cover
Contact Name
Raden Herdian Bayu Ash Siddiq
Contact Email
jitter@widyatama.ac.id
Phone
+62227275855
Journal Mail Official
jitter@widyatama.ac.id
Editorial Address
Jl. Cikutra no 204 A Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JITTER (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan)
Published by Universitas Widyatama
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan (JITTER) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Widyatama, Bandung. Jurnal ini diterbitkan sebagai wahana sosialisasi dan diseminasi hasil penelitian bagi kalangan akademisi maupun masyarakat luas, pada bidang teknologi informasi dan terapannya. Bidang kajian dicakup meliputi sistem informasi, ilmu komputer, jaringan komputer, basis data, kecerdasan buatan, juga beberapa bidang teknik lainnya seperti Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Industri.
Articles 335 Documents
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB PENGELOLAAN INVENTARIS ASET KANTOR DI PT. MPM FINANCE BANDUNG Pasaribu, Johni S.
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.31 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol7.iss3.2021.655

Abstract

Perangkat lunak atau software merupakan suatu perintah program yang terdapat di dalam sebuah komputer dimana ketika dieksekusi oleh usernya akan memberikan sejumlah fungsi sekaligus menampilkan informasi yang diinginkan oleh usernya sesuai kebutuhan yang dibuat sebelumnya. PT. MPM Finance Bandung merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang jasa peminjaman keuangan yang berlokasi di Jl. BKR No.26A, Cijagra, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40265. Setiap instansi atau lembaga baik pemerintah maupun swasta pasti memiliki barang inventaris kantor seperti meja, kursi, komputer, laptop, mobil, motor, dan sebagainya. Barang inventaris adalah daftar yang memuat semua barang milik kantor yang dipakai untuk melaksanakan tugas instansi atau lembaga tersebut. Demikian pula halnya dengan PT. MPM Finance Bandung tidak terlepas dari persoalan inventaris yaitu pengolahan data inventaris masih dilakukan secara manual, yakni belum menggunakan database sebagai penyimpanan data, serta membutuhkan waktu yang lama dalam mengolah data karena data inventaris yang terdaftar tersebut bila dimasukkan ke komputer memakai Microsoft Excel tanpa menggunakan database. Pemanfaatan perangkat lunak dalam pembuatan sistem informasi untuk pengelolaan inventaris diperlukan agar dapat membantu pengumpulan dan pengolahan inventaris dan dapat memudahkan proses pelaporan dan penyimpanan data inventaris serta meminimalisir terjadinya kesalahan manusia. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem informasi ini adalah model Waterfall. Output yang dihasilkan yaitu aplikasi yang membantu melakukan konfigurasi, pendataan, penjumlahan, status aset serta pembuatan laporan informasi aset perusahaan dan letak aset tersebut.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL (STUDI KASUS: SIMPANG TLAJUNG GUNUNG PUTRI, KABUPATEN BOGOR) Leimena, Intan Melenia; Wahyurianti, Syafira; Wiyono, Eko; Rizal, Rikki Sofyan
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.809 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol7.iss3.2021.671

Abstract

The traffic jam in various locations causes a decrease in the road service level and crossroads. To control the level of a traffic jam it is required to improve the intersection performance to reduce barriers, increase capacity, and reduce accidents. The purpose of this final project is to help solve the congestion problem that occurs at the Simpang Tlajung Gunung Putri. The data used are primary data that obtained through field surveys and the secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics of Bogor District and various journals. The data analysis method uses manual calculations in accordance with the Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI 1997). The existing condition of Simpang Gunung Putri Tlajung after being analyzed showed poor results with a capacity of 3676,509 pcu/hour; vehicle volume of 5622,27 pcu/hour; degree of saturated (DS) of 1,53; delay (D) -22,532 sec/pcu; queue probability of 218% (upper limit) and 100% (lower limit) and had a very poor level of intersection service. In overcoming the performance problems of Simpang Tlajung Gunung Putri 9 (nine) alternative solutions were carried out. The solution to the problem used is the last alternative solution, namely a combination of the installation of prohibited stop signs, restrictions on heavy vehicle operating hours, prohibition of turning right from the South approach (Narogong Highway To Cileungsi), the East approach (Wanaherang Highway) made one way to The Cibubur Alternative Road, and the South approach (Narogong Highway To Cileungsi) are made in one way towards Gunung Putri that shows a capacity value of 5695,091 pcu/hour; degree of saturated (DS) of 0,75; delay (D) 12,297 sec/pcu queue probability of 23%-46% and had a service level in category B which means the performance of the intersection is in good condition.
Daftar Isi, Halaman Dewan Redaksi dan Halaman Pengantar Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.241 KB)

Abstract

Daftar Isi, Halaman Dewan Redaksi dan Halaman Pengantar
PENGEMBANGAN DAERAH PELAYANAN AIR MINUM KABUPATEN SERUYAN DENGAN SISTEM ZONASI Kartika Hapsari; Insan Kamal; safri safri
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.503 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.752

Abstract

Pada tahun 2020 cakupan pelayanan air minum SPAM Perkotaan di Kabupaten Seruyan masih sebesar 18,87% dan pelayanan SPAM Perdesaan 30,13%, pelayanan air minum tersebut masih jauh dari target MDG’s sebesar 100%. Salah satu kendalanya yaitu masih terbatasnya kapasitas produksi untuk pelayanan air minum sehingga perlu mencari sumber air baku terdekat yang dapat digunakan untuk melayani kecamatan di Kabupaten Seruyan. Maka pada penelitian ini akan menghitung kebutuhan air minum hingga 20 tahun mendatang dan menganalisis prioritas pengembangan sistem jaringan perpipaan dengan sistem zonasi untuk memaksimalkan pelayanan air minum. Penentuan sistem zonasi berdasarkan pertimbangan wilayah, batas administrasi, batas wilayah perencanaan, masalah teknis ekonomis yang mempengaruhi sistem, pengembangan kota, jarak terhadap sumber air dan kondisi topografi. Metode penelitian yang digunakan yaitu Analisa diskriptif kuantitatif. Hasil analisis kebutuhan air minum pada tahun 2040 didapatkan sebesar 1243,4 l/dt dengan jumlah pelayanan 501.154 jiwa atau 100.230 SR dengan kebutuhan air rata-rata sebesar 829 l/dt. Pembagian zona pelayanan air minum sebanyak 10 zona. Dengan pembagian prioritas pelayanan berdasarkan zonasi yaitu prioritas 1 dan 2 (Zona VIII Kec. Seruyan Raya, Zona IX Kec. Batu Ampar dan Zona X Kec. Suling Tambun) dan prioritas 2 dan 3 (Zona I Kec. Seruyan Hilir, Zona II Kec. Danau Sembuluh, Zona III Kec. Hanau, Zona IV Kec. Seruyan Tengah, Zona V Kec. Seruyan Hilir Timur, Zona VI Kec. Seruyan Hulu, Zona VII Kec. Danau Seluluk). Potensi sumber air baku yang dapat digunakan yaitu dengan sumber air permukaan (Sungai Seruyan) dan sumber air tanah dalam untuk daerah yang tidak terlayani air minum perkotaan. Kata kunci : SPAM, sistem zonasi, Kab. Seruyan
PERANCANGAN APLIKASI CALON PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM: PERANCANGAN APLIKASI CALON PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM Ari Purno Wahyu; Ria Fatimah Setiawati
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.217 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.754

Abstract

Sumber Daya Manusia di Yayasan Pendidikan Telkom dikelola oleh suatu Unit dibawah Direktorat General Support yaitu Human Capital. Salah satu tugas utama Unit ini yang sangat penting ialah memilih Sumber Daya yang berkualitas dan kompeten untuk mengisi kebutuhan dan formasi di Yayasan sehingga visi dan misi Yayasan dapat terwujud. Saat ini, dalam proses seleksi Calon Pegawai masih dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi komputer Microsoft Office dan belum terdokumentasi dengan baik. Adapun solusi yang dimaksud antara lain membuat sebuah perancangan aplikasi rekrutasi calon pegawai berbasis web sehingga dengan diterapkannya sistem baru ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja unit Human Capital sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam mencari sumber daya yang tepat.
ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN CLUSTER ANALYSIS DI KOTA BOGOR BERBASIS WEBGIS Lulu Lutfi Latifah; Sahid Agustian Hudjimartsu; Iksal Yanuarsyah
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.064 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.760

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu permasalahan yang sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia terutama di Kota Bogor. Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas yang di peroleh dari Unit Laka Lantas Polresta Kota Bogor mengalami pergerakan yang fluktuatif. Pemanfaatan data kecelakaan juga masih kurang optimal. Hal ini menyebabkan sulitnya untuk mengetahui daerah yang memiliki tingkat kerawanan. Untuk mengatasi masalah tersebut pada Penelitian ini dibuat suatu analisis untuk menentukan daerah rawan kecelakaan lalu lintas dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis untuk memetakan sebaran lokasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis daerah rawan kecelakaan adalah menggunakan Algoritma K-Means Cluster. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa tingkat kerawanan paling banyak terjadi dari tahun 2014-2019 berada di kecamatan tanah sareal di ruas jalan K.H. Sholeh Iskandar. Selain itu beberapa kejadian laka terjadi di jalan tikungan, persimpangan jalan, jalur keluar-masuk kendaraan. Hasil dari penelitian ini adalah peta daerah rawan kecelakaan lalu lintas yang ditampilkan dalam bentuk WebGIS.
ANALISA NERACA AIR UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) CIPANAS, GARUT Sulwan Permana; Gugus Kusdinar; Risa Kristalia N
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.735 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.770

Abstract

Kawasan Cipanas Garut merupakan kawasan wisata yang terkenal dengan lokasi pemandian air panas alami. Pada kawsan ini terjadi eksploitasi besar-besaran terhadap air tanah dengan sumur bor oleh hotel dan pemukiman. Untuk mengurangi eksploitasi terhadap air tanah maka diperlukan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang bersumber dari air permukaan. Lokasi rencana intake SPAM berada pada 2 lokasi. Lokasi intake 1 adalah saluran yang berada di depan Danau Dariza Resort Hotel dan lokasi titik intake 2 adalah saluran yang berada di depan Cahaya Villa Hotel. Rencana cakupan wilayah pelayanan SPAM Cipanas adalah hotel dan pemukiman di Kelurahan Langensari dan Kelurahan Panunjang. Kebutuhan total air di setiap intake adalah 40.12 L/s (intake 1) dan 90.12 L/s (intake 2). Secara kualitas air, intake 1 memiliki kualitas air lebih baik dibanding intake 2 namun masih diperlukan pengolahan air untuk menurunkan tingkat BOD dan TP. Berdasarkan hasil neraca air, ketersediaan air intake 1 masih dalam status berlebih atau mampu memenuhi kebutuhan air total (pada Q70%) sedangkan intake 2 tidak dapat memenuhi kebutuhan air total (pada Q%), air hanya dapat dipenuhi selama 4 bulan sedangkan pada sisa 8 bulan selanjutnya terjadi defisit air.
PERENCANAAN EMBUNG HIANG, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT Sulwan Permana; Agus Ramdani; Risa Kristalia N
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.256 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.771

Abstract

Embung Hiang adalah embung desa yang terletak di Desa Haur Kuning Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Embung Hiang merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan embung desa. Prioritas utama dari pemanfaatan embung ini adalah mengairi irigasi dan pariwisata. Lokasi rencana embung ideal secara topografi karena pada area cekungan dan dekat dengan areal irigasi sehingga penyaluran air dekat. Dengan luas DAS sebesar 34,86 Ha, embung akan memiliki area genangan sebesar 1 Ha dengan kapasitas tampung sebesar 9800 m3. Embung Hiang merupakan embung prioritas pembangunan dengan skor 57,69, yang akan melayani daerah irigasi seluas 30Ha, dengan rata-rata kebutuhan irigasi sebesar 0,76 l/s/ha. Berdasarkan hasil neraca air, embung dapat memenuhi kebutuhan air pada bulan November – Maret dan Mei – September. Sedangkan pada bulan April dan Oktober terdapat kekurangan air. Debit banjir rencana 100 tahun pada embung Hiang sebesar 7,05 m3/s. Potensi laju sedimen pada embung Hiang sebesar 7,502 ton/tahun atau 8,253 m3/tahun.
ANALISIS DAMPAK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA (SID) TERHADAP TATA KELOLA PEMERINTAHAN Ucu Nugraha; Yani Iriani; Riki Ridwan Margana
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.326 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.792

Abstract

Currently, rural areas are a sector that the government pays attention to, as is the case in West Java province, in 2021 disbursing Bankeu of approximately Rp. 130 million per village for 5,312 villages in West Java. This is very risky for fraud to occur, so there is a need for openness in financial management, one of which is the delivery of up to date information through online media in the form of a Village Information System. Various information owned by the village can be easily and quickly conveyed, whether it is about development, MSMEs, PKK activities, Youth Organizations, and so on. The results of SID implementation are manifested in the form of a web that can provide services and open village information to all village residents or stakeholders, and as an effort to support the welfare of village communities.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN MASYARAKAT DESA BERBASIS DIGITAL Muhammad Rozahi Istambul; Aminuddin; Hari Supriadi
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.117 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol8.iss2.2022.793

Abstract

The village is the smallest part of the government so that the implementation of various performances must refer to the rules that apply to the government. One of the things that are the obligation of a village is that it is necessary to transparently show its performance to the community in the village concerned. This is nothing but to provide various information that the community needs to know when it will take care of various needs and require approval or recognition from the village as a form of authority in the government. Another very important performance is managed by the village apparatus, namely the service of a certificate which is very much needed by the village community. These various types of certificates, of course, will be one of the requirements for the community to complete their affairs, which indeed often ask for statements from the village. The service information system is a system that has a very important role in government and the development of population data administration, which is directed at fulfilling the rights of every citizen. In line with the direction of carrying out population data collection, population registration and civil registration as population sub-pillars need to be organized as well as possible, in order to provide benefits in improving governance and development, where population data management is the responsibility of the Regency/City Government, in its implementation starting from Rt/Rw/Village and Sub-district as the spearhead of population data collection. Based on the background of the problem above, a digital-based village service information system will be built. The service information system will be used within the scope of Ciwaruga Village, Parongpong District, West Bandung Regency.