cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : 19074174     EISSN : 26210681     DOI : -
Core Subject : Social,
ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang terkait dengan isu ke-Islaman yang berhadapan dengan isu sosial seperti pendidikan, sejarah, komunikasi, sosial politik, hukum, ekonomi, dan lainnya. Scope ini dijabar dalam fokus isu per edisi yang membahas isu sosial kontemporer seperti, kearifan lokal, urban dan multikultural.
Arjuna Subject : -
Articles 1,180 Documents
Akhlak Sebagai Esensi Pendidikan Islam Maulidah Maulidah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1279

Abstract

Manusia sebagai makhluk berketuhanan, jiwa manusia terdapat fitrah diniyah, yaitu potensi yang dimiliki manusia untuk mempercayai Allah sebagai Tuhan yang wajib disembah. Islam mengajarkan pentingnya akhlak yang mulia dalam perilakunya. Sehubungan dengan aqidah, Islam memiliki tiga unsur pokok yang menjadi landasan agama yang sering disebut dengan Arkaanuddiin yaitu yang terdiri dari iman, Islam, dan ikhsan. Iman, berada dalam urutan pertama yang dimaksudkan agar iman menjadi sumber atau pedoman semua sikap, tindakan, dan perilaku umat Islam dalam melaksanakan tugas-tugas kehidupannya secara baik sehingga hasilnya bermanfaat bagi manusia di dunia maupun di akhirat. Dalam rangka membina dan mengembangkan seluruh potensi baik jasmani maupun rohani, dapat dilakukan melalui Pendidikan. Dengan proses Pendidikan, manusia mampu membentuk kepribadiannya.Untuk itu perlu diciptakan suasana kondusif agar terbentuk interaksi proses belajar mengajar yang mampu menyentuh dan menghubungkan seluruh aspek peserta didik. Ketersentuhan seluruh aspek anak didik akan mempermudah terangsangnya reaksi dan perhatian serta keinginan peserta didik untuk melaksanakan proses belajar mengajar. Formulasi secara integral dan harmonis dalam setiap interaksi Pendidikan islam menawarkan tiga konsep pendekatan, yaitu al-basyar, al-insan, dan al-nas. Dengan konsep ini akan dapat menumbuhkan minat peserta didik untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya. Guna mewujudkan hal yang demikian itu diperlukan adanya norma akhlak dan aturan nilai moral yang disepakati bersama dan dijadikan sebagai acuan yang dapat membantu merumuskan tujuan Pendidikan, yaitu membentuk manusia agar memiliki akhlak mulia yang ditandai oleh adanya integritas kepribadian yang utuh, satu hati, ucapan dan perbuatan, memiliki tanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat dan bangsanya.
Implementasi Kebijakan Pelayanan Publik Berbasis Aplikasi Pada Era Covid-19 Di Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat Shilvia Shilvia; Risma Wira Bharata
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1378

Abstract

Aplikasi digital telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, terutama sejak pandemi Covid-19. Penerapan Permenkes Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah membatasi ruang publik untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Untuk menerapkan new normal di suatu daerah, dapat memastikan semua peraturan yang ada dapat diterapkan secara efektif, serta memperhatikan protokol kesehatan, sehingga semuanya berjalan lancar a r. Sekalipun dalam keadaan terbatas, tentunya kewajiban negara terhadap masyarakat umum harus tetap berjalan. Sesuai regulasi yang ada, pemerintah mengganti prosedur pelayanan publik tradisional dengan pelayanan berbasis teknologi informasi dalam bentuk aplikasi. Inovasi pelayanan publik dengan menggunakan aplikasi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah terhadap e-government dalam penyelenggaraan negara. Menyikapi permasalahan tersebut, pemerintah Kota Cimahi dalam pelayanan publik seluruh instansi yang ada di Kota Cimahi melaksanakan pelayanan publik dengan menggunakan layanan berbasis aplikasi menggunakan teknologi Smart City dan telah diimplementasikan kepada seluruh warga Kota Cimahi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana implementasi Kebijakan Pelayanan Publik Berbasis Aplikasi di Kota Cimahi, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data diperoleh dari media elektronik, media cetak, serta dokumentasi dan peraturan perundang-undangan tentang penanganan Covid-19. Dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pelayanan publik berbasis aplikasi Smart City yang dikembangkan di Kota Cimahi berjalan dengan baik dan masyarakat terlayani sesuai kebutuhan dan sangat bermanfaat. Layanan berbasis aplikasi yang diterapkan sangat efektif dan efisien, serta sangat cepat dan tepat untuk kondisi new normal saat ini yang belum sepenuhnya tuntas.
Konsep Dasar Kebijakan Pendidikan Aulia Farkhan; Anisa Rahmah; Umar Alwatasi; Farid Setiawan
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i5.1354

Abstract

Pendidikan merupakan kunci dari kemajuan suatu bangsa. Hadirnya pendidikan menjadikan nilai tambah bagi kualitas dari bangsa tersebut. Kemajuan pendidikan tersebut tak luput dari peran pemerintah dan pihak terkait yang menyusun sebuah kebijakan pendidikan di dalam bangsa tersebut.Kebijakan yang bisa dibilang sebagai suatu aturan yang dibuat agar alur pendidikan lebih tertata dan berjalan beriringan. Kebijakan yang hadir dengan berbagai konsep, karakteristik, dan tujuan yang melandasi keputusan yang di tetapkan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Maka, penulis mengankat judul “Konsep, Karakteristik, dan Tujuan pendidikan” sebagai pengetahuan dasar sebelum membahas lebih dalam mengenai kebijakan pendidikan yang di tetapkan oleh pemerintah. Penggunaan metode penelitian studi pustaka yang bersumber buku serta literatur lain yang terkait menghasilkan kesimpulan bahwa hadirnya kebijakan pendidikan sangatlah berpengaruh dalam mencapai tujuan pendidikan. Kebijakan pendidikan memiliki karakteristik seagai acuan dalam memutuskan suatu kesepakatan. Kebijakan juga memiliki tujuan layaknya tujuan pendidikan. Maka hadirnya kebijakan pendidikan sejalan dengan tujuan yang ingin digapai dalam tujuan pendidikan nasional.
Penganut Agama Baha’ I dan Posisinya sebagai Kelompok Minoritas di Indonesia Agustinus Alexander Sinaga; Lambok Hermanto Sihombing
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1410

Abstract

Perkembangan agama di dunia turut serta menyebar dan memberi dampak yang signifikan bagi kehidupan beragama di Indonesia. Tidak hanya itu, berkembangnya masyarakat yang menganut agama atau kepercayaan baru menambah persoalan baru dalam kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Baha’I merupakan sebuah perkembangan agama Islam yang lahir di Iran dan semakin menyeber luas ke seluruh dunia, bahkan ke Indonesia. Hal tersebut menambah permasalahan baru seperti penolakan oleh masyarakat beragama mayoritas di Indonesia. Penolakan tersebut juga didasari oleh landasan beragama yang kuat yang telah di atur oleh negara jauh sebelum kepercayaan-kepercayaan baru tersebut berkembang di Indonesia. Artikel ini membahas mengenai posisi penganut Baha’I sebagai kelompok minoritas yang sering mendapatkan diskriminasi, baik dari masyarakat maupun negara. Dengan menggunakan metode kualitatif secara observasi, artikel ini menunjukkan beberapa hal yang menjadi poin penting mengapa masyarakat penganut kepercayaan Baha’I dikategorikan oleh penulis sebagai kelompok minoritas. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat penganut kepercayaan Baha’I masih berjuang untuk mendapatkan hak-hak dasar mereka seperti pengakuan dari negara dan perlakuan adil sebagai sesama rakyat Indonesia, terlepas dari bagaimana sistem politik Indonesia telah mengatur kehidupan beragama dalam masyarakat.
Problematika Pembelajaran Kimia Peserta Didik Pada Pemahaman Konsep Dan Penyelesaian Soal Soal Hitungan Heni Susanty
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1278

Abstract

Menyadari belum optmalnya kemampuan peserta didik pada penyelesaian soal soal hitungan kimia stoikiometri dan konsep mol yang ditandai dengan masih rendahnya ketuntasan kelas rata-rata 60% - 65% peserta didik belum mencapai KKM yang telah ditetapkan , menuntut guru melakukan perbaikan pembelajaran, agar kemampuan peserta didik terhadap materi stoikiometri perhitungan kimia konsep mol dapat meningkat. Selama ini, guru hanya menyajikan pembelajaran tentang soal soal perhitungan kimia  stoikiometri perhitungan kimia konsep mol hanya dengan menggunakan metode ceramah dan metode penugasan tanpa refleksi sehingga peserta didik  tidak aktif dan tida mendapat pengalaman belajar yang bermakna sesuai dengan konteks dan pengalamamnnya sehari-hari. Oleh karena itu kemampuan dan aktifitas peserta didik perlu ditingkatkan. Fakta-fakta yang mengindikasikan adanya kesulitan belajar kimia Untuk memberikan gambaran tentang kesulitan belajar kimia, beberapa informasi telah dikumpulkan dari mailing list para penggemar kimia, penelitian-penelitian (mahasiswa S1, S2 dan S3)  dan informasi lain yang yang mengindikasikan adanya kesulitan belajar. Informasi yang ditemukan ada yang berupa data-data kuantitatif, seperti prosentase siswa yang berhasil mengerjakan tes, nilai rata-rata ujian, atau dapat berupa data kualitatif dari hasil angket dan wawancara dengan siswa yang berupa bentuk-bentuk kesulitan belajar. Kesulitan yang dialami siswa adalah: 1) Dirasa sulit memnghubungkan antar konsep; 2) Diperlukan kemampuan dalam memanfaatkan kemampuan logika matematika dan bahasa (tidak semua siswa punya 3 kemampuan sekaligus); 3) Perlu daya juang yang tinggi dalam memahami dan menyelesaikan setiap soal. 4) Pemahaman antara teori dan praktik sering tidak nyambung. kemampuan matematikanya  rendah  cenderung tidak tertarik untuk mempelajari kimia. Masalah lain juga ditemui di pelosok-pelosok daerah kebanyakan peseta didik  kurang memenuhi prasyarat belajar kimia seperti matematika, logika dan bahasa. Memang kimia tidak melulu matematika, tetapi juga berisi konsep lain yang tidak selalu berbau matematik.
Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Manajemen Berbasis Sekolah Di MTs NIPA Rakha Amuntai Ahmad Khalidi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang menghambat dan mendukung peningkatan mutu pendidikan manajeman berbasis sekolah di MTS NIPA RAKHA Amuntai; 2) Untuk menganalisis strategi meningkatkan mutu pendidikan manajeman berbasis sekolah di MTS NIPA RAKHA Amuntai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriftif kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dilakukan dengan wawancara (interview) dengan informan kunci diantara Kepela MTS NIPA RAKHA Amuntai, Wakil kepala madrash dan dewan guru, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis setelah dilakukan pengujian keabsahan data dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa Manajemen Berbasis Sekolah merupakan suatu konsep pengelolan yang menawarkan otonomi kepada sekolah untuk pengambilan keputusan dalam upaya melibatkan seluruh komponen sekolah secara efektif dan efisien sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Dari hasil analisi SWOT tentang peningkatan mutu pendidikan manajemen berbasis sekolah di MTS NIPA RAKHA Amuntai diketahui bahwa faktor internal yang mendukung antara lain; lokasi sekolah strategis, sarana dan fasilitas sekolah yang memadai, memiliki tenaga pengajar 90% guru sudah bersertifikat sebagai guru professional yang dibuktikan dengan sertifikat guru, memiliki kurukulum khas MTS NIPA RAKHA Amuntai. Tenaga pendidik dan kependidikan kompak, solid, mengetahui tanggung jawab baik individual atau kelompok dan memiliki keterbukaan atas saran dan masukan orang tua. Sedangkan faktor internal yang menghambat peningkatan mutu pendidikan manajemen berbasis sekolah anatara lain; Beberapa bagian tugas dan tanggung jawab guru tidak diimbangi dengan ketersedian standar operasional prosedur/juklak/juknis yang memadai, beberapa sarana prasaran kurang dimanfaatkan oleh siswa secara optimal. Strategi terbaik dalam peningkatan mutu pendidikan manajemen berbasis sekolah di MTS NIPA RAKHA Amuntai dengan langkah-langkah dipakai sebagai berikut : 1) Melakukan strategi agresif menjemput bola di dalam mendapatkan siswa yang berkualitas, 2) Melakukan strategi keseimbangan antara sekolah dengan mengusahakan keseimbangan antara sekolah dengan siswa dan mengurangi friksi dan menjalin kerja sama yang baik, 3) Melakukan strategi diversifikasi dengan menciptakan jaringan kerja antar lembaga sekolah dan lembaga dibawahnya, 4) Menciptakan strategi defensive (pertahanan) terhadap kondisi dalam menghadapi era glonalisasi dan persaingan lainnya.
Takhrij Hadits Nabi Muhammad Dalam Mu’jam Mufahras Li Alfazh Al-Hadits An-Nabawi Yudi Winarto
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1429

Abstract

Hadits dalam usaha untuk mengetahui apakah shahih ataukah tidak maka perlu dilakukan takhrij sehingga diketahui prihal tersebut. Takhrij merupakan upaya nan dilakukan untuk meneliti sebuah hadits yang disabdakan dari Nabi, dengan mengetahui sumber atau asal usul, periwayat dan juga syahid dan muttabi pada sebuah hadits. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian pustaka yang merukapakan suatu penelitian nan dilakukan dengan melakukan penelaahan pada sejumlah pustaka pada acuannya. Pustaka bersumber kepada buku, jurnal, makalah dan juga hasil penelitian yang pernah dilakukan. Metode penelitian pustaka mengkaji penelitian yang dilakukan oleh orang lain, dalam penelitian pustaka ini dilakukan pada kitab-kitab hadits Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan takhrij nan mana telah dilakukan maka diketahui bahwa pada potongan hadits مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللَّهِ هِيَ الْعُلْيَا yang terdapat dalam kitab Mu‟jam Mufahras Li Alfazh al-Hadits an-Nabawi merupakan hadits shahih, hal ini diketahi karena 1) sanadnya nan tersambung, 2) rawinya bersifat adil dan dhabit, 3) tidak terdat syadh dan illah.
TINJAUAN KRITIS SANKSI HUKUM ADAT REJANG KEPAHIANG TERHADAP PELAKU PERZINAHAN Ferik Leorisando; Rifanto Bin Ridwan; Hasep Saputra
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1364

Abstract

Lembaga adat rejang kepahiang merupakan lembaga yang menyelenggarakan fungsi adat istiadat dan menjadi bagian dari susunan asli yang tumbuh dan berkembang atas prakarsa masyarakat adat sesuai dengan tata nilai adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat demi terwujudnya keselarasan, keserasian, keseimbangan, keadilan dan kesejahteraan masyarakat Selain itu lembaga adat dan lembaga kutei desa berfungsi Melaksanakan hukum adat dan istiadat dalam desa adatnya serta Memberikan kedudukan hukum menurut adat terhadap hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan hubungan sosial keadatan dan keagamaan termasuk penerapan proses sanksi hukum adat terhadap pelaku perzinahan. Rumusan masalah penilitian yaitu Bagaimana lembaga adat rejang kepahiang melaksanakan penerapan proses sanksi hukum adat rejang kepahiang terhadap pelaku perzinahan dan Mengapa sanksi hukum adat Rejang Kepahiang yang diterapkan kepada pelaku perzinahan tidak efektiv. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif .Penelitian ini dialkukan di lembaga adat rejang kepahiang dan beberapa lembaga kutei Desa, Tehnik pengumpulan data dialkukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lembaga adat rejang kepahiang dan lembaga kutei desa sejauh ini sudah menerapkan sanksi hukum adat terhadap pelaku perzinahan namun ada beberapa permasalahan yang menjadi kendala dalam menerapkan hukum adat yakni adanya hukum positif seperti Undang – Undang perlindungan Hak Azazi Manusia Sehinga Ada beberapa Sanksi adat yang tidak bisa diterarpakan, dan dipandang perlu adanya payung hukum seperti Peraturan daerah Ataupun Peraturan desa yang kuat suapaya pada saat sanksi hukum adat diterapkan tidak berbenturan dengan Hukum Positif
Analisis Pelanggaran Etika dan Kode Etik Profesi Akuntan Di Era Persaingan yang Kompetitif (Studi Kasus PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk.) Hendra Andriyana; Sri Trisnaningsih
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1568

Abstract

Dalam beberapa kurun waktu terakhir, etika profesi menjadi isu yang banyak didiskusikan dikalangan akademis, terutama yang berkaitan dengan praktik di dunia Kantor Akuntan Publik. Kajian ini membahas secara mendalam terkait etika dan kode etik akuntan serta pelanggaran etika dan kode etik pada PT. Garuda Indonesia (Persero), Tbk, adapun metode penelitian ini mengunakan studi literatur dengan mengunakan data sekunder. Adapun  hasil dari kajian ini adalah: Pertama, etika dan  kode etik akuntan publik meliputi  (i) Prinsip integritas, setiap praktisi diharuskan memiliki ketegasan dan kejujuran. (ii) Prinsip Objektifitas, setiap praktisi diharuskan objektif dan menghindari unsur subjektifitas, (iii) Prinsip Kompetensi dan kehatihatian, setiap praktisi wajib memelihara pengetahuan dan selalu cermat dalam bertindak, dan sesuai dengan kode etik profesi, (iv) Prinsip Kerahasiaan, setiap praktisi diwajibkan menjaga kerahasiaan setiap informasi yang diperoleh dari kliennya, serta tidak boleh menyebarluaskan kecual dengan persetujuan pihak terkait. serta (v) Prinsip Perilaku Profesional, setiap praktisi diwajibkan mentaati segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, beberapa pelanggaran oleh Auditor saat bertugas memeriksa laporan keuangan PT Garuda Indonesia, antara lain; prinsip Integritas, Objektivitas, Perilaku Profesional,  dan Kompetensi.
Efektifitas Layanan Informasi Dengan Menggunakan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Kemandirian Belajar Siswa Aframa Yeni; Idy Wardah; Sutarto Sutarto; Febriansyah Febriansyah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v16i6.1385

Abstract

Motivasi dan kemandirian belajar siswa sangat penting dalam membantu siswa untuk memperoleh hasil belajar dengan baik dan belajar itu salah satu tugas utama siswa. Kenyataannya, ditemukan fenomena motivasi dan kemandirian belajar siswa yang rendah di SMA Negeri 08 Rejang Lebong,  keinginan siswa kurang untuk belajar, kurangnya pemahaman siswa dalam belajar. Salah satu jenis layanan bimbingan dan konseling  yang bisa digunakan untuk meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa di sekolah adalah layanan informasi dengan media audio visual. Oleh karena itu, rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat  peningkatan motivasi dan kemandirian belajar siswa sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian layanan informasi dengan media audio visual. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkap apakah ada terdapat  perbedaan motivasi dan kemandirian belajar siswa sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian layanan informasi dengan media audio visual  di SMA Negeri 08 Rejang Lebong. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model Quasi Eksperiment dengan  One Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah siswa kelas X SMA Negeri 08 Rejang Lebong dengan jumlah siswa 102 orang dan sampel sebanyak 32 orang yang ditentukan secara purposive. Cara pengumpulan data melalui skala  Likert. Data dianalisis dengan menggunakan Paired Sampels T-Test dengan bantuan SPSS versi 20.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum layanan informasi dengan media audio visual efektif untuk meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa di sekolah. Secara khusus terdapat perbedaan motivasi dan kemandirian belajar siswa di sekolah pada pre-test dan post-test setelah pemberian perlakuan menggunakan layanan informasi dengan media audio visual. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa motivasi dan kemandirian belajar siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan informasi dengan media audio visual. Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya melaksanakan layanan informasi dengan media audio visual di sekolah oleh konselor sekolah sehingga dapat meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa di sekolah.

Page 26 of 118 | Total Record : 1180


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026) Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies) Vol. 19, No. 6 : Al Qalam (November 2025) Vol. 19, No. 5 : Al Qalam (September 2025) Vol. 19, No. 4 : Al Qalam (Juli 2025) Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025) Vol. 19, No. 2 : Al Qalam (Maret 2025) Vol. 19, No. 1 : Al Qalam (Januari 2025) Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024) Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024) Vol. 18, No. 4 : Al Qalam (Juli 2024) Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024) Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024) Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024) Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023) Vol. 17, No 5 : Al Qalam (September 2023) Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023) Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023) Vol. 17, No 2 : Al Qalam (Maret 2023) Vol. 17, No 1 : Al Qalam (Januari 2023) Vol. 16, No 6 : Al Qalam (November 2022) Vol 16, No 5: Al Qalam (September 2022) Vol 16, No 4: Al Qalam (Juli 2022) Vol 16, No 3: Al Qalam (Mei 2022) Vol 16, No 2: Al Qalam (Maret 2022) Vol 16, No 1: Al Qalam (Januari 2022) Al Qalam Vol. 15, No. 2, Juli-Desember 2021 Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021 Al Qalam Vol. 14, No. 2, Juli-Desember 2020 Al Qalam Vol. 14, No. 1, Januari-Juni 2020 Al Qalam Vol. 13, No. 2, Juli-Desember 2019 Al Qalam Vol. 13, No. 1, Januari-Juni 2019 Al Qalam Vol. 12, No. 2, Juli-Desember 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 12, No. 1, Januari-Juni 2018 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 24, Juli-Desember 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 11, No. 23, Januari-Juni 2017 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 Al Qalam Vol. 9, No. 17, Januari-Juni 2016 More Issue