Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2017): Maret"
:
18 Documents
clear
Analisis Produktivitas Usahatani Tomat di Kabupaten Jember
Sutiarso, Edy;
Hadi, Syamsul
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (635.951 KB)
Tomat adalah produk hortikultura penting di Indonesia dan di Kabupaten Jember khususnya. Tujuan penelitian adalah : (1) mengukur produktivitas lahan, tenaga kerja, dan biaya usahatni tomat; (2) mengidentifikasi perbedaan produktivitas antara strata lahan luas dan sempit usahatani tomat; dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani tomat di Kabupaten Jember. Penelitian merupakan studi kasus pada lima kecamatan di Kabupaten Jember yaitu: Ledokombo, Sumberjambe, Ajung, Panti dan Umbulsari dengan jumlah sampel total 60 petani tomat. Data dianalisis menggunakan analisis produktivitas, uji-z beda rata-rata dan analisis regresi berganda model Cobb Douglas.  Hasil penelitian adalah: (1) Rata-rata produktivitas lahan usahatani tomat di Jember sebesar 153,662 ku/ha, produktivitas tenaga kerja 4,906 kg/JKP, dan produktivitas biaya 0,00047 kg/Rp. (2) Tidak ada perbedaan produktivitas tenaga kerja dan biaya antara strata lahan luas dan sempit, tetapi produktivitas lahan berbeda secara  signifikan pada taraf kepercayaan 99%.(3) Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani tomat di Jember yaitu luas lahan, tenaga kerja dan bibit, sedangkan pupuk, dan pestisida berpengaruh tidak nyata.
Tanggapan Petani Terhadap Pemasangan Gupon Burung Hantu Di Kecamatan Mojoanyar-Kabupaten Mojokerto
Sodiq, Moch.;
Wilujeng, W;
Sutoyo, S
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.314 KB)
Di kelompok tani Sri Rejeki Desa Ngarjo dan Harapan Jaya Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, pada bulan Agustus 2016 masing â masing telah dipasang tambahan gupon burung hantu sebanyak 4 buah dan 8 pangkringan. Pada bulan November â Desember 2016 dilakukan evaluasi tanggapan petani terhadap pemasangan gupon burung hantu. Diambil sampel petani sebanyak 20 orang secara acak pada kelompok tani tersebut.Hasil evaluasi tanggapan petani menunjukkan bahwa ; 1). Sampai 60 hari pemasangan 8 gupon telah ditempati oleh burung hantu ;2). Serangan tikus menurun dari rata-rata 6% menjadi 0.70 % dengan kerugian produksi per Ha tinggal Rp. 175.000 ; 3). Tingkat kepuasan petani sangat puas
Faktor-faktor yang mendasari pengambilan keputusan Petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto
Valentine, Bella Dyah;
Kuntadi, Ebban Bagus;
Hartadi, Rudi
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.967 KB)
Bahan baku tebu di PG. Djatiroto diperoleh dari  tebu milik sendiri (TS) dan tebu rakyat (TR) melaui sistem kemitraan kerjasama bagi hasil dengan petani. Penelitian bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor-faktor yang mendasari pengambilan keputusan petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto, (2) perbedaan pendapatan petani tebu yang bermitra dan petani tebu yang tidak bermitra dengan PG. Djatiroto. Metode pengambilan contoh menggunakan Proportionate stratified random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan Regresi Logistik dan Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) faktor yang berpengaruh nyata terhadap pengambilan keputusan petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto adalah faktor pengalaman dengan nilai signifikansi sebesar 0,092, faktor pendapatan dengan nilai signifikansi sebesar 0,036, dan faktor jumlah anggota keluarga dengan nilai signifikansi sebesar 0,068 sedangkan faktor umur dan pendidikan berpengaruh tidak nyata terhadap pengambilan keputusan petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto; (2) terdapat perbedaan pendapatan antara petani tebu yang bermitra dan petani tebu yang tidak bermitra dengan PG. Djatiroto dengan nilai signifikansi sebesar 0,002, pendapatan petani tebu yang bermitra lebih besar dari pada pendapatan petani tebu yang tidak bermitra dengan PG. Djatiroto. Rata-rata pendapatan petani tebu yang bermitra sebesar Rp. 25.822.092/ha/tahun sedangkan rata-rata pendapatan petani tebu yang tidak bermitra sebesar RP. 20.010.176/ha/tahun.
Analisis Nilai Tambah Dan Tingkat Produktivitas Kerja Serta Strategi Pengembangan Home Industry Gula Kelapa Di Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember
Sulistiowati, Yohana Tyas;
Aji, Joni Murti M;
Hartadi, Rudi
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.41 KB)
Home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo melakukan pengolahan nira menjadi gula kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Nilai tambah pada home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo, (2) tingkat produktivitas kerja home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo (3) Strategi pengembangan home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Method), yaitu di Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitis, dan metode pengambilan contoh yang digunakan adalah Total Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa yang digunakan adalah analisis nilai tambah, analisis produktivitas kerja, analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Nilai tambah pada home indutry gula kelapa di Desa Tembokrejo adalah Rp 1.637,04/kg. (2) Tingkat produktivitas kerja home industry gula kelapa adalah rendah yaitu sebesar Rp 5.858/jam. (3) Strategi pengembangan home industry gula kelapa berada pada posisi White Area. (4) QSPM diperoleh prioritas strategi home industry gula kelapa dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 6,13 yaitu meningkatkan produksi gula kelapa.
Analisis Respon Penawaran Padi Indonesia
Sulistyo, Anang;
Syafrial, S;
Anindita, Ratya
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (360.269 KB)
Beras merupakan bahan pangan bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Penawaran beras di Indonesia terdiri dari produksi dalam negeri dan impor dari negara lain. Ketergantungan terhadap beras impor dari tahun ke tahun cukup tinggi, yaitu 500 ribu sampai 2 juta ton per tahun.Peningkatan produksi padi merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi impor. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis perkembangan penawaran padi Indonesia, (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi luas areal panen padi Indonesia, (3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhiproduktivitas padiIndonesia dan (4) Menganalisisrespon (elastisitas) penawaran padi Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang.Metode analisis yang digunakan yaitu dengan pendekatan model respon penawaran Nerlove. Hasil analisis menunjukkan bahwa elastisitas penawaran padi Indonesia dalam jangka pendek sebesar 0,088 dan elastisitas jangka panjang sebesar 0,153.Hal ini menunjukkan bahwa petani padi respon terhadap perubahan harga. Nilai elastisitas ini berada pada kisaran inelastis, artinya presentase perubahan penawaran lebih kecil daripada harganya yaitu sebesar 0,088 persen dalam jangka pendek dan 0,153 persen dalam jangka panjang sebagai akibat perubahan 1 persen harga gabah.
Analisis Ekonomi Pakan Ternak Terfermentasi Berbasis Limbah Agroindustri Pisang Di Kabupaten Lumajang
Akhiriani, Shanti;
Soetriono, S;
Nurhayati, N
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (397.212 KB)
Pakan ternak terfermentasi merupakan produk bernilai ekonomi yang bisa dihasilkan dari salah satu limbah agroindustri pisang, yaitu kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan dan efisiensi usaha pada agroindustri pakan ternak terfermentasi dari kulit pisang; dan (2) nilai tambah pada pemanfaatan kulit pisang menjadi pakan ternak terfermentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif dan analitik. Pengambilan data pada penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri pakan ternak terfermentasi menguntungkan dan efisien untuk diusahakan berdasarkan analisis pendapatan dan nilai R/C ratio, yaitu pendapatan agroindustri pakan ternak terfermentasi untuk produksi setiap hari sejumlah Rp 567.179,00 dengan nilai R/C ratio 1,54. Agroindustri pakan ternak terfermentasi memberikan nilai tambah positif untuk setiap kilogram bahan baku yang digunakan, yaitu sebesar Rp 393,48 atau 62,98% dari nilai produk.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI MANGGA GADUNG DI DESA BAYEMAN KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO
Muhlis, Abdullah;
Soejono, Djoko;
Subekti, Sri
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (642.634 KB)
Komoditas mangga gadung merupakan salah satu komoditas unggulan yang dibudidayakan di Kabupaten Situbondo. Desa Bayeman Kecamatan Arjasa merupakan sentra produksi mangga gadung di Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dan deskriptif. Metode pengambilan contoh menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 38 petani. Analisis data menggunakan analisis pendapatan dan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo adalah menguntungkan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 18.435.656,95/ha/tahun. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo yang berpengaruh nyata pada taraf kepercayaan 95% adalah jumlah produksi, harga jual, biaya obat-obatan, biaya tenaga kerja dan pendidikan, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah biaya pupuk dan pengalaman.
Analisis Pendapatan Dan Strategi Pengembangan Usaha Tani Tembakau Rajang Samporis
Munawaroh, Wiwik;
Raharto, Sugeng;
Suwandari, Anik
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (532.478 KB)
Tembakau rajang samporis merupakan tembakau dari persilangan sompor dan moris, di daerah Kecamatan Jelbuk yang sudah terjadi persilangan secara alami namun bagian kedinasan perkebunan dan kehutanan menyebutnya dengan tembakau maesan 1 sementara masyarakat tetap menyebutnya dengan sebutan tembakau samporis.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan petani tembakau rajang samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember; (2) efisiensi biaya usahatani tembakau rajang samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember; (3) strategi pengembangan usahatani tembakau rajang samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitis. Metode pengambilan contoh menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 31 petani. Analisis data menggunakan analisis pendapatan, analisis efisiensi biaya dan analisis SWOT . Hasil analisis menunjukkan bahwa:(1) usahatani tembakau samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember adalah menguntungkan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 2.089.242/ha/musim. (2) Penggunaan biaya produksi pada usahatani tembakau samporis di desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember adalah efisien dengan nilai sebesar 1,44. (3) Analisis SWOT pada usahatani tembakau samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember berada pada posisi White Area (Bidang Kuat-Berpeluang).
Analisis efisiensi biaya dan prospek pengembangan Usaha pembibitan jeruk siam di Desa Bangorejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi
Amalah, Nur;
Suwandari, Anik;
Kuntadi, Ebban Bagus
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (629.559 KB)
|
DOI: 10.32528/agribest.v1i1.1250
Tanaman jeruk siam merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, dalam pengusahaan bibit jeruk siam yang berkualitas, ketersediaan entres di BPMT berperan penting terhadap keberlangsungan usaha pembibitan jeruk siam dalam memenuhi permintaan konsumen. Tujuan penelitian ini untuk menetukan efisiensi biaya dan prospek pengembangan usaha pembibitan jeruk siam. Penetuan lokasi penelitian dengan menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan analitis. Analisis data menggunakan R/C Ratio, Pendapatan, dan Analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan biaya dalam satu kali produksi pada usaha pembibitan jeruk siam adalah efisien dan pendapatan petani menguntungkan. Berdasarkan analisis SWOT usaha pembibitan jeruk siam berada pada posisi White Area.
Analisis Respon Penawaran Padi Indonesia
Anang Sulistyo;
S Syafrial;
Ratya Anindita
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/agribest.v1i1.1249
Beras merupakan bahan pangan bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Penawaran beras di Indonesia terdiri dari produksi dalam negeri dan impor dari negara lain. Ketergantungan terhadap beras impor dari tahun ke tahun cukup tinggi, yaitu 500 ribu sampai 2 juta ton per tahun.Peningkatan produksi padi merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengurangi impor. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis perkembangan penawaran padi Indonesia, (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi luas areal panen padi Indonesia, (3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhiproduktivitas padiIndonesia dan (4) Menganalisisrespon (elastisitas) penawaran padi Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang.Metode analisis yang digunakan yaitu dengan pendekatan model respon penawaran Nerlove. Hasil analisis menunjukkan bahwa elastisitas penawaran padi Indonesia dalam jangka pendek sebesar 0,088 dan elastisitas jangka panjang sebesar 0,153.Hal ini menunjukkan bahwa petani padi respon terhadap perubahan harga. Nilai elastisitas ini berada pada kisaran inelastis, artinya presentase perubahan penawaran lebih kecil daripada harganya yaitu sebesar 0,088 persen dalam jangka pendek dan 0,153 persen dalam jangka panjang sebagai akibat perubahan 1 persen harga gabah.