cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Analisis Media Promosi Pariwisata Aceh melalui Akun Instagram @wisataaceh Rezi Mulkana; Dr. Hamdani M. Syam, MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.634 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Analisis Media Promosi Pariwisata Aceh melalui Akun Instagram @wisataaceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi promosi pariwisata Aceh melalui Akun Instagram @wisataaceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komunikasi Pemasaran karena teori tersebut dapat membantu dalam menganalisis bagaimana strategi promosi khususnya promosi melalui sosial media. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam subjek penelitian ini, terdapat dua informan, yaitu pendiri dan admin Akun Instagram @wisataaceh. Sedangkan objek pada penelitian ini adalah Akun Instagram @wisataaceh. Metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, observasi  dan dokumentasi yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akun Instagram @wisataaceh telah melakukan kegiatan promosi pariwisata dengan maksimal untuk meningkatkan wisatawan di Aceh baik wisatawan daerah, dalam negeri maupun mancanegara. Penyusunan strategi promosi menggunakan media sosial Instagram yang dilakukan oleh Akun Instagram @wisataaceh memiliki beberapa tahapan yang mampu mempermudah @wisataaceh dalam mencapai tujuannya. Tahapan yang dilakukan adalah penciptaan konten, perencanaan program, implementasi program, monitoring, dan evaluasi. Tahapan pembuatan strategi promosi pariwisata melalui Instagram oleh Akun @wisataaceh ini sangat membantu dalam menciptakan awareness akan keindahan alam, wisata halal, keberagaman kebudayaan dan kuliner, serta wisata adventure yang dimiliki Aceh bagi target marketnya.ANALYSIS ON ACEH TOURISM PROMOTION MEDIA VIA INSTAGRAM ACCOUNT @WISATAACEHABSTRACT, This research is entitled “Analysis on Aceh Tourism Promotion Media via Instagram Account @wisataaceh”. This research is aimed at analyzing Aceh tourism promotion strategy via Instagram account @wisataaceh. Theory used in this research is Marketing Communication Theory since it assists the analysis on promotion strategy particularly via social media. The research approach is qualitative approach. As research subject, there are two informants which are the founder and the admin of @wisataaceh Instagram account. As research object, there is @wisataaceh Instagram account. Data collection method used is interview, observation, and collected documentation. The result shows that @wisataaceh Instagram account has conducted tourism promotion activities significantly well by optimizing potential tourists in Aceh from local tourist, domestic tourist, and foreign tourist. The configuration of promotion strategy via Instagram social media conducted by @wisataaceh Instagram account had several phases that enabled @wisataaceh reached its objectives. The phases are content making, program planning, program implementation, and evaluation. Those tourism promotion strategy phases via Instagram through @wisataaceh account were really helpful in creating awareness towards the beauty of nature, halal tourism, distinctive culture and culinary, and adventure tourism offered by Aceh as the targeted market.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN PENYAKIT KAKI GAJAH OLEH PUSKESMAS TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DI KECAMATAN DARUSSALAM NURUL HAYATI; ADE IRMA, B.HSc, MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.233 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Efektivitas Penyuluhan Penyakit Kaki Gajah Oleh Puskesmas Terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat Di Kecamatan Darussalam”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan penyakit kaki gajah oleh puskesmas (variabel X) terhadap tingkat partisipasi masyarakat di kecamatan Darussalam (variabel Y). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode explanasi. Populasi pada penelitian ini adalah 19,732 masyarakat kecamatan Darussalam, dan setelah menggunakan rumus taro yamane dengan presisi 10% dari jumlah populasi, maka besarnya sampel yang diambil adalah sebanyak 100 responden yang pernah mengikuti penyuluhan penyakit kaki gajah. Teori yang digunakan  dalam penelitian ini adalah teori aliran informasi.yang menjelaskan bagaimana informasi berpindah dari media atau komunikator kepada khalayak untuk mendapatkan efek tertentu yang dikehendaki. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang skala pengukurannya menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan program SPSS versi 23,0 yaitu uji validitas dan reabilitas, uji hipotesis, uji regresi sederhana serta menjelaskan kuesioner eksplanasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung adalah 8,120 dan nilai ttabel pada α 0,05 pada uji 2 sisi diketahui 1,984. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika thitung lebih besar dari ttabel  (8,1201,984), maka Ha diterima, artinya penyuluhan penyakit kaki gajah oleh puskesmas terhadap tingkat partisipasi masyarakat di kecamatan Darussalam terdapat pengaruh yang signifikan dan positif terhadap partisipasi masyarakat kecamatan Darussalameffectiveness elephant disease education by PUSKESMAS toward society participation level in district DarussalamThis research entitled "effectiveness elephant disease education by PUSKESMAS toward society participation level in district Darussalam". This study aims to determine the effectiveness of elephantiasis disease elucidation by puskesmas (variable X) to the level of community participation in Darussalam district (variable Y). The research method used is quantitative approach with explanation method. The population of this research is 19,732 people of Darussalam sub-district, and after using taro yamane formula with 10% precision of population, the sample size is 100 respondents who have followed elephant foot disease training. The theory used in this study is the theory of information flow. It explains how information moves from the media or communicators to the audience to get the desired effect. Primary data in this research is obtained from questionnaire which measurement scale using likert scale and processed statistically with SPSS program version 23,0 that is validity and reliability test, hypothesis test, simple regression test and explanation explanation questionnaire. Based on the results of the study can be concluded that the results of hypothesis testing obtained tcount is 8.120 and ttable value at α 0.05 on the 2 side test is known 1.984. Based on the hypothesis test criteria that if t count is greater than t tabel (8,120 1,984), then Ha is accepted, meaning elephantiasis elephant disease by puskesmas to society participation level in Darussalam district there is significant and positive influence to community participation in Darussalam district.
Hubungan Eks Pekerja Di Malaysia Terhadap Mobilitas Sosial (Suatu Penelitian di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara) Putri Sekar Sari; Bukhari MHSc
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.103 KB)

Abstract

Himpitan ekonomi serta penghasilan yang tidak mencukupi memotivasi seseorang untuk menjadi pekerja di Malaysia dengan tujuan dapat meningkatkan status sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Eks pekerja di Malaysia terhadap mobilitas sosial. Hipotesis dalam penelitian ini: 1) Ha: Terdapat hubungan bahwa dengan menjadi pekerja di Malaysia dapat menciptakan mobilitas sosial vertikal. 2) H0: Tidak terdapat hubungan bahwa dengan menjadi pekerja di Malaysia dapat menciptakan mobilitas sosial vertikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel diperoleh dengan cara menggunakan teknik snowball sampling. Untuk menganalisis penelitian, peneliti menggunakan teori yang dikemukakan oleh Paul B. Horton dan Chester L. Hunt mengenai mobilitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Mobilitas sosial yang terjadi pada eks pekerja di Malaysia didominasi oleh mobilitas sosial vertikal. Hal ini dapat dilihat dari perubahan penghasilan dan pekerjaan masyarakat setelah menjadi pekerja di Malaysia. Dilihat dari penghasilan masyarakat sebelum menjadi pekerja di Malaysia sebanyak 64% berada pada posisi Rp.1.100.000-1.500.000 kemudian setelah menjadi pekerja di Malaysia sebanyak 52% berpenghasilan Rp.3.600.000-4.000.000. Kemudian dari segi pekerjaan dapat dilihat dari pekerjaan sebelum menjadi pekerja di Malaysia, sebanyak 64% bekerja sebagai tenaga lepas kemudian setelah menjadi pekerja di Malaysia sebanyak 32% menjadi pedagang besar serta pengusaha. 2) Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji Chi-square didapatkan nilai p value 0,048 yang berarti value 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak yang berarti terdapat hubungan signifikan bahwa dengan menjadi pekerja di Malaysia dapat menciptakan mobilitas sosial vertikal. Mobilitas sosial vertikal yang terjadi pada eks pekerja di Malaysia dilihat dari perubahan pekerjaan dan penghasilan. Kata kunci: Eks Pekerja di Malaysia, Mobilitas Sosial, Status SosialTHE RELATIONSHIP OF EX-WORKERS IN MALAYSIA TO SOCIAL MOBILITY(STUDY IN KECAMATAN AIR JOMAN, KABUPATEN ASAHAN, SUMATERA UTARA)ABSTRACT - Economic crush and insufficient income motivate someone to become a worker in Malaysia with the aim of increasing social status. This study aims to determine the relationship of Ex-workers in Malaysia to social mobility. The hypothesis in this study: 1) Ha: There is a relationship that being a worker in Malaysia can create vertical social mobility. 2) H0: There is no connection that being a worker in Malaysia can create vertical social mobility. This study uses a quantitative descriptive approach. Samples are obtained by using snowball sampling technique. To analyze the research, researchers used the theory put forward by Paul B. Horton and Chester L. Hunt regarding social mobility. The results showed, 1) Social mobility that occurred in ex-workers in Malaysia was dominated by vertical social mobility. This can be seen from changes in income and community employment after becoming workers in Malaysia. Judging from the income of the community before becoming a worker in Malaysia as much as 64% are in the position of Rp.1.100.000-1.500.000 then after becoming workers in Malaysia as much as 52% earn Rp. 3.600.000-4.000.000. Then in terms of employment can be seen from work before becoming workers in Malaysia, as many as 64% work as freelancers then after becoming workers in Malaysia as many as 32% become wholesalers and entrepreneurs. 2) The results of testing the hypothesis using the Chi-square test obtained p value of 0.048 which means that the value 0.05 so that it can be concluded that H0 is rejected which means that there is a significant relationship that by becoming a worker in Malaysia can create vertical social mobility. Vertical social mobility that occurs in ex-workers in Malaysia is seen from changes in employment and income. Keywords: Ex-Workers in Malaysia, Social Mobility, Social Status    
Analisis Self Disclosure Pada Persahabatan Mahasiswa Yang Berbeda Suku Di Universitas Syiah Kuala fikri rizki alimudin pohan; Martunis Yahya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.094 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisi Self Disclosure pada Persahabatan Mahasiswa yang Berbeda Suku di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses keterbukaan diri yang terjadi pada persahabatan mahasiswa yang berbeda suku serta faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini menggunakan teori Penetrasi Sosial dengan metode deskritif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan wawancara secara mendalam serta observasi non partisipan. Hasil penelitian menunjukkan proses keterbukaan diri yang terjadi pada persahabatan mahasiswa yang berbeda suku di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, melalui empat tahapan (1) Tahap Orientasi, dimana hanya terjadi proses perkenalan dan pemberian informasi hanya bersifat umum, seperti berasal dari mana dan lain sebagainya. (2) Tahap pertukaran penjajakan afektif, informan merasa segan ketika beinteraksi dikarenakan takut menyinggung perasaan orang lain. Akan tetapi secara umum munculnya gaya bicara secara spontan seperi ngomong yang ceplas-ceplos. (3) Tahap pertukaran Afektif, sudah mulai menerima dan merasa nyaman. Sehingga adanya rasa ingin berkomitmen lebih besar seperti, wisuda sama-sama maupun tulisan “ jangan cerita ke siapapun, kecuali sama sahabat”. (4) Pertukaran stabil, secara umum keterbukaan diri secara total terjadi pada tahapan ini, dikarenakan adanya rasa nyaman yang didapatkan serta aspek kepercayaan. Terkadang topik informasi yang diberikan terkesan cenderung blak-blakkan seperti: mengenai keluarga, pacar maupun masalah lain yang menyangkut tentang dirinya. Interaksi yang terjadi pada proses keterbukaan diri yang dialamai persahabatan mahasiswa yang berbeda suku tidak terlepas dari beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti kesan pertama, jarak (kedekatan fisik), kesamaan asal daerah dan akidah, serta pandangan (stereotip) yang masih ada ketika pertama kali bertemu atau melihat orang lain. Akan tetapi, ketika interaksi yang terjadi berlangsung lama pandangan itu akan menjadi hal yang dapat dimaklumi dan diterima sebagai bentuk realita keseharian. Kata Kunci : Self Disclousure, Persahabatan, Mahasiswa, Komunikasi Antarpribadi, Stereotip.Self Disclosure Analysis of Student Friendship from Different  Cultures at Syiah Kuala University, Banda AcehThe title of the study is Self Disclosure Analysis of Student Friendship from Different  Cultures at Syiah Kuala University, Banda Aceh. The study aims to determine the self-disclosure process that takes place during the friendship across different cultures and its contributing factors. The study uses the Social Penetration theory with the descriptive method and qualitative approach. Informants were selected through purposive sampling technique, while data were gathered using in-depth interviews and non-participant observation. The results show that the self-disclosure process that took place in the student friendship with different cultures at Syiah Kuala University, Banda Aceh, evolved through four stages; (1) Orientation Stage, the introduction process and the exchange of general information such as the place of origin. (2) Exploratory affective stage in which informants feel reluctant during the interaction due to the fear of offending others. Generally, casual speech style emerges during this stage. (3) Affective stage, in which informants start to feel comfortable. The sense of greater commitment grows at this stage such as commitment to attend graduation and “not tell anyone except to the best friend” on certain things. (4) Stable stage, in which total self-disclosure takes place due to comfortableness and trust. Sometimes the informants do not hesitate to share personal information such as family, girlfriend and other personal issues. Several factors contribute to the interactions process of self-disclosure such as first impressions, distance (physical proximity), the similarity of the place of origin and belief, and views. Even though stereotypes still predominate during the first impression, gradual interaction diminishes such stereotypes and they start to accept them as daily realities. Keywords: Self Disclosure, Friendship, University Student, Interpersonal Communication, Stereotype.
RELOKASI PASCA TSUNAMI DAN KONFLIK SOSIAL (Studi kasus di Gampong Pulo, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya) TEUKU ALI RIZWAN; Bukhari , MHSc
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1197.703 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena relokasi masyarakat Gampong Pulo yang menimbulkan konflik dengan Lueng Manee.  Konflik ini disebabkan perbedaan kepentingan diantara kedua belah pihak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi konflik relokasi antara masyarakat Gampong Pulo dengan Lueng Manee, dan untuk mengetahui upaya penyelesaian konflik relokasi antara masyarakat Pulo dengan Lueng Manee. Penelitian ini  mengunakan Teori konflik oleh Lewis Coser. Teknik pengumpulan data mengunakan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data mengunakan metode purposive sampling. Analisis data mengikuti, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan ataupun verifikasi data. menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui dan mendeskripsikan berbagai sikap dan fenomena yang ada. Informan dalam penelitian ini adalah warga Pulo dan Lueng Manee. Teknik analisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konflik antara masyarakat Gampong Pulo dengan Lueng Manee terjadi sejak tahun 2016. Faktor penyebab konflik; (1) Implikasi dari perjanjian politik  yang dilakukan oleh pemerintah dan Lueng Manee, dan tertulis secara jelas mengenai perjanjian itu,(2) Otoritas yang dilakukan oleh pemerintah. Upaya penyelesaian melalui cara kompromi (Compromise) atau negosiasi yaitu masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, saling mendukung satu sama lain serta saling kerja sama untuk menyelesaikan masalah ini.Kata Kunci: Relokasi, Konflik Sosial, Politik. Gampong PuloPOST TSUNAMI RELOCATION AND SOCIAL CONFLICT(Study Case in Gampong Pulo District of Kuala Pesisir Nagan Raya Regency)ABSTRACT This research is based on the relocation phenomenon of Gampong Pulo community that caused conflict with Lueng Manee. This conflict is due to differences of interest between the two parties. The purpose of this study is to determine the factors behind the conflict relocation between the Gampong Pulo community with Lueng Manee, and to determine the effort to resolve the conflict relocation between the people of Pulo with Lueng Manee. This study uses conflict theory by Lewis Coser. Data collection techniques used through observation techniques, interviews and documentation. Data collection using purposive sampling method. Data analysis follows, data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing or data verification. using descriptive qualitative method to know and describe various attitudes and phenomena that exist. Informants in this study were Pulo and Lueng Manee residents. Analytical techniques use interactive analytical techniques Miles and Huberman. The results of this study show that the conflict between the Gampong Pulo community and Lueng Manee occurred since 2016. The factors causing the conflict; (1) Implications of political agreements made by the government and Lueng Manee, and clearly written about the treaty, (2) Authorities exercised by the government. Compromise or negotiation efforts each provide and offer something at the same time, give each other and receive, support each other and work together to solve this problem. Keywords: Relocation, Social Conflict, Politics. Gampong Pulo
KONSEP DIRI PEMAIN JUDI ONLINE PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA Nur Azizah Sabrani Marbun; ADE IRMA, B.HSC.,MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.241 KB)

Abstract

­­­ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Konsep Diri Pemain Judi Online Pada Mahasiswa Universitas Syiah Kuala”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek konsep diri pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang bermain judi online. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori interaksionisme simbolik, dimana teori ini berusaha memahami perilaku manusia dari sudut pandang subjek. Teori ini juga menakankan bahwa cara berfikir dan perilaku individu ditentukan oleh pemahaman dan penafsiran individu terhadap situasi disekitarnya, yang  bisa berbentuk menyetujui atau melawan kondisi yang ada. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Alat pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terstruktur. Teknik pemilihan responden yang digunakan adalah teknik snowball sampling, dengan penetapan kriteria informan berdasarkan yang telah peneliti tetapkan agar sesuai untuk dijadikan informan, dalam penelitian ini terdapat 6 orang informan dengan kriteria mahasiswa unsyiah yang bermain judi online dan yang mahasiswa yang bermain lebih dari 10 sampai 40 jam  perbulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep diri mahasiswa pemain judi online dalam penelitian ini merupakan suatu perwujudan sikap dan pandangan mengenai diri sendiri yang ternentuk berdasarkan pilihan dan keputusan mereka sendiri, namun masih tetap dipengaruhi oleh pandangan dari masyarakat secara umum, respon sosial yang mereka terima, serta feedback dari significant other dan reference group. Para informan penelitian ini memiliki kecenderungan untuk tidak acuh terhadap penilaian publik, akan tetapi para informan tetap mendengarkan dan mempertimbangkan segala informasi dan penilaian yang menyangkut tentang perilaku bermain judi online. Meskipun ada kecenderungan untuk mempertahankan identitas diri sebagai pemain, namun para informan juga memiliki future goal untuk melepaskan identitas pemain judi online pada diri mereka Kata kunci :Konsep Diri, Judi Online, Teori interaksionisme simbolik Self-concept of Online Gambling Players at Syiah Kuala University Students­ABSTRACTThis research is entitled "Self-concept of Online Gambling Players at Syiah Kuala University Students". This study aims to find out aspects of self-concept in Syiah Kuala University students who play online gambling. The theory used in this study is the theory of symbolic interactionism, where this theory seeks to understand human behavior from the point of view of the subject. The theory also states that individual ways of thinking and behavior are determined by an individual's understanding and interpretation of the surrounding situation, which can take the form of agreeing or opposing existing conditions. This research method uses a qualitative approach with the type of descriptive research. Data collection tools in the form of observation and structured interviews. The respondent selection technique used was snowball sampling technique, with the determination of the informant criteria based on what the researcher had determined to be suitable for being an informant, in this study there were 6 informants with criteria for Syiah Kuala university students who playing online gambling and students playing more than 10 to 40 hour of the month. The results of this study indicate that the self-concept of online gambling players in this study is an embodiment of attitudes and views about themselves that are shaped by their own choices and decisions, but still influenced by the views of the general public, the social response they receive, and feedback from significant other and reference groups. The informants of this study have a tendency to be indifferent to public assessment, but the informants still listen and consider all information and assessments concerning the behavior of online gambling. Although there is a tendency to maintain self identity as a player, but the informants also have future goals to release the identity of online gambling players on themselves Keywords: Self Concept, Online Gambling, Symbolic Interactionism Theory
KESADARAN MORAL KELUARGA NELAYAN PADA PENDIDIKAN ANAK Hekal Febrian; Bukhari MHSc
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.47 KB)

Abstract

ABSTRAKMasyarakat nelayan selalu dipandang dengan berpendidikan rendah selain dari segi ekonomi yang rendah pendidikan anak-anak nelayan juga rendah, hal ini terjadi dikarenakan orang tua tidak memberikan pemahaman yang baik kepada anak tentang pendidikan. Kesadaran moral keluarga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan minat anak nelayan dalam mendapatkan pendidikan sebaik mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kesadaran moral keluarga nelayan terhadap pendidikan anak. Penelitian ini juga ingin menggambarkan pemahaman keluarga nelayan terhadap pendidikan dan faktor yang penyebab yang mempengaruhi kesadaran moral keluarga nelayan di Gampong Kuala Raja Kec. Kota Juang Kab. Bireuen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman keluarga nelayan tentang pentingnya pendidikan masih rendah, menurut mereka pendidikan yang tinggi itu tidak terlalu diperlukan bisa membaca dan menulis saja sudah cukup. Penyebab yang mempengaruhi tingkat pendidikan anak nelayan rendah bukan hanya dari pemahaman orang tua dan didikan tentang pendidikan yang rendah melainkan ada faktor lain seperti pengaruh lingkungan, ekonomi, teman bermain,dan keluarga. Tempat anak-anak nelayan berinteraksi dan masyarakat nelayan yang tidak terlalu memperdulikan pendidikan menjadi penyebab anak-anak nelayan juga tidak terlalu mempedulikan pendidikan mereka. Tidak adanya didikan dari orang tua untukbersekolah setinggi mungkin dan didukung oleh lingkungan maka terjadilah tingkat pendidikan anak nelayan rendah.Kata Kunci : Kesadaran Moral, Nelayan, PendidikanABSTRACTThe society of fishermen is identical with low education. Apart from the economic aspect, the education of the fishermen's children is also low. This occurs because parents do not give their children a good understanding about education. Moral awareness in family is needed to increase the interest of fishermen’s children in getting the best possible education. This study aimed to identify and explain the moral awareness of fishermen families towards children education. The writer wanted to describe how the understanding of fishermen’s family about education and the causative factors that affected the moral awareness of fishermen families in Gampong Kuala Raja, district of Kota Juang, Bireuen. A descriptive qualitative was used as the method in this study. The data used were the primary and secondary data, also the data were collected through interviewing, observing, and documenting. The results of this study indicate that the understanding of fishermen families about the importance of education is still low. According to them, high education is not really necessary; able to read and write is already good enough for them. The causes that affect the low level of education of fishermen’s children are not only come from parents’ comprehension about education, but there are other factors such as the environment, economy aspect, playmate, and family. The place where children interact and society which not really care about education cause the fishermen’s children not really pay attention to their education. The absence of upbringing from parents to go to school as high as possible and the lack of support from the environment lead the low level of education of the fishermen’s children. Keywords: Moral Awareness, Fishermen, Education
Strategi Public Relation PT. Bank Aceh Terhadap Loyalitas Nasabah (Studi Pada Proses Rebranding PT. Bank Aceh Menjadi PT. Bank Aceh Syariah Alfil Syahriel; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.341 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Strategi Public Relation PT. Bank Aceh Terhadap Loyalitas Nasabah (Studi Pada Proses Rebranding PT. Bank Aceh Menjadi PT. Bank Aceh Syariah”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi public relation PT. Bank Aceh Syariah terhadap loyalitas nasabahnya pada proses rebranding. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kerja karena teori tersebut membimbing dan mengarahkan setiap keputusan strategi yang dilaksanakan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam subjek penelitian ini, terdapat 1 (satu) orang informan public relation PT. Bank Aceh Syariah dan 2 (dua) orang nasabah sebagai informan tambahan. Sedangkan objek pada penelitian ini adalah strategi public relation. Metode pengambilan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan studi dokumentasi yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa public relation PT. Bank Aceh Syariah telah melakukan strategi yang baik untuk mendapatkan loyalitas nasabah. Strategi yang digunakan adalah melakukan riset, perencanaan, aksi dan komunikasi, dan evaluasi. Secara khusus strategi yang digunakan adalah sosialisasi melalui media massa maupun kegiatan seminar atau event-event. Strategi yang dilakukan ini menghasilkan dampak positif bagi PT. Bank Aceh Syariah yang memiliki tujuan awal untuk meningkatkan loyalitas nasabah setelah melakukan rebranding.Public Relations Strategy of PT. Bank of Aceh Against Customer Loyalty (Study on the Rebranding Process of PT. Bank Aceh Becomes PT. Bank Aceh Syariah ABSTRACT, This research is entitled "Public Relations Strategy of PT. Bank of Aceh Against Customer Loyalty (Study on the Rebranding Process of PT. Bank Aceh Becomes PT. Bank Aceh Syariah ". This study aims to find out how the public relations strategy of PT. Bank Aceh Syariah for customer loyalty in the rebranding process. The theory used in this research is the Working Theory because the theory guides and directs each strategy decision that is carried out. The approach in this study uses a qualitative approach. In the subject of this study, there was 1 (one) public relations informant of PT. Bank Aceh Syariah and 2 (two) customers as additional informants. While the object of this research is public relations strategy. The data collection method used was in-depth interviews and study documentation collected. The results showed that the public relations of PT. Bank Aceh Syariah has carried out a good strategy to gain customer loyalty. The strategy used is doing research, planning, action and communication, and evaluation. In particular the strategy used is socialization through mass media and seminar or event events. This strategy resulted in a positive impact for PT. Bank Aceh Syariah which has an initial goal to increase customer loyalty after rebranding.
Impresi Manajemen Dalam Peran Dokter dan Perawat di Lingkungan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh maula salsabila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.284 KB)

Abstract

ABSTRAKImpresi manajemen dalam konsep peran merupakan suatu pengelolaan kesan yang ditampilkan oleh seseorang sesuai pada peran yang dijalankan. Adanya pengelolaan kesan ini pula membawa seseorang pada penilaian yang diberikan oleh orang-orang yang ingin ditampilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dokter dan perawat mengatur impresi manajemen mereka dalam menghadapi front region dan back region nya di lingkup pekerjaan, serta apa saja hambatan yang dirasakan oleh dokter dan perawat dalam mengatur impresi manajemen mereka terhadap pasien jiwa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dimana yang menjadi informan adalah yang diperoleh dari metode purposive sampling. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori Dramaturgi dari Erving Goffman. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi mendalam, dan studi kepustakaan, serta selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah adanya pembawaan kesan yang baik antara pekerja kesehatan terhadap pasien dan keluarga pasien, hal ini pula menunjukkan bahwa pelayanan yang tersedia pada Rumah Sakit Jiwa Provinsi Aceh semakin meningkat. Para dokter dan perawat pula mampu menjalankan front region mereka secara konsisten dalam lingkup pekerjaannya. Namun kesan yang ditampilkan antar sesama rekan kerja tidak selalu berjalan dengan baik yaitu adanya hambatan yang dirasakan oleh dokter dan perawat selama berinterksi dan menghadapi pasien jiwa dengan berbagai bentuk latar belakang penyakit. Kemudian akibat dari kelelahan kerja dan juga adanya perbedaan pemahaman. Pada penampakan yang terjadi di front region juga tidak terlepas oleh adanya pengaruh dari back region, dimana para dokter dan perawat mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin guna dinilai baik pada pekerjaannya. Sehingga pada saat pekerja kesehatan menampilkan kesan mereka terhadap orang disekitarnya, dapat dilihat dari teori Dramaturgi pada cara bertindak dan pembawaan diri dokter dan perawat menjalankan peran mereka.Kata kunci: Impresi Manajemen, Dokter, Perawat, Front and Back Region. MANAGEMENT IMPRESSION IN THE ROLE OF DOCTORS AND NURSES IN THE ACEH MENTAL HOSPITAL ENVIRONMENT ABSTRACT Management impression in the role concept is a management of the impression displayed by someone according to the role that is carried out. The existence of this impression management also brings someone to the judgment given by the people who want to be displayed..This study aims to find out how doctors and nurses regulate the impression of their management in the face of the front region and back region in the scope of work. This study uses descriptive qualitative research, where the informants are those obtained from the purposive sampling method. To analyze this research, researchers used the Dramaturgi theory from Erving Goffman. Data was collected by interview, in depth observation, and literature study, and then analyzed using a qualitative approach. The results of this study are the presence of a good impression between health workers on patients and families of patients, this also shows that the services available at the Aceh Provincial Mental Hospital are increasing. Doctors and nurses are also able to run their front regions consistently within the scope of their work. However, the impression displayed among co-workers is not always going well, namely the obstacles felt by doctors and nurses during interaction and facing mental patients with various forms of background disease. Then due to work exhaustion and also understanding differences. The appearance that occurs on the front region is also inseparable from the influence of the back region, where doctors and nurses prepare themselves as best they can to be considered good at their work. So that when health workers display their impressions of those around them, it can be seen from Dramaturgi's theory on how to act and the self-preservation of doctors and nurses to carry out their roles. Keywords: Management Impression, Doctors, Nurses, Front and Back Region. 
BUDAYA HIBURAN "BEJAMU SAMAN" DI MASYARAKAT GAYO LUES Dimas Ardinata; Bukhari yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.755 KB)

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya hiburan bejamu saman dengan terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja disaat acara bejamu saman. dalam penelitian ini penulis mengunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi, teori yang digunakan adalah Fungsional oleh Robert K Merton. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan antara bejamu saman dengan terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja adalah karena pelaksanaan kegiatan acara bejamu saman yang dilaksanakan dari pagi hingga menjelang subuh, lokasi sekitar acara bejamu saman masih cukup gelap dan sepi, bejamu saman dijadikan sebagai alasan agar para remaja diberi ijin keluar oleh orang tua mereka, bejamu saman dijadikan tempat untuk berkumpul dengan teman atau dengan pasanganENTERTAINMENT CULTURE "BEJAMU SAMAN" IN THE GAYO LUES COMUNITYThis research aims to find out how the relationship between entertaiment culture and tradisional music with the occurrence of deviant behavior carried out by adolescents during the saman entertaiment program. in this study the author uses qualitative descriptive methods, data collection through interview methods and documentation, the theory used in this study is structurally functional by Robert K Merton. The result of this study indicate that relationship between the entertainment culture of the saman dance and the occurrence of deviant behavior by adolescents is due tue to the implementation of the saman bejamu activities carried out from morning to before dawn. the reason for the permission to leave by their parents, saman bejamu is used a place to gather with friends or with a partne

Page 45 of 102 | Total Record : 1018