cover
Contact Name
Saaduddin
Contact Email
red.ekspresiseni@gmail.com
Phone
+6281371972228
Journal Mail Official
red.ekspresiseni@gmail.com
Editorial Address
https://journal.isi-padangpanjang.ac.id/index.php/Ekspresi/about/editorialTeam
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
ISSN : 14121662     EISSN : 25802208     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/ekspresi
Core Subject : Humanities, Art,
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni welcomes full research articles in the area of Visual Art and Performing Art. Scope areas are: related to Art and Culture, Creative Process and conceptual research in visual art and Performing Art.
Articles 289 Documents
PROSES KREATIF PENCIPTAAN BATIK MOTIF BAMBU KHAS KOTA MAGETAN DAN NGAWI Arista, Riyanike
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 2 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.955 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i2.394

Abstract

Batik Pring Sedapur yang berasal dari Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan yang memiliki ciri khas ornamen bambu. Selain itu, di Desa Munggut, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi juga memproduksi batik dengan motif bambu dengan  kombinasi ornamen yang menjadi batik ciri khas kota Ngawi. Dari kemiripan objek tersebut terdorong untuk memahami latar belakang dan proses kreatif terciptanya Batik Pring Sedapur dan Batik Bambu. Penelitian menunjukkan bahwa Batik Pring Sedapur diciptakan oleh Kepala Desa Sidomukti yang bernama Bapak Tikno. Motif ini terinspirasi dari keadaan desa yang masih banyak ditumbuhi oleh pohon-pohon bambu yang terletak di Dusun Papringan. Sedangkan, batik dengan motif bambu di Ngawi dipelopori oleh Bu Siwi yang motifnya terinspirasi dari sejarah kota Ngawi yang berasal dari kata Ng dan Awi yang berarti bambu. Batik Pring Sedapur dan Batik Bambu memiliki kesamaan proses kreatif dalam penciptaannya yang berasal dari dorongan eksternal yaitu flora di lingkungan sekitar
FILM DOKUMENTER SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA RIKARNO, RIKI
Ekspresi Seni Vol 17, No 1 (2015): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.892 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v17i1.71

Abstract

Film dokumenter adalah program yang menyajikan suatu kenyataan berdasarkan pada fakta objektif yang memiliki nilai esensial dan eksistensial  yang memiliki relevansi kehidupan, menuturkan fakta dan realita tanpa rekayasa.  maka sebagai sumber belajar bagi siswa di sekolah, film dokumenter  mempunyai manfaat pada proses pembelajaran terkait dengan tiga hal, yaitu manfaat kognitif, manfaat psikomotorik,  dan manfaat afektif. Adapun Gagasan dalam artikel ini diuraikan secara deskriptif. Berdasarkan pemikiran dari gagasan artikel ini sumber belajar siswa  yang  terkait  dengan  film  dokumenter  dapat  bersumber  dari  karya  luar negeri dan dalam negeri. 
GAYA NYANYIAN MANTRA MARINDUHARIMAUDI NAGARI GAUANG KECAMATAN KUBUNG KABUPATEN SOLOK Wirandi, Rika; Ediwar, Ediwar; Hanefi, Hanefi
Ekspresi Seni Vol 18, No 2 (2016): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.962 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v18i2.98

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang Gaya Nyanyian Mantra Marindu Harimau di Nagari Gauang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok”. Mantra marindu harimau adalah salah satu jenis mantra yang diamalkan oleh tukang parindu sebagai penutur mantra untuk memanggil harimau di dalam sebuah penyelenggaraan ritual yang dituturkan dengan cara didendangkan (dinyanyikan). Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi, meliputi dua cara kerja, Pertama, kerja lapangan (field work) untuk mendapatkan data mentah melalui observasi, wawancara, dan pendokumentasian data. Kedua, dan kerja meja (desk work) meliputi pentranskripsian, pendeskripsian, analisis data nyanyian mantra marindu harimau. Menggunakan konsep ritual, teori sastra, dan teori gaya musik, penelitian ini menyimpulkan bahwa dari gaya pengungkapan, nyanyian mantra marindu harimau banyak memakai kata-kata metafora dalam susunan teks mantranya.. Secara musikal, nyanyian mantra marindu harimau banyak menggunakan nada-nada pendek pada akhir frase, dan selalu bergerak pada pusat nada dengan jarak nada prime dan sekon..
CENANG TIGO: MUSIK TRADISIONAL MASYARAKATKAMPUNG AIR MERUAP Fulzi, Nadya; Suharti, Suharti; Satria, Aulia
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 1 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1777.877 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v19i1.129

Abstract

Kesenian  (musik)  Cenang  Tigo  merupakan  kesenian  tradisional  yang  berasal  dari Kampung Air Meruap Kenagarian Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Ensambel Cenang Tigo terdiri dari tiga buah instrumen cenang yang dimainkan oleh tiga orang pemain wanita dengan menggunakan teknik interlocking. MusikCenang Tigo memiliki bentuk dan fingsi yang khas sesuai dengan konteks adat dan sosial budayanya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian musikCenang Tigo dengan masing-masing fungsinya dalam masyarakat Kampung Air Meruap. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif   dengan   pendekatan   multidisiplin.   Pengumpulan   data   dilakukan   melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan, mengkategorisasikan dan menghubungkan data dengan serangkaian konsep. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep bentuk dari Djelantik dan konsep fungsi dari Merriam. Hasil dari penelitian ini berupa deskripsi dan analisis tentang bentuk dan fungsi penyajian musik Cenang Tigo dalam konteks adat dan sosial budaya masyarakatnya.
KONTINUITAS DAN PERUBAHAN BENTUK SERTA MAKNA LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA Mintargo, Wisnu; Soedarsono, R.M; Ganap, Victor
Ekspresi Seni Vol 14, No 1 (2012): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.065 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v14i1.185

Abstract

The main obyective of this paper is to analyze function of the song of Indonesian strugle in connection to the Indonesian independence from 1945 to 1949 viewed from the perspective of history. Through this analysis we hope that the process of history in the past can be reconstructed, especialy the history of music development in Indonesia; the background of the use of the songs of indonesian struggle in particular.  One of the important aspects in this writing is the function of the song of Indonesian struggle which is divided in one part, firsly, constructive function of the song for ceremonies include advice of the development. The ceremonial character are shown in the song of “Indonesia Raya”, the national anthem.
KOMODIFIKASI KESENIAN TRADISIONAL WACANA ESTETIKA POSMODERN DALAM PARIWISATA Kasman, Selvi
Ekspresi Seni Vol 13, No 2 (2011): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.461 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v13i2.207

Abstract

Traditional Art as one of tourism sector object especially cultural tourism experience of transformation bearing various artistic form of culture popular. Tourism capitalism, making traditional artbecome art show of which have experienced of arts is pseudotradisonal komodification. Where happened ( solidarity akulturasi) between its creator folk art value with audience appetite, and reckon economic value because art possible represent product of social which is isstrongest to be attributed to economic bases, economic part, action economic  and economic production. That artistry relate at traditional from, but its value, its and symbolism of artthe taken off, hence term with art of tourist which is special it is true for the consumption of tourist.
FILM BAGURAU; REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN MINANGKABAU Andhika, Yuditia Leo
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.916 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.387

Abstract

Bagurau adalah film pendek yang mengangkat isu perempuan Minangkabau saat ini dalam menanggapi perubahan kehidupan sosial masyarakat. Film ini lebih memfokuskan cerita pada fenomena perempuan Minangkabau dari sudut pandang Tukang Dendang dalam suatu pertunjukan musik malam Bagurau. Masyarakat Minangkabau masih menganggap bahwa menjadi Tukang Dendang adalah pekerjaan yang tidak sesuai norma agama dan adat yang dipegang oleh masyarakat Minangkabau. Limpapeh rumah nan gadang yaitu istilah bagi perempuan Minangkabau berarti perempuan bijaksana yang merupakan tiang penyangga dari keutuhan rumah, menjadi pedoman, memiliki budi pekerti yang baik, taat pada norma agama dan adat. Pedoman tersebut luntur bagi perempuan Minangkabau yang berprofesi sebagai Tukang Dendang. Film ini menghadirkan citra perempuan Minangkabau yang memiliki sudut pandang tersendiri dalam adat budayanya.
KARAKTERISTIK KARYA TARI SYOFYANI DALAM BERKREATIVITAS TARI MINANGKABAU DI SUMATERA BARAT Hardi, Hardi
Ekspresi Seni Vol 17, No 1 (2015): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.171 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v17i1.66

Abstract

Karya Syofyani memberi kontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan  tari Minangkabau  di  Sumatera  Barat  sejak  tahun  1960-an  sampai  sekarang,  bahkan sampai  ke  mancanegara.  (1)  bagaimana  kiprah  Syofyani  dalam menumbuhkembangkan  tari Minangkabau di Sumatera Barat, dan  (2)  bagaimana karakteristik karya Syofyani      dalam berkreativitas tari Minangkabau di Sumatera Barat.   Kiprahnya   dalam   menumbuh   kembangkan   tari   Minangkabau   baik   di Sumatera Barat maupun ke Mancanegara terlihat dengan berdirinya sanggar Tari & Musik Syofyani di Bukittinggi  dan Kota Padang. Metode yang digunakan  adalah metode  kualitatif  dengan  menggunakan  analisis  deskriptif  analitik.  .Karakteristik karya tari Syofyani terkait dengan kaedah estetika yang dapat dilihat pada teks-teks karyanya.
SUNTIANG GADANG DALAM ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT PADANGPARIAMAN Yulimarni, Yulimarni; Yuliarni, Yuliarni
Ekspresi Seni Vol 16, No 2 (2014): Ekspresi Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.136 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v16i2.82

Abstract

Suntiang gadang merupakan hiasan kepala pengantin perempuan diMinangkabau, khususnya di Kabupaten Padangpariaman. Secara visualsuntianggadang memiliki tampilan yang sangat menarik, selain terpancar dariwarnanya juga didukung oleh keberagaman hiasan yang tertata di dalamnya.Ragam hias tersebut diambil dari bentuk alam yang dikelompokkan ke dalambentuk motif tumbuhan dan motif binatang. Keberagaman hiasan yang terdapatpada suntiang tidak saja bertujuan untuk memberi keindahan dan kecantikan bagiorangnya, juga terkandung pesan-pesan moral yang ditujukan untuk keduamempelai dan akan menjadi panutan dalam hidup rumah tangga
KERAMIK METRO MENUJU ERABARUKRIYA KERAMIK SUMATERA BARAT Hendra Hendra
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 18, No 2 (2016): Ekspresi Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.791 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v18i2.93

Abstract

Usaha kerajinan Keramik Metro terletak di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Produk keramik yang dihasilkan, dibuat dengan teknik cetak tuang ( slipcasting). Teknik ini menggunakan tepung gypsum sebagai bahan untuk mencetak produk. Usaha yang dirintis oleh Sofyan Hadi ini memberikan warna dan bentuk baru dalam memproduksi keramik di Sumatera Barat. Produk yang dihasilkan oleh usaha Keramik Metro antara lain beragam bentuk vas bunga, souvenir dan cendramata. Keterbukaannya dan kerjasama dijalin dengan baik antar lembaga pendidikan dan pemerintah daerah . Adanya interaksi triple helix dari akademisi, pasar, dan pemerintah membantu Sofyan selaku pengrajin untuk terus berkembang.

Page 7 of 29 | Total Record : 289


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2025): Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 27, No 1 (2025): Ekspresi Seni: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 26, No 2 (2024): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 26, No 1 (2024): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 25, No 2 (2023): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 25, No 1 (2023): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 24, No 2 (2022): Edisi Juli- Desember 2022 Vol 24, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022 Vol 24, No 2 (2022): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 23, No 2 (2021): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 23, No 1 (2021): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 22, No 2 (2020): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 22, No 1 (2020): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 21, No 2 (2019): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 21, No 1 (2019): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 21, No 1 (2019): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 2 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 2 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 2 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 2 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 1 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 19, No 1 (2017): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 18, No 2 (2016): Ekspresi Seni Vol 18, No 2 (2016): Ekspresi Seni Vol 18, No 1 (2016): Ekspresi Seni Vol 17, No 2 (2015): Ekspresi Seni Vol 17, No 1 (2015): Ekspresi Seni Vol 17, No 1 (2015): Ekspresi Seni Vol 16, No 2 (2014): Ekspresi Seni Vol 16, No 2 (2014): Ekspresi Seni Vol 16, No 1 (2014): Ekspresi Seni Vol 16, No 1 (2014): Ekspresi Seni Vol 15, No 1 (2013): Ekspresi Seni Vol 14, No 2 (2012): Ekspresi Seni Vol 14, No 2 (2012): Ekspresi Seni Vol 14, No 1 (2012): Ekspresi Seni Vol 14, No 1 (2012): Ekspresi Seni Vol 13, No 2 (2011): Ekspresi Seni Vol 13, No 2 (2011): Ekspresi Seni Vol 13, No 1 (2011): Ekspresi Seni Vol 13, No 1 (2011): Ekspresi Seni More Issue