cover
Contact Name
Muhamad Kurnia Sugandi
Contact Email
andymks60@gmail.com
Phone
+6281320161985
Journal Mail Official
andymks60@gmail.com
Editorial Address
Jalan K.H. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418, Jawa Barat.
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Bio Educatio : The Journal of Science and Biology Education
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25412280     EISSN : 25414097     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/be.v7i2.3852
Bio Educatio merupakan jurnal ilmiah versi online pada Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Majalengka, Jurnal ini memuat penelitian tentang pendidikan IPA dan Pendidikan Biologi serta keilmuan biologi, yang diterbitkan setiap 6 bulan sekali.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018)" : 11 Documents clear
Konsep dan Aplikasi Mobile Learning Dalam Pembelajaran Biologi Ipin Aripin
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.374 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.853

Abstract

Artikel ini betujuan untuk memberikan pemahaman tentang konsep dan aplikasi mobile learning dalam pembelajaran biologi. Seiring dengan perkembangan jaman, teknik dan metode pembelajaran pun telah bergeser dari pola tradisional yang bersifat techer center ke pembelajaran berbasis teknologi yang menempatkan siswa sebagai pembelajaran utama (student center). Era pembelajaran mobile yang berbasis pada penggunaan internet sebagai sarana belajar telah memberikan peran yang lebih besar pada guru sebagai fasilitator dan motivator pembelajaran. Guru biologi pada tingkat dasar dan menengah harus mampu membuat dan mengembangkan konten pembelajaran yang bersifat mobile karena untuk saat ini media seperti itulah yang diminati dan banyak digunakan siswa dalam kehidupan sehari-harinya. Perangkat mobile learning dapat guru kembangkan dengan mengikuti model drill and practice, model simulasi, model tutorial, dan model games. Perangkat software yang dapat digunakan dalam membuat pembelajaran berbasis mobile learning seperti Web Exe, Adobe Air, Adobe Flash, app inventor, Mit App inventor, RPG Maker, dan Appsgeyser. Pada artikel ini dijelaskan tentang konsep tentang mobile learning juga uraian singkat cara membuat media mobile learning pada pembelajaran biologi.    Kata Kunci : Mobile learning, pembelajaran biologi
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Pada Pembelajaran IPA aden arif gaffar
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.756 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.854

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA khususnya materi dampak pencemaran bagi kehidupan, bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Terisi melalui penggunaan model picture and picture. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dimana peneliti bekerjasama dengan Guru Kelas sebagai observer. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Terisi sebanyak 20 siswa terdiri dari 8siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan tes. Data yang yang diperoleh berupa hasil tes sebagai data primer dan hasil observasi serta dokumentasi sebagai data pendukung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis hasil tes akhir setiap siklus dan analisis deskriptif kualitatif untuk hasil observasi setiap siklus. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model picture and picture dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A SMPNegeri 3 Terisi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa pada prasiklus sampai pada siklus II. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada prasiklus yaitu 57,5 dan ketuntasan klasikal yaitu 35%. Pada siklus I, nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 72 sedangkan ketuntasan klasikal 55%. Pada siklus II, nilai rata-rata yang diperoleh siswa mencapai 79,8 sedangkan ketuntasan klasikal mencapai 77,5%. Kesimpulannya, penggunaan model picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Terisi. Kata kunci : Model Picture and Picture, Hasil Belajar.
Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Al-Qur’an Sebagai Metode Untuk Pembentukan Karakter Siswa Yeni Suryaningsih
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.771 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.855

Abstract

Dewasa ini ada sesuatu yang memprihatinkan dengan dunia pendidikan di Indonesia. Proses pendidikan ternyata belum berhasil membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Masih banyak hal-hal negatif terjadi di kalangan remaja yang merusak moral mereka. Sehingga dimensi iman dan taqwa (imtaq) dan berakhlak mulia merupakan bagian yang seharusnya terpadu dari tujuan pendidikan nasional. Manusia yang terdidik seharusnya menjadi orang bijak, yaitu yang dapat menggunakan ilmunya untuk hal-hal yang baik, dan dapat hidup secara bijak dalam seluruh aspek kehidupan berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat, dan bernegara. Karenanya, sebuah sistem pendidikan yang berhasil adalah yang dapat membentuk manusia-manusia berkarakter. Sebagai upaya untuk menjawab permasalahan tersebut, perlu adanya paradigma baru dari guru tentang pendidikan karakter (akhlak) di sekolah. Pembinaan karakter ini bisa dilakukan oleh guru biologi dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kegiatan pembelajaran biologi dengan mengkaji Al-Qur’an dan dipadukan dengan teknologi sebagai penerapannya mempunyai implikasi sosial yang dan moral yang sangat luas. Berdasarkan hal itu pendidikan karakter dapat dikembangkan di sekolah Kata kunci: Pembelajaran Biologi Berbasis Al-Qur’an, Pendidikan Karakter
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Sistem Indera Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Instruction (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XI IA 1 SMA Negeri 1 Maja) Muhammad Kurnia Sugandi
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.697 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Biologi konsep Sistem Indera melalui penerapan model pembelajaran Explicit Instruction di kelas XI IA 1 SMA Negeri Maja. Desain penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Tanggart dengan menggunakan dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IA 1 SMA Negeri 1 Maja. Data yang dikumpulkan berupa data pelaksanaan tindakan kelas dan data peningkatan hasil belajar Biologi, lembar observasi, dan wawancara siswa kelas XI IA 1 SMA Negeri 1 Maja,  yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Explicit Instructionpada konsep Sistem Indera terdapat peningkatan hasil belajar dari tiap siklusnya peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari meningkatnya nilai posttest terhadap nilai pretest yang dilaksanakan dari 2 siklus. Pada siklus I rata-rata pretest sebesar 60 dan posttest sebesar 80,61 sedangkan siklus II rata-ratapretest sebesar 70,30 dan posttest sebesar 90. Terbukti bahwa terdapat peningkatan hasil belajar dari siklus I terhadap siklus II, peningkatannya sebesar 9,39 %. Kata kunci: Explicit Instruction, Sistem Indera, Hasil Belajar
PROFIL RETENSI PENGETAHUAN SISWA SMA PADA MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH MELALUI METODE MEMBACA SQ5R vitta yaumul hikmawati
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.578 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.586

Abstract

Membaca merupakan salah satu strategi yang dapat membantu siswa dalam memaknai informasi dan meningkatkan retensi. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran bermakna tentang retensi pengetahuan siswa SMA pada materi Sitem Pertahanan Tubuh melalui metode membaca SQ5R. Penelitian ini menggunakan metode weak experiment dengan desain “The One Group Pre-Post and Retest” dan melibatkan 32 siswa kelas XI IPA sebagai subjeknya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 20 soal pilihan ganda (jenjang kognitif C1 dan C2), daftar cek keterlaksanaan SQ5R, angket untuk menjaring tanggapan siswa terhadap penerapan SQ5R. Hasil analisis data menggunakan Recognition Methods untuk retest 1 dan retest 2, rata-rata kekuatan retensi siswa mengalami peningkatan berturut-turut yaitu 104% dan 114%. Predikat skor retensi dengan kedua persentasi tersebut termasuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil penjaringan daftar cek keterlaksanaan SQ5R menunjukkan bahwa sebagian besar (81,25%) siswa telah melaksanakan tahapan SQ5R. Tanggapan 62,5% siswa terhadap penerapan metode membaca SQ5R dalam mengingat materi Sistem Pertahan Tubuh adalah sangat membantu. Organisasi tahapan SQ5R mulai dari fase sebelum, selama dan setelah membaca berperan meningkatkan retensi pengetahuan siswa SMA pada materi Sistem Pertahanan Tubuh.Kata kunci : SQ5R, Retensi, Pertahanan Tubuh
Potensi Keunggulan Lokal Kabupaten Majalengka dan Pemanfaatannya Pada Pembelajaran Biologi Ipin Aripin
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.252 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.864

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui potensi keunggulan lokal di Kabupaten Majalengka, yang dapat dimanfaatkan/diangkat dalam pembelajaran biologi sebagai khasanah untuk memperkenalkan potensi keunggulan lokal Kabupaten Majalengka secara umum dan potensi pengembangannya dalam pembelajaran, khususnya biologi. Kabupaten Majalengka sebagai salah satu kabupaten yang ada di Jawa Barat selama ini kurang dikenal masyarakat secara luas, namun dengan adanya pembangunan bandara internasional Jawa Barat (BIJB) nama kabupaten Majalengka kian harum secara nasional maupun internasional. Kabupaten Majalengka memiliki potensi pariwisata alam yang luar biasa dan belum sepenuhnya tereksplorasi secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui kegiatan wisata, agrowisata, ekowisata maupun dieksplorasi sebagai bagian dari keunggulan lokal yang dapat dijadikan sumber belajar siswa. Biologi sebagai ilmu yang mengkaji tentang makhluk hidup serta interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya (ekologi) memiliki potensi untuk mengangkat keunggulan lokal setempat dalam pembelajaran sebagai bagian dari kekhasan kurikulum. Potensi untuk lebih memperkenalkan keunggulan lokal Majalengka melalui pembelajaran biologi di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Majalengka tergolong tinggi, banyak keunggulan lokal yang dapat diangkat dari Kabupaten Majalengka seperti wisata terasering Panyaweuyan,  objek wisata Curug Cipeuteuy, situ Sangiang, objek wisata petilasan Prabu Siliwangi, agrowisata durian sinapeul, sentra pembibitan tanaman hortikultura dan sebagainya. Keunggulan lokal tersebut dapat diangkat pada tema-tema pembelajaran biologi seperti pada materi ekologi, sel dan jaringan, vertebrata dan invertebrata, interaksi antara makhluk hidup atau materi pembelajaran ekologi, zoologi, botani, dan lain-lain, serta sebagai tempat observasi lapangan. Produk ajar yang dapat dikembangkan dari keunggulan lokal tersebut dapat berupa buku, RPP berbasis keunggulan lokal atau bervisi SETS, modul, LKS, panduan observasi, poster, dan lain sebagainya. Kata kunci: Keunggulan Lokal, Majalengka, Pembelajaran Biologi
ACADEMIC SELF-EFFICACY MAHASISWA CALON GURU SD DALAM PEMBELAJARAN KONSEP DASAR IPA SUBKONSEP BIOLOGI Leo Muhammad Taufik
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.664 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.1006

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan, program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang kompeten sebagai agen pembelajaran. Academic self efficacy diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pencapaian kompetensi yang dibutuhkan oleh lulusan program S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).  Subjek dalam penelitian ini yaitu 145 mahasiswa program studi PGSD semester genap tahun akademik 2017/2018. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap secara deskriptif tentang academic self-efficacy (ASE) mahasiswa calon guru SD dalam Pembelajaran IPA subkonsep Biologi melalui metode survei. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang diadaptasi dari academic self-efficacy scale (ASES) yang dikembangkan dengan mengacu pada dimensi self-efficacy menurut Bandura. Sebanyak 72 item terdiri dari pernyataan positif dan pernyataan negatif yang digunakan untuk menjaring data academic self-efficacy mahasiswa calon guru SD. Sebaran hasil penilaian ASE yang berupa skala sikap atau nilai mahasiswa calon guru SD menunjukkan 3,7% mahasiswa memiliki tingkat ASE tinggi, 50,2% mahasiswa tergolong kategori sedang dan 46,1% mahasiswa termasuk kategori ASE rendah. Temuan dari penelitian ini merekomendasikan serangkaian upaya pembimbingan intensif yang ditujukan untuk meningkatkan ASE mahasiswa calon guru SD.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERVISI SETS BERBASIS EDUTAINMENT PADA KONSEP PENCERNAAN Abdur Rasyid
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.904 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.1041

Abstract

Pembelajaran IPA pada jenjang SMP belum diajarkan secara terpadu, masih terpisah antara biologi,dan fisika, sehingga IPA dipelajari sebagai konsep yang terpisah-pisah. Pembelajaran IPA belum dikaitkan dengan unsur SETS (Science, Environtment, Technology, Society). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan media pembelajaran IPA Terpadu bervisi SETS berbasis edutainment pada tema “Pencernaan Sehat Awal Hidup Sehat”.2) Mengetahui validitas dan reliabilitas media pembelajaran IPA Terpadu bervisi SETS berbasis edutainment pada tema “Pencernaan Sehat Awal Hidup Sehat”, 3) Mengetahui efektivitas media pembelajaran IPA Terpadu bervisi SETS berbasis edutainment pada tema “Pencernaan Sehat Awal Hidup Sehat. Siswa kelas VIII  SMP N 11 kota Cirebon tahun ajaran 2017/2018 sebagai populasi pada penelitian ini. Desain penelitian menggunakan metode design dengan pretes-posttes kontrol group design. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian dan pengembangan desain R & D yang dimodifikasi dari Sugiyono. Hasil penelitian, Media pembelajaran yang dikembangkan efektif digunakan dalam pembelajaran, karena ≥ 83% peserta didik dari ketiga kelas eksperimen mencapai KKM yang telah ditentukan dan terdapat peningkatan nilai pretest-posttest. Aktivitas belajar peserta didik dari ketiga kelas eksperimen ≥ 78% mencapai kategori aktif dan sangat aktif. Media pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan tanggapan positif dari ≥ 85% peserta didik.. Perlu dikembangkan kerjasama dengan pelajaran lain yang ada kaitanya dengan pelajaran IPA Biologi Bervisi SETS.
URGENSI GUIDED INQURY PADA PEMBELAJARAN SAINS DI SEKOLAH DASAR Yuyu Yuliati
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.53 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.1042

Abstract

Pendidikan dasar merupakan pondasi bagi pendidikan selanjutnya, dimana karakteristik siswa sekolah dasar tentunya berbeda dengan siswa pada jenjang selanjutnya hal ini didasari karena struktur kognitif siswa siswa sekolah dasar tidak dapat dibandingkan dengan struktur kognitif orang dewasa. Sehingga siswa SD perlu diberikan kesempatan untuk berlatih keterampilan-keterampilan proses sains sesuai dengan tahap perkembangan kognitifnya yaitu melalui pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa aktif. Melalui tulisan ini pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terbukti secara empiris dapat dijadikan salah satu upaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran IPA. Kata Kunci: Penbelajaran IPA SD, Guided Inquiry
PENGARUH MEDIA PREZI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA (Studi Eksperimen di Kelas VIII SMP Negeri 20 Kota Tasikmalaya, Tahun Ajaran 2018/2019) Egi Nuryadin; Muhammad Zulfi Badru Tamam
BIO EDUCATIO : (The Journal of Science and Biology Education) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.652 KB) | DOI: 10.31949/be.v3i1.1079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Media Pembelajaran Prezi jika diterapkan pada proses pembelajaran mengenai materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP Negeri 20 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2018 sampai dengan bulan Agustus 2018 di kelas VIII SMP Negeri 20 Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode true eksperimental. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 20 Kota Tasikmalaya sebanyak 9 kelas, dengan jumlah 273 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas. Instrumen yang digunakan adalah teknik tes hasil belajar peserta didik pada materi sistem pencernaan manusia. Tes tertulis ini berupa pilihan ganda dengan empat option. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data dan pengujian hipotesis didapatkan nilai t­hitung = -20,48 dan ttabel =2,04. Maka thitung terletak di daerah penolakan Ho, hal tersebut menunjukan bahwa ada pengaruh hasil belajar peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan media prezi pada materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP Negeri 20 Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2018/2019. Kata kunci : media pembelajaran prezi, hasil belajar, sistem pencernaan manusia 

Page 1 of 2 | Total Record : 11