cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
PROCEEDING STIMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
ANALISA HIDROLOGI dan REDESAIN SALURAN PEMBUANG CILUTUNG HULU KECAMATAN CIKIJING KABUPATEN MAJALENGKA Ai Silvia
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.64 KB)

Abstract

Hujan adalah komponen masukan penting dalam proses hidrologi. Karakteristik hujan di antaranya intensitas, durasi, kedalaman dan frekuensi. Intensitasyang berhubungan dengan durasi dan frekuensi dapat di ekspresikan dengan kurva Intensity Duration Frequency (IDF). Data yang di perlukan berupa data curah hujan dan data tata guna lahan. Data curah hujan yang di duanakan adalah data curah hujan harian dan yang tercatat pada stasiun hujan.Dalam Penelitian ini, Curah hujan di hitung dengan analisis frekuensi yang di mulai dengan menentukan curah hujan maksimum rata-rata dengan metode Log Pearson Type III, Kemudian menghitung parameter statistik untuk memilih distribusi yang paling cocok dengan metode Chi Kuadrat. Intensitas di hitung dengan mempergunakan metode Mononobe, dan untuk meng hitung debit puncak dengan metode rasional. Redesain saluran dihitung menggunakan rumus aliran Strickler / ManningKata kunci: Distribusi hujan, Intensitas, Debit Puncak.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DATA NASABAH BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER (Studi Kasus BPR Mitra Harmoni Cabang Kadipaten) Vieka Devita Puspitasari
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1671.066 KB)

Abstract

Technology and Internet-based information system in a short time become the material needed for business success in the future. This information system will be easier for companies to obtain the data and process the data, information and applied to assist the business operation. BPR Mitra Harmoni one RB that does not apply information systems all. Where BPR provides some information is still less effective and less accurate the resulting data, therefore, needed a web-based information systems can help better operational activities. Writer building information systems BPR Mitra Harmoni customer data using the web-based system development methods Rational Unified Process, the data collection methods used were interviews, observation, while using a systems approach to UML. Programming language used CodeIgniter Framework and MySQL.Keywords : Information systems, products BPR, CodeIgniter Framework, MySQL.
AUDIT TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKANKERANGKA KERJA COBIT 5 PADA DOMAINALIGN, PLAN AND ORGANISE (APO) (Studi Kasus: Universitas Majalengka) Nunu Nurdiana
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.135 KB)

Abstract

Penggunaan teknologi informasi pada suatu perguruan tinggi memang sangat dibutuhkan dan tentunya akan membawa banyak keuntungan bagi perguruan tinggi itu sendiri. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar tingkat kapabilitas proses teknologi informasi yang telah diterapkan di universitas Majalengka dengan menggunakan kerangka kerja CobiT 5. Kerangka kerja CobitT 5.0 yang diterapkan hanya mencakup domain Align, Plan and 177ias177m177t. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner, wawancara, dan observasi secara langsung. Hasil akhir yang didapatkan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar gap/kesenjangan antara tingkat kapabilitas yang didapatkan dengan tingkat kapabilitas yang diharapkan, kemudian memberikan rekomendasi yang cocok untuk diterapkan. Proses pengukuran dilakukan pada 13 proses domain Align, Plan and Organise. Dari 13 proses yang telah diukur masih terdapat 1 proses yang berada pada level 0 – Incomplete Process yaitu proses APO10 – Mengelola Pemasok dengan prosentase pengukurannya masih 0% dan klasifikasi N – Not Achieved. Sedangkan proses yang mencapai level 1 – Performed dengan klasifikasi P – Partially Achieved yaitu proses APO09 – Mengelola Perjanjian Layanan dengan prosentase pengukuran 40%. Untuk proses yang mencapai level 1 – Performed dengan klasifikasi L – Largerly Achieved adalah pada proses APO01 dengan prosentase nilai 75%, proses APO02 dengan prosentase nilai 67%, proses APO03 dengan prosentase nilai 60%, proses APO04 dengan prosentase nilai 67%, APO05 dengan prosentase nilai 50%, proses APO08 dengan prosentase nilai 80%, proses APO11 dengan prosentase nilai 83%, proses APO12 dengan prosentase 67%. Sedangkan untuk proses yang mencapai level 2 adalah proses APO06, APO07 dan APO13.Kata Kunci : audit teknologi informasi, tata kelola TI, CobiT 5, universitas.
PERANCANGAN ALAT UJI IMPAK METODE CHARPY DAN IZOD Fery Hardiana; Haris Budiman; Yudi Samantha
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.097 KB)

Abstract

Impact test is one method used to determine the strength, hardness and ductility of the material. Therefore the impact test is widely used in the field test the mechanical properties possessed by the material. Toughness (impact) is a materials resistance to shock loads. This is what distinguishes impact testing the tensile and hardness testing where loading is done slowly. Impact test is an attempt to simulate the material operating conditions frequently encountered in the transportation or construction equipment where the load does not always occur gradually but comes suddenly. The purpose of this paper is able to design and make tools charpy type impact test and Izod, knowing the mechanism of action, and analyze the performance of the tool at a time to recalibrate based on the impact energy of specimens. The methodology applied has three main points, namely the construction design, the manufacturing, construction and calculation. This impact test equipment has a capacity of 140 Joule, weight 20 kg pendulum, swinging point to point distance at 560 mm, the initial position beatings 105o and has dimension of length = 746,43 mm, width = 428,6 mm and 1221,85 mm high .Keywords: Design and construction calculations
RANCANG BANGUN APLIKASI SIMULASI KEGIATAN P3K DENGAN ANIMASI 2D MENGGUNAKAN ALGORITMA BOYER-MOORE Khaerul Manaf; Ruqi Antika
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.964 KB)

Abstract

Kecelakaan merupakan hal yang lumrah yang dapat terjadi dimanapun dan kapanpun. Bahkandi Indonesia tingkat kecelakaan mengalami peningkatan yang cukup tinggi setiap tahunnya. Namun,bagaimana jika kecelakaan tersebut terjadi di depan mata kita sendiri dan tidak ada orang lain yangberada di lokasi kejadian, maka pada saat itulah kecakapan dalam memberikan pertolongan pertamapada kecelakaan(P3K) sangat dibutuhkan. Meski begitu, pengetahuan tentang pertolongan pertamapada kecelakaan sangat minim dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Untuk membantu mempermudahmasyarakat dalam memahami ilmu tentang pertolongan pertama pada kecelakaan maka dibuatnyaaplikasi simulasi kegiatan P3K ini dengan berbasis mobile agar lebih mudah diakses juga lebih praktisdan menyajikan simulasi kegiatan P3K dengan animasi 2D agar lebih mudah dipahami. Untukmeningkatkan efesiensi aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur pencarian yang menerapkan algoritmaboyer-moore untuk mencocokkan string yang diinputkan. Dari hasil penelitian ternyata algoritma inidapat diterapkan pada aplikasi dan cukup akurat dan cepat dalam melakukan pencocokkan string. .Kata kunci : Android,  Boyer-Moore, P3K, Animasi 2D
STRATEGIC PLANNING OF INFORMATION SYSTEM ON SMK NEGERI 1 MAJALENGKA Anton Rachdiat Purwanto Sudarjat
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.643 KB)

Abstract

The function of Strategic planning in a institution is a guideline for long term of institution development. That planning is a result from the analysis process and there are some conditions of institution that want to be gain in particularly of time. The conditions which want to reach are reflected at vision, mission, goals and the programs of institution. For the reason of clearness from that strategic planning, the institution have a documentation which complemented with the description of the strength and the weakness or internal factor potension, the opportunities and the threats or external factor that faced of institution. That all are for the state of institution which have a real conditions globally with the roll of all resources. The activity of institution management which enrollment of all management function that stay focus to institution strategic planning that stated in early time, fundamentally will need a resources of data and informations fully in organization. That all can derived from the resources in all of organization, in a internal or external organization. For the reason effectiveness and effecienceness in a managemen of data in organization, it have to pushed with the management information system that already exist in organization with have a integration in the orders and have a aligment between the information system and the business process. The existing of that all will be the edge of the success of organization and will be a edge of competitive and a advance competitive. SMK Negeri 1 Majalengka is the institution in field of middle vocation of education and in this time need a managemen information system support which that all can be the drivers of the successful of education activity process. That supported are needed by all of the management level and operational level to reach the goals that stated and documentated in a strategic planning of institution in SMK Negeri 1 Majalengka. Therefore, that is needed to be conducted a activity of information supply can be have a aligment with the existing condition characters in SMK Negeri 1 Majalengka. And that will be Author this paper to conducted an experiment of strategic planning in information system that can be build by SMK Negeri 1 Majalengka. The methodology of riset in which describe the steps, appreachs, and the data which needed in that riset, taken with use a analysis of the problem in the early or riset preliminary and the next step is to state the goals of the riset. The SWOT analyze conducted in the next step to analyze and produce the strategic alternative of institution, and can be emerge the critical success factor / CSF and showed the measures and the data or information needed by every unit of institution. Principally, the information system strategic planning deal with the measure and information needed by organization for each critical success factors tha already exist in organization, the application portfolio analyze for each unit of institution, and some input that related with the steps and development programs of informatioan system in next stage.Keywords: Competitive Advantage, Information System, Strategic of Information System, Institution Strategic, Critical Success Factor, Measure dan SWOT Analyze.
STUDI KARAKTERISTIK HASIL PENGELASAN STUD WELDING A36 TERHADAP SA 335 GRADE P11 PADA KONSTRUKSI FINS PENUKAR KALOR PIPA CDU Haris Budiman; Rochim Suratman; Muki Satya Permana
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.643 KB)

Abstract

Pada proses pengolahan minyak mentah atau crude oil di sebuah kilang minyak terdapat fasilitas destilasi untuk menghasilkan beberapa produk turunan seperti bensin, solar, avtur, dan lain-lain. Pada proses awal, minyak mentah yang telah ditampung di dalam tangki bahan baku selanjutnya akan dipompa untuk dimasukkan kedalam kolom CDU (Crude Distillation Unit). Sebelum masuk ke dalam kolom destilasi, minyak mentah yang awalnya disimpan pada tangki dipompakan menuju fasilitas desalter, yaitu untuk menghilangkan kadar garam. Selanjutnya minyak mentah dilewatkan pada fasilitas penukar kalor, kemudian masuk pada tungku pemanas.kukan yaitu proses penghpipa penyalur minyak tersebut dilewatkan pada sebuah furnace untuk memanaskan minyak mentah di dalam pipa supaya temperatur minyak mentah pada saat masuk ke dalam kolom mencapai sekitar 4000C. Salah satu cara bagaimana perpindahan panas dari atmosfer furnace ke dalam fluida di dalam pipa adalah dengan cara memasang sirip (fin) berbentuk tabung pada permukaan pipa.Pipa yang mengalirkan minyak mentah atau crude oil pada proses pengolahan minyak dipasang komponen fins studded sebagai komponen untuk membantu perpindahan panas Proses pemasangan fins pelepas panas pada pipa sebagai logam dasar dilakukan dengan cara dilas. Proses pengelasan yang paling sesuai dengan fungsi dari fins pelepas panas adalah pengelasan tembak atau Stud Welding.Material fins pelepas panas yang digunakan pada penelitian ini adalah A36, silinder pejal dengan panjang 25,4m, dan diameter 12,7mm. Sedangkan material pipa menggunakan SA335 Grade P9 Sch.80 (tebal=8.5mm) dengan diameter 4 inchi. Pengelasan dilakukan dengan prinsip semiotomatis dan manual dengan memvariasikan parameter-parameter pengelasan, yaitu arus listrik dan waktu kontak. Pengelasan cara semi otomatis dilakukan pada arus listrik 80-300 amper dan waktu kontak 0,5 sampai 2 detik. Pengelasan secara manual dilakukan pada arus listrik 300 sampai 400 amper, dan waktu kontak sebesar 2, 4, 6,8 detik.Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan karakteristik lasan antara metoda manual dengan metoda semi otomatis.Kata kunci : Crude Distillation Unit, Fin, Stud Welding, Metalografi 
Membangun Citra Dan Kualitas Dalam Meningkatkan Nilai Jasa Terhadap Serta Loyalitas Pelanggan Inta Kusumadewi
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.325 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. Alfaria Trijaya yang bergerak di bidang Ritel Minimarket yang menyediakan segala jenis produk untuk kebutuhan masyarakat. wilayah penelitian ini dilakukan di wilayah Priangan Timur Provinsi Jawa Barat yang mencakup empat kabupaten dan dua kota, diantaranya Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Pengambilan wilayah ini didasarkan pada perkembangan jumlah minimarket yang cukup pesat sehingga terjadi persaingan dalam meraih pelanggan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi dan pengaruh satu sama lainnya dari citra minimarket, kualitas pelayanan, nilai jasa terhantar dan loyalitas pelanggan. Sampel penelitian ini menggunakan cluster sampling (sampel wilayah) dengan teknik propotional random sampling. Metode penelitian ini menggunakan metode distribusi frekuensi dari variabel yang diteliti dan metode verifikatif dengan teknik analisis SEM (structural equation modeling) untuk menjelaskan mengenai hubungan dan pengaruh antar variabel manifest maupun analisis konfirmatori. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh secara simultan dari variabel citra minimarket dan kualitas pelayanan terhadap nilai jasa terhantar. Secara parsial variabel kualitas pelayanan memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan dengan citra minimarket terhadap nilai jasa. Pengaruh nilai jasa terhantar terhadap loyalitas pelanggan menunjukkan pengaruh positif dan mengalami peningkatan dibandingkan dengan variabel citra minimarket dan kualitas pelayanan terhadap nilai jasa terhantar.Kata kunci: Citra Minimarket, Kualitas Pelayanan, Nilai Jasa Terhantar Dan Loyalitas Pelanggan
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMAAN BEASISWA UNTUK MAHASISWA DENGAN METODE SAW Muhammad Reza Maulana; Suhendri ST
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.258 KB)

Abstract

Majalengka University is a private university that has many outstanding students. Unfortunately there are some among them who have difficulty education expenses. Then held a government program in the form of scholarships to help ease the financial burden for underprivileged students at the University of Majalengka, it is intended for outstanding students but have financial difficulties. As for the criteria that should be owned by the grantee is a good achievement, having virtuous behavior, and belong to poor families. At the University of Majalengka no support system to help to select from the many students who are eligible for the scholarship, it is necessary to build a decision support system that will help determine who gets the scholarship so that more accurate in determining the criteria each student to receive a scholarship , The model used in this Decision Support System is Simple Additive Weighting (SAW), SAW is chosen because it can determine the weight values for each attribute, followed by the ranking process that will select the best alternative from a number of alternatives, in this case the alternative question is that entitled to receive scholarships based on criteria specified.Keywords : DSS, SAW, Scholarship
HUBUNGAN KUAT TEKAN BETON DENGAN JEDA WAKTU PENGECORAN Ridho Fudhila; Abdul Kholiq
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.959 KB)

Abstract

Beton yang sudah jadi sesampainya di lapangan langsung dituang di penampung sementara (beton sudah tidak berada di dalam mixer) tapi tidak segera dicor ke plat, balok atau kolom, dikarenakan kurangnya persiapan atau bisa kurangnya peralatan di lapangan dan faktor penyebab lainnya, misalnya metoda pengecoran manual (tanpa concrete pump), beranting dengan ember atau menggunakan talang yang memerlukan waktu lama, hal ini akan menyebabkan terjadinya jeda waktu pengecoran dengan kondisi beton di luar mixer.Penelitian ini menggunakan benda uji kubus 15x15x15 cm, bahan yang digunakan untuk pencampuran beton segar adalah semen tipe I, agregat kasar (batu pecah) agregat halus (pasir alami). Beton dituang ke cetakan benda uji dengan jeda waktu 0, 15, 30, 45, 60, 75 dan 90 menit.Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7 dan 28 hari.Dari hasil pengujian pada umur 7 hari kuat tekan pada jeda waktu 0 menit sebesar 353,91 kg/m², kuat tekan beton dengan jeda waktu 15 menit sebesar 341,31 kg/m², jeda 30 menit sebesar 326,76 kg/m² dan terus menurun hingga mencapai kuat tekan minimum pada jeda waktu pengecoran 90 menit sebesar 222,02 kg/m². Kuat Tekan beton pada umur 28 hari tanpa jeda waktu pengecoran sebesar 376,63 kg/m², kuat tekan beton dengan jeda waktu 15 menit sebesar 367,33 kg/m², jeda 30 menit sebesar 352,21 kg/m² dan terus menurun hingga mencapai kuat tekan minimum pada jeda waktu pengecoran 90 menit sebesar 293,75 kg/m².Kata kunci : beton, jeda waktu pengecoran, kuat tekan

Page 3 of 12 | Total Record : 114