cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltheorems.unma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Theorems (The Original Research of Mathematics)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2528102X     EISSN : 25414321     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of THEOREMS (The Original Research of Mathematics) published by Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Majalengka, that contains writings from innovative and relevant research and conceptual studies related to mathematics and / or the development of mathematics learning.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020)" : 17 Documents clear
PERBANDINGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN TREFFINGER DAN CREATIVE PROBLEM SOLVING iis nursilawati; iik nurhikmayati; erik santoso
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.48 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2088

Abstract

Pembelajaran matematika adalah salah satu pembelajaran yang mengharuskan siswanya untuk berpikir kreatif. Kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan hal baru yang beda dari biasanya dan memerlukan tingkat kemampuan berpikir tinggi untuk memperoleh suatu hal baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran model treffinger dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran model creative problem solving. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan the pretest post-test two treatment desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Leuwimunding. Sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan jumlah 33 siswa kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen 1 dan 33 siswa kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal uraian dan instrumen non tes berupa lembar observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif pretes dan postes dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa antara siswa yang mendapatkan pembelajaran model treffinger dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran model Creative Problem Solving
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Yeni dwi Kurino; Ujiati Cahyaningsih
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.384 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman matematis siswa kelas IV SDN Munjul II khususnya pada mata pelajaran matematika materi pecahan biasa. Berdasarkan hasil observasi hanya 3 orang siswa dari 26 orang siswa yang memperoleh nilai ulangan di atas / sama dengan KKM 70. Persentase ketuntasan belajar hanya mencapai 15,11%. Maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan biasa di kelas IV SDN munjul II melalui penggunaan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dimana peneliti bekerjasama dengan guru kelas IV SDN Munjul II sebagai observer. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Munjul II sebanyak 26 siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (tes evaluasi) dan non tes (observasi dan dokumentasi). Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif untuk menganalisis hasil tes evaluasi dan analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis hasil observasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman matematis siswa dari sebelum pemberian tindakan hingga siklus II. Ketuntasan individu sebelum pemberian tindakan yaitu 3 orang siswa dengan ketuntasan klasikal mencapai 15,11% dan nilai rata-rata yang diperoleh 57,11. Kemudian pada siklus I diperoleh ketuntasan individu sebanyak 10 orang siswa dengan rata-rata nilai 69,58 dan ketuntasan belajar klasikal 38,,47%. Pada siklus II ketuntasan individu meningkat menjadi 22 orang siswa dengan rata-rata nilai 81,89 dan ketuntasan belajar klasikal meningkat menjadi 85%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan biasa di kelas IV SDN Munjul II Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun Ajaran 2019/2020. Saran bagi semua pihak yang terkait agar hasil penelitian ini bisa dimanfaatkan dan dikembangkan lagi untuk kesempurnaan.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN UNTUK MATA KULIAH KALKULUS Adelia Alfama Zamista; Hanifatul Rahmi; Ari Sellyana; Welly Desriyati
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.706 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2214

Abstract

Kalkulus yang merupakan cabang dari matematika merupakan salah satu mata kuliah wajib untuk mahasiswa tingkat awal di STT Dumai. Berdasarkan studi pendahuluan diketahui bahwa sebagaina besar mahasisnya menyatakan kalkulus adalah mata kuliah yang sulit di pahami (54%). Sementara itu di masa pandemi covid-19 ini pola pembelajaran diubah dari yang awalnya tatap muka menjadi pembelajaran daring. Perubahan pola pembelajaran ini bisa jadi potensi masalah baru.  Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring untuk mata kuliah kalkulus. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat kecendrungan persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan perkuliahan kalkulus secara daring. Dengan mengetahui kecendrungan persepsi mahasiswa dapat dilakukan berbagai tindakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi negatif terhadap pembelajaran daring untuk mata kuliah kalkulus, baik dari segi isi materi, interaksi dan lingkungan belajar. Mahasiswa tetap berpendapat untuk mata kliah kalkulus proses belajar dengan tatap mukadan pendapat penjelasan langsng dari dosen lebih efektif.PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN UNTUK MATA KULIAH KALKULUS
PENGEMBANGAN DESAIN DIDAKTIS GEOMETRI BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK CABRI3D PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA Arif Abdul Haqq
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.335 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2215

Abstract

This research is motivated by the difficulty of students to learn the geometry of 3rd dimension, especially on the concept of distance so that it is felt that there is a need for virtual media props in the form of Cabri3D software. This virtual teaching aid is used as an alternative stimulus to the design of mathematics learning in the geometry of the 3rd  dimensional concept of distance. This design was designed with great attention to the characteristics of the phenomenon of learning obstacle and learning trajectory. The research was conducted at SMA Negeri 5 Kota Cirebon for class XII as many as 93 people. The research method used is qualitative research with Didactical Design Research. The results of this study are the character of the phenomenon of learning obstacle and learning trajectory on Geometry of 3rd Dimension concepts Distance Concept and didactical situation analysis as the design of the material.ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya siswa untuk mempelajari geometri dimensi 3 khususnya pada konsep jarak sehingga dirasa perlu ada media alat peraga maya berupa perangkat lunak Cabri3D. Alat peraga maya ini digunakan sebagai stimulus alternatif desain pembelajaran matematika pada materi geometri dimensi 3 konsep jarak. Desain ini dirancang dengan sangat memperhatikan karakteristik fenomena learning obstacle dan learning trajectory. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Kota Cirebon terhadap kelas XII sebanyak 93 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan Didactical Design Research. Hasil penelitian ini adalah karakter fenomena learning obstacle dan learning trajectory pada materi Geometri Dimensi 3 Konsep Jarak serta analisis situasi didaktis sebagai desain materinya.
PENGEMBANGAN DESAIN DIDAKTIS GEOMETRI BERBANTUAN PERANGKAT LUNAK CABRI3D PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA Haqq, Arif Abdul
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.335 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2215

Abstract

This research is motivated by the difficulty of students to learn the geometry of 3rd dimension, especially on the concept of distance so that it is felt that there is a need for virtual media props in the form of Cabri3D software. This virtual teaching aid is used as an alternative stimulus to the design of mathematics learning in the geometry of the 3rd  dimensional concept of distance. This design was designed with great attention to the characteristics of the phenomenon of learning obstacle and learning trajectory. The research was conducted at SMA Negeri 5 Kota Cirebon for class XII as many as 93 people. The research method used is qualitative research with Didactical Design Research. The results of this study are the character of the phenomenon of learning obstacle and learning trajectory on Geometry of 3rd Dimension concepts Distance Concept and didactical situation analysis as the design of the material.ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya siswa untuk mempelajari geometri dimensi 3 khususnya pada konsep jarak sehingga dirasa perlu ada media alat peraga maya berupa perangkat lunak Cabri3D. Alat peraga maya ini digunakan sebagai stimulus alternatif desain pembelajaran matematika pada materi geometri dimensi 3 konsep jarak. Desain ini dirancang dengan sangat memperhatikan karakteristik fenomena learning obstacle dan learning trajectory. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 5 Kota Cirebon terhadap kelas XII sebanyak 93 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan Didactical Design Research. Hasil penelitian ini adalah karakter fenomena learning obstacle dan learning trajectory pada materi Geometri Dimensi 3 Konsep Jarak serta analisis situasi didaktis sebagai desain materinya.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERORIENTASI HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILL) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Iwan Kurniawan
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.968 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2090

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model discovery learning yang berorientasi pembelajaran berbasis hots (higher order thinking skill) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IX-C SMPN 1 Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Instrumen penelitiannya terdiri dari tes dan lembar observasi. Metode penelitian menggunakan peneltiian tindakan kelas dengan empat tahap yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan (tindakan),  Observasi dan Refleksi. Setelah melakukan analisis data terhadap pelaksanaan penelitian tindakan kelas, maka dapat disimpulkan adalah  pembelajaran dengan model discovery learning yang berorientasi pembelajaran berbasis HOTS (higher order thinking skill) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERORIENTASI HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILL) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Kurniawan, Iwan
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.968 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2090

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model discovery learning yang berorientasi pembelajaran berbasis hots (higher order thinking skill) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IX-C SMPN 1 Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Instrumen penelitiannya terdiri dari tes dan lembar observasi. Metode penelitian menggunakan peneltiian tindakan kelas dengan empat tahap yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan (tindakan),  Observasi dan Refleksi. Setelah melakukan analisis data terhadap pelaksanaan penelitian tindakan kelas, maka dapat disimpulkan adalah  pembelajaran dengan model discovery learning yang berorientasi pembelajaran berbasis HOTS (higher order thinking skill) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung
EFEKTIVITAS PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Edi Susanto, Rusdi, Agus Susanta
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.07 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan dari model project-based learning (PjBL) ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis mahasiswa pada matakuliah statistika dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika angkatan 2019 yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 64 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IIA sebagai kelas eksperimen dengan 34 mahasiswa. Sedangkan kelas kontrol kelas IIb dengan jumlah 30 orang . Instrumen penelitian terdiri dari lembar tes dan angket respon mahasiswa. Instrumen tes berupa soal untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis. Analisis data menggunakan: (1) uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, (2) uji hipotesis yang terdiri dari uji Anova dan uji statistik multivariate analisis varian (Manova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL efektif dalam ditinjau kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran statistik dasar.
EFEKTIVITAS PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Agus Susanta, Edi Susanto, Rusdi,
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.07 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.2219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan dari model project-based learning (PjBL) ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis mahasiswa pada matakuliah statistika dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika angkatan 2019 yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 64 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IIA sebagai kelas eksperimen dengan 34 mahasiswa. Sedangkan kelas kontrol kelas IIb dengan jumlah 30 orang . Instrumen penelitian terdiri dari lembar tes dan angket respon mahasiswa. Instrumen tes berupa soal untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis. Analisis data menggunakan: (1) uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, (2) uji hipotesis yang terdiri dari uji Anova dan uji statistik multivariate analisis varian (Manova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL efektif dalam ditinjau kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran statistik dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA KOMAT TERHADAP PEMECAHAN MASALAH DAN KECEMASAN MATEMATIKA SISWA Ira Purwandari; wiwik ekawati; Lia Budi Tristanti
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.084 KB) | DOI: 10.31949/th.v5i1.1988

Abstract

Setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda sehingga sekalipun dia menerima pelayanan pendidikan yang sama pasti masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan belajar. Salah satu ciri orang yang mengalami kesulitan belajar adalah memiliki rasa cemas atau gelisah ketika belajar  (math anxiety). Kecemasan belajar memiliki dampak yang negative terhadap prestasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ada atau tidak ada perbedaan kemampuan memecahkan masalah dan kecemasan siswa dalam pembelajaran Based Learning dengan media KOMAT. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiemen, dengan jenis data kuantitatif. Sedangkan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design, dengan rancangan penelitian menggunakan One Groups Pretest-Posttest Design, yaitu desain penelitian yang terdapat pretest sebelum diberi perlakuan Problem Based Learning (PBL) dan posttest setelah diberi perlakuan PBL. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dengan jumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes. Teknik analisis data hasil tes menggunakan uji statistik. Berdasarkan hasil output pada perhitungan uji t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,00 < 0.05, maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dalam menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dengan media KOMAT terhadap kemampuan menyelesaikan masalah matematika siswa MAN 4 Jombang. Berdasarkan hasil output pada perhitungan uji t menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0.05, maka H0 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan dalam menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dengan media KOMAT terhadap kecemasan matematika siswa MAN 4 Jombang.

Page 1 of 2 | Total Record : 17