cover
Contact Name
Leo Rulino
Contact Email
Leo Rulino
Phone
-
Journal Mail Official
leorulino@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
ISSN : 2442501X     EISSN : 25412892     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PENERAPAN K3 PADA TENAGA KESEHATAN DI RSIA PERMATA SARANA HUSADA PERIODE FEBRUARI 2015 Novi Ernawati; Ella Nurlelawati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3, No 1 (2017): JAKHKJ Maret 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.44 KB)

Abstract

Data statistik kecelakaan dari Jamsostek yang kini telah berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, mencatat sepanjang tahun 2013 jumlah pesertanya yang mengalami kecelakaan kerja sebanyak 129.911 orang. Akibat kecelakaan tersebut 3.093 pekerja meninggal dunia, yang mengalami sakit 15.106 orang, luka – luka 174.266 orang dan meninggal mendadak sebanyak 446 orang. Sebanyak 34,43% penyebab kecelakaan kerja karena posisi tidak aman atau ergonomis dan sebanyak 32,12 % pekerja tidak memakai peralatan yang safety. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Penerapan K3 Pada Tenaga Kesehatan Di RSIA Permata Sarana Husada Periode Februari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptik analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah populasi sebanyak 98 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Variabel yang diteliti yaitu sikap, pengetahuan, masa kerja, pendidikan, dan motivasi tenaga kesehatan serta sarana dan prasarana (APD). Analisa yang digunakan adalah dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap dengan pelaksanaan K3 (p value=0,010), ada hubungan antara motivasi dengan pelaksanaan k3 (p value = 0,035), ada hubungan antara penggunaan APD dengan pelaksanaan k3 (p value = 0,001). Peneliti menyarankan instansi agar menyelenggarakan sistem manajamen K3 dengan membentuk P2K3 RS, juga dengan melaksanakan upaya – upaya pelaksanaan penerapan K3 melalui sistem manajemen K3 yang berkesinambungan dan berkelanjutan.Kata kunci : Penerapan K3, Tenaga Kesehatan
PENGAMBILAN KEPUTUSAN LANSIA MELAKUKAN PEMERIKSAAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KECAMATAN TANJUNG PRIOK Rizki Pebrian Pratama
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5, No 2 (2019): JAKHKJ September 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.038 KB)

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya jumlah hipertensi penduduk lansia menimbulkan masalah terutama dari segi kesehatan. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular sehingga penyakit tidak menular banyak muncul pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya antara peran media  informasi,  fasilitas  kesehatan peran keluarga dan gaya hidup terhadap pengambilan keputusan lansia melakukan pemeriksaan hipertensi di Wilayah Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara Tahun 2017.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional (potong lintang). Sampel yang digunakan sebanyak 60 lansia sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 20Hasil: Penelitian menunjukan keputusan lansia  dipengaruhi oleh Peran media informasi (18,65%), fasilitas kesehatan (15,4%), peran keluarga (8,2%) dan gaya hidup (27,7%). Pengaruh langsung keputusan lansia  sebesar 70,0% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1,1% serta total pengaruh langsung dan tidak langusng sebesar 71,1%.Kesimpulan: Gaya hidup merupakan faktor yang dominan yang sangat mempengaruhi keputusan lansia melakukan pemeriksaan hipertensi. Saran penelitian sebaiknya untuk komunitas lansia dimana tenaga kesehatan puskesmas melibatkan gaya hidup didalam program pelayanan kesehatan pada lansia sehingga pelayanan kesehatan lebih bersifat komprehensif.
STUDI KASUS EFEKTIVITAS INTERVENSI MASSAGE KAKI, AROMATERAPI SEREH & KOMBINASI KEDUANYA TERHADAP PENURUNAN INSOMNIA PADA LANSIA Leo Rulino; Laras Santi
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5, No 2 (2019): JAKHKJ September 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.648 KB)

Abstract

Latar Belakang:  Insomnia adalah ketidakmampuan untuk tidur walaupun ada keinginan untuk melakukannya. Lansia yang beresiko mengalami gangguan pola tidur yang disebabkan beberapa faktor seperti misalnya perubahan pola sosial, pensiunan, pasangan hidup atau teman dekat, penggunaan obat-obatan, penyakit yang dialami lansia, gangguan mood, ansietas, kepercayaan untuk tidur, kematian, dan perasaan yang negatif merupakan indikator terjadinya insomnia. Penanganan insomnia dapat dilakukan dengan terapi farmakologi seperti obat-obatan antistamin dan menggunakan terapi non farmakologi seperti massage kaki dan aromaterapi sereh.Metode:  Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan study kasus. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, berjumlah 3 partisipan (1 partisipan diberikan intervensi massage kaki, 1 partisipannya diberikan intervensi aromaterapi sereh, dan 1 partisipan diberikan kombinasi dari kedua intervensi tersebut. Penelitian dilakukan di RT01/RW07 Kelurahan Papanggo Jakarta Utara.Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi ketiga partisipan, terlihat bahwa aromaterapi sereh lebih cepat mengatasi insomnia daripada massage kaki. Namun kombinasi kedua intervensi memberikan efek yang lebih baik.Kesimpulan:  Insomnia ditandai dengan: (1) kesulitan untuk memulai tidur, (2) terbangun pada malam hari, dan (3) sulit untuk tidur kembali ketika terbangun. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian insomnia antara lain: (1) Lingkungan yang bising dan (2) Gejala akibat penyakit penyerta yang mengganggu waktu tidur seperti poliuri dan polifagi pada diabetes mellitus. Intervensi romaterapi sereh lebih efektif dibandingkan dengan massage kaki. Namun kombinasi keduanya dapat memberikan efek positif yang lebih komprehensif pada insomnia.
PENGARUH PEMBERIAN EFFLUERAGE MASSAGE DI FUNDUS UTERI TERHADAP LAMANYA PERSALINAN KALA I PADA MULTIGRAVIDA DI PUSKESMAS KECAMATAN MENTENG JAKARTA PUSAT TAHUN 2019 Choirunissa, Risza; Suprihatin, Suprihatin; Wahab, Munirang
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini ditandai oleh latar belakang Angka Kematian Ibu (AKI) dengan kasus komplikasi yang terjadi pada proses persalinan seperti hambatan persalinan (failutre progress), perdarahan, gawat janin, partus lama yang termasuk dalam kasus tersebut sebanyak 1.712 kasus. Partus lama dapat dipercepat dengan beberapa metode antara lain dengan massage effluerage di fundus uteri. Massage effluerage di fundus uteri yaitu rangsangan stimulasi kulit yang dapat menimbulkan efek relaksasi untuk menurunkan kadar hormon adrenalin dan dapat meningkatkan produksi oksitosin. Pemberian massage effluerage di fundus uteri adalah salah satu upaya yang dapat mengefektifkan frekuensi his agar adekuat untuk menghindari persalinan lama. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian massge effleurage di fundus uteri terhadap lamanya persalinan kala I pada multigravida di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat tahun 2019.Metode : Desain penelitian ini menggunakan the static-group comparison dengan teknik  total sampling sebanyak 20 responden ibu bersalin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat sebanyak 20 responden.Hasil penelitian : Tidak ada pengaruh lama persalinan kala I pada ibu bersalin yang diberi intervensi massage effleurage di fundus uteri di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat didapatkan p-value (0,80) yang berarti p>? (0,05) sehingga Ho diterima yang artinya tidak ada perbedaan signifikan antara yang kelompok perlakuan yang diberi massage effleurage  dan  kontrol yang tidak diberi massage effleurage di fundus uteri pada ibu bersalin multigravida di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat.Kesimpulan : Pemberian intervensi massage effleurage di fundus uteri tidak  berpengaruh terhadap lamanya persalinan kala I pada multigravida namun ada perbedan rata-rata dari lama persalinan antara kedua kelompok selam 19 menit.. Petugas kesehatan dapat menggunakan metode ini sebagai metode nonfarmakologi untuk membantu dalam proses persalinan.
PENERAPAN JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RT 001 RW 007 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA TAHUN 2019 Rosita Magdalena Lubis; Ni Wayan Suliani; Andita Anestiya
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5, No 2 (2019): JAKHKJ September 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.343 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah tekanan darah dengan sistolic blood pressure (SPB) ≥130 mmHg atau tekanan darah dengan diastolic blood pressure (DBP) ≥80 mmHg. Penyakit hipertensi juga sering disebut dengan silent killer karena penderitanya sering tidak merasa kesakitan maupun mengalami keluhan.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif studi kasus dengan membandingkan dua pasien dengan penerapan jus tomat yang dapat menurukan tekanan darah karena adanya kandungan kalium yang berfungsi sebagai vasodilatasi pembuluh darah.Hasil: Dari hasil penelitian ini ditemukan di pengkajian bahwa dari kedua pasien tersebut hampir sama, dilakukan intervensi dan implementasi yang sama. Dalam evaluasi, dari kedua pasien ditemukan bahwa salah satu dari dua pasien tersebut lebih cepat dalam penurunan tekanan darah karena sering meminum jus tomat dan berolahraga.Kesimpulan: Bagi peneliti yang ingin melanjutkan, diharapkan agar lebih banyak dalam jumlah sampel yang akan diteliti dan mencari pengaruh apa saja yang dapat menurunkan tekanan darah.
PENGARUH PEMBERIAN EFFLUERAGE MASSAGE DI FUNDUS UTERI TERHADAP LAMANYA PERSALINAN KALA I PADA MULTIGRAVIDA DI PUSKESMAS KECAMATAN MENTENG JAKARTA PUSAT TAHUN 2019 Risza Choirunissa; Suprihatin Suprihatin; Munirang Wahab
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5, No 2 (2019): JAKHKJ September 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.338 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini ditandai oleh latar belakang Angka Kematian Ibu (AKI) dengan kasus komplikasi yang terjadi pada proses persalinan seperti hambatan persalinan (failutre progress), perdarahan, gawat janin, partus lama yang termasuk dalam kasus tersebut sebanyak 1.712 kasus. Partus lama dapat dipercepat dengan beberapa metode antara lain dengan massage effluerage di fundus uteri. Massage effluerage di fundus uteri yaitu rangsangan stimulasi kulit yang dapat menimbulkan efek relaksasi untuk menurunkan kadar hormon adrenalin dan dapat meningkatkan produksi oksitosin. Pemberian massage effluerage di fundus uteri adalah salah satu upaya yang dapat mengefektifkan frekuensi his agar adekuat untuk menghindari persalinan lama. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian massge effleurage di fundus uteri terhadap lamanya persalinan kala I pada multigravida di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat tahun 2019.Metode : Desain penelitian ini menggunakan the static-group comparison dengan teknik  total sampling sebanyak 20 responden ibu bersalin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat sebanyak 20 responden.Hasil penelitian : Tidak ada pengaruh lama persalinan kala I pada ibu bersalin yang diberi intervensi massage effleurage di fundus uteri di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat didapatkan p-value (0,80) yang berarti p>α (0,05) sehingga Ho diterima yang artinya tidak ada perbedaan signifikan antara yang kelompok perlakuan yang diberi massage effleurage  dan  kontrol yang tidak diberi massage effleurage di fundus uteri pada ibu bersalin multigravida di Puskesmas Kecamatan Menteng Jakarta Pusat.Kesimpulan : Pemberian intervensi massage effleurage di fundus uteri tidak  berpengaruh terhadap lamanya persalinan kala I pada multigravida namun ada perbedan rata-rata dari lama persalinan antara kedua kelompok selam 19 menit.. Petugas kesehatan dapat menggunakan metode ini sebagai metode nonfarmakologi untuk membantu dalam proses persalinan. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMILIHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK PRASEKOLAH (3-6 tahun) Dina Carolina Hapsari; Lilis Trisna Wati; Dara Wijaya
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6, No 2 (2020): JAKHKJ November 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latarbelakang: Anak prasekolah merupakan generasi penerus bangsa yang tumbuh dan kembangnya diharapkan sesuai seiring usianya. Para orang tua di Indonesia mendeteksi adanya keterlambatan perkembangan anak pada usia pra sekolah mencapai 12,8%-28,5%. Deteksi dini perkembangan pada anak dirasa perlu untuk mengetahui tingkat pencapaian perkembangan anak khususnya aspek motorik. Aspek motorik merupakan upaya orang tua untuk mengajak anak bermain dalam suasana penuh gembira dan rasa sayang. Peranan orang tua terutama ibu sangat bermanfaat bagi proses perkembangan anak. Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan suatu alat permainan untuk membantu merangsang dan menunjang kemampuan anak sebaik mungkin. APE memberikan kepuasan bagi anak karena bila anak melakukan sesuatu ketrampilan, maka keberhasilan ini biasanya akan mengakibatkan semangat bagi anak untuk mengulangi permainannya atau mencoba-coba dengan jenis APE yang lain. APE dapat dilakukan apabila pengetahuan ibu tentang APE baik, karena dapat berpengaruh pada perkembangan bilogis, psikososial, sosialisasi, ekonomi, dan pendidikan anak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pemilihan alat permainan edukatif terhadap perkembangan motorik anak prasekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan sampel sebanyak 30 orang. Metode penelitian menggunakan penelitian kolerasi dengan pendekatan cross sectional dengan uji Pearson Chisquare. Hasil Penelitian: menunjukan tingkat pengetahuan ibu tentang pemilihan alat permainan edukatif yaitu menengah atau sedang (56,7%), dan perkembangan motoric anak yaitu Normal (76,7%) dengan uji Pearson Chi-square diperoleh p-value 0,03. Berdasarkan hasil bivariate, ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perkembangan motoric anak dengan p-value (0,03). Kesimpulan: Terdapat Hubungan antara pengetahuan ibu mengenai pemilihan alat edukatif terhadap perkembangan motorik anak. Kata kunci : Pengetahuan ibu , Perkembangan Motorik Anak
HUBUNGAN STIMULASI OLEH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN) DI POSYANDU KECUBUNG KELURAHAN PARUNG SERAB KOTA TANGERANG Bunga Tiara Carolin; Dayan Hisni; Desti Rini
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6, No 1 (2020): JAKHKJ Juni 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Usia 1-3 tahun merupakan periode emas perkembangan anak yang meliputi aspek motorik kasar, motorik halus, kemampuan bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian. Faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan anak adalah stimulasi, lingkungan, pendidikan orang tuaMetode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Stimulasi oleh Orang tua dengan Perkembangan Anak Usia Toddler (1-3 Tahun) di Posyandu Kecubung Kelurahan Parung Serab Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, sampel dalam penelitian ini terdiri dari 44 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada orang tua dan melakukan skrining menggunakan KPSP kepada responden. Uji statistik yang dilakukan menggunakan uji Chi Square.Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara stimulasi oleh orang tua terhadap perkembangan anak usia toddler (1-3 tahun) di Posyandu Kecubung Kelurahan Parung Serab Kota Tangerang (p-value = 0,000).Kesimpulan: Ada hubungan antara stimulasi oleh orang tua dengan perkembangan anak usia toddler (1-3 tahun).
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PRAKTEK MENCUCI TANGAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI PANTI ASUHAN AISYIYAH JAKARTA PUSAT Anita Apriliawati; Nur Hudzaifah
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 1 (2021): JAKHKJ Maret 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka positif Covid-19 pada anak-anak terbilang kecil namun anak dapat menjadi carrier jika terpapar oleh virus tersebut, dan membahayakan bagi populasi rentan. Salah satu pencegahan penularan Covid-19 dan penyakit menular lain adalah mencuci tangan dengan baik dan benar. Kesadaran akan pentingnya mencuci tangan dimulai dari pengetahuan serta praktek mencuci tangan itu sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan desain one group pre test and post test dengan tujuan untuk melihat perbedaan pengetahuan serta praktek mencuci tangan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi kesehatan. Populasi penelitian ini sebanyak 20 orang anak di Panti Asuhan Aisyiyah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Probability sampling dengan teknik Purposive Sampling dimana teknik ini didasarkan pada pertimbangan tertentu yang peneliti buat. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi terhadap variabel pengetahuan dan praktek mencuci tangan (p=0.000). Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19 salah satunya adalah terkait mencuci tangan.Kata kunci : Mencuci tangan, Covid-19, Pengetahuan, Praktek
Pengaruh Terapi Senam Kaki Diabetik Terhadap Penurunan Resiko Neuropati Pada Klien Dengan Diabetes Melitus Yuli Astuti; Muhammad Fandizal; Dhien Novita Sani
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7, No 1 (2021): JAKHKJ Maret 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 2/3 penderita diabetes tidak mengetahui dirinya memiliki diabetes dan dalam kondisi sudah komplikasi. Komplikasi tertinggi yaitu neuropati 60% sehingga menurunkan sensitivitas dan sirkulasi darah perifer. Penelitian Pre Eksperimen dengan pendekatan asuhan keperawatan. Bentuk desain penelitian yaitu One Group Pretest-Postest. Sampel dalam penelitian sebanyak 6 orang dengan Teknik Non Probability sampling yaitu Purposive Sampling. Variabel dependennya adalah resiko neuropatik. Variabel independent yaitu terapi senam kaki diabetic. Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Pengolahan data pada pengkajian sensitivitas dan sirkulasi darah perifer menggunakan rumus presentase (% = nilai hasil/nilai total x 100%) dan rumus ABI (ABI = Sistolik kaki/Sistolik tangan). Hasil pengkajian akhir neurologis responden dari 0,63(63%) menjadi 0,85(85%), pengkajian vaskuler responden dari 0,66(66%) menjadi 0,94(94%), pemeriksaan Ankle Branchial Index (ABI) dari 0,83(83%) menjadi 1%, pemeriksaan Capillary Refilling Time (CRT) dari 4 detik menjadi 1 detik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi senam kaki diabetik terhadap penurunan resiko Neuropati Diabetik.Kata kunci: diabetik; neuropati; senam kaki; terapi

Page 8 of 23 | Total Record : 224