology. This study examines the role of media communication in transferring technologies in the garden of “agro-innovation west Kalimantan”. The methodology used is descriptive. The results are that media is a communication that most attractive to is leaflets, the visit roomy / counseling and training. 1. a medium of communication play an important role in the acceleration of transferringtechnologies, 2. Form of media communication should be adapted to the request farmers because of its effect in adopting technology especially technological innovations in the garden of agro innovation. 3 . Form of media most attractive to farmers is: 30 percent from the leaflets, a medium of communication in the form of a visit roomy / information ( 23,33 percent ) and training of 16.67 percent ) , TV live as much as 13,33 percent, radio broadcasts 10 percent kilometers long percent and brochure
IDENTIFIKASI FENOTIP TANAMAN KORO DI KOTA YOGYAKARTA Djoko Heru Pamungkas; Driska Arnanto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 1 (2019): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.315 KB)

Abstract

Tanaman Koro merupakan tanaman yang mengandung cukup protein sehingga bisa dijadikan makanan alternatif selain kedelai. Koro pedang dan benguk dapat digunakan sebagai sumber alternatif protein nabati. Penggunaan varietas unggul koro perlu dikembangkan petani atau lembaga lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi perbedaan morfologi kacang koro di Kota Yogyakarta dan sebagai bahan deskripsi pelepasan varietas baru koro. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi tanaman koro guna penambahan koleksi plasma nutfah. Penelitian menggunakan dua metode, pertama mengumpulkan sampel berbagai jenis koro dari berbagai desa sampel, kedua mewawancarai petani di setiap lokasi sampel. Hasil pengamatan dianalisis dengan metode deskriptif dan berdasarkan penyesuaian terhadap morfologi tanaman. Perbedaan jenis tanaman dianalisis menggunakan ANOVA lima persen. Ada lima dari 14 kecamatan yang tanahnya digunakan untuk lahan pertanian namun tidak ada koro pedang dan benguk. Hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain lapangan kerja utama bidang pertanian kurang menarik, keterbatasan lahan pertanian, serta kurangnya minat petani membudidayakan kacang koro.
Pengaruh Biostimulan dan Varietas Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah di Lahan Gambut Azri Azri
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 1 (2019): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.369 KB)

Abstract

Rumput laut merupakan bahan berkualitas tinggi untuk pembuatan biostimulan. Biostimulan ekstrak rumput laut mengandung unsur hara, asam amino, sitokinin, auksin, laminaran, fukoidan, alginat, dan betain yang memacu metabolism tanaman sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa penyemprotan biostimulan rumput laut pada tanaman dapat meningkatkan berat trubus 37 hingga 42 persen dan berat akar 34 hingga 45 persen. Penelitian ini menggunakan biostimulan yang diperkaya (fortified) dengan unsur S, Zn, Cu, dan Mn untuk mencukupi kebutuhan tanaman bawang merah. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial, dua faktor, yaitu rumput laut dan varietas bawang merah dengan ulangan lima kali. Perlakuan: tanpa pemberian rumput laut dan pemberian rumput laut, sedangkan varietas bawang merah yang digunakan: Bima, Moujung, dan Sumenep. Hasil: pemberian rumput laut memperbaiki kesuburan tanah gambut dan meningkatkan produksi bawang merah. Biostimulan dan varietas nyata meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah. Pemanfaatan biostimulan untuk meningkatkan produktivitas bawang merah varietas Bima dan Moujung di lahan gambut layak secara ekonomi untuk diterapkan oleh petani lahan gambut di Kalimantan Barat.

Page 17 of 139 | Total Record : 1386