cover
Contact Name
Amy Wadu
Contact Email
awd.ub15@gmail.com
Phone
+6281246527868
Journal Mail Official
juteks.pnk@gmail.com
Editorial Address
Kampus Penfui : Jalan Adisucipto P.O. BOX 139 Kupang
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JUTEKS - Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 25275496     EISSN : 26219786     DOI : https://doi.org/10.32511/juteks
JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil) merupakan merupakan publikasi online yang diterbitkan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang yang memuat tentang hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Teknik Sipil dengan lingkup Manajemen Konstruksi, Struktural, Transportasi, Sumber Daya Air dan Geoteknik. JUTEKS terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Publikasi ilmiah ini terbuka para Akademisi, non-Akademisi dan masyarakat umum yang akan mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bidang Teknik Sipil.
Articles 147 Documents
Pemetaan Zona Bahaya Banjir dengan Pemodelan Hidrodinamik dan Geographic Information System (GIS) di DAS Noelamabi Hilir Kabupaten Kupang Nama, Arnoldus; Fallo, Yunus; Hayer, Yacob Victor
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1331

Abstract

Daerah aliran sungai (DAS) Noelamabi merupakan salah satu daerah yang terdampak genangan banjir tahun 2021 akibat siklon tropis Seroja. Banjir akibat siklon tropis Seroja merusak sejumlah rumah di sepanjang bantaran sungai khususnya bagian hilir DAS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat peta zona terdampak genangan banjir di bagian hilir DAS Noelamabi dengan sistem informasi geografis (GIS) dan model hidrodinamik Hec-RAS. Citra DEMNAS digunakan sebagai parameter utama untuk menghasilkan data seperti jaringan sungai, batas daerah aliran sungai, garis tanggul sungai, jalur aliran, dan nilai kekasaran Manning’s. Prediksi debit banjir puncak periode ulang 25, 50 dan 100 tahun menggunakan Hidrograf satuan sintetik (HSS) Nakayatsu. Hasil simulasi model HEC-RAS menunjukkan daerah yang terdampak genangan banjir luasannya tidak signifikan dan hanya berada di bagian hilir sungai dekat muara. Hanya 2 (dua) Desa atau Kelurahan terdampak genangan yaitu Kelurahan Oesao dan Kelurahan Babau. Luas daerah terdampak genangan banjir untuk masing-masing periode ulang 25 tahun, 50 tahun dan 100 tahun adalah 175,659 ha, 275,535 ha dan 365,167 Ha.
Evaluasi Pengendalian Waktu Pelaksanaan Proyek Pembangunan Rumah Susun POLRI Brimob POLDA NTT Hamun, Helifrida Yulianti; Messah, Yunita A.; Frans, John H.
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1295

Abstract

Pengendalian proyek secara efektif dan efisien dilakukan untuk menghindari permasalahan yang berdampak pada keterlambatan proyek, penambahan biaya yang tidak sesuai dengan kontrak serta terhentinya pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan waktu pelaksanaan proyek sehingga diketahui pekerjaan-pekerjaan pada jalur kritis dan durasi optimal dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Method) serta mengetahui biaya proyek akibat dari perubahan jadwal. Data yang digunakan, yaitu laporan progress mingguan, Rencana Anggaran Biaya dan Analisa Harga Satuan. Dari hasil analisis menggunakan metode CPM didapatkan jalur kritis pada pekerjaan A1(pekerjaan lantai dasar), A2 (Pekerjaan Tangga Lantai 1) – B2 (Pekerjaan Tangga Lantai 2) – C2 (Pekerjaan Balok Lantai 3) – C3 (Pekerjaan Kolom Lantai 3) – D2 (Pekerjaan Balok Lantai 4) – D3 (Pekerjaan Kolom Lantai 4) – E2 (Pekerjaan Balok Lantai Dak) – E3 (Pekerjaan Kolom Lantai Dak) – F1 (Pekerjaan Balok Lantai Atap) – G2 (Pekerjaan Balok Sopi-sopi) – H1 (Pekerjaan Rangka Atap) – O (Pekerjaan Penutup Atap) dan setelah dilakukan percepatan dengan alternatif penambahan jam kerja pada pekerjaan kritis diperoleh durasi optimal selama 154 hari atau sesuai dengan waktu sisa proyek. Total biaya awal dengan durasi normal sebesar Rp. 21.329.433.000,00. Setelah dilakukan percepatan, terjadi penambahan biaya sebesar Rp. 70.741.209,18 sehingga biaya proyek menjadi sebesar Rp. 21.407.955.742,00.
Potensi Pemanenan Air Hujan Dalam Memenuhi Kebutuhan Air Baku Di Desa Napan Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Siki, Mariana Dominggas; Loden, Onisius; Menge Making, Maria Yasinta
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1318

Abstract

Kebutuhan air masyarakat di Desa Napan terbilang tinggi, tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk ternak peliharaan. Hal ini menyebabkan semakin meningkatnya biaya pembelian air. Salah satu alternative untuk mengurangi biaya pembelian air yaitu sistem pemanenan air hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanenan air hujan dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat dan ternak, serta mengkaji kapasitas bak penampung yang ada di desa Napan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi air hujan yang dapat dipanen memenuhi 47,1% dari total kebutuhan air di Desa Napan. Akan tetapi, bak penampung yang ada saat ini hanya mampu menampung 6,4% dari total potensi pemanenan air hujan, sehingga hanya mampu memenuhi 3,0% dari kebutuhan air di desa Napan. Dengan demikian, solusi yang dapat dilakukan adalah menambah 15 unit reservoir dengan ukuran 3000 liter, sehingga air hujan yang dipanen sepenuhnya dapat ditampung dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air total masyarakat di desa Napan.
Studi Perbandingan Keoptimalan Hasil Desain Struktur Rangka Gewel Baja Dengan Beban Angin Menurut PPIUG 1983 Dan SNI 1727:2013 Lapudooh, Tommy; Hunggurami, Elia; Pah, Jusuf J. S.
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1293

Abstract

In Indonesia there are several basic literature on wind load planning, such as PPIUG 1983 and SNI 1727:2013. The transition from PPIUG 1983 to SNI has a different concept of wind load. In this study, the optimization of gewel structure design will be compared using both standards. The purpose of this study was to determine the difference in wind load calculation and also to determine the optimization of gewel structure design due to wind load PPIUG 1983 and SNI 1727:2013. Based on the results of research on SNI 2013 the value of wind pressure is not determined based on the distance from the building site to the waterfront but must take into account wind speed, wind direction coefficient, exposure category, topographic factors, wind blowing coefficient, internal pressure coefficient, velocity pressure exposure coefficient, external pressure coefficient and after that just calculate the value of wind pressure on a structure. In PPIUG 1983 the value of wind pressure on the structure is determined by the distance from the location of the building to the waterfront, except for certain areas that may produce a blow pressure greater than there is already determined then P is calculated using the formula V2/16. For the optimization of the calculation results that have been done, it is known that the design of wind loads for a building height of 7 meters based on wind loads in accordance with SNI 2013 is more optimal because there are still some structural elements that meet the saturation ratio standards set. Di Indonesia terdapat beberapa literatur dasar perencanan beban angin, seperti PPIUG 1983 dan SNI 1727:2013. Peralihan dari PPIUG 1983 ke SNI memiliki konsep beban angin yang berbeda. Dalam penelitian ini, akan dibandingkan keoptimalan desain struktur gewel menggunakan kedua standar tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perhitungan beban angin dan juga mengetahui keoptimalan desain struktur gewel akibat beban angin PPIUG 1983 dan SNI 1727:2013. Berdasarkan hasil penelitian pada SNI 2013 nilai tekanan angin tidak ditentukan berdasarkan jarak dari lokasi bangunan ke tepi pantai namum harus memperhitungkan kecepatan angin, koefisien arah angin, kategori eksposur, faktor topografi, koefisien tiupan angin, koefisien tekanan internal, koefisien eksposur tekanan velositas, koefisien tekanan eksternal dan setelah itu baru menghitug nilai tekanan angin pada suatu struktur. Pada PPIUG 1983 nilai tekanan angin pada struktur ditentukan dengan jarak dari lokasi bangunan ke tepi pantai, kecuali daerah-daerah tertentu yang mungkin menghasilkan tekanan tiup yang lebih besar dari ada yang sudah ditentukan maka P dihitung dengan menggunakan rumus V2/16. Untuk keoptimalan dari hasil perhitungan yang telah dilakukan diketahui bahwa desain beban angin untuk ketinggian bangunan 7 meter berdasarkan beban angin sesuai dengan SNI 2013 lebih optimal dikarenakan masih ada beberapa elemen struktur yang memenuhi standar rasio keterpenuhan yang ditetapkan
Pengaturan Durasi Traffic Light pada Simpang Empat Kirab Kota Kupang Menggunakan Aljabar Max-Plus Wadu, Mira
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1346

Abstract

The purpose of this study is to set the duration of traffic lights using max-plus algebra at the Kirab intersection in Kupang City. This study is based on the existing traffic light duration, then a directed graph is formed and modeled in max-plus algebra. Furthermore, the model is analyzed using the power algorithm and the average period of the green light duration for each phase is . In this study, the analysis results were obtained with . Thus, the new green light duration obtained using max-plus algebra for each intersection is 28 seconds, 31 seconds, 23 seconds and 30 seconds.
Penerapan Manajemen Mutu pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Universitas Sains Al-Quran (UNSIQ) Agustina, Hasnaa Anggia; Wicaksana, Joko Adi; Majjah, Ibnu; Ardiansyah, Raihan Prasetyawan
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1310

Abstract

Competition in the construction services industry in Indonesia is currently tight, which has resulted in many construction companies that cannot compete going out of business. To survive, companies need to have a competitive advantage, one of which is through the quality of the products produced. Product quality is the key to gaining a sustainable competitive advantage. Quality management plays an important role in producing quality products. This research was conducted at Campus 2 of Al-Qur'an Science University (UNSIQ) Wonosobo, Central Java. The research used primary data through direct observation and secondary data obtained from project documents and relevant literature. The results showed that the construction project of the Al-Qur'an Science University Flats had reached the Quality Assurance stage but had not yet met the criteria of Total Quality Management (TQM). Nevertheless, the quality of the products produced has been guaranteed by the service provider in accordance with the existing contract. Higher quality management implementation can be pursued to achieve TQM and ensure more optimal product quality in the future.
Konsistensi Light Weight Deflectometer Pusat Penelitian Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Pada Jalan Tanah Permana, Nesta; Syafier, Siegfried
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2024): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v9i2.1304

Abstract

Strong road infrastructure plays an important role in supporting community mobility, economic growth and regional development. Dirt road pavement is the type of pavement most often used in rural areas or areas with light to moderate traffic. Its advantages include lower costs compared to asphalt pavement as well as ease of construction. However, the main challenge of soil pavements lies in ensuring adequate consistency and stability, as the success of the pavement depends on proper compaction. Compaction of the subgrade road layer is a critical aspect that, if failed, can cause deformation and premature damage to the pavement. One of the tools used to test pavement stability and deflection is the Light Weight Deflectometer (LWD), which provides important data regarding the quality of the subgrade before the pavement is applied.