cover
Contact Name
Saaduddin
Contact Email
red.ekspresiseni@gmail.com
Phone
+6281371972228
Journal Mail Official
red.ekspresiseni@gmail.com
Editorial Address
https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ekspresi/about/editorialTeam
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
ISSN : 14121662     EISSN : 25802208     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/ekspresi
Core Subject : Humanities, Art,
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni welcomes full research articles in the area of Visual Art and Performing Art. Scope areas are: related to Art and Culture, Creative Process and conceptual research in visual art and Performing Art.
Articles 297 Documents
ESTETIKA MUSIK TALEMPONG LAGU DENDANG DI NAGARI LIMBANANG Nadya Fulzi
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 13, No 2 (2011): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.99 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v13i2.210

Abstract

Talempong pacik is a traditional ensemble that can be found all over Minangkabau region. It has a variety of instrumentation and song repertoire, but the musical concept is the same; it uses interlocking technique to build the melody. The basic principle in talempong pacik ensemble is playing melodious motifs by three talempong players by emphasizing the improvization aspect. There is an impression that the sounds of talempong are arguing aginst each other, an analogy to the concept of dialectic, that is, the skill to converse and argue based on the right argument and logic. Dialectic itselt is part of Minangkabau culture. So the concept of dialectic is a basic musical concept dan philosophy of talempong pacik
SAMPURAGA: PENCIPTAAN OPERA BATAK Enrico Alamo
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 16, No 1 (2014): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.792 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v16i1.1

Abstract

Opera Batak Sampuraga is a play that began from the experience of seeing the site Sampuraga Hot Spring, located in the area Sirambas Mandailing-Natal, and stories  are  told  from  mouth to  mouth  (oral  literature).  Then  rearrangement  is done regarding characterization and the occuring event by using some structures of  Indonesian  modern  theater.  As  Batak  Opera  has  some  similarities  with  the structure of Indonesian modern theater, Opera Batak Sampuraga as an object of art  creation,  experiences  a  touch  of  creativity  with  the  presence  of  various elements of art from other regions; one of them is gundala-gundala, a traditional theater  of  Karo  region.  Sampuraga  play  is  a  human  obsession  and  ambition  in reaching  their  goals,  which  requires  sacrifice,  although  it  eventually  leads  a curse.  Opera  This  play  is  presented  through  a  realism  approach  with representation  style.  The  form  of  tragedy  is  chosen  because  of  the  incident happening  to  two  human  beings;  mother  and  child.  This  creation  is  important because  Opera  Batak  Sampuraga  is  similar  to  the  pattern  and  characterization of plays in Indonesian modern theater.
PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH KERAMIK BAYAT SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL PRODUK KERAJINAN TANGAN Novierti Debby Astuti
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 2 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.371 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i2.391

Abstract

Sebagian besar mata pencaharian warga Pagerjurang, adalah perajin keramik. Setiap hari mereka memproduksi ribuan keramik. Dalam proses produksi kemungkinan karya keramik mengalami kecacatan. Karya keramik yang cacat menjadi limbah dan hanya dibiarkan menumpuk di daerah tempat tinggal para perajin. Salah satu upaya untuk meningkatkan nilai kreatifitas masyarakat Pagerjurang adalah dengan melakukan analisis tentang pengelolaan dan pemanfaatan limbah keramik tersebut. Limbah keramik perlu diolah supaya tidak menimbulkan efek negatif di lingkungan masyarakat. Limbah keramik diolah menjadi berbagai macam produk kerajinan tangan yang menarik seperti aksesoris, souvenir, dan tile keramik. Metode penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan eksperimen. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui latar belakang, manfaat, inovasi, serta cara pengolahan limbah keramik. Manfaat penelitian ini agar dapat menambah wawasan untuk para perajin keramik.
UPACARA ADAT NABER LAUT PADA MASYARAKAT NELAYAN DI DESA BATU BERIGAK KAB. BANGKA TENGAH Defri Handara; Riki Rikarno
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 18, No 2 (2016): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.557 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v18i2.95

Abstract

Upacara adat Naber Lautmerupakanupacara adat tradisional yang selalu dilaksanakan oleh masyarakat nelayan di desa Batu Berigak setiap satu tahun sekali.Upacara adat Naber Laut merupakan kebudayaan yang telah di wariskan secara turun temurun.Upacara adat Naber Laut dilaksanakan bertujuan untuk meminta keselamatan dalam melaut dan tolak bala bagi masyarakat di desa Batu Berigak.Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu Bentuk upacara adat Naber Lautdi desa Batu Berigak Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk upacara adat Naber Laut dengan menganalis data kualitatif yang didapatkan.
KAJIAN IKONOLOGI POSTER PERJUANGAN “BOENG, AJO BOENG” KARYA AFFANDI TAHUN 1945 Abdurrozaq Abdurrozaq
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 1 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1804.91 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v19i1.126

Abstract

Sebagai sebuah media komunikasi visual, poster perjuangan “Boeng, Ajo Boeng” karya Affandi tahun 1945, memiliki makna intrinsik yang menunjukkan realitas sosial bangsa Indonesia pada tahun 1945. Gaya ekspresionisme serta tema dan konsep nasionalisme yang diangkat menggambarkan bagaimana perkembangan dunia seni rupa Indonesia yang mendapatkan  banyak  pengaruh  dari  Jepang.  Melalui  media  komunikasi  visual, dunia politik dan seni Indonesia saling bersinergi dan menjadi satu kesatuan dalam mencapai tujuan yang sama yakni kemerdekaan Indonesia.
MOTIF KERAWANG GAYO PADA BUSANA ADAT PENGANTIN DI ACEH TENGAH Ferawati Ferawati
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 15, No 1 (2013): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2000.399 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v15i1.167

Abstract

Kerawang Gayo adalah nama motif hias dan nama pakaian adat Gayo di Aceh Tengah. Berbagai jenis motif diukirkan ke banyak media dalam kehidupan masyarakat, diantaranya pada busana adat pengantin Gayo. Motif-motif tersebut mencerminkan sistem pola pikir masyarakat. Sebagai warisan seni budaya, ia cermin kehidupan yang memiliki kedudukan strategis dalam sistem adat-budaya Gayo. Pesan budaya yang terkandung diekspresikan melalui simbol berupa motif hias [khas] disebut “kerawang Gayo”. 
Eksistensi Lagu/Musik Anak (Musik Populer, Tradisi dan Media Masa) hartitom hartitom
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 13, No 1 (2011): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1914.704 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v13i1.184

Abstract

Indonesia Chiledren Song
MEMBACA PERTUNJUKAN TEATER BERJUDUL NEGERI YANG TERKUBUR KARYA ZURMAILIS SUTRADARA SYUHENDRI Susandro Susandro; Afrizal Harun
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.964 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.389

Abstract

Penelitian ini bertujuan membaca salah satu perkembangan bentuk teater modern yang ada di Sumatera Barat. Penelitian ini berdasarkan pada kualitas data (kualitatif), disempitkan menjadi penelitian studi kasus. Bahan atau data terdiri dari tulisan atau ceramah yang terekam dalam konteks yang berbeda, bisa data dari hasil observasi, berita dari surat kabar, dan sebagainya. Persentuhan antara gagasan dan bentuk pertunjukan NyT dengan pertunjukan teater modern lainnya di Indonesia terutama di Sumatra Barat dapat ditarik ke dalam beberapa poin, pertama, secara konseptual (ide/gagasan) Syuhendri mencoba merespon dan menyerap isu-isu yang tengah berkembang secara menasional. Juga ditambah pada dekade 90-an dan 2000-an globalisasi masih hangat-hangatnya dalam pendengaran setiap orang. Kedua, persentuhan Syuhendri dengan tokoh teater lainnya di Sumatra Barat secara teknis tidaklah memiliki kendala, dalam artian dapat diakses tanpa dibatasi oleh jarak. Untuk itu besar kemungkinan karya Syuhendri juga dipengaruhi oleh adanya ruang dialogis antara Syuhendri dengan seniman lainnya di Sumatra Barat
PERKEMBANGAN MUSIK DOL DI KOTA BENGKULU Zely Marissa Haque
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 16, No 1 (2014): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.843 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v16i1.63

Abstract

Ensamble dol merupakan rangkaian musik untuk mengiringi dan sebagai pelengkap dalam upacara tabot. Berdasarkan aktivitas dan interaksi masyarakat Bengkulu mengenai peran musik dol tersebut, permasalahan untuk diteliti, yakni bagaimana perkembangan musik dol di kota Bengkulu. Adapun metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk membantu membahas masalah tersebut dan memfokuskan deskripsi analisis. Perkembangan yang terjadi pada musik dol setelah dilakukan penelitian yakni pertama : musik dol yang sebelumnya sebagai media pendukung dalam suatu upacara, beralih fungsi menjadi sebuah pertunjukan komposisi musik yang disajikan untuk mengisi acara-acara umum di kota Bengkulu. Kedua : musik dol sebagai instrumen pelengkap dalam komposisi garapan baru. Ketiga : musik dol juga dijadikan sebagai bahan ajar di Sekolah dan Sanggar, hal ini berfungsi sebagai upaya pewarisan terhadap generasi baru dan juga merupakan upaya mendapatkan identitas kesenian tradisi kota Bengkulu serta menjadi aset bagi pariwisata kota Bengkulu.
KREATIVITAS SENIMAN SALAREH AIA (AGAM) DALAM PENGEMBANGAN MUSIK RONGGEANG RANTAK SAIYO Nora Anggraini; Nursyirwan Nursyirwan
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 16, No 2 (2014): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.227 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v16i2.79

Abstract

Kajian ini membahas tentang kreativitas seniman Salareh Aia (Agam) dalammengembangkan musik Ronggeang Rantak Saiyo pada acara pesta perkawinanbaralek gadang. Kajian ini dibahas dari sudut keilmuan musikologi denganmenggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif serta pendekatanmultidisiplin, dengan perspektif disiplin ilmu musikologi, etnomusikologi,sosiologi,antropologi dan cabang ilmu lain yang dapat memperkuat tulisan.Ronggeang pada dasarnya bukanlah kesenian yang lahir dari tradisi masyarakatSalareh Aia, namun kesenian ini dapat diterima secara baik dan dikembangkansecara kreatif oleh para senimannya serta telah menjadi bagian dari tradisimasyarakat Salareh Aia sampai sekarang. Musik Ronggeang Rantak Saiyo sangatdihargai oleh masyarakat Salareh Aia, terbukti musik tersebut diperbolehkanbermain pada acara pesta perkawinan baralek gadang. Dalam kenyataannyamusik Ronggeang Rantak Saiyo Nagari Salareh Aia berbeda dengan Ronggenglainnya yang ada di Sumatera Barat, maupun Ronggeng yang ada di Jawa dariberbagai macam aspek. Kreativitas seniman masyarakat Salareh Aia berdampakbaik bagi perkembangan musik Ronggeang Rantak Saiyo hingga sekarang.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2025): Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 27, No 1 (2025): Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 26, No 2 (2024): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 26, No 1 (2024): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 25, No 2 (2023): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 25, No 1 (2023): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 24, No 2 (2022): Edisi Juli- Desember 2022 Vol 24, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022 Vol 24, No 2 (2022): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 23, No 2 (2021): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 23, No 1 (2021): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 22, No 2 (2020): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 22, No 1 (2020): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 21, No 2 (2019): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 21, No 1 (2019): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 21, No 1 (2019): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 2 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 2 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 2 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 2 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 1 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 1 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 18, No 2 (2016): Ekspresi Seni Vol 18, No 2 (2016): Ekspresi Seni Vol 18, No 1 (2016): Ekspresi Seni Vol 17, No 2 (2015): Ekspresi Seni Vol 17, No 1 (2015): Ekspresi Seni Vol 17, No 1 (2015): Ekspresi Seni Vol 16, No 2 (2014): Ekspresi Seni Vol 16, No 2 (2014): Ekspresi Seni Vol 16, No 1 (2014): Ekspresi Seni Vol 16, No 1 (2014): Ekspresi Seni Vol 15, No 1 (2013): Ekspresi Seni Vol 14, No 2 (2012): Ekspresi Seni Vol 14, No 2 (2012): Ekspresi Seni Vol 14, No 1 (2012): Ekspresi Seni Vol 14, No 1 (2012): Ekspresi Seni Vol 13, No 2 (2011): Ekspresi Seni Vol 13, No 2 (2011): Ekspresi Seni Vol 13, No 1 (2011): Ekspresi Seni Vol 13, No 1 (2011): Ekspresi Seni More Issue