cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2023): Dinamika" : 15 Documents clear
STRATEGI PENERIMAAN PAJAK HOTEL SEBAGAI PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG Engkus Engkus; Della Nur Islami; Rifki Agung Kusuma Putra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10158

Abstract

ABSTRAKPenelitian  ini dilatarbelakangi oleh karena Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung dalam mencapai target realisasi pajak hotel selalu tercapai dalam tiga tahun terakhir ini,  akan tetapi dalam proses pencapaian penerimaannya belum optimal. Hal tersebut diakibatkan oleh   proses pemungutan pajak hotel yang belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan strategi penerimaan pajak hotel.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan objek penerimaan pajak hotel. Teknik pengumpulan data yang digunakan: wawancara, observasi, dokumentasi, dengan teknis analisis datanya menggunakan teknik interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa strategi penerimaan pajak melalui dimensi  optimalisasi: tujuan dan sasaran, kebijakan dan program sudah berjalan akan tetapi belum maksimal disebabkan oleh faktor: kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya desiminasi  terhadap wajib pajak, belum maksimalnya pelayanan,dan kurangnya inovasi program  yang dapat menarik perhatian wajib pajak untuk membayar pajak. Dengan demikian peneliti merekomendasikan agar BAPENDA Kabupaten Bandung meningkatkan: desiminasi untuk membayar pajak baik secara online maupun secara langsung, meningkatkan sarana dan prasarana, dan meningkatkan kualitas pelayanan, serta inovasi program-program berbasis kekinian. 
ANALISA DESKRIPTIF PENANGANAN PENGADUAN OLEH OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN PROVINSI JAWA BARAT Kristian Widya Wicaksono; Rima Rahmawati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10363

Abstract

Ombudsman Republik Indonesia merupakan lembaga pengawas eksternal yang mempunyai kewenangan dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik serta bertugas untuk melaksanakan penanganan pengaduan (complaint handling) atas keluhan yang disampaikan oleh masyarakat. Berdasarkan data yang Laporan Tahunan Ombudsman Republik Indonesia diketahui bahwa terdapat beberapa Laporan Pengaduan yang belum terselesaikan oleh Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Jawa Barat. Selain itu, pada proses penanganan pengaduan tidak terdapat standar waktu yang jelas bagi Ombudsman Republik Indonesia untuk menyelesaian Laporan Pengaduan. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sistem penanganan pengaduan (complaint handling) yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Analisa tersebut yang dilakukan berdasarkan 10 prinsip effective complaint handling yaitu 1) customer focused, 2) visibillity, 3) accessibility, 4) responsiveness, 5) fairness, 6) cofidentiallity, 7) remedy, 8) review, 9) accountability, dan 10) continuous improvement. Metode yang digunakan untuk menulis makalah ini adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review). Dalam hal ini peneliti melakukan sintesis dan perbandingan dengan temuan penelitian sebelumnya untuk menghasilkan pengetahuan yang baru. Data diperoleh dengan melakukan penelusuran terhadap literatur, dokumen dan bahan bacaan lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Kemudian data dianalisis dan devaluasi secara secara kualitatif. Berdasarkan hasil temuan penelitian diketahui bahwa penganangan pengaduan yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat belum berjalan secara optimal dan efektif karena tidak adanya klasifikasi laporan pengaduan berdasarkan tingkat kerumitannya, tidak kooperatifnya pelapor dan terlalpor, terbatasnya sumber daya manusia yang menangani laporan, beratnya beban kerja masing-masing petugas karena tidak sebanding dengan jumlah laporan yang masuk, dan tidak adanya standar waktu jelas untuk menyelesaikan suatu laporan pengaduan.Kata Kunci : Pengaduan Masyarakat, Penanganan Pengaduan, Effective Complaint Handling.
KETERLIBATAN KARANG TARUNA DALAM MELAKUKAN PEMBERDAYAAN KEPADA MASYARAKAT DI DESA CIKALONG KECAMATAN CILAMAYA WETAN Pebriyansah Saputra; Kariena Febriantin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.9373

Abstract

Pemberdayaan sangat diperlukan dalam perubahan kepada arah yang lebih baik, dari tidak berdaya menjadi berdaya. Pemberdayaan terkait dengan upaya meningkatkan ke tingkat yang lebih baik. Pemberdayaan kaum pemuda sangat diperlukan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mampu menjadi tolak ukur kemajuan suatu wilayah atau negara. Pemerintah desa harus melakukan berbagai efektivitas untuk menunjang kemajuan pemuda melalui peran pemerintah desa, pemberdayaan akan lebih terorganisir dengan baik. Namun, pada kenyataannya pemberdayaan di Desa Cikalong Kecamatan Cilamaya Wetan yang dilakukan pemerintah desa dan Karang Taruna belum optimal serta kurang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemerintah desa dan karang taruna terkait pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata yang ada di masyarakat Desa Cikalong Kecamatan Cilamaya Wetan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatam kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dianalisis melalui Teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi langsung ke lapangan. Hasil dari penelitian ini bahwa dalam pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah desa dan karang taruna masih belum memberikan hasil dalam kebermanfaatan yang nyata di masyarakat, motivasi serta gerakan yang kurang mengakibatkan semua program kerja tidak bisa berjalan dengan lancar selama satu tahun kepengurusan. Hal ini yang mengakibatkan kurangnya efektivitas dalam proses pemberdayaan masyarakat.Kata Kunci : Efektivitas, Pemberdayaan masyarakat, Karang Taruna, Desa Cikalong. 
STUDI DESKRIPTIF TENTANG EFEKTIVITAS DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PEMERINTAH KAMPUNG DI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG (DPMK) KABUPATEN BIAK NUMFOR Rijal Rijal; D Rudolf Leiwakabessy
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10202

Abstract

Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu tolak ukur untuk dapat menilai sejauh mana kemandirian suatu masyarakat, untuk itu sesuai dengan tujuan dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Biak Numfor sesuai dengan fungsinya sebagai penetapan kebijakan teknis, pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembinaan dan pelaksanaan tugas, pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh bupati/walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas dalam meningkatkan pelayanan masyarakat di dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Biak Numfor berdasarkan studi deskrifitif yakni menggambarkan secara jelas pelayanan yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat kampung dengan baik dan optimal. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pihak-pihak terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas dalam meningkatkan pelayanan pemerintah Kampung di dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Biak Numfor belum berjalan dengan baik. karena Kejelasan tujuan yang hendak dicapai belum terorganisis dengan baik, Kejelasan strategi pencapaian tujuan belum efektif, sehingga pemberdayaan masyarakat kampung hanya berfokus pada visi dan misi pemerintah daerah namun strategi yang dilakukan kurang melibatkan pemerintah kampung dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Proses analisis dan perumusan kebijaksanaan yang mantap belum optimal disebabkan karena sosialisasi kebijakan yang dilakukan kepada pemerintah kampung dan masyarakat kurang efektif sehingga analisis kebijakan kadang tidak sesuai dengan fakta dilapangan, Perencanaan yang matang terlihat baik karena program yang dilaksanakan sudah ada meskipun pelaksanaannya belum efektif. Penyusunan program yang tepat hal ini karena sumber daya manusia dan sarana dan prasarana yang dimiliki belum memadai dalam melaksanakan tugas pokok untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kata Kunci : Efektivitas, Pelayanan, Pemberdayaan, Masyarakat Kampung
ANALISIS KEBERHASILAN IMPLEMANTASI KEBIJAKAN PRIORITAS DANA DESA Rd. Ade Purnawan; Nurbudiwati Nurbudiwati; Rizky Bangga Prayuda; Adji Abdul d Wahi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10365

Abstract

Dana desa adalah dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukan bagi desa yang ditransfer APBD Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Peraturan Menteri Keuangan menyebutkan bahwa penggunaan dana desa dilaksanakan sesuai dengan prioritas yang ditetapkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Desa Teringgal dan Transmigrasi. Prioritas penggunaan dana desa di atur dalam Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 menyebutkan bahwa SDGs (Sustainable Development Goals). Dalam pengelolaan dan penerapan dana desa ditemukan permasalahan dalam penyusunan dan penetapan prioritas dana desa Pemerintah Desa Kadongdong, tidak melibatkan semua unsur masyarakat dan tidak adanya keterbukaan pemerintah desa kepada masyarakat sehingga menimbulkan ketidak pahaman masyarakat dengan bagaimana dan apa saja program prioritas dana desa tersebut. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam terkait Analisis Keberhasilan Implementasi Kebijakan Prioritas Dana Desa di Desa Kadongdong Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Edward III yang terdapat empat variabel keberhasilan implementasi kebijakan yaitu Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Dengan menggunakan metode penelitian pendekatan deskriptif kulitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan dana desa di Desa Kadongdong dalam pelaksanaannya yang telah peneliti amati di lingkup Desa Kadongdong belum optimal, diihat keberhasilan implementasi kebijakan dari komunikasi bahwa pemerintah desa kadongdong tidak melibatkan seluruh tokoh masyarakat dalam menetapkan prioritas dana desa, faktor kedua sumberdaya bahwa sumber daya staf dan fasilitas yang kurang memadai, selanjutnya faktor disposisi dimana pemerintah desa dalam mengelola dana desa tidak dilakukan dengan transparan anggaran, hal ini akan memberikan indikasi memanipulasi insentif, dan dilihat dari faktor struktur birokrasi pemerintah desa sudah mempunyai SOP sebagai acuan kerja mereka seperti RKPDesa dan Permendes PDTT. Maka dapat disimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan dana desa di Desa Kadongdong belum berjalan dengan maksimal. Pengelolaan dana desa tidak dikelola sesuai dengan mekanisme PermendesPDTT dan program dari prioritas dana desa tidak terealisasi dengan optimal.
DAMPAK TRANSFORMASI PENDIDIKAN MELALUI “MOOCs” DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 Alfriansa Agustina; Farida Nur Aini; Ranjani Ranjani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.9793

Abstract

Era revolusi industry 4.0 berdampak langsung bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada dasarnya ditujukan bagi kemajuan kehidupan masyarakat. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang mempunyai kecukupan potensi dalam menghadapi era tersebut. Era revolusi industry 4.0 saat ini telah berkembang menjadi 5.0 dimana masyarakat sebagai pusat kegiatan yang berkolaborasi dengan teknologi baik dalam segi AI maupun IoT. Berbagai perubahan tersebut mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru, seperti pengaplikasian MOOCS dalam proses pembelajaran. MOOCs pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006 dan menjadi metode pembelajaran yang populer pada tahun 2012. Meskipun ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat menyebabkan stagnansi dan menurunkan kualitas pendidikan tinggi, MOOCs dapat mendefinisikan kembali konsep pendidikan universitas dengan memberikan kesempatan belajar baru bagi mahasiswa dan untuk memperoleh keterampilan terbaik untuk berkembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur review. Dengan menekankan pada kekuatan menganalisis data berupa ide dan konsep yang mengarah pada pembahasan. Berdasarkan analisis tersebut dapat dikatakan bahwa MOOCs ini merupakan bentuk terwujudnya dari transformasi pendidikan di era society 5.0. namun MOOCs dapat membawa peluang bagi mahasiswa, tetapi pada saat yang sama mungkin menjadi ancaman bagi perguruan tinggi dan lembaga sekolah yang lebih lemah karena mahasiswa mungkin lebih suka mendaftar untuk kursus online daripada yang fisik.
PENGARUH STRATEGI PEMERINTAHAN DESA DAN MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KARANGMULYA (Studi Kasus di Desa Karangmulya Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut) Edi Tito; Mulyaningsih Mulyaningsih; Aceng Ulumudin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10207

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa Karangmulya masih rendah hal ini dikarenakan belum optimalnya manajemen Badan Usaha Milik Desa yang diduga pelaksanaan strategi pemerintahan desa yang belum optimal.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Populasi dan responden dalam penelitian ini adalah 35 orang yang menggunakan teknik sample cluster lembaga masyarakat Desa Karangmulya.Hasil penelitian ini ditemukan bahwa strategi pemerintahan desa masih kurang baik kurang baik dilihat dari perencaan, pengawasan, dan masukan, terhadap Manajemen Badan Usaha Milik Desa serta pengelola BUMDes yang kurang baik dilihat dari tindakan yang dilakuakan masih belum sesuai yang berdampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Karangmulya hal ini terilhat masih kurang responsif dari masyarakat dalam peningkatan perekonomiannya.Adapun pengaruh Strategi pemerintahan desa mempeunyai berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen badan usaha milik desa sebesar 84,70%, Manajemen Badan Usaha Milik Desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sebesar 73.60%.  Temuan dilapangan target kerja kepala desa harus mengukur kemampuan dan dukungan dari berbagai aspek, salah satunya adalah sumberdaya manusia yang memadai dan mempunyai kompetensi yang baik, delegasi yang di berikan oleh kepala desa dalam manajemen badan usaha milik desa
IMPLEMENTASI PEMBERLAKUAN UU HPP TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PEMILIK UMKM DI KABUPATEN GARUT Azka Ratu Aulia; Lina Nurlaela; Kurnaeli Kurnaeli
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pemberlakuan Pajak UMKM terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Pemilik UMKM di KPP Pratama Kabupaten Garut. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (primer) yang dibagikan kepada wajib pajak pemilik UMKM yang terdaftar di KPP Pratama Garut dengan metode kuantitatif pendekatan deksriptif perifikatif. Populasi penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi pemilik UMKM yang terdaftar di KPP Pratama Garut. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 90 responden. Kuesioner di uji validitas dan reliabilitas sebelum penelitian. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji R2, uji F, uji t dan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberlakuan pajak atas pemahaman dan sosialisasi perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak pemilik UMKM. Besarnya pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak adalah 84,7%.
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KANTOR DESA PATALAN KECAMATAN WONOMERTO KABUPATEN PROBOLINGGO DALAM PERSPEKTIF ETIKA DAN PROFESIONALISME Imam Sucahyo; Renny Chandradewi Puspitarini; Maulidatul Rohma
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.9945

Abstract

Pelayanan administrasi desa merupakan kegiatan yang berpengaruh penting dalam kegiatan penyelenggaraan bagi pemerintahan agar memberikan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik harus terus mengupayakan menjaga kepuasan masyarakat. Jika memuaskan maka pelyanan dapat dikatakan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan masyarakat terhadap kualitas pelayanan Kantor Desa Patalan Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo dalam Perspektif Etika dan Profesionalisme. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tingkat kepuasaan masyarakat yang dinyatakan dalam IKM  sebagai  tolak ukur efektivitas pelayanan. Cara mengetahui pelayanan baik atau buruknya diukur melalui SKM menggunakan 2 unsur dari etika dan profesionalisme. Etika dan profesionalisme belum pernah dijadikan tolok ukur dalam mengetahui kepuasan. Etika merupakan perilaku manusia yang menyangkut pada baik/buruk. Etika pelayanan terdapat 4 aspek yang dijadikan dasar dalam upaya menumbuhkan etika yaitu equality, equity, loyalty, responsibility. Etika dalam pelayanan menjadi acuan pegawai untuk mengelola pemerintahannya secara profesional. Sedangkan profesionalisme ini merupakan kemampuan seseorang dalam menjalankan tugas dan menyelenggarakan pelayanan dengan mutu tinggi dan berprosedur. Profesionalisme terdiri dari tiga unsur yaitu, skill, knowledge dan integrity. Hasil dari penelitian ini adalah IPK lokasi penelitian yang sebesar 67,5 atau termasuk dalam kategori kurang puas dengan predikat C. Adapun unsur dengan nilai yang tertinggi adalah 2,76 sedangkan nilainya kecil yang mendapat skor 2,625.
KOLABORASI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DESA SUKAMAJU DALAM PENGEMBANGAN WISATA BUKIT SAMPALAN ASRI BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM Irfan Nursetiawan; Budi Supriyatno
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 1 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i1.10386

Abstract

Pengembangan potensi dan daya tarik objek wisata di tingkat daerah merupakan salah satu langkah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di perdesaan. Kurangnya aksesibilitas jalan dan teknologi menjadi salah satu penghambat dalam pengembangan objek wisata di Desa Sukamaju Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kolaborasi pemerintah dan masyarakat desa dalam pengembangan Bukit Sampalan Asri (BSA) yang berada di wilayah Desa Sukamaju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yakni metode penelitian kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan: (1) tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi dalam pengembangan objek wisata; (2) fasilitas objek wisata cukup lengkap; (3) dukungan dari pemerintah desa dalam pengembangan objek wisata cukup baik; dan (4) tingkat jumlah kunjungan wisatawan lokal cukup tinggi. Kata Kunci: pariwisata, kolaborasi pemerintah, masyarakat desa, community based tourism

Page 1 of 2 | Total Record : 15