Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi
Jurnal Anuva presents the latest information of study and research of Cultural Studies and Library and Information Science. Scientific scope of this journal covers cultural studies, library, documentation, and information science. Cultural Studies includes philosophy, literature, linguistics, philology, anthropology, and sociology. Library science includes librarianship, management activity/library services, library collection management, library automation, digital libraries, library cooperation, library empowerment, and/or development of library system/document and information institution. Studies of documentation include record and archive management, activities of data documentation, information, and publications/literature/collection in a database or a certain media, such as; repository, big data, codata, metadata, and/or development documentation system in the library/document and information institution. Studies of information include infometrics, bibliometrics, webometrics, repackaging information, retrieval information, knowledge management, literacy information, dissemination information, and/or development of information systems in the library/document and information institution.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 4 (2021): Desember"
:
14 Documents
clear
Upaya Pengembangan Koleksi Grey Literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Misteriani Maria Jawa Koten;
Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (673.395 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.579-590
Penelitian ini berjudul “Pengembangan Koleksi Grey Literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekplorasi bagaimana pengembangan koleksi grey literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Undip. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, studi kepustakaan, penelusuran data online (internet searching), dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur dengan memilih tiga informan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan untuk memperoleh sumber data utama dan data lain yang selanjutnya dilakukan triangulasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif dengan melakukan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan memverifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengembangan koleksi grey literature di Perpustakaan Fakultas Psikologi Undip meliputi kegiatan pengadaan, seleksi, dan penyiangan. Pengadaan koleksi grey literature berasal dari penyerahan tugas akhir mahasiswa dan hasil sumbangan para dosen. Seleksi yaitu memilih koleksi yang telah memenuhi syarat sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perpustakaan. Penyiangan dilakukana dengan cara menarik koleksi yang sudah berumur lebih di atas lima tahun, dan koleksi yang mengalami kerusakan.
Library Anxiety pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Studi Kualitatif di UPT Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang
Rika Ravena;
Athanasia Octaviani Puspita Dewi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.098 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.527-542
Penelitian ini membahas library anxiety pada mahasiswa tingkat akhir di UPT Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana library anxiety yang terjadi pada mahasiswa tingkat akhir di UPT Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, agar penelitian dapat mengkaji pengalaman informan secara lebih mendalam. Data penelitian diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan studi dokumen dengan mengkaji enam faktor library anxiety milik Multidimensional Library Anxiety Scale (MLAS) yang dikembangkan oleh Van Kampen, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis data model alir Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa library anxiety pada masing-masing mahasiswa tingkat akhir memiliki pengalaman yang berbeda-beda. Terdapat dua faktor yang paling banyak dialami oleh informan, yaitu berkaitan dengan pentingnya pemahaman tentang tata cara penggunaan perpustakaan dan kenyamanan yang dirasakan dalam menggunakan teknologi. Sementara itu, penelitian menghasilkan faktor yang paling berpengaruh terhadap library anxiety pada mahasiswa tingkat akhir, khususnya di UPT Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang, diantaranya meliputi: banyaknya fasilitas dan layanan yang tersedia, pentingnya kegiatan pendidikan pemakai, intensitas kunjungan, hambatan dengan staf, dan kurangnya informasi terkait sumber online yang tersedia di perpustakaan.
Bentuk Adaptasi Layanan Perpustakaan di Masa Pandemi : Kajian Literatur
Ana Irhandayaningsih
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.811 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.671-678
Imbas pandemi COVID-19, perpustakaan terpaksa ditutup sementara dan mengharuskan penyediaan layanan online dan jarak jauh. Penelitian ini mengkaji layanan perpustakaan, perangkat teknologi, dan masalah yang dihadapi perpustakaan selama pandemi. Tujuan literature review ini adalah untuk melengkapi pengetahuan yang diperoleh sebelumnya. Interpretasi dari sumber yang ditemukan selama proses pencarian menetapkan validitas konten atau topik studi yang sedang dipertimbangkan. Penelitian diawali dengan pengumpulan data dari sumber-sumber di database EBSCO, yang dapat diakses melalui e-resources Perpustakaan Nasional RI. Kajian ini mengkaji banyak karakteristik layanan perpustakaan di tingkat universitas, antara lain layanan sirkulasi, repositori digital, dan layanan referensi virtual di masa pandemi COVID-19. Bahkan dalam kasus akses terbatas, layanan sirkulasi perpustakaan dapat diberikan melalui layanan penjemputan untuk item koleksi atau dokumentasi koleksi yang dipindai. Selain itu, beberapa perpustakaan menawarkan akses terbuka gratis untuk artikel penelitian di era pandemi COVID-19. Sementara itu, salah satu layanan esensial yang dituntut pengguna perpustakaan universitas adalah layanan referensi virtual melalui platform media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan Twitter untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan COVID-19.
Persepsi Pemustaka terhadap Penggunaan Skema Klasifikasi DDC (Dewey Decimal Classification) Di Perpustakaan Kota Semarang
Roro Isya Permata Ganggi;
Elisheba Nindrapramesti
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (458.991 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.591-602
Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap penggunaan skema klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC) di Perpustakaan Kota Semarang. Dalam melakukan penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk pengambilan data dengan pendekatan wawancara. Pengambilan data dalam penelitian dilakukan dengan tiga cara yakni wawancara semi terstruktur, observasi subjek penelitian, dan studi literatur. Penelitian ini menggunakan sepuluh pemustaka yang rutin menggunakan fasilitas di Perpustakaan Kota Semarang sebagai subjek penelitian utama dalam penelitian tersebut. Dari sepuluh pemustaka tersebut, lima di antaranya memiliki latar belakang ilmu perpustakaan yang cukup memadai. Wawancara semi terstruktur diimplementasikan untuk memperoleh pendapat mereka satu per satu. Setelah wawancara tersebut dilakukan, analisis hasil wawancara menggunakan metode reduksi sata, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa persepsi pemustaka terhadap skema sistem klasifikasi di Perpustakaan secara keseluruhan telah membantu dalam mengelola bahan pustaka yang ada agar lebih tertata dan mudah ditemukan. Kendati demikian pemustaka masih mendapati beberapa faktor penghambat dalam menemukan bahan pustaka secara mandiri hal ini juga dikarenakan faktor latar belakang pendidikan.
Pengetahuan Lokal dan Perpustakaan: Analisis Tematik di Google Scholar
Rizki Nurislaminingsih;
Sukaesih Sukaesih;
Neneng Komariah
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (844.16 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.543-554
Konsep pengetahuan lokal umumnya merupakan kajian antropologi atau ilmu budaya. Pengetahuan lokal masih terbilang asing bila disandingkan dengan kata perpustakaan. Kejelasan kaitan pengetahuan lokal dan perpustakaan tersirat dalam Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan yang memposisikan perpustakaan sebagai agen pelestari budaya bangsa. Dengan demikian, pembahasan mengenai kaitan pengetahuan lokal dengan perpustakaan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan analisis artikel yang membahas tentang kedua konsep tersebut. Berdasarkan pengalaman peneliti, jumlah tulisan ilmiah dengan tema pengetahuan lokal dan perpustakaan masih sulit untuk diperoleh secara gratis. Namun demikian, free access artikel dapat dilakukan pada google scholar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaitan pengetahuan lokal dengan perpustakaan. Penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis tematik berbantukan VosViewer digunakan untuk mengetahui keterkaitan konsep pengetahuan lokal dengan perpustakaan. Peneliti mengetikkan kata kunci “pengetahuan lokal perpustakaan” pada google scholar. Penggunaan Bahasa Indonesia pada kata kunci bertujuan untuk memetakan hasil penelitian dari penulis dalam negeri yang berbahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lokal dan perpustakaan berkaitan dengan tugas tugas pokok perpustakaan sebagai institusi informasi dan pengetahuan. Pustakawan harus berperan aktif dalam menyebarkan pengetahuan lokal bahkan hingga ke mancanegara. Hal ini dapat terwujud dengan penggunaan website. Kesimpulan penelitian ini adalah perpustakaan memiliki tanggung-jawab dalam diseminasi pengetahuan lokal. Pustakawan dapat memanfaat produk teknologi agar pengetahuan lokal dapat dibagikan dengan lebih cepat dan diakses oleh masyarakat dengan lebih mudah.
Pola Perilaku Pencarian Informasi Dosen CPNS Univeristas Lampung Berbasis Literatur Elektronik
Arnila Purnamayanti;
Purwanto Putra;
Andi Windah
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (989.832 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.679-696
Riset ini mengkaji tentang Pola Perilaku Pencarian Informasi Dosen CPNS Unila Berbasis Literatur Elektronik dan mengevaluasi keterpakaian sumber-sumber literatur elektronik yang diakses oleh dosen-dosen tersebut. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrument survey. Riset ini menghasilkan pola perilaku pencarian informasi dosen CPNS Unila, pemetaan keterpakaian sumber informasi elektronik. Jadi riset ini tidak hanya mengkaji soal perilaku pencarian informasi dan kebutuhan informasi dosen saja, akan tetapi berupaya melihat keterpakaian literatur-literatur elektronik. Penelitian ini menggunakan model perilaku pencarian informasi dari Ellis. Hasil penelitian ini diperoleh pola perilaku pencarian informasi dosen CPNS Unila dimulai dari tahapan starting sebesar 90%, chaining sebesar 93,4%, browsing sebesar 76,56%, differentitating sebesar 100%, monitoring sebesar 100%, dan extracting sebesar 94,25% yang merupakan model pencarian informasi dari teori model Ellis. Selain itu, sumber-sumber informasi yang digunakan oleh dosen CPNS Unila dalam ketermanfaatan literature-literatur elektronik yang dilanggan menggunakan Springer dikarenakan memiliki subject keilmuan yang beragam dalam menunjang proses pembelajaran maupun penelitian para dosen CPNS Unila.
Tradisi Ngenger : Bentuk Solidaritas Sosial dalam Budaya Jawa
Titiek Suliyati
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.234 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.603-614
Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang tradisi ngenger, yang merupakan bentuk solidaritas masyarakat Jawa. Tradisi ngenger sudah berlansung sangat lama dan benlanjut sampai sekarang. Tradisi ngenger ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat Jawa untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat, dengan cara mengijinkan pelaku ngenger tinggal menetap bersama keluarga yang menjadi tempat ngenger. Pelaku ngenger akan diberi kesempatan untuk memperoleh pendidikan formal maupun informal serta ditanggung seluruh biaya hidupnya. Permasalahan yang akan dikaji adalah bagaimana kaitan antara solidatias sosial dengan perkembangan tradisi ngenger. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode penelitian kualitatif . Data yang digunakan adalah data kualitatif dalam bentuk susunan kata dan kalimat, bukan dalam bentuk angka. Strategi penelitian dilakukan secara empiris, yang menyelidiki fenomena dan peristiwa dalam kehidupan nyata dengan memanfaatkan berbagai sumber informasi untuk memecahkan masalah penelitian. Sumber data untuk penelitian ini meliputi orang dan dokumen. Informan dipilih dengan teknik purposif, mewakili berbagai kategori. Informasi dan data berupa literatur, artikel, koran, sumber-sumber dari internet dan dokumen lain yang berkaitan dengan ngenger. Wawancara mendalam dilakukan untuk menyarikan data dari informan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji keterkaitan antara tradisi ngenger dengan solidaritas masyarakat Jawa, baik dalam lingkup keluarga inti, lingkungan kerabat maupun masyarakat. Juga untuk mengetahui proses dan dinamika ngenger.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ngenger perlu dilestarikan karena mengandung nilai-nilai positif untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat.
Pemanfaatan Buku Novel sebagai Media Biblioterapi dalam Menumbuhkan Optimisme pada Pasien Kanker Anak Kategori Usia Remaja di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI)
Aliya Nisrina Adrian;
Lydia Christiani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (626.466 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.643-656
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan buku novel sebagai media biblioterapi dalam menumbuhkan optimisme pada pasien kanker anak kategori usia remaja di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Metode penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan action research. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi tidak langsung, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini diperoleh melalui snowball sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan buku novel dalam pelaksanaan biblioterapi pada pasien kanker anak kategori usia remaja di YKAKI dapat digunakan pada tahap identifikasi, di mana melalui kemiripan tokoh dan permasalahan yang sedang dihadapi pasien kanker kategori usia remaja dengan permasalahan yang dialami tokoh karakter dalam buku novel, pasien dapat merasakan apa yang dirasakan tokoh karakter dan dapat terlibat secara emosional dengan tokoh karakter tersebut. Pasien dapat termotivasi untuk mengikuti cara penyelesaian masalah dan hal-hal positif lainnya yang dilakukan tokoh karakter. Maka dari itu, melalui alur, makna, dan hal-hal positif yang dilakukan tokoh karakter dalam buku novel dapat membantu membuka pandangan pasien kanker anak kategori usia remaja di YKAKI, bahwa ada orang lain yang juga mengalami hal yang serupa dengan dirinya dan lebih termotivasi untuk mengikuti cara dan sikap positif tokoh karakter dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan akibat penyakit kanker yang dideritanya. Keberhasilan pasien dalam mengidentifikasi dirinya dengan isi buku novel dapat dilihat melalui perubahan positif pada sikap dan ekspresi optimis pasien yang menjadi lebih terbuka dan ceria, serta lebih ingin mendekatkan diri kepada Tuhan, bahkan pada fase pemulihan efek samping pasca proses pengobatan kemoterapi yang dijalani.
Perilaku Pencarian Informasi Anggota Grup Diskusi Online Whatsapp dalam Upaya Pemenuhan Kebutuhan Informasi Penyelesaian Rambut Rontok
Mohammad Fathoni;
Yanuar Yoga Prasetyawan
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (465.67 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.615-630
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi yang dilakukan oleh anggota grup diskusi online Whatsapp bernama “PEJUANG MAHKOTA” dalam menyelesaikan masalah rambut rontok yang dialami. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan purposive sampling guna menyaring informan sesuai dengan kriteria penelitian. Wawancara mendalam dan semi terstruktur digunakan peneliti sebagai teknik dalam pengambilan data terhadap 12 informan penelitian yang merupakan anggota dalam grup Whatsapp. Peneliti menggunakan metode thematic analysis sebagai teknik dalam menganalisis data penelitian yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan penelitian beranggapan rambut rontok merupakan sebuah masalah serius yang perlu segera mendapat penanganan. Hal tersebut mengakibatkan penderita rambut rontok membutuhkan informasi sebagai solusi penyelesaian rambut rontok. Pencarian informasi dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni rasa takut akan kebotakan, menurunnya tingkat percaya diri dan rasa takut akan penyakit lain dibalik masalah rambut rontok. Kegiatan pencarian dilakukan dengan menanyakan langsung kepada rekan sejawat atau orang tua, mencari, memilah, mencatat, mengevaluasi, mencari kembali atau pengulangan, tindakan perawatan rambut dan berbagi informasi. Dalam melakukan pencarian informasi juga ditemui beberapa hambatan yang dibagi menjadi 2 jenis, yaitu hambatan internal dan eksternal, diantaranya hambatan koneksi jaringan internet, banyaknya sumber informasi yang kurang kredibel rentan akan informasi palsu dan hambatan secara personal dari masing-masing informan termasuk dalam perumusan kata kunci yang mengakibatkan hasil pencarian kurang sesuai dengan kebutuhan.
Analisis Pengelolaan Arsip Dinamis di Kantor Kelurahan Pojoksari Kecamatan Ambarawa
Yusrilia Asna Hapsari;
Putut Suharso
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (516.46 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.5.4.555-568
Kegiatan pengelolaan arsip dinamis yang dilaksanakan oleh semua instansi atau organisasi, baik pemerintah maupun swasta, ataupun perseorangan, merupakan sebuah kegiatan yang pasti akan terus dilaksanakan, yang dimaksudkan untuk dapat menunjang kegiatan lain jika diperlukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui cara pengelolaan arsip dinamis yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pojoksari. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode kualitatif dan teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terbagi menjadi informan utama dan kunci, dengan total informan berjumlah lima orang. Metode analisa data dengan cara reduksi, penyajian, dan pengambilan kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan arsip dinamis dimulai dengan penciptaan, pemeliharaan dan penggunaan, dan penyusutan. Proses penciptaan dimulai dengan pencatatan arsip pada buku agenda dan pembuatan kartu disposisi untuk dapat ditinjau oleh Lurah. Pemeliharaan dan penggunaan diserahkan dan dilaksanakan oleh masing-masing bagian. Proses penyusutan selama ini belum pernah dilaksanakan, baik pemindahan ke Lembaga Kearsipan Daerah maupun kegiatan pemusnahan arsip. Dalam melaksanakan pengelolaan arsip dinamis, ditemui hambatan yang berupa kekurangan jumlah sumber daya manusia, serta waktu, kemampuan, dan pengetahuan kearsipan yang terbatas. Upaya yang telah dilaksanakan untuk mengatasinya adalah dengan melanjutkan hal-hal yang sudah menjadi kebiasaan terlebih dahulu, akan tetapi dengan tidak menutup kemungkinan bahwa di masa yang akan datang dapat dilaksanakan peningkatan mengenai kemampuan serta pengetahuan kearsipan, juga memiliki waktu yang tersendiri untuk mengelola arsip dinamis yang dimiliki