cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 472 Documents
Pemodelan Numerikal Kestabilan Lereng Galian Abutment Jembatan pada Ruas Jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi Kurnia, Prana; Hamdhan, Indra Noer; Tohari, Adrin
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.51421

Abstract

Jembatan Cikereteg merupakan salah satu infrastruktur pada proyek pembangunan Jalan Tol Ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi. Berdasarkan data pengeboran, diketahui lereng di bawah jembatan memiliki tanah dengan nilai N-SPT kurang dari 10 dengan muka air tanah yang tinggi. Sehingga, menimbulkan pertanyaan mengenai kestabilan lereng tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng dengan mempertimbangkan beban gempa serta memberikan rekomendasi perkuatan lereng yang efektif untuk meningkatkan stabilitas lereng d ibawah jembatan tersebut. Analisis stabilitas lereng dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan program PLAXIS 2D. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa lereng tidak stabil, karena tidak memenuhi kriteria lereng rencana, yaitu 1,8 untuk kondisi statis dan 1,5 untuk situasi gempa. Nilai faktor keamanan masing-masing adalah 1,396 untuk kondisi statis dan 1,068 saat diberikan beban gempa. Hasil dari pemodelan perkuatan rencana menunjukan bahwa, penggunaan subdrain yang dikombinasikan dengan bored pile maupun ground anchor dapat memenuhi kriteria lereng rencana jembatan tersebut.
Pengelolaan DAS Mikro: Best Practice Penanganan Potensi Konflik Akibat Semburan Gas di Lahan Pertanian Desa Nglobo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah Ignatius Sriyana; Sri Sangkawati; Melfina Roselyn; Florentina Kusmiyati; Bimastyaji Surya Ramadan
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.60034

Abstract

Semburan gas di lahan pertanian Desa Nglobo, Kabupaten Blora, Indonesia, menyebabkan kontamisasi lahan, sehingga kesehatan Daerah Aliran Sungai (DAS) mengalami penurunan. Penurunan kesehatan DAS terlihat pada air dan tanah yang melebihi baku mutu Hal ini menyebabkan terjadinya konflik di masyarakat karena produktivitas tanaman padi dan jagung mengalami gagal panen. Penelitian ini bertujuan mengembalikan kesehatan daerah aliran sungai yang terkontaminasi baik lahan pertanian dan kualitas air. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan pengelolaan DAS mikro yang meliputi kegiatan berdiskusi dengan masyarakat dan para pihak lainnya,  usaha remediasi, sekolah lapangan dan monitoring evaluasi. Hasil kajian menunjukkan penambahan pupuk organik untuk mengembalikan kesuburan tanah terutama meningkatkan kandungan C-Organik sangat diperlukan yaitu dengan memberikan 29,58 ton/ha – 30,14 ton/ha pupuk pada lahan tersebut. Kualitas air setelah remediasi menunjukkan nilai di bawah ambang batas. Hasil evaluasi uji tanam menunjukkan padi dan jagung dalam kondisi baik, dibuktikan dengan tidak terjadinya kegagalan panen, kondisi kesuburan  lahan pertanian dapat pulih kembali. Pendekatan pengelolaan  DAS mikro, yang terukur, dengan aksi nyata  bersama masyarakat  terkena dampak dan para pihka yang terkait, dapat menyelesaikan konflik sosial yang terjadi akibat pencemaran pada lahan pertanian masyarakat.
Penentuan Initial Elevation untuk Mendukung Operasi Early Release Bendungan Sadawarna Andri Puji Wahyudi; Dyah Ari Wulandari; Ignatius Sriyana
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.62293

Abstract

Modifications of Sadawarna Dam include the addition of a sluice gate that is placed on the right side of the spillway which functions as an early release facility along with an intake to lower the reservoir water level before the flood comes. Implementation of early release on reservoir routing requires an initial elevation that is different from the initial elevation in general. The aim of this research is to determine the new initial elevation to support early release operations for the Sadawarna Reservoir. This research was conducted by calculating return flood discharge and flood routing in reservoir with 3 (three) scenarios of initial elevation. The method used for analysis of return flood discharge is SCS (Soil Conservation Service). The reservoir routing method uses level pool routing with the HEC-HMS application. Initial elevation is determined by 3 (three) scenarios that started from initial elevation +75,25 masl, +77,00 masl, and +78,50 masl. The results of 3 (three) scenarios showed that the optimal initial elevation that can be used in early release operations is at an elevation of +77,00 masl. The results of the reservoir flood routing simulation with initial elevation resulted reduction flood discharge up to return period of 50 years and resulted in the fastest reservoir water level recovery
Evaluasi Kinerja Seismik Struktur Menara Sabilulungan 99 Kabupaten Bandung dengan Metode Analisis Statis Nonlinear Pushover Erizal Erizal; Naufal Rifqi Arrafi; Sekar Mentari
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 2 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i2.65172

Abstract

Salah satu wilayah dengan kerawanan gempa bumi yang tinggi adalah Pulau Jawa. Menara Sabilulungan 99 yang terletak di Kabupaten Bandung ini merupakan menara dengan struktur beton bertulang yang memiliki sistem rangka pemikul momen. Periode struktur yang dimiliki adalah sebesar 2,6 detik. Rasio partisipasi massa yang diperoleh mencapai nilai di atas 90% baik arah x dan arah y pada ragam getar ke 9. Gaya geser dasar yang diperoleh ketika titik performa tercapai dalam analisis pasca-elastik adalah sebesar 10402,90 kN untuk arah x dan 10178,88 kN untuk arah y. Perpindahan lateral atap pada arah x dan arah y masing-masing adalah sebesar 568,53 mm dan 602,51 mm ketika titik performa struktur tercapai. Berdasarkan parameter deformasi struktur pada acuan ATC 40 dan FEMA 356, tingkat kinerja struktur merupakan Life Safety (LS). Daktilitas yang dimiliki struktur pada arah x dan y masing-masing adalah sebesar 1,7 dan 2,4 sehingga struktur tergolong ke dalam daktilitas rendah pada arah x dan daktilitas sedang pada arah y.
Simulasi Numerik Aeroelastik Model Seksional 2D Jembatan Bentang Panjang untuk Mengetahui Karakteristik Ketidakstabilan Flutter sulistiya sulistiya; Mochammad Agoes Moelyadi; Muhammad Kusni; Mahesa Akbar
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/vol%viss%ipp%p

Abstract

Flutter merupakan peristiwa ketidakstabilan aerodinamik pada jembatan bentang panjang yang dapat mengakibatkan kerusakan secara menyeluruh struktur dek jembatan. Interaksi antara angin dan struktur pada jembatan bentang panjang dapat diinvestigasi dengan simulasi numerik. Pada penelitian ini dilakukan simulasi aeroelastik pada model seksional 2D dek jembatan bentang panjang dengan teknik getaran bebas untuk menganalisis kecepatan flutter dan mengetahui pengaruh bentuk dek terhadap karakteristik ketidakstabilan flutter menggunakan perangkat lunak ANSYS. Data hasil simulasi kemudian diekstraksi menggunakan metode identifikasi Modified Ibrahim Time-Domain Method (MITD) untuk mendapatkan nilai rasio redaman dan koefisien flutter derivatives. Nilai rasio redaman digunakan untuk menentukan kecepatan kritis flutter, sedangkan koefisien flutter derivatives digunakan untuk mengetahui karakteristik ketidakstabilan flutter dan mekanisme flutter yang terjadi pada jembatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penampang persegi panjang (bluff body) lebih rentan terhadap ketidakstabilan flutter dibandingkan dengan bentuk streamline, serta memiliki nilai kecepatan flutter yang lebih rendah dari bentuk yang lain.  Mekanisme flutter yang terjadi adalah torsional flutter, sedangkan pada bentuk streamline adalah coupling flutter.
Pengaruh Air Laut terhadap Kuat Tekan, Permeabilitas, dan Mikrostruktur Beton Geopolimer dengan Flyash dan Tanah Putih sebagai Pengganti Semen Yulita Arni Priastiwi, ST. MT.; Hardi Wibowo; Purwanto Puwanto; Arif Hidayat; Inandhiya Ulayya; Nensi Carita
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.63604

Abstract

Meningkatnya pembangunan infrastruktur suatu kawasan terkadang terletak pada lingkungan agresif salah satunya yaitu pada wilayah pesisir pantai sehingga kontak langsung dengan air laut tidak dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air laut terhadap beton geopolimer menggunakan fly ash dan tanah putih sebagai pengganti semen dengan parameter pengujian kuat tekan, permeabilitas dan mikrostruktur. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder berukuran 150x300 mm dan 100x200 mm. Perbandingan fly ash dan tanah putih yang digunakan sebesar 85%: 15% serta aktivator yang digunakan yaitu NaOH 8M dan Na2SiO3 dengan perbandingan 1:2,5. Proporsi campuran mengunakan perbandingan 1 fly ash : 1,497 pasir : 2 split : 0,451 alkali aktivator dengan mutu rencana adalah 35 MPa. Pengujian dilakukan setelah beton melalui proses curing selama 56 hari, kemudian beton dikondisikan tanpa rendaman dan dengan rendaman lebih dari 28 hari. Pengujian dilakukan pada umur beton 56 dan 87 hari. Hasil pengujian menunjukan bahwa beton geopolimer dengan pengaruh air laut memiliki nilai kuat tekan lebih tinggi dengan koefisien permeabilitas lebih kecil dibanding dengan beton tanpa pengaruh air laut saat umur pengujian. Mikrostruktur beton geopolimer dengan pengaruh air laut menghasilkan struktur morfologi berbentuk matriks yang lebih padat dengan sedikit pori-pori dibandingkan dengan beton tanpa pengaruh air laut.
Gangguan Sampel dan Dampaknya Pada Sifat-Sifat Tanah Dalam Uji Laboratorium Mekanika Tanah : Literature Review Yanyan Agustian; Udin Komarudin; Neris Peri Ardiansyah
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.58043

Abstract

Gangguan sampel atau sample disturbance dalam uji tanah di laboratorium merupakan masalah karena dampaknya yang signifikan terhadap hasil pengujian dan dapat memengaruhi desain geoteknik serta fondasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil penelitian terdahulu terkait berbagai metode sampling dan uji laboratorium untuk memahami karakteristik dan sifat-sifat sampel uji yang mengalami gangguan beserta hasil pengujiannya. Selain itu, penelitian ini bertujuan memahami perkembangan penanggulangan gangguan tersebut hingga saat ini, sehingga mendorong para peneliti untuk terus mengembangkan metode dan peralatan uji yang dapat mengurangi dampak gangguan sampel seminimal mungkin. Metode penelitian melibatkan tinjauan literatur selama 70 tahun terakhir, dan beberapa hal dapat disimpulkan: Pertama, gangguan pada sampel bisa terjadi selama pengambilan sampel dan uji laboratorium, termasuk metode sampling, ukuran sampel, serta alat uji. Kedua, dampak paling krusial dari gangguan sampel adalah perubahan pada kekuatan geser, baik dalam kondisi statis maupun dinamis, serta sifat kompresibilitas tanah. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan penggunaan kombinasi uji laboratorium dan pengujian in-situ sebagai alternatif efektif untuk mengurangi gangguan dan memvalidasi hasil uji laboratorium
Pengoperasian Pintu Pembilas terhadap Efisiensi Penggelontoran Sedimen: Studi Kasus Bendung Alale Very Dermawan; Evi Nur Cahya; Muhammad Nurjati Hidayat; Nur Sholawatini
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.60651

Abstract

Penelitian ini membahas pengujian model fisik hidrolik Bendung Alale untuk mengamati perilaku hidrolika aliran banjir rencana, kondisi hilir bendungan, dan penggelontoran sedimen. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan model fisik hidrolik di laboratorium dengan skala 1 : 50. Uji pembilasan dilakukan untuk mengetahui efektivitas pembilasan, kondisi sedimentasi atau gerusan yang terjadi setelahnya. Bendung Alale mempunyai 3 pintu pembilasan di sebelah kanan bendung. Pembilasan dilakukan dengan menggunakan debit Q25th dengan durasi pengaliran 1 jam. Pintu pembilas cukup efektif untuk membilas sedimen dari hulu bendung. Sedimen yang terbawa hampir 50% pada semua skenario buka tutup pintu pembilas. Skenario pembilasan 6 (pintu 1 dan 2 tertutup dan pintu 3 terbuka penuh) mempunyai efisiensi tertinggi yaitu 53,81%.
Karakteristik Hidraulik Banjir Bendung Karet Sungai Juwana Kabupaten Pati Gusfan Halik; Abdillah Tirta Silmi Kaaffah; Saifurridzal Saifurridzal
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.62047

Abstract

Pati Regency, Central Java Province is an area that frequently experiences floods, including tidal floods and flash floods during the rainy season. The Pemali-Juana River Basin Center has planned the construction of a rubber weir which will be built in 2022-2024 to overcome this problem. It is hoped that this rubber weir will be a solution for controlling floods and as a water storage system during the dry season. This research aims to model the hydraulic characteristics of the flow in Karet Juwana Dam under flood conditions (Q10, 20, 25, 50, and 100 years). Modeling of flow hydraulic characteristics using HEC-RAS 5.0.3 software. The modeling results show that when the rubber weir expands, maximum backwater occurs for 2.26 km upstream of the weir. The water level above the rubber weir is 1.0 meters with flow speeds upstream and downstream of the weir threshold of 0.40 m/s and 0.66 m/s respectively. Controlling flood levels against overtopping can be optimal if the water level is 0.60 meters above the crest. Hydraulically, the simulation results show that a deflation speed of 0.2 meters/minute can control overtopping optimally.
Pengaruh Penggunaan Zeolit dan Serat Agave Sisalana Terhadap Kuat Tekan dengan Metode Self Compacting Concrete (SCC) Fahrizal Zulkarnain; Amar Azhari Batubara
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 30, Nomor 1 (2024)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v30i1.57981

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) is concrete innovation which  does not  require vibrations during installation and compaction. SCC concrete can flow freely with its weight and is capable of filling a mold well, ensuring perfect compaction without vibration. In 1988, in order to eliminate or reduce the need for vibration to achieve density and thereby reduce the labor required for concrete placement, SCC was developed in Japan. In this research, the production of SCC was investigated by replacing the fine aggregate in the SCC mixture by 3%, 7% and 11% of zeolite material and by adding 0.005% of agave sisalana fiber of cement weight. The 15/30 cm concrete cylinders were used in 16 samples for compressive strength.  It is shown that the values of flowability, filling capacity, and permeability decrease with increasing use of zeolite content based on the results of the research conducted. The results of the compressive strength test show that the variation of 7% zeolite + 0.005% sisalana fiber has the highest value of compressive strength at FAS 0.43, with an average of 38.46 MPa, and the highest value of compressive strength at FAS 0.45, with an average of 37.07 MPa.

Filter by Year

2003 2025