cover
Contact Name
Febri Desman M.Hum
Contact Email
febri.desman54@gmail.com
Phone
+628116624777
Journal Mail Official
red.jurnallagalaga@gmail.com
Editorial Address
red.jurnallagalaga@gmail.com
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan
ISSN : 24609900     EISSN : 25979000     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/lg
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Sinopsis : terbit dalam dua kali setahun. Jurnal Laga-Laga merupakan Jurnal Ilmiah Berkala tentang Seni Pertunjukan pengelolaan Jurnal Laga-Laga berada di dalam lingkup Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni padangpanjang
Articles 163 Documents
JEMBATAN ARASY SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA TARI TITIAN Nurzihan, Cut Luthfiya
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 11, No 2 (2025): Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v11i2.30710

Abstract

Jembatan adalah sebuah jalan yang direntangkan diatas sungai atau penghubung dari  titik  awal ke titik akhir, titian ini merupakan judul karya tari yang diangkat dari hasil pengamatan pengkarya  dari sisi imajinatif pemikiran pengkarya melihat jembatan tersebut sebagai sebuah proses yang menghubungkan antara usaha dan hasil. Jembatan tersebut menjadi inspirasi ide kreatif secara akademik untuk mengangkat ke dalam sebuah karya tari tunggal yang dikaitkan ke dalam kehidupan pengkarya, dimana segala sesuatu hal dicapai tidak lepas dari sebuah proses. Ide garapan karya tari ini berpijak terhadap suatu tatanan dari fenomena kehidupan yang dialami langsung oleh pengkarya, sehingga terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatar belakanginya.  Inspirasi pada pengkarya yang pada akhirnya membentuk sebuah garapan tari tunggal dengan menggunakan properti tali kapal yang digunakan untuk meniti.
KOMPOSISI MUSIK NENGNONGGUNG TERINSPIRASI DARI KESENIAN KUDA KEPANG SANGGAR BINA SATRIA KELURAHAN DURIAN II KECAMATAN BARANGIN KOTA SAWAHLUNTO PROVINSI SUMATERA BARAT Sista, Lenggo Geni
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 11, No 2 (2025): Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v11i2.30711

Abstract

Kesenian Kuda Kepang Sanggar Bina Satria di Sungai Durian Kelurahan Durian II Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto dalam pertunjukanya memiliki pola melodi dan struktur garap musikalnya yang terkesan repetitif.Dari kasus musikal tersebut pengkarya mendapatkan ide untuk mengembangkan pola yang repetitif menjadi bervariasi baik dari warna bunyi, melodi, dan strukturnya.Pengkarya terinspirasi dari tiga buah ricikan/instrmen seperti bendhe, kethuk, dan gong.Nengnonggung merupakan sebuah istilah yang pengkarya adopsi dari penyebutan tiga warna bunyi sekaligus tiga nada yang terdiri dari tiga buah ricikan/instrumen, yaitu bendhe (disimbolkan dengan neng), kethuk (disimbolkan dengan nong), dan gong (disimbolkan dengan gung), dari tiga ricikan dengan tiga nada tersebut diatas,maka pengkarya mengembangkan pola-pola melodis dan struktur yang terdapat pada pola garap musik KudaKepangSanggar Bina Satria Sawahlunto dengan garapan baru yang berbeda dari tradisinya.Berdasarkan pengamatan pengkarya terhadap pola garap tiga ricikan tersebut diatas, menarik bagi pengkarya untuk dikembangkan sebagai koloselIndenpenden dan tidak lagi berfungsi sebagai ekstra musikal untuk mengiringi tari Kuda Kepang, sehingga timbul ide dari pengkarya untuk menggarap musik KudaKepang kedalam garap komposisi musik dengan pendekatan tradisi, dengan menggunakan instrumen aslinya ditambah dengan beberapa ricikan gamelan seperti bonang barung, slenthem dan saron, sebagai bentuk pengembangan garap sekaligus sentuhan rasa yang lebih variatif, dinamis, dan harmonis.       
PENYUTRADARAAN LAKON NAFSU DI BAWAH POHON ELM KARYA EUGENE O’NEILL TERJEMAHAN TOTO SUDARTO BACHTIAR SADURAN EDY SUISNO KEDALAM BENTUK REALISME NATURALIS Nurriazah, Alaliza
Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan Vol 11, No 2 (2025): Laga-Laga : Jurnal Seni Pertunjukan
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/lg.v11i2.30712

Abstract

Penyutradaraan lakon Nafsu di Bawah Pohon Elm, karya Eugene O’Neill, saduran Edy Suisno merupakan perancangan kreatifitas sutradara untuk memproyeksikan lakon menjadi kenyataan pentas dalam sebuah pertunjukan teater yang bergaya realisme naturalis. Perancangan penyutradaraan diawali dengan analisa lakon Nafsu Di Bawah Pohon Elm yang meliputi analisa terhadap struktur dan tekstur lakon.Analisa struktur lakon meliputi telaah terhadap tema, alur, penokohan danlatar lakon. Sedangkan yang menjadi bagian dari tekstur lakon adalah dialog, suasana dan  spektakel.  Hasil  dari  telaah  dan  analisa  lakon  tersebut  dijadikan  pedoman terhadap pembuatan desain pementasan yang bertumpu pada perwujudan pemanggungan  yang  realistik.  Pendekatan realistik  dipilih  sebagai wujud  tafsiran pencipta (sutradara) terhadap keberadaan lakon Nafsu Di Bawah Pohon Elm yang merupakan lakon realisme. Gaya realisme adalah mewujudkan pementasan dengan menghadirkan akting dan tata artistik yang menyerupai kenyataan dan mampu melahirkan ilusi realitas. Penyutradaraan ini berisi varian realisme yang dipilih adalah realisme naturalis. Realisme naturalis adalah mewujudkan atau menyajikan tata panggung yang memperlihatkan detail suasana dan detail aktor dengan menghadirkan tata artistik yang natural. Realisme naturalis membawa penonton masuk ke dalam alur  cerita  dan  merasakan  bahwa  peristiwa  yang  terjadi  di  panggung  adalah kenyataan.