cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 163 Documents
HUBUNGAN ANTARA NEUROTICSM (BIG FIVE PERSONALITY) DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWA ESA UNGGUL Septiani, Astri Philia
Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractStudents are required to prioritize college affairs. But in fact there are some students who come to college with the appearance of glamor, dressed up or dressed redundant, and tend to behave consumptive. One of the factors that can influence consumer behavior is prone to emotional personality, with a tendency neuroticsm personality type. The purpose of this study was to determine the corelations between neuroticsm with consumer behavior. The reliability coefficient (α) 0943 to the variable neuroticsm and (α) 0946 for consumer behavior. Based on statistical test results, obtained sig.0.000 value (p <0.05) with correlation (r) of 0520, meaning that there is a positive relationship between neuroticsm with consumer behavior in students Esa Unggul. Neuroticsm influence to behave consumption by 27% (r2 = 0520 = 27%) Keywords: neuroticsm, big five personality, consumer behavior, students of esa unggul university AbstrakMahasiswa dituntut untuk lebih mengutamakan urusan kuliah. Namun pada kenyataannya ada beberapa mahasiswa yang datang kuliah dengan penampilan yang glamour, berdandan atau berpenampilan berlebihan, dan cenderung berperilaku konsumtif. Salah faktor yang dapat mempengaruhi perilaku konsumtif adalah kepribadian yang rentan terhadap emosi, dengan kecenderungan tipe kepribadian neuroticsm. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara neuroticsm dengan perilaku konsumtif. Koefisien reliabilitas (α) 0.943 untuk variabel neuroticsm dan (α) 0.946 untuk perilaku konsumtif. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh nilai sig.0.000 (p<0.05) dengan korelasi (r) sebesar 0.520, artinya terdapat hubungan positif antara neuroticsm dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa Esa Unggul. Neuroticsm berpengaruh untuk berperilaku konsumtif sebesar 27% (r2= 0.520 = 27%) Kata kunci : neuroticsm, big five personality, perilaku konsumtif, mahasiswa esa unggul
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR DITINJAU DARI PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN (STUDI PADA MAHASISWA KELAS PSIKOMETRI, FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ESA UNGGUL) Rozali, Yuli Azmi
Jurnal Psikologi Vol 11, No 02 (2013): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerbedaan Motivasi Belajar ditinjau dari Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Studi Pada Mahasiswa Kelas Psikometri, Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul). Perubahan paradigma dalam pembelajaran dari metode pengajaran dari metode Teacher Centered Learning (TCL) menjadi Student Centered Learning (SCL). Perubahan paradigma ini adalah salah satu cara dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Salah satu metode pembelajaran dalam SCL adalah metode pembelajaran berbasis pengalaman. Metode pembelajaran berbasis pengalaman adalah suatu metode pembelajaran dengan cara mengkonstruksi pengetahuan melalui transformasi pengalaman. Ketika individu terlibat aktif dalam proses belajarnya maka individu tersebut akan belajar jauh lebih baik. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain statistic group design atau nonequivalent posttest only design karena tidak dilakukan randominasi untuk membentuk kelompok eksperimen  (KE). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh yaitu 32 mahasiswa yang mengikuti kelas psikometri. Teknik pengambilan data dilakukan melalui alat ukur berupa kuesioner. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas pada alat ukur motivasi belajar diperoleh 30 aitem valid, dengan tingkat alpha (α) sebesar = 0,964. Berdasarkan hasil uji paired sampel t-test diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar pada mahasiswa kelas psikometeri setelah dilakukan intervensi metode pembelajaran berbasis pengalaman (t= -12,285, sig (p)= 0.000 < 0.01). Metode pembelajaran berbasis pengalaman dalam penelitian ini dapat menjadi model intervensi untuk meningkatkan motivasi belajar pada materi lainnya yang sejenis. Kata Kunci: student centered learning, teacher centered learning, pembelajaran berbasis pengalaman
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITI DAN INTELIGENSI DENGAN KREATIVITAS Setyabudi, Iman
Jurnal Psikologi Vol 9, No 01 (2011): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adversiti dan inteligensi dengan kreativitas. Subyek penelitian adalah siswa-siswi di Sekolah Menengah Umum Tujuh Belas Agustus 1945 sebanyak 142 orang siswa yang diambil melalui teknik random sampling.Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ada korelasi antara adversiti dan inteligensi dengan kreativitas, koefisien korelasi sebesar  R = 0.264 dan harga F =  5.191,  db = 2 ; 139  dengan  p = 0.003 ( < 0.010 ). Hasil analisis dengan menggunakan korelasi parsial diperoleh nilai r = 0.141 dan p = 0.045 yang berarti ada korelasi yang signifikan antara adversiti dengan kreativitas dengan mengendalikan inteligensi. Korelasi antara inteligensi dengan kreativitas diperoleh nilai r = 0.225 dan p = 0.003, yang berarti ada korelasi antara inteligensi dengan kreativitas. Kata Kunci : adversiti, inteligensi, kreativitas
HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS (PSYCHOLOGICAL WELL BEING) PADA KARYAWAN CLEANER (STUDI PADA KARYAWAN CLEANER YANG MENERIMA GAJI TIDAK SESUAI STANDAR UMP DI PT. SINERGI INTEGRA SERVICES, JAKARTA) Tanujaya, Winda
Jurnal Psikologi Vol 12, No 02 (2014): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSetiap karyawan yang bekerja pada suatu organisasi mempunyai harapan mendapatkan gaji yang sesuai dengan standar UMP. Pada kenyataannya, terdapat karyawan yang menerima gaji tidak sesuai dengan standar UMP memiliki tingkat turnover yang rendah, merasa senang, bersyukur dan menerima diri apa adanya. Perasaan-perasaan yang muncul dari evaluasi pengalaman bekerja dan hidup menjadi indikasi yang berkaitan antara kepuasan kerja dan kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan kesejahteraan psikologis di PT. SINERGI Integra Services. Penelitian ini adalah penelitian dengan jenis penelitian korelasional, yaitu untuk mengungkapkan hubungan timbal balik antar variabel yang diteliti. Teknik analisa yang dalam penelitian ini adalah teknik korelasi koefisien kontingensi dengan uji statistik menggunakan chi-square. Sampel penelitian ini adalah karyawan cleaner PT. SINERGI Integra Services yang menerima gaji tidak sesuai standar UMP. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner kepuasan kerja mengacu pada teori Locke, sedangkan kesejahteraan psikologis  mengacu pada teori Ryff. Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi chi-square diperoleh korelasi positif 0,577 dengan sig (p) 0,000. Dengan demikian hipotesis penelitian ini diterima, yaitu ada hubungan positif agak rendah yang signifikan antara kepuasan kerja dengan kesejahteraan psikologis. Artinya, semakin karyawan merasakan kepuasan kerja, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis.Kata kunci: kepuasan kerja, kesejahteraan psikologis, gaji
GAMBARAN PENERIMAAN DIRI PADA PENDERITA PSORIASIS Izzati, Aida; Waluya, Olivia Tjandra
Jurnal Psikologi Vol 10, No 02 (2012): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKulit merupakan bagian yang terluas dari tubuh. Kondisi kulit sangat mempengaruhi penilaian orang lain dan diri sendiri, sehingga bila terdapat penyakit pada bagian ini lebih cepat direspon oleh orang lain. Penyakit kulit yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah psoriasis. Psoriasis adalah penyakit kulit dimana penderita mengalami pergantian kulit terlalu cepat (2-4 hari), kemunculannya untuk jangka waktu lama, bersifat residif (hilang-timbul), dan terjadi perubahan pada penampilan kulitnya. Setiap individu akan berespon berbeda atas perubahan tersebut. Hal ini tergantung pada penerimaan dirinya. Dalam penelitian ini, penerimaan diri dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dirinya. Kata kunci: penerimaan diri, psoriasis, penderita
EFEKTIFITAS METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SAINS SISWA SMA KELAS X JURUSAN IPA TA 2016/2017 DI SMA DHARMA PUTRA Saputra, Denny Surya
Jurnal Psikologi Vol 15, No 2 (2017): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractsAs the curriculum develops in all its reforms in the world of education and in order to succeed and respond to curriculum changes, SMA Dharma Putra also participates in developing the 2013 curriculum through everyday learning innovations. In particular, in terms of the application of learning methods that can make students more active in constructing knowledge because the current 2013 curriculum (K13) requires learning that does not rely on the role of the teacher completely and the students have been subjected to science and social studies majors since class X ( ten). One effort of SMA Dharma Putra in creating an atmosphere of learning that leads students more actively is through peer tutoring method that has been started since 2016/2017 academic year. The application of peer tutor learning methods began to be applied in class X (ten). Peer tutor learning method is very useful for science and social science majors, especially in science majors because the field of science study has many opportunities to be studied by peer tutor methods. The purpose of the research conducted is to determine the effectiveness of peer tutors learning methods to science learning achievement. The research method used is quasi-experimental method. This study only has one study group alone without having a comparison group. Wilcoxon test results showed that the value of Z of -4.155 and the significance (p) of 0.000 (<0.05), then proves that peer tutor learning methods conducted by SMA Dharma Putra in grade X majoring in science significantly influence on learning achievement Science. Learning achievement after peer tutor learning method becomes more leverage than learning achievement before peer tutor learning method applied. Keywords: learning method, peer tutor, learning achievement of science, student AbstrakSeiring berkembangnya kurikulum dalam segala pembaruannya di dunia pendidikan dan dalam rangka mensukseskan dan meresponi perubahan kurikulum yang ada, SMA Dharma Putra pun juga turut berpartisipasi dalam mengembangkan kurikulum 2013 melalui inovasi pembelajaran yang diterapkan sehari-hari. Secara khusus, dalam hal penerapan metode pembelajaran yang dapat membuat siswa lebih aktif dalam mengkonstruksi pengetahuan karena kurikulum 2013 (K13) yang saat ini  sedang berkembang menuntut pembelajaran yang tidak mengandalkan peranan guru sepenuhnya dan para siswa sudah dijuruskan ke jurusan IPA dan IPS sejak kelas X (sepuluh). Salah satu upaya SMA Dharma Putra dalam menciptakan suasana pembelajaran yang mengarahkan siswa lebih aktif adalah melalui metode pembelajaran tutor sebaya yang telah dimulai sejak tahun ajaran 2016/2017. Penerapan metode pembelajaran tutor sebaya ini mulai diterapkan di kelas X (sepuluh). Metode pembelajaran tutor sebaya sangat bermanfaat bagi jurusan IPA dan IPS, secara khusus di jurusan IPA karena bidang studi sains memiliki banyak peluang untuk dipelajari dengan metode tutor sebaya. Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran tutor sebaya terhadap prestasi belajar sains. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Penelitian ini hanya memiliki satu kelompok penelitian saja tanpa memiliki kelompok pembanding. Hasil perhitungan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai Z sebesar -4,155 dan nilai segnifikansi (p) sebesar 0,000 (< 0,05),  maka membuktikan bahwa metode pembelajaran tutor sebaya yang dilakukan oleh SMA Dharma Putra di kelas X jurusan IPA berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar Sains. Prestasi belajar sesudah metode pembelajaran tutor sebaya menjadi lebih maksimal dibanding prestasi belajar sebelum metode pembelajaran tutor sebaya diberlakukan. Kata kunci : metode pembelajaran, tutor sebaya, prestasi belajar sains, siswa-siswi
POSITIVE PARENTING PROGRAM (TRIPLE P) SEBAGAI USAHA UNTUK MENURUNKAN PENGASUHAN DISFUNGSIONAL PADA ORANGTUA YANG MEMPUNYAI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (DENGAN DIAGNOSA AUTIS DAN ADHD) Wijaya, Yeny D
Jurnal Psikologi Vol 13, No 01 (2015): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to look at the effectiveness of the Positive Parenting Program (Triple P) to reduce the dysfunctional parenting to parents who have children with special needs. Subjects were parents that have children with special needs, with the diagnosis of children with autism and ADHD. This samples base on the results of the assessment showed symptoms of negative emotions when caring with their child.Triple P adapted and modified from Subekti (2010) material provided consisting of psychoeducation about understanding Positive Parenting Program Triple P function to improve the social skills of children and how to perform self-regulation of emotion and reflection. Measuring tool used is dysfunctional parenting scale of Subekti (2010) .The result showed that the statistical test with different test Wilcoxon Signed Ranks Test with SPSS 18.0 for Windows shows the probability value 0.167 (p> 0.05). It can be seen that there is no change in dysfunctional parenting between the groups before and after training of Triple P. Keywords : Triple P, dysfunctional parenting, parents with autistic and ADHD AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas Positive Parenting Program (Triple P) untuk menurunkan pengasuhan disfungsional pada orangtua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus. Subjek penelitian adalah orangtua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus,dengan diagnosa anak autis dan ADHD, dan dari hasil asesmen yang menunjukkan adanya gejala emosi negatif ketika mengasuh anaknya.Triple P diadaptasi dan dimodifikasi dari Subekti (2010) materi yang diberikan terdiri dari psikoedukasi tentang pemahaman Positive Parenting Program, fungsi Triple P untuk meningkatkan ketrampilan sosial anak dan cara melakukan regulasi emosi serta refleksi diri. Alat ukur yang dipakai adalah skala pengasuhan disfungsional dari Subekti (2010).Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji statistik dengan uji beda Wilcoxon Signed Ranks Test denganm bantuan program SPSS 18.0 for windows menunjukkan nilai probabilitas 0,167 (p>0,05). Hal ini dapat dilihat bahwa tidak terdapat perubahan pengasuhan disfungsional antara kelompok sebelum dan sesudah pelatihan Triple P. Kata Kunci: Triple P, pengasuhan disfungsional, orangtua dengan autis dan ADHD
PENGARUH TRAIT KEPRIBADIAN TERHADAP GAYA HIDUP HEDONISME PRAMUGARI MASKAPAI “LA Handayani, Andi; Wijaya, Yeni Duriana
Jurnal Psikologi Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractFlight attendant profession demands to look beautiful and attractive, directs them to do hedonism lifestyle. As well as,flight attendant as its brand company image its one of the reason they do hedonism lifestyle, and they do in different ways. One of the factors that influence hedonism lifestyle is a personality trait which have by each people.The purpose of this study is to see representative of a personality trait determine the influence of personality traits with hedonism life style and hedonistic life style differences based on trait personality. The design of this study is a quantitative with probability sampling and simple random sampling evidence. Total sample in this research is 328 flight attendants PT. LA. The coefficient of reliability of the measuring instrument trait of personality(α) =0.937 and measuring the hedonism lifestyle (α) =α.0,847.Z-score result personality dominan is a trait conscientiousness, ANOVA test results of the personality trait of the hedonistic life style that the value sig(p) =.000(p <0.05) means that there isa significant influence on the personality trait hedonistic lifestyle. Further more,based on the results of the ANOVA posthoctest result hedonistic lifestyle differences in trait personality trait conscientiousness and neuroticism have significant differences compared to the other trait.Keywords: traits personality, lifestyle hedonism, flight attendants AbstrakTuntutan profesi pramugari untuk selalu tampil cantik dan menarik serta menjaga image perusahaan mengarahkan mereka pada gaya hidup hedonisme. Pramugari memiliki perbedaan cara dalam melakukan aktivitas gaya hidup hedonisme. Salah satu fakor yang mempengaruhinya adalah trait kepribadian yang dimiliki oleh setiap pramugari. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran trait kepribadian pramugari, mengetahui pengaruh trait kepribadian terhadap gaya hidup hedonisme pramugari maskapai LA dan perbedaan gaya hidup hedonisme berdasarkan trait kepribadian. Rancangan penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik probability sampling dan jenis simple random sampling, berjumlah328 pramugari LA. Koefisien reliabilitas dari alat ukur trait kepribadian yaitu (α)= 0,937 dan gaya hidup ( α ) = 0,847. Hasil uji Zscore, trait conscient paling dominan dengan frekuensi 81,dan pada uji anova trait kepribadian terhadap gaya hidup hedonisme diperoleh nilai sig (p)=.000 (p<0.05) Artinya terdapat pengaruh signifikan trait kepribadian terhadap gaya hidup hedonisme. Selanjutnya berdasarkan hasil uji post hoc pada Anova diperoleh hasil perbedaan yang significant gaya hidup hedonisme pada trait kepribadian conscientiousness dan neurotisme.Kata kunci: trait kepribadian, gaya hidup hedonisme, pramugari
PENINGKATAN PEMBELAJARAN STATISTIKA MELALUI METODA ACTIVE LEARNING Safitri, Safitri; Luthfi, Aziz
Jurnal Psikologi Vol 11, No 01 (2013): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMengajar di kelas bukan hanya melakukan transfer ilmu pengetahuan kepada mahasiswa tetapi mengarahkan mahasiswa untuk membangun potensi dirinya dan memberikan nilai-nilai positif yang berguna untuk menjalani kehidupan dan bekerja atau berwirausaha. Hal ini dapat dilakukan dengan mengguanakan Metoda Student Centre Learning melalui small group discussion, pemberian apersepsi di awal pembelajaran  dan closing untuk memotivasi. Percobaan dilakukan terhadap peserta kelas matakuliah Statistika Psikologi 1 dan 2 Tahun Akademik 2011 untuk kelas Regular dan Non Reguler. Dengan Analisis Statistik diperoleh kesimpulan bahwa metoda ini cukup efektif . Ada hasil signifikan pada pre dan post tes  bagi peningkatan pengetahuan materi statistika dengan cara Diskusi.  Kegiatan apersepsi dan closing yang dilakukan selama 1 semester, diperoleh hasil  bahwa (a) terdapat peningkatan yang signifikan dari tingkat kehadiran dan persentase kelulusan matakuliah Statistika Psikologi 1 dan 2 baik kelas Reguler maupun Non reguler (b) Kegiatan Apersepsi dan Closing pada kelas Reguler tidak memberikan peningkatan yang siginifikan karena patut diduga bahwa motivasi internal mahasiswa untuk belajar sudah mulai terbentuk (c) Persepsi mahasiswa terhadap kegiatan SCL, pemberian apersepsi dan closing sangat baik dengan skor persepsi mahasiswa kelas Non Reguler lebih tinggi dibanding kelas Reguler Kata kunci: student center learning, apersepsi, closure
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN KELAS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA YANG AKTIF DI SEMESTER GANJIL 2015/2016 Violla, Violla; Sitasari, Novendawati Wahyu
Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractUniversity students expected to develop intellectual and personality skill, especially in verbal skill. One of tasks to improve verbal skill is presentation task. But, there are still students experience in speaking anxiety in front of class despite of verbal communication skill will be required for job acquirements. This anxiety among students suspected was affected by self-concept. The purpose of this research is to determine correlation between self-concept and speaking anxiety in front of class among students of Esa Unggul University Jakarta. This research used non-experimental correlational method with probability sampling technique and proportionate stratified random sampling. The sample consisted of 180 active regular students of Esa Unggul University Jakarta class of 2012-2014 academic year 2015/2016. Self-concept scale modified from Tennessee Self-Concept Scale (TSCS) devised by W. H. Fitts and yielded reliability value (rxx)=0,945 whereas speaking anxiety in front of class scale in order of Lang’s public speaking anxiety responses theory and yielded reliability value (rxx)=0,949. Based on data analysis of Pearson Product Moment correlation coefficients were found r=-0,353 and significant  0,000 level (p <0,05). It means, hyphotesis in this research was accepted, there is negative correlation between self-concept and speaking anxiety in front of class among students of Esa Unggul University.                                                                                              Keywords: self-concept, speaking anxiety in front of class, students AbstrakMahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan intelektual dan kepribadian, khususnya kemampuan verbal. Salah satu tugas untuk mengembangkan kemampuan verbal adalah tugas presentasi. Namun masih ada mahasiswa yang mengalami kecemasan tinggi saat berbicara di depan kelas, padahal keterampilan berbicara secara lisan dibutuhkan di dunia kerja. Kecemasan yang dialami mahasiswa ini diduga dipengaruhi oleh konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan kecemasan berbicara di depan kelas pada mahasiswa. Penelitian menggunakan metode korelasional non-eksperimental dengan teknik pengambilan sampel probability sampling berjenis proportionate stratified random sampling. Sampel dalam penelitian adalah 180 mahasiswa reguler aktif Universitas Esa Unggul Jakarta angkatan 2012-2014 tahun ajaran 2015/2016. Skala konsep diri yang digunakan dimodifikasi dari Tennessee Self-Concept Scale (TSCS) milik W. H. Fitts dengan reliabilitas (rxx)=0,945. Sedangkan skala kecemasan berbicara di depan kelas disusun berdasarkan teori respons kecemasan berbicara di depan umum milik Lang dengan reliabilitas sebesar (rxx)=0,949. Berdasarkan analisis data dengan teknik korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai koefisian korelasi r=-0,353 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,05). Artinya, hipotesis dalam penelitian ini diterima yaitu ada hubungan negatif antara konsep diri dan kecemasan berbicara di depan kelas pada mahasiswa Universitas Esa Unggul Jakarta. Kata kunci: konsep diri, kecemasan berbicara di depan kelas, mahasiswa

Page 6 of 17 | Total Record : 163