cover
Contact Name
M. Syukri Ismail
Contact Email
msyukri_ismail@staiyasnibungo.ac.id
Phone
+6282278916431
Journal Mail Official
jurnalnurelislam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Sumatera KM.04 Sungai Binjai Kec. Bathin III Kab. Bungo Provinsi Jambi Kode Pos 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 23377828     EISSN : 25276263     DOI : -
NUR EL-ISLAM Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan the journal is published by Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia. It’s dedicated for the publication of scientific articles in Islamic Education, Islamic Economics and Religious Studies. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, April and October in printed and online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals.
Articles 492 Documents
KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM HAL PELAYANAN PUBLIK Muzanni .
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 2 No 1 (2015): (April 2015)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Birokrasi perizinan adalah salah satu kendala bagi perkembangan dunia usaha di pusat, maupun di daerah. Dari beberapa hasil study menyatakan bahwa, proses perizinan banyak yang belum memiliki  kejelasan prosedur, berbelit-belit, tidak transfaran, waktu yang tidak menentu dan tingginya biaya yang harus di keluarkan belum lagi adanya pungutan yang tidak resmi. Masyarakat harus berbolak-balik dari satu kantor ke lain kantor dan dari satu meja ke meja lain, hal ini selanjutnya membuat masyarakat selaku penikmat layanan yang seharusnya di layani dengan baik, tapi seolah-olah di permainkan oleh aparat dengan tanpa bisa melakukan reaksi berupa tuntutan atau pengaduan, sehingga berakibat munculnya citra buruk bagi kinerja pemerintah dan menurunnya kepercayaan.  Kata Kunci : Pelayanan publik, Bagi kepentingan rakyat
MOTIVASI BELAJAR SANTRI DI PONDOK PESANTREN MADITUL ILMI ISLAMIYAH NAGARI SUNGAI SARIAK KECAMATAN VII KOTO KABUPATEN PADANG PARIAMAN Loli Setriani; Yeni Erita
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 3 No 2 (2016): (Oktober 2016)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat motivasi belajar santri di pondok pesantren nagari sungai sariak kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini dikategorikan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, misalnya prilaku, persepsi, motivasi, tindakan dll, secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Informan pada penelitian ini adalah, semua santri pesantren di Madinatil Ilmi Islamiah Sungai Sariak Kota Padang Pariaman. Berdasarkan wawancara dengan beberapa siswa pesantren bahwa motivasi belajar santri pesantren hampir 80% motivasi belajarnya bagus. Bagusnya motivasi belajar santri di sana bisa kita lihat dari cara dan kemampuan santri tersebut dari menangkap pelajaran. Santri pesantren tersebut sangat aktif sekali mencari informasi-informasi mengenai materi pelajarannya, ketika ustazdnya menjelaskan materi santri tersebut begitu antusias mendengarkan dan memperhatikan penjelasan, hasil dari penjelasan ustazd yang sulit, santri tersebut berusaha pula menemukan cara untuk menyelesaikannya. Setiap tugas yang di berikan ustad di kerjakan secara berkelompok untuk menyelesaikannya. Pesantren ini tidak memiliki ruang belajar atau pun kelas untuk proses belajar mengajar, apabila santri ini ingin belajar maka santri ini pergi menemui ustazd dan belajarnya ditempat tinggal mereka sendiri, proses belajar nya yang disebut belajar duduk. Walaupun santri pesantren tersebut tidak memiliki kelas atau ruang belajar, mereka tetap mempunyai motivasi yang sangat kuat dalam belajar.      Kata Kunci : Motivasi, Belajar, Pondok Pesantren        
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESIONALITAS GURU DAN MOTIVASI UNTUK MENJADI GURU Soni Yuda Ariyanto
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 3 No 2 (2016): (Oktober 2016)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi tentang profesionalitas guru dan motivasi menjadi guru Pendidikan Kewarganegaraan yang professional kaitannya dengan kedisiplinan belajar mahasiswa adalah suatu proses yang menyangkut anggapan seseorang mengenai  disertai perubahan energi di dalam pribadi seseorang yang timbul karena dipengaruhi faktor intrinsik (dari dalam diri pribadi) maupun faktor ekstrinsik (dari luar diri pribadi) untuk mencapai tujuan yaitu menjadi pendidik yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan,dan keahlian secara khusus, guna menciptakan suatu kondisi yang terbentuk melalui proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteratutan dan atau ketertiban.   Kata Kunci: Persepsi Mahasiswa, Profesionalitas guru, Motivasi Guru
MEMINANG DALAM ISLAM Sulaeman .
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 3 No 2 (2016): (Oktober 2016)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam membangun rumah tangga dibutuhkan proses yang sangat panjang, dan setiap daerah mempunyai tradisi yang berbeda dengan daerah yang lain. Membangun keluarga untuk menjadikan anggota keluarga bahagia di dunia dan di akherat. Salah satu proses memulai keluarga dalam Islam dengan meminang. Makalah ini mengkaji bagaimana meminang dalam Islam, apa saja perumusan peminangan dalam Islam, faktor pendukung dan penghambat dalm perumusan peminangan dalam Islam. Dalam Islam memimang mempunyai beberapa makna dan cara. Memimang sangat diperlukan untuk saling mengenal antara pasangan pernikahan, nanti tidak ada penyesalan setelah pernikahan. Dengan begitu mampu membangun keluar sakinah dan mawaddah. Kata Kunci : Meminang, Islam, Keluarga
BAURAN PEMASARAN HOME INDUSTRI OLAHAN DODOL KENTANG DI DESA LUBUK NANGGODANG KABUPATEN KERINCI Fitria Carli Wiseza
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 3 No 2 (2016): (Oktober 2016)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industry rumah tangga (home industri) merupakan salah satu usaha yang terdapat di desa. industri rumah tangga dikategorikan sebagai industri kecil, tetapi dalam proses atau aktivitas sehari-hari industri ini melibatkan tenaga kerja yang mayoritas berasal dari penduduk setempat. Berdasarkan UUD 1945 tentang kesejahteraan rakyat  Pada Pasal 27 ayat 2 “Tiap-tiap warga negara berhak akan pekerjaan dan kehidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Berhak akan pekerjaan artinya anti pengangguran. Kehidupan yang layak bagi kemanusiaan artinya anti kemiskinan. Dengan demikian Pembangunan Nasional ditujukan untuk membentuk suatu human society. Cita-cita mulia Pasal 27 ayat 2 yang tak tersentuh amandemen ini jauh mendahului MDGs. Pasal 27 (ayat 2) UUD 1945 mengenai hak pekerjaan dan kehidupan rakyat yang layak bagi kemanusiaan yang hingga kini terabaikan ini akan makin tersisih oleh kebijakan ekonomi yang tidak nasionalistik, yaitu yang tidak mengutamakan produksi dalam-negeri.  Berkaitan dengan home industry tentu sangat dibutuhkan pemasaran yang baik agar mendapatkan hasil yang baik pula nantinya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif bertujuan untuk memperoleh gambaran sejauh mana pemasaran home industry dodol kentang. Kata kunci:  Pemasaran, home industry(dodol kentang), perekonomian. 
AL-RUJU’ ILA AL-QUR’AN WA AL-SUNNAH (Perspektif Muhammadiyah) M. Syukri Ismail
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 1 No 2 (2014): (Oktober 2014)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an dan Sunnah merupakan sumber ajaran agama Islam, dan mempunyai banyak penafsiran yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuan penafsir yang bersangkutan. Sehingga memunculkan bermacam kritikan yang menyebutkan bahwa banyak penafsiran terhadap Al-Qur’an dan Sunnah yang tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Rasulallah saw. muncullah gerakan yang ingin mengembalikan kepada Al-Qur’an dan Sunnah yang benar yang dimotori oleh para ulama, pemikir, dan organisasi Islam, salah satunya Muhammadiyah. Artikel ini mencoba mengkaji makna Al-Ruju> Ila Al-Qur’an wa Sunnah dalam perspektif Muhammadiyah. Muhammadiyah sendiri mempunyai perbedaan dalam memahami makna al-Ruju> ila al-Qur’an wa al-Sunnah, sehingga memunculkan beberapa kelompok yang setiap peneliti memberikan nama masing-masing kelompok tersebut, namun yang lebih netral mengambil istilah “Islam murni” dan “Islam progresif”. “Islam murni” lebih kepada berpegang erat pada pembacaan yang lebih mapan dan literal terhadap sumber ajaran Islam yaitu al-Qur’an dan Sunnah, sementara “Islam Progresif” menekankan pada pembacaan al-Qur’an dan Sunnah pada tafsir modernis dan penafsiran kontekstual. Kata Kunci : Al-Qur’an, Sunnah, Muhammadiyah, Islam Progresif
THE ROLE OF ISLAMIC EDUCATION TEACHERS OF EARLY AGE IN THE ERADICATION OF ILLITERACY IN INDONESIA Choirul Mahfud
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 5 No 1 (2018): (April 2018)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v5i1.94

Abstract

Teachers are educational heroes. Progressive retreat of educational practices in a country is also determined by the role of the teacher. In this context, it is necessary and important to evaluate and discuss further how the portrait of reality (das sollen) and ideality (das sein) concerning teachers of Islamic religious education of early age in Indonesia. Therefore, this study focuses on the teacher's problem between ideality and reality. This study was written using qualitative data that derived from references and literature books, news, journals and opinions in mass media and other relevant sources in this study. This research focuses on the following important questions: Firstly, what and how is the role of early Islamic education teacher in literacy eradication in Indonesia? Second, how are the supporting factors and obstacles to the role of early Islamic education teachers in literacy eradication in Indonesia? Thirdly, what are the solutions and policy recommendations on the role of Islamic education teachers in literacy eradication in Indonesia? Keywords: PAI Teachers, Illiteracy, Ideality and Reality
KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DITINJAU DARI ASPEK EMOSI DIRI (Studi Tokoh Rektor Universitas Gadjah Mada Periode 2014-2017) Mona Novita
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 5 No 1 (2018): (April 2018)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v5i1.95

Abstract

Penelitian ini berawal dari keingintahuan dan analisis mendalam peneliti dalam melihat pola kepemimpinan perempuan dalam perspektif psikologi ditinjau dari aspek emosi diri. Di sini, peneliti mengkaji tokoh seorang perempuan yang menjadi pemimpin suatu lembaga Perguruan Tinggi (PT) di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yaitu Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. Beliau adalah satu (1) dari empat (4) Rektor Perempuan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Indonesia. Hal yang menggelitik peneliti dalam penelitian ini adalah melihat fakta bahwa hanya sedikitnya (4 orang) sebuah perguruan tinggi dipimpin oleh perempuan jika dibandingkan dengan jumlah PTN di Indonesia yaitu sebanyak 97 buah. Padahal dari keseluruhan lulusan terbaik universitas di dunia, 65 % nya adalah perempuan. Peneliti ingin mengetahui bagaimana kebenaran teori Daniel Golemen yang menyatakan bahwa kecerdasan emosional merupakan penyumbang kesuksesan terbesar (80 %) dibandingkan kecerdasan lainnya terhadap kepemimpinan perempuan. Pada penelitian studi tokoh ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskripstif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah data dokumentasi tertulis dan lembaran wawancara tidak langsung. Hasil penelitian menujukkan bahwa kepemimpinan Prof. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D sebagai Rektor UGM periode 2014-2017 telah memenuhi ciri kepemimpinan perempuan yang baik yaitu (1) interactive leadership dan (2) berbagi kekuatan serta informasi. Selain itu, Prof Rita memiliki kecerdasan emosional yang membuatnya dapat menghasilkan keputusan yang akurat dalam pencapaian visi dan misi UGM dengan gaya kepemimpinan top-down yang diterapkannya. Dengan kecerdasan emosional yang dimilikinya, Prof. Dwikorita Karnawati, MSc., Ph.D berhasil menjalin kerjasama (MoU) dengan Perguruan Tinggi Asing di lebih 10 Negara.Kata kunci: Kepemimpinan, Perempuan, Psikologis, Emosi Diri.
PERANAN KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) BERBASIS MASYARAKAT Sugeng Kurniawan
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 5 No 1 (2018): (April 2018)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v5i1.96

Abstract

Pendidikan anak usia dini atau PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak dua tahun sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan dengan memberi rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Diperlukan kesadaran serta program terpadu yang melibatkan masyarakat dan pemerintah untuk menjadikan pelaksanaan PAUD sebagai gerakan nasional. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran tentang sebuah lembaga PAUD yang personelnya memiliki pola kepemimpinan yang mampu memberikan motivasi, mengayomi dan juga mampu utuk mengemban tanggung jawab yang diberikan. Peranan kepemimpinan visioner merupakan salah satu langkah yang sangat setrategis dalam mewujudkan tujuan pendidikan khususnya lembaga PAUD. Artikel ini merupakan hasil penelitian studi kepustakaan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa peranan kepemimipinan pendidikan yang visioner merupakan kepemimpinan yang berkualitas. Adapun ciri-ciri pemimpin yang berkualitas, yaitu: memiliki intregitas pribadi, memiliki antusiasme terhadap perkembangan yang dipimpinnya, mengembangkan kehangatan, budaya, dan iklim organisasi, memiliki ketenangan dalam manajemen organisasi dan tegas dan adil dalam mengambil tindakan/ kebijakan kelembagaan. Kesimpulan artikel ini menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner sangat diperlukan oleh lembaga PAUD dalam rangka mewujudkan manajemen PAUD yang handal dan memilki daya saing yang tinggi sebagai pondasi generasi yang memiliki akhlak dan budi pekerti baik yang mampu menciptakan lingkungan yang aman dan tentram. Kata kunci: Kepemimpinan visioner, Manajemen PAUD,                    PAUD berbasis Masyarakat.
IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING SKILL BY USING VIDEO AT FIRST SEMESTER OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDENTS OF STAI YASNI MUARA BUNGO Novi Riani
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 5 No 1 (2018): (April 2018)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v5i1.97

Abstract

 Berbicara (speaking) merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai oleh siswa. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan selama mengajar, permasalahan yang dihadapi sebagian besar mahasiswa pada Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) adalah banyaknya mahasiswa yang mendapat nilai yang tidak memuaskan. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya siswa kurang mempunyai pengetahuan Bahasa Inggris secara baik, sehingga sulit mengekspresikan ide lewat komunikasi berbahasa Inggris. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini untuk menerangkan seberapa jauh strategi menggunakan video bisa meningkatkan ketrampilan menerangkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peningkatan ketrampilan berbicara mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas 4 kali pertemuan. Penelitian ini adalah siswa mahasiswa semester satu pada Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes, observasi, catatan lapangan dan wawancara dan setiap akhir siklus diberikan test. Dalam mengumpulkan data peneliti dibantu oleh seorang dosen Bahasa Inggris sebagai kollaborator. Temuan dalam  penelitian ini menunjukan bahwa ketrampilan berbicara meningkat setelah menggunakan video. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni, materi, media, aktivitas kelas, pengelolaan kelas, strategi guru dan pendekatan guru. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan video mampu meningkatkan ketrampilan berbicara mahasiswa pada semester satu Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) STAI Yasni Muara Bungo. Kata Kunci : Video, Peningkatan, Ketrampilan Berbicara