cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 1907817X     EISSN : 25500023     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 600 Documents
Pemanfaatan Kitosan dan Teknologi Plasma untuk Penyisihan COD, TSS, dan Warna pada Limbah Cair Industri Paper & Packaging Saphira, Debby Bella; Syakur, Abdul; Purwono, Purwono
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 14, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.388 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v14i2.62-67

Abstract

Industri paper & packaging adalah industri yang menghasilkan limbah cukup banyak karena kegiatan produksi yang berlangsung terus-menerus. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah limbah cair yang mengandung COD, TSS, dan warna yang tinggi dan berpotensi untuk mencemari lingkungan apabila tidak diolah. Pengolahan yang dilakukan adalah pretreatment koagulasi-flokulasi dan pengolahan selanjutnya dengan teknologi plasma tegangan tinggi. Hasil pengolahan menggunakan koagulasi-flokulasi menggunakan koagulan kitosan menunjukkan terjadinya penyisihan konsentrasi optimal pada dosis 40 mg/l dengan efisiensi penyisihan COD 81,35%, TSS 96,34%, dan warna 98,18%. Kemudian limbah diolah dengan teknologi plasma dengan tegangan tinggi 15 kV dan variasi waktu kontak 10, 20, 30, 40, 50 menit. Didapatkan hasil optimal pada waktu 50 menit pada penyisihan konsentrasi COD, TSS, maupun warna. Diketahui bahwa semakin lama waktu kontak limbah dengan plasma tegangan tinggi maka semakin banyak spesies aktif pendegradasi limbah seperti H•, OH•, dan H2O2 yang terbentuk sehingga pendegradasian limbah akan semakin lebih baik.Kata kunci: COD, Koagulasi-Flokulasi, Limbah Industri Paper & Packaging, Teknologi Plasma, TSS, Warna.
Detail Desain Sistem Penyediaan Air Bersih Menggunakan Sumber Mata Air (Studi Kasus DAS Citarik, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang Nugeraha, Winardi Dwi; Oktiawan, Wiharyanto
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 4, No 1 (2008): Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3485.08 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v4i1.85-91

Abstract

Water is one of the fundamental nedds of human being, but not everyone could easly access it. At kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang there are a few spring water that could be used, but there is no sufficient clean water supply system available. this has caused the people at the area found difficulties to obtain clean water.
Analisis Kuantitatif Sistem Manajemen Lingkungan Berdasarkan Klausul ISO 14001:2015 Ramadan, Bimastyaji Surya; Hapsari, Santika Budi; Pramesti, Ajeng Lhaksita; Ikhlas, Nurani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 16, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.66 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v16i1.1-7

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan dan pengolahan limbah, sehingga sistem manajemen lingkungan yang baik dan benar sangat diperlukan dalam proses produksinya. Dokumen ISO 14001:2015 menjadi acuan PT. X dalam melakukan sistem manajemen lingkungan. Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2015 merupakan bukti bahwa PT.X telah secara aktif melakukan audit eksternal maupun internal dalam bentuk self assessment dengan acuan yang ada pada klausul ISO 14001 : 2015. Pada penelitian ini dilakukan analisis secara kuantitatif menggunakan panduan self assesment yang dikeluarkan oleh Global Environmental Management Initiative (GEMI). Checklist ini berisikan daftar persyaratan yang mengacu pada standar ISO 14001:2015, dan ditulis dalam format pertanyaan baku beserta skoring kuantitatif. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, PT. X telah memenuhi prinsip ISO 14001:2015 yang dapat dilihat dengan adanya Standard Operating Procedure (SOP) yang berisi tata cara operasi, proses produksi dan pemeliharaan lingkungan, serta terdokumentasikannya kebijakan dan komitmen manajemen puncak tentang sistem manajemen lingkungan. Kebijakan dan komitmen lingkungan merupakan prinsip utama yang menjadi dasar untuk diterapkannya sistem manajemen lingkungan.
PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA SEMARANG DENGAN FEEDFORWARD NEURAL NETWORK MENGGUNAKAN ALGORITMA QUASI NEWTON BFGS DAN LEVENBERG-MARQUARDT Warsito, Budi; Sumiyati, Sri
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 3, No 2 (2007): Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.768 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v3i2.46-52

Abstract

This paper study the rainfall prediction at Semarang City as time series data with Feed Forward Neural Network  (FFNN)  model.  The  learning  algorithm  that  be  used  are  the  Quasi  Newton BFGS and Levenberg-Marquardt algorithm. The input unit is determined based on the best of ARIMA model. The computation is done with use  Matlab 7.1 program with 1000 epoch, five unit of hidden layer, 100 replication  and use  input at lag  variabel  1,  12  and 13, respectively. The result shows that the prediction is good in relatively, where Quasi Newton BFGS algorithm result the Mean Square Error (MSE) that more accurate.
Analisis Risiko Proyek KPBU SPAM Regional Wosusokas Provinsi Jawa Tengah - Perspektif Pemerintah Sutantiningrum, Kartika Hapsari; Utami, Sri Rejeki Laku
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 16, No 3 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.272 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v16i3.186-195

Abstract

During the dry season there was a scarcity of the availability of clean water in several Central Java province (Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar Disrict and Surakarta City), including Wosusokas Regional Region, so the government often drops clean water. So, the Government conducted the Wosusokas Regional Water Supply System Program. Public-Private Partnership (PPP) scheme is an option to overcome investment cost. This study aims to identify and analyze the risks of Wosusokas regional water supply system project eith government perspective. This research adopted a case study and literature analyze. Selected respondents from PDAB Tirta Utama, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Central Java, BPPW Central Java, District/ City Governments (Regional Water Supply Company, Bappeda and DPU) from Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar and Surakarta. The result found 35 risk factors that could potentially project failure or delay, the majority of these are considered high (11,43%), moderate (54,29%) and low (34,29). Risk factors with high probability are delay and increase cost of land acquisition, failure to complete the contract by the contractor / sub-contractor, failure initial tariff and delay periodic tariff adjustments. The results are useful for Government as a reference in managing the risks of PPP Spam Regional especially in Central Java.
KAJIAN RIPJM BIDANG CIPTA KARYA DI KABUPATEN PEMALANG DALAM MEWUJUDKAN TARGET PENCAPAIAN MDGs BIDANG LINGKUNGAN Maryono, Maryono
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 6, No 1 (2009): Vol 6, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.794 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v6i1.28-33

Abstract

.
PEMANFAATAN HYDRILLA (Hydrilla verticillata) UNTUK MENURUNKAN LOGAM TEMBAGA (Cu) DALAM LIMBAH ELEKTROPLATING STUDI KASUS: INDUSTRI KERAJINAN PERAK KELURAHAN CITRAN, KOTAGEDE Sumiyati, Sri; Handayani, Dwi Siwi; Hartanto, Widya
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 6, No 2 (2009): Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.915 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v6i2.23-26

Abstract

Silver handicraft industries released waste water which contained copper (Cu) with concentration of 4,628mg/l. Such concentration had exceeded the standard quality oh KepMenLH No 51 Year 1995. Waste water treatment to reduce Cu concentration was conducted by using hydrilla (Hydrilla verticillata). This experiment had a purpose to find out the efficiency of hydrilla weight and the optimum retention time to reducde Cu concentration. Experiment was conducted in batch system with 150 gr, 200 gr, and 250 gr hydrilla weight variances and 30 days retention time. Experiment design used was Completely Random Design (CRD) repeated twice. Waste water sample was 5 L for each topless with the total of 7 topless. Cu concentration analysis was performed on laboratory by examining some parts of the hydrilla sample once in 3 days, and the waste water was examined for the Cu concentration on the 30th day. The operation result showed the average of Cu concentration reduction at the control topless without any treatment was 3,782 mg/l, the average of the 250 gr hydrilla weight treatment was 0,862 mg/l. The averages of Cu reduction efficiency for each weight were : 150 gr = 54,49%; 200 gr = 70,43%; 250 gr = 81,37%. The optimum retention time is at the 15th day with 0,027 mg/l of Cu concentration reduction.  These results showed that the most efficient treatment was the hydrilla with the weight variance of 250 gr with 15 days retention time
PENGGUNAAN BIOCATALYS ELECTROLYSIS DALAM PENURUNAN KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DAN CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) LIMBAH DOMESTIK Oktiawan, Wiharyanto; Hadiwidodo, Mochtar; Purwono, Purwono
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 13, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.443 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v13i2.81-87

Abstract

Secara umum air limbah kegiatan rumah tangga (domestik) dibuang langsung menuju badan air seperti sungai dan danau. Pengolahan limbah cair secara biologis (aerob) sering menghasilkan lumpur dalam jumlah besar. Jumlah lumpur dapat dikurangi dengan pengolahan anaerob. Sistem bioelektrokimia merupakan salah satu terobosan teknologi yang memungkinkan untuk mengolah limbah sekaligus menghasilkan energi berupa gas metana. Penggunaan biocatalys electrolysis dapat mengatasi kelemahan proses anaerob secara konvensional dalam penurunan konsentrasi TSS dan COD limbah domestik salah satunya mampu menghasilkan gas H2 dari proses elektrolisis. Penambahan daya ekternal sebesar 6 volt mampu menyisihkan TSS sampai kadar 82 mg/l dari kadar semula 157 mg/l. Tegangan 12 volt mampu menurunkan kadar COD sampai 47,46 mg/l dari kadar awal 223 mg/l. Penyisihan TSS paling rendah pada waktu elektrolisis 15 menit dengan kadar 87 mg/l. Penambahan waktu elektrolisis sebanding dengan penurunan konsentrasi COD limbah domestik. Pada penelitian ini kualitas maupun kuantitas gas metana tidak diketahui secara jelas. Selain gas metan, produk fermentasi juga belum diketahui.
KAJIAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH SUB SISTEM BRIBIN KABUPATEN GUNUNGKIDUL Wardhana, Irawan Wisnu; Budihardjo, M. Arief; P, Scylla Adhesti
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 10, No 1 (2013): Vol. 10 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.272 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v10i1.18-29

Abstract

ABSTRAK Sub  Sistem  Bribin  merupakan  salah  satu  dari  13  (tiga  belas)  Sub  Sistem  yang  dimiliki  oleh  PDAM Kabupaten  Gunungkidul.  Sub  Sistem  Bribin  memiliki  sumber  air  baku  yang  sangat  potensial  yaitu berupa  sungai  bawah  tanah  dengan  debit  rata  –  rata  1000  liter/detik.   Namun  pendistribusian  air bersihnya  masih  belum  merata.  Sampai  saat  ini  sudah ada  6.478  SR  yang  terpasang  di  wilayah cakupan  Sub  sitem  Bribin,  namun  baru  27%  yang  sudah teraliri  oleh  air  dari  PDAM.  Hal  ini disebabkan karena keterbatasan  dana dari  PDAM untukmemfasilitasi keseluruhan wilayah  layanan sehingga  pendistribusian  air  bersih  tidak  merata.  Namun  dengan  adanya  penerapan  teknologi mikrohidro, didapatkan debit baru dari sumber Bribin II yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat layanan  di  wilayah  cakupan  sub  sistem  Bribin  .  Kondisi  eksisting  yang  ada  saat  ini  menunjukkan tingkat kebocoran produksi sebesar 31 % dengan durasi pelayanan air bersih 7-8 jam perhari. PDAM Sub  Sistem  Bribin  memiliki  kapasitas  produksi  sebesar  60  l/detik.  Debit  dari  sumber  Bribin  II direncanakan  sebesar  80  liter/detik  yang  akan  dipompa  ke  Reservoir  Kaligoro  untuk  selanjutnya masuk kedalam sistem eksisting. Untuk itu akan dipilih satu dari dua alternatif jalur transmisi yang paling  efektif.  Alternatif  yang  terpilih  memiliki  headloss  lebih  kecil,  yaitu  sebesar  45,97  m  dan  sisatekan sebesar 25,03 m. Rencana Anggaran Biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 4.310.577.000,00.Kata kunci: sistem penyediaan air bersih, sub sistem Bribin, teknologi mikrohidro
ANALISIS KOMPARATIF PERAN ADAT DAN KEPERCAYAAN DALAM PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN BERKACA PADA ADAT YANG ADA DI PERMUKIMAN TRADISIONAL Wardiha, Made Widiadnyana
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 15, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.848 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v15i2.114-121

Abstract

Pembangunan fasilitas air minum dan sanitasi secara swadaya merupakan salah satu cara untuk melibatkan masyarakat dalam program pembangunan. Walaupun masyarakat sudah dilibatkan, namun pemanfaatan fasilitas oleh masyarakat seringkali belum maksimal. Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor. Faktor lainnya yang kemungkinan berperan adalah karena kurang diperhatikannya aspek adat dan kepercayaan dalam proses pembangunan. Makalah ini mencoba mengkaji mengenai peran adat dan kepercayaan masyarakat dalam pembangunan fasilitas untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. Tujuannya adalah untuk memberikan salah satu aspek yang dapat diperhatikan apabila akan memberikan sosialisasi atau membangun infrastruktur sanitasi bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam kajian ini yaitu pengumpulan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan dari tahun 2010 sampai tahun 2016 mengenai adat dan kepercayaan di permukiman tradisional yang berpengaruh terhadap perilaku sanitasi masyarakat, yang kemudian dikomparasi dengan hasil penelitian ilmiah lain mengenai peran adat dan kepercayaan dalam peningkatan kualitas lingkungan di masyarakat secara umum. Hasil penarikan kesimpulan pada kajian ini adalah bahwa adat dan kepercayaan merupakan aspek yang cukup kental terkait dengan kehidupan masyarakat Indonesia, dimana hal ini perlu diperhatikan dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai sanitasi dan program-program pembangunan bidang air minum dan sanitasi. Pelibatan para pemimpin adat di masyarakat serta penggunaan slogan atau motto yang bernuansa adat setempat juga dapat dilakukan dalam program seperti sosialisasi kepada masyarakat.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 1 (2026): March 2026 Article in Press 2026 (For Upcoming Issue) Vol 22, No 3 (2025): November 2025 Vol 22, No 2 (2025): July 2025 Vol 22, No 1 (2025): March 2025 Vol 21, No 3 (2024): November 2024 Vol 21, No 2 (2024): July 2024 Vol 21, No 1 (2024): March 2024 Vol 20, No 3 (2023): November 2023 Vol 20, No 2 (2023): July 2023 Vol 20, No 1 (2023): March 2023 Vol 19, No 3 (2022): November 2022 Vol 19, No 2 (2022): July 2022 Vol 19, No 1 (2022): March 2022 Vol 18, No 3 (2021): November 2021 Vol 18, No 2 (2021): July 2021 Vol 18, No 1 (2021): March 2021 Vol 17, No 3 (2020): November 2020 Vol 17, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Maret 2020 Vol 16, No 3 (2019): November 2019 Vol 16, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 16, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 15, No 2 (2018): September 2018 Vol 15, No 1 (2018): Maret 2018 Vol 14, No 2 (2017): September 2017 Vol 14, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 13, No 2 (2016): September 2016 Vol 13, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 12, No 2 (2015): September 2015 Vol 10, No 1 (2013): Vol. 10 No. 1 (2013) Vol 9, No 2 (2012): Vol 9, No 2 (2012) Vol 9, No 1 (2012): Vol 9, No 1 (2012) Vol 8, No 1 (2011): Vol 8, No 1 (2011) Vol 7, No 2 (2010): Vol 7, No 2 (2010) Vol 7, No 1 (2010): Vol 7, No 1 (2010) Vol 6, No 2 (2009): Vol 6, No 2 (2009) Vol 6, No 1 (2009): Vol 6, No 1 (2009) Vol 5, No 2 (2008): Vol 5, No 2 (2008) Vol 4, No 1 (2008): Vol 4, No 1 (2008) Vol 3, No 2 (2007): Vol 3, No 2 (2007) Vol 2, No 1 (2007): Vol 2, No 1 (2007) Vol 1, No 1 (2006): Vol 1, No 1 (2006) More Issue