cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Binaniaga
Published by STIE Binaniaga
ISSN : 02164094     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Binaniaga (J.I Binaniaga) is an international peer-reviewed and open access journal that focuses on the fields of management fields such as Office Management, Production Management, Marketing Management, Financial Management, Personnel Management, Strategy Management.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 02 (2016): December 2016" : 7 Documents clear
ANALISIS PENGARUH TINGKAT NON PERFORMING FINANCED (NPF) PEMBIAYAAN MURABAHAH DAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) (Studi Kasus pada Bank Muamalat Indonesia Periode 2005-2014) Ridla Tsamrotul Fuady; Eka Puji Setiawati
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 12, No 02 (2016): December 2016
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v12i02.282

Abstract

Dalam kaitannya dengan fungsi bank, pembiayaan merupakan fungsi yang terpenting pada bank syariah. Dimana apabila pembiayaan yang disalurkan kepada masyarakat yang semakin berkembang tentu saja juga akan berpotensi menimbulkan adanya pembiayaan bermasalah atau biasa disebut Non Performing Financed (NPF). Dengan adanya NPF, pendapatan margin yang didapatkanpun menjadi berkurang dan berakibat akan berpengaruh pada perolehan laba. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari resiko dari NPF pada pembiayaan Murabahah dan Mudharabah terhadap Return on Assets (ROA) pada bank syariah khususnya pada Bank Muamalat Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif. Untuk mengolah dan menganalisis data yang diperoleh serta membuat kesimpulan penelitian digunakan alat statistik regresi linear berganda, korelasi, determinasi dan pengujian hipotesis secara parsial dengan uji t dan secara simultan dengan uji F dengan bantuan SPSS versi 22 . Data diperoleh melalui laporan keuangan tahunan mulai dari periode tahun 2005 sampai dengan tahun 2014.Hasil analisis data atau hasil regresi menunjukan secara parsial bahwa NPF Murabahah berpengaruh terhadap ROA pada Bank Muamalat Indonesia, dan pada NPF Mudharabah dinyatakan pula berpengaruh terhadap ROA. Maka secara simultan atau secara bersama-sama juga dapat disimpulkan bahwa NPF Murabahah dan NPF Mudharabah berpengaruh terhadap Return on Assets (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia, Tbk. Kata kunci : Murabahah, Mudharabah, Non Performing Financed (NPF) dan Return on Assets
PENGARUH KARAKTER INDIVIDU, USAHA DAN AGUNAN TERHADAP TINGKAT PENGEMBALIAN KREDIT USAHA MIKRO PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. KCM PURI NIRWANA Indar Khaerunnisa; Ipuk Suryani
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 12, No 02 (2016): December 2016
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v12i02.284

Abstract

Tingginya angka kredit bermasalah merupakan salah satu indikasi kurang berhasilnya suatu unit kerja Bank Mandiri KCM Puri Nirwana. Oleh karena itu, Bank Mandiri KCM Puri Nirwana harus terus melakukan pengembangan salah satunya dengan terus mengembangkan pengelolaan risiko kredit, terutama dalam hal penyeleksian calon debitur agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pembiayaan serta menyokong pengembangan usaha mikro. Dilihat berdasarkan proses penilaian dan pemberian kredit kepada debitur. Sebelum kredit disetujui bank perlu melakukan penilaian terhadap karakter individu, usaha dan agunan. Tujuan Penelitian, dapat mengetahui karakter-karakter yang mempengaruhi kelancaran tingkat pengembalian kredit di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Variable-variabel yang mempengaruhi tingkat pengembalian Kredit Usaha Mikro terdiri dari 10 variabel, yaitu : usia, jenis kelamin, pendidikan, jumlah tanggungan, pinjaman lain, omset, lama usaha, plafond, jangka waktu dan agunan. Setelah data diolah ternyata variable yang berpengaruh nyata terhadap tingkat pengembalian Kredit Usaha Mikro pada PT. Bank Mandiri KCM Puri Nirwana adalah variable jumlah tanggungan (sig 0,006), pinjaman lain (sig 0,012), dan agunan (sig 0,013) karena nilai signifikan variable-variabel tersebut lebih kecil dari taraf nyata (α = 0.005). Semakin banyaknya jumlah tanggungan, dan pinjaman lain debitur maka tingkat pengembalian kreditnya akan semakin menurun karena nilai koefisien negatif (-3,339) dan (-4,647). Sedangkan variable agunan nilai koefisiennya sebesar (1,705) ini berarti debitur yang nilai jaminannya tinggi memiliki peluang lebih besar dibandingkan dengan debitur yang nilai jaminannya rendah. Kata Kunci : Karakter individu, usaha, agunan, pengembalian kredit.
PERBANDINGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN KETENTUAN BANK INDONESIA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2013 NO. 15/40/DKMP TERHADAP PELAKSANAAN PROSES KPR BANK MANDIRI CABANG BOGOR Rizki Ahmad Fauzi; Teguh Pribowo
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 12, No 02 (2016): December 2016
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v12i02.285

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk; Mengetahui perbedaan proses KPR di Bank Mandiri sebelum dan sesudah dipengaruhi oleh keputusan Bank Indonesia No. 15/40/DKMP, Mengetahui tindakan yang dapat dilakukan Bank Mandiri dalam mengatasi dan menyesuaikan pemberian Kredit terhadap keputusan Bank Indonesia No. 15/40/DKMP agar dapat diterima oleh para nasabah KPR. Mengetahui solusi yang bertujuan untuk meningkatkan nasabah yang akan mengajukan KPR di Bank Mandiri setelah penerapan ketentuan Bank Indonesia No. 15/40/DKMP. Perubahan proses KPR di Bank Mandiri yang dipengaruhi oleh ketentuan Bank Indonesia no 15/40/DKMP tahun 2013 adalah sebagai berikut: Perubahan LTV yang berfungsi menentukan limit kredit untuk produk KPR Mandiri berdampak konsumen wajib menambah DP (Down Payment) atau uang muka setiap kepemilikan KPR yang masih berjalan; Penilaian agunan di Bank Mandiri memakai jasa penilai independent atau KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik) yang menghasilkan penilaian agunan yang kecil dari harga price list di developer; Pola pencairan dana KPR mengacu pada perkembangan pembangunan agunan. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode Independent T-Test maka dapat diketahui: DTBO (Data To Business Organisation), dengan nilai Sig(2-tailled) sebesar 0.000 < 0.05; SPPK (Surat Penawaran Persetujuan Kredit), dengan nilai Sig(2-tailled) sebesar 0.000 < 0.05; DISB (Disbursment), dengan nilai Sig(2-tailled) sebesar 0.000 < 0.05. Hasil pengujian metode Independent T-Test ini sesuai dengan data perolehan aplikasi pada saat pengajuan, disetujui, dan dicairkannya fasilitas KPR oleh Bank Mandiri kepada konsumen, yaitu mengalami penurunan pada tahun 2014 – Juli 2015 dibandingkan dengan tahun 2012 - 2013, sehingga ketentuan Bank Indonesia no. 15/40/DKMP mempunyai pengaruh terhadap proses dan hasil pencairan aplikasi KPR di Bank Mandiri khususnya di wilayah Bogor. Kata Kunci : Ketentuan Bank, Proses KPR.
PENERAPAN METODE ABC DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN PADA DIVISI GMS DI GIANT BOTANI SQUARE BOGOR (Studi Kasus Di departement Electronik) Asna Manullang; Muhamad Romi Ramdan
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 12, No 02 (2016): December 2016
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v12i02.286

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: untuk mengetahui pengelolaan dan pengendalian persediaan barang pada Divisi GMS Giant Botani Square Bogor, untuk mengetahui cara mengimplementasikan persediaan barang dengan metode ABC Divisi GMS. Pada Divisi GMS produk yang masuk kedalam Kategori A sebanyak 232 item dari total 890 item yang tersedia, mempunyai kontribusi sales ke departemen sebesar 42.54 % dan 20.32 % kontribusi sales ke divisi GMS. Untuk kategori B, contoh barang (POLYTRON LED 20INCH PLD20D900) memiliki volume tahunan hanya 7 unit untuk satu tahun, memiliki harga per unit cukup tinggi yaitu sebesar Rp.1.326.520, (POLYTRON WASHING MACHINE PWM 7556) memiliki volume penjualan 21 unit harga Rp.1.275.800, (SONY HOME THEATER DAV-TZ140) memiliki volume penjualan 13 unit harga Rp.1.259. 091, Pada produk yang masuk kategori B. jumlah pemesanan yang dilakukan sekitar 1 kali dalam satu minggu, hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang yang cukup ditoko, reorder barang sangat diperlukan dikarenakan pada saat stock barang ditoko sudah kurang maka perlu dilakukakn pemesanan kembali, perhitungan waktu kedatangan perlu dilakukan pada saat melakukan pemesanan sampai dengan penerimaan barang, hal ini bertujuan agar waktu yang diperlukan tidak terlalu lama yang berakibat kekosongan barang di toko. Kata Kunci : Pengendalian Persediaan, Metode ABC.
ANALISA PERBANDINGAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PADA TAHUN 2011-2014 Kamilah Sadi’ah; Ditha Anggraeni
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 12, No 02 (2016): December 2016
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v12i02.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan analisis likuiditas, analisis solvabilitas, dan analisis profitabilitas sebagai alat untuk mengukur kinerja keuangan terhadap perusahan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada tahun 2011-2014. Adapun perusahaan yang dijadikan objek dalam penelitian ini diantaranya adalah PT Ciputra Development Tbk, PT Cowell Development Tbk, PT Intiland Development Tbk, PT Megapolitan Development Tbk, dan PT Bakrieland Development Tbk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian deskriptif kualitatif. Kegiatan penelitian ini meliputi pengumpulan data, menganalisis data, meginterpretasi data, dan diakhiri dengan sebuah kesimpulan yang mengacu pada penganalisisan data tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yaitu berupa laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari neraca dan laba/rugi perusahaan dari tahun 2011-2014. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka Yaitu pengumpulan data dengan membaca literaturliteratur, tulisan ilmiah, serta sumber tertulis lainnya, kemudian Penelitian Lapangan yaitu metode pengumpulan data melalui pengamatan dan penelitian yang menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Dan yang terakhir rasio keuangan diantaranya rasio likuiditas terdiri dari current ratio, quick ratio, dan cash ratio. Kemudian rasio solvabilitas terdiri dari debt ratio dan debt to equity ratio. Dan yang terakhir rasio profitabilitas, terdiri dari net profit margin, gross profit margin, return on asset, dan return on equity. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari sisi likuiditas PT Ciputra dan PT megapolitan memiliki nilai rasio yang bagus karena berada di atas 100% yang merupakan nilai titik aman. Dari segi solvabilitas PT Megapolitan dan PT Bakrieland yang memiliki nilai rasio yang baik karena nilai dibawah 100%. Dari segi profitabilitas GPM dan NPM PT Ciputra dan PT Intiland, memiliki nilai GPM dan NPM yang baik karena disetiap tahunnya nilai GPM dan NPM mengalami kenaikan. Sedangkan untuk PT Cowell, PT Megapolitan, dan PT Bakrieland memiliki nilai GPM dan NPM yang naik turun disetiap tahunnya. Sedangkan untuk ROA dan ROE yang memiliki nilai baik adalah PT Ciputra, PT Intiland, dan PT Megapolitan karena selama empat tahun berturut-turut nilai ROA dan ROE mengalami kenaikan. Sedangkan untuk perusahaan lainnya nilai ROA dan ROE tidak stabil yaitu naik turun. Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Analisis Rasio Keuangan
ANALISA ROE (RETURN ON EQUITY ) DALAM MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA (Studi Kasus pada 9 Perusahaan Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014) Wina Endra Nitha; Melida Sari
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 12, No 02 (2016): December 2016
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v12i02.287

Abstract

Berdasarkan bukti empiris yang menghubungkan antara rasio keuangan (ROE) terhadap pertumbuhan laba (pertumbuhan Earning After Tax) masih menunjukkan hasil yang berbeda-beda, maka penelitian ini menguji bagaimana pengaruh ROE terhadap pertumbuhan laba terutama pada sektor industri farmasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010 sampai dengan 2014. Pemilihan perusahaan di BEI dikarenakan peneliti bekerja pada perusahaan farmasi. Tahuntahun sebelumnya kondisi perekonomian di Indonesia mengalami keterpurukan akibat krisis moneter, yang terjadi pada tahun 2008 sehingga pertumbuhan laba perusahaan justru banyak yang mengalami penurunan. Ditambah belum lama ini perusahaan farmasi mengalami sebuah kejadian fatal terhadap kesalahan pengemasan produk yang mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk farmasi mengalami penurunan sehingga mempengaruhi pertumbuhan laba perusahaan. Dalam jurnal yang berjudul “Analisa Pengaruh Return On Equity (ROE) Terhadap Pertumbuhan Laba Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia” Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa return on equity berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Dari hasil output SPSS nilai Sig. 0,004 < 0,05 maka diputuskan untuk menerima H0 dan disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel Pertumbuhan Laba terhadap variabel ROE (Retrun On Equity). Dari hasil uji regresi linear diperoleh hasil yaitu Y= -14,637 +1,206X, jadi b = 1,206. Artinya, setiap kenaikan satu persen ROE (Retrun On Equity) di 9 Perusahan Farmasi akan meningkatkan pertumbuhan laba sebesar 1,206 persen pertumbuhan laba pada tahun berikutnya. Kata Kunci: Return On Equiity (ROE), Pertumbuhan Laba, Perusahaan Farmasi
ANALISIS KESEHATAN BANK MENGUNAKAN METODE CAMELS (STUDI KASUS PADA PT. BANK BNI SYARIAH PERIODE 2011 – 2013) KANTOR PUSAT JAKARTA Muhammad Nur Rizqi; Fajar Setiyawan
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 12, No 02 (2016): December 2016
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v12i02.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui predikat tingkat kesehatan bank ditinjau dari analisis CAMELS pada PT Bank BNI Syariah periode 2011 – 2013. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dengan menggunakan teknik dokumentasi yang bersumber dari laporan keuangan berupa laporan laba-rugi, neraca, laporan kualitas aktiva produktif, laporan komitmen dan kontigensi serta penilaian aspek kualitas manajemen yang mencakup manajemen umum dan manajemen resiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama kurun waktu tiga tahun dari tahun 2011 – 2013 PT Bank BNI Syariah mendapatkan predikat sehat. Kata Kunci: Analisis Kesehatan, Metode Camel

Page 1 of 1 | Total Record : 7