cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Manajemen Redaksi Majalah Santunan Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh muhammad irhamuddin; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Manajemen Redaksi Majalah Santunan Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh”. Majalah Santunan merupakan strategi dari Humas kementerian agama Aceh untuk menjaga kebutuhan infomasi pegawai akan lembaga dimana mereka bekerja. Tidak terbatas hanya sebagai aktivitas lembaga namun Majalah Santunan juga berperan sebagai penghubung stakeholder dengan pegawai yang berkerja diberbagai jenjang atau tingkatan. perlu melihat kembali sejauh mana aktifitas profesional yang telah dilakukan dalam penerapan manajemen redaksi suatu media internal, karena efektifitas terhadap majalah santunan ditentukan oleh seberapa profesional Inmas dalam menerapkan manajemen redaksi pada majalah santunan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan  menggunakan teknik analisis interaktif Milef dan Huberman. Dari hasil analisis tersebut, diperoleh gambaran yang jelas mengenai permasalahan dalam penelitian untuk melihat penerapan manajemen redaksi dan keterpenuhan kebutuhan informasi dalam majalah santunan. Secara teoritis, Redaksi majalah santunan telah menjalankan fungsi manajemen redaksi dengan baik serta memenuhi kebutuhan informasi. Hal ini terlihat dari tidak luputnya satu komponenpun dari tahapan kerja redaksi majalah santunan.Kata Kunci : Manajemen Redaksi, Majalah Santunan, HumasSympathetic care Magazine Editorial Management in Regional Office of Aceh Province Religious Affairs Ministry  ABSTRACTThe research entitled is “Sympathetic care Magazine Editorial Management in Regional Office of Aceh Province Religious Affairs Ministry”. The Sympathetic Care Magazine is the Aceh ministry religious public relation’s strategy for the officer information need keeping is going to be institution where they work. Not only the institution activity is unlimited but also sympathetic care magazine is as the stakeholder connector with a lot of officer varieties class. Need to look more in so far professional activity has been doing in internal media editorial management application, because sympathetic care magazine concern effectiveness is determined by professional Inmas in editorial management applying of Sympathetic care magazine. The methodology used is qualitative description approach with using Milef and Huberman’s interactive analysis technique. The resultant analysis, gained a clear image of the problem in research for editorial management application observing and information needly fulness. Theoretically, Sympathetic care magazine editorial has ran the function of the editorial management function well and it has fulfilled information need. It was able to see of no escape component from sympathetic care magazine editorial working stage.Keywords: Editorial Management, Sympathetic Care Magazine, Public Relation.
Motivasi Ekstrinsik Mahasiswa Menonton Drama Korea, Student Extrinsic Motivation Watching Korean Drama Ira Yulianti Marbun; Ade Irma Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.858 KB)

Abstract

Motivasi Ekstrinsik Mahasiswa Menonton Drama KoreaABSTRAKPenelitian ini berjudul “Motivasi Ekstrinsik Mahasiswa Menonton Drama Korea”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi ekstrinsik mahasiswa Universitas Syiah Kuala untuk menonton drama Korea. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah beberapa mahasiswa karena sesuai dengan apa yang dituju peneliti berdasarkan pertimbangan masalah penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data di analisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk motivasi yang diperoleh dari lingkungan adalah adanya ikatan emosional yang terjalin antara penyuka drama Korea. Motif hiburan mendasari mahasiswa menonton drama korea karena akan memiliki kebiasaan dan kesenangan yang berhubungan dengan aktivitas menonton drama. Motif integrasi dan interaksi sosial. Motif ini berhubungan dengan usaha meningkatkan kualitas hubungan individu dengan orang lain. Orang lain tersebut bisa keluarga, teman atau orang-orang disekitarnya. Motif utama dari motif ini adalah menonton untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan orang–orang terdekat (keluarga/teman/pacar/pasangan). Mahasiswa mempergunakan media drama, khususnya drama Korea yang ditayangkan di televisi dan di medsos sebagai media untuk mempererat hubungan dengan orang lain. Motif informasi (surveillance) dengan menonton drama Korea akan membantu memberikan bahan percakapan dengan teman. Agar di dalam pergaulan, informan tidak merasa tertinggal pembicaraan apabila sedang membicarakan tentang drama Korea.Kata kunci: Motivasi Ekstrinsik,  Menonton Drama Korea                Student Extrinsic Motivation Watching Korean DramaABSTRACTThe purpose of this research is to know the extrinsic motivation of Syiah Kuala University students to watch Korean drama. Approach in this research is qualitative approach with descriptive design. Research subjects are some students because according to what the intended researcher based on considerations of research problems. Technique of collecting data using observation and interview. Data is analyzed by data reduction, data presentation and conclusion / verification. The results show that the form of motivation obtained from the environment is the existence of the emotional bond that exists between Korean drama lovers. The entertainment motive underpins the students watching Korean dramas as it will have the habits and fun associated with watching drama activities. Motives of integration and social interaction. This motive relates to the effort to improve the quality of individual relationships with others. Other people can be family, friends or people around him. The main motive of this motive is watching to improve the quality of relationships with the people closest (family / friends / girlfriend / spouse). Students use drama media, especially Korean dramas that aired on television and in mendsos as media to strengthen relationships with others. The motive of information (surveillance) by watching Korean dramas will help provide conversational material with friends. To be in the association, informants do not feel left behind when talking about Korean drama.Keywords: Extrinsic Motivation, Watching Korean Drama  
Partisipasi Politik Perempuan di Parlemen Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2014-2019 Shafura Nuzula; Mujibussalim Mujibussalim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.271 KB)

Abstract

ABSTRAK Partisipasi politk perempuan di parlemen Kabupaten Pidie Jaya, pokok permasalahan dalam penelitian terdiri dari dua hal, yaitu: bagaimana partisipasi perempuan untuk menjadi anggota di parlemen kabupaten pidie jaya dan bagaimana pengaruh terhadap partisipasi poltik perempuan di parlemen di Kabupaten Pidie Jaya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetehui pastisipasi perempuan untuk menajadi anggota di parlemen kabupaten Pidie Jaya dan mengetahui pengaruh terhadap partisipasi politik perempuan di parlemen di kabupaten pidie jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitiaan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan politisi perempuan di Parlemen menjadi sangat penting, dimana partisipasi dan representasi perempuan dalam politik merupakan sebuah keharusan dari perspektif hak asasi manusia, karena lebih dari setengah penduduk dunia adalah perempuan. Ada tiga faktor yang mempengaruhi partisipasi perempuan di parlemen Kabupaten Pidie Jaya, pertama, faktor budaya yang ditumbuh kembangkan yang cenderung berpengaruh negatif terhadap partisipasi perempuan didunia politik. Kedua, tingkat pendidikan dan keterampilan perempuan. Ketiga, sistem pemilu dan sistem kuota di  Kabupaten Pidie Jaya belum memenuhi kuota30% sesuai dengan ketentuan UU Pemilu. Ini bisa dilihat dari jumlah anggota legislatif di kabupaten Pidie Jaya yang 1 orang dari 25 kursi yang di sediakan atau hanya 4%. Satu orang anggota legislatif perempuan tersebut adalah Juraida, S.Pd dari Partai Aceh. meski hanya sendiri sebagai anggota DPRK, Juraida, S.Pd akan tetap memperjuangkan kepentingan perempuan dan anak di kabupaten di Pidie Jaya. Juraida juga memperkuat dan mendukung lembaga PD2TP2A , dan mendorong lembaga tersebut lebih aktif dalam pemberdayaan perempuan dan anak, serta memperjuangkan anggarannya dan juga mengawasi lembaga tersebut. Kata Kunci: Partispasi politk, Perilaku PolitikPolitical Participacion Of Women InParlement Of Pidie jaya regency Periode 2014-2019ABSTRACT The political participation of women in Parliament of Pidie Jaya regency, the purpose of this research consists of two things, firstly, how the participation of women to become members in parliament of Pidie Jaya regency and secondly, how the influence of women political participation in parliament of Pidie Jaya Regency.The purpose of this study was to determine the participation of women to become members of the Pidie Jaya regency parliament and to know the effect on women's political participation in parliament in Pidie Jaya regency. The research method used is qualitative research method with descriptive approach.The results show that the presence of women politicians in Parliament becomes very important, where the participation and representation of women in politics is a necessity from the perspective of human rights, because more than half the world's population is women.There are three factors that influence the participation of women in parliament of Pidie Jaya Regency. Firstly, the political culture factor that developed here is tends to minimize the affect the women participation in political domain. Second, the level of education and skills of women.Third, the electoral system and quota system of Pidie Jaya Regency has not fulfilled of 30% in accordance with the provisions of the election law. in Pidie Jaya regency. Which only 1 person from 25 that provided. It means only 4% of member of Parliament. She is Juraida, S.Pd from Partai Aceh. Although only her in Parliament, she will continue to fight for the right of women and children in regency of Pidie Jaya. She also strengthens and supports the PD2TP2A institution, and encourages that institution to be more active in empowering women and children, as well as fighting for its budget and thencontrol over that institution. Keywords: Political Participation, Political Behavior  
Kepuasan Keluarga Pasien Dalam pelayanan Rumah Sakit Jiwa Aceh Liani Sabrina; Dr. Alamsyah Taher M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.561 KB)

Abstract

 Penelitian ini berjudul Kepuasan Keluarga Pasien Dalam Pelayanan Rumah Sakit Jiwa Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan keluarga pasien dalam pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit Jiwa Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sebanyak tujuh orang informan dipilih dengan kriteria tertentu yang merupakan wali dari pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Aceh dan satu informan pendukung yaitu Humas Rumah Sakit Jiwa Aceh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pelayanan yang telah diberikan oleh Rumah Sakit Jiwa sudah maksimal. Kesimpulan dalam penelitian ini membuktikan bahwa aspek-aspek yang menjadi dasar pedoman indikator dari kepuasan seperti : Kualitas jasa, Kualitas pelayanan, Faktor emosional, Biaya , dan juga indikator dari pelayanan yang meliputi Tangibles, Reliability, Responsives, Assurance , Empaty terbukti telah diterapkan dengan baik oleh Rumah Sakit Jiwa Aceh untuk memenuhi kepuasan dari keluarga pasien. Faktor penghambat adalah keterbatasannya komunikasi dan kurangnya penyuluhan terkait peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah mengenai persyaratan dalam pelaksanaan program kesehatan tidak berbayar yang disediakan oleh Rumah Sakit Jiwa Aceh.Kata Kunci: Kepuasan, Pelayanan, Keluarga PasienThe Satisfaction of The Patient Families in Aceh Psychiatric Hospital ServicesThis study is titled The Satisfaction of The Patient Families in Aceh Psychiatric Hospital Services. The aim of this study is to evaluate the satisfaction of the patient families in services provided by Aceh Psychiatric Hospital. This study is qualitative in nature by using qualitative descriptive type of research. The data collecting technique was carried out with observation, interview, and documentation techniques. As many as 7 informants were chosen with particular criteria, they are the guardian of the patients who were undertaking the treatment in Aceh Psychiatric Hospital, and 1 other supporting informant who were the spokesperson of Aceh Psychiatric Hospital. The result of this study shows that the services provided by the Psychiatric Hospital had been optimal. The conclusion of this research proves that the basic indicating aspects of satisfaction, such as: service quality, treatment quality, emotional factor, cost as well as indicators from the services which cover ‘Tangibility, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, were proven to be well applied by Aceh Psychiatric Hospital to satisfy the families of the patients. Inhibiting factors include the communication constraint and the lack of public awareness related to the regulation which has been set by the government regarding the term and condition of free healthcare programs provided by Aceh Psychiatric Hospital.Keywords: Satisfaction, Service, Patient’s Family
Pengambilalihan Tahapan Pilkada Kabupaten Aceh Timur oleh Komisi Independen Pemilihan Aceh Pada Tahun 2016; Local Election Takeover Stages of East Aceh District by Aceh Independent Election Commission in 2016 Muhammad Almuntashar; Zainal Abidin SH., M.Si., MH.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK Kekosongan komisioner di lembaga KIP Aceh Timur menyebabkan tahapan pilkada Aceh Timur diambilalih oleh KIP Aceh sebagai lembaga setingkat di atas KIP Aceh Timur. P engambilalihan tahapan pilkada ini mendapat banyak kritikan dari berbagai kalangan yang menilai keputusan KIP Aceh tidak sesuai dengan qanun dan akan berdampak kepada efektivitas dalam meyelenggarakan tahapan pilkada Aceh Timur.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah kebijakan KIP Aceh dalam mengambilalih tahapan pilkada Aceh Timur sudah tepat, serta dampak pengambilalihan tahapan pilkada Aceh Timur oleh KIP Aceh terhadap tahapan pilkada di Aceh Timur.Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan melalui wawancara informan, sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku, skripsi, jurnal, peraturan perundang-undangan dan bahan bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan Kebijakan KIP Aceh dalam Pengambilalihan.Tahapan pilkada Aceh Timur tidak tepat. Dampak dari pengambilalihan tahapan pilkada Aceh Timur oleh KIP Aceh yaitu : kurang efektifnya KIP Aceh dalam menyelenggarakan tahapan pilkada di Aceh Timur, karena disebabkan jarak yang terlalu jauh antara kantor domisili KIP Aceh yang terletak di Banda Aceh dengan kabupaten Aceh Timur dan rawan akan gugatan terhadap pelaksanaan tahapan pilkadanya.Diharapkan Qanun nomor 7 tahun 2007 dapat diamandemenkan,dikarenakan masih kurang dalam mengatur yang dimaksud dengan kekosongan komisioner, agar kasus yang serupa tidak terulang kembali. Kata Kunci : Pengambilalihan Tahapan Pilkada, KIP        ABSTRACT The vacancy of commissioners in KIP (Independent Commission of Election) in East Aceh resulted in takeover of the stage of Pilkada (regional election) by KIP Aceh as an institution which has a higher level than KIP of East Aceh. This decision has led certain sides to express their critics that the decision was made because of political interest. This study was meant to elaborate whether the decision made by KIP Aceh dealing with takeover the stage of pilkada in East Aceh was appropriate and to see the impact of the decision. The data of this study were obtained by conducting field and library study was done by reading books, scripts, journal, laws, and other related references. The results showed that the decision made by KIP Aceh in taking over the stage of Pilkada in East Aceh was not appropiate because it was not allowed by the laws of KPU as well as Qanun, the regional laws made by Aceh Government. There were several impacts as a result of the decision i.e. the ineffectiveness of KIP Aceh in holding the regional election in East Aceh because the distance from the office of KIP Aceh to East Aceh was too far, and it was susceptible to accusation that the process of election was unfair. It can be concluded that the decision made by KIP Aceh in taking over the stage of regional election in East Aceh led the election out of control because KIP also haveresponbility to ensure the success of Governor Election in Aceh. Keywords: Takeover Pilkada, KIP
OPTIMALISASI ALOKASI DANA ASPIRASI ANGGOTA DPRK DAPIL II ACEH BARAT Haris Munanda; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.742 KB)

Abstract

ABSTRAK             Salah satu program yang menarik dari tugas dan wewenang DPRK adalah Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dikenal sebagai dana aspirasi. Dana aspirasi DPRK ini bila dianalisa sangat mirip dengan ´pork barrel budget´ di Amerika Serikat (AS). Dana aspirasi DPRK tidak lain adalah politik pork barrel untuk menjaga status quo anggota DPRK dengan cara membayar balik jasa konstituen dalam kampanye sebelumnya dengan menggunakan uang negara. Dana yang diusulkan dapat disebut dana aspirasi karena digunakan untuk mewujudkan aspirasi rakyat. Dana aspirasi yang diterima oleh setiap anggota dewan perlu dioptimalisasi supaya bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat. Berdasarkan tujuan tersebut, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode penelitian kualitatif memberikan kesempatan berekspresi dan penejelasan yang lebih besar. Dana aspirasi Tahun 2015 anggota DPRK Dapil II Aceh Barat sudah digunakan untuk pembangunan infrastruktur umum di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bubon dan Kecamatan Arongan Lambalek. Adapun pembangunan infrastruktur yang dibuat adalah drainase, membuat pagar masjid, tempat wudhu, lapangan bola, serta pelebaran jalan. Masih ditemukannya kendala dalam mengoptimalisasi dana aspirasi di DPRK Dapil II Aceh Barat. Adapun kendalanya adalah; penyaluran pembangunan dari dana aspirasi tidak merata di semua kecamatan yang ada di Dapil II. Dari tiga kecamatan yang termasuk dalam Dapil II hanya Kecamatan Bubon dan Arongan Lambalek yang mendapatkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur. Hal inidisebabkan oleh kurangnya data yang dimiliki oleh pengambil kebijakan, pembebasan lahan warga untuk pembangunan, serta masa waktu kerja yang sedikit. Peneliti mengharapkan pembangunan infrastruktur memang dibutuhkan untuk kemajuan dan kelancaran aktivitas warga sehari-hari, akan tetapi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah Dapil II juga harus diperhatikan, perlu kiranya dibuat sebuah pelatihan skill dan ekonomi mandiri warga untuk meningkatkan pembangunan. Dalam membuat perencanaan pembangunan diperlukan persiapan yang matang, baik dari segi administrasi seperti perizinan lahan, data lokasi pembangunan, peraturan yang baru, dan lain-lain ataupun dari segi operasional, seperti waktu yang dibutuhkan, bahan yang diperlukan dan lain-lain sehingga pembangunan tepat waktu dan lebih cepat selesai. OPTIMIZATION OF ALLOCATION OF ASPIRATION FUNDS OF MEMBERS OF DPRK DAPIL II WEST ACEH ABSTRACT             One very interesting program authorized to Local Senator is developing the Vote Polling Place Program (UP2DP) or what most call Aspiration Funds. This aspiration fund by DPRK is like the ‘’pork barrel budget’’ in The United States. The aspiration fund is  actually the pork barrel politics to protect the status quo of DPRK senates by paying back the expenses of campaign and voters voting using state budget. It is called the aspiration funds because it actually supports the publick aspirations. The funds accepted by the senates should be used optimally for the citizens sake. This study used qualitative research method with the descriptive approach. This method allows researcher to explore and more elaborate. The study shows that from aspiration fund in 2015 of vote polling Area II, west Aceh has been used for building public infrastructure in two sub-districts which are sub-district Bubon and Arongan Lambalek. The public infrastructures which were built are drainage, mosque fence, abolition place, football field, and also road expansion. However, there are still some obstacles in optimazing this aspiration fund West Aceh. The obstacles are the uneven distribution of aspiration fund in all sub districts in Vote Polling Place II West Aceh. From three sub-districts, only two sub-districts, Bubon Sub-district and Arongan Sub-district, received the infrastructures improvement aids from this aspiration fund. It is caused by the insufficient data gathered by the stakeholders, the insufficient lot for development served by the society in the place, and the limited tie provided. The researcher exects the infrastructure development is conducted for the sake of effectiveness of public activities. Howover, researcher believed that the human resources of the Vote Polling Place should be the concern too. The community skills training and entrepreneurships training should be suggested too for development. Thus the development planning is important especially in lot authorization, lot lacation data, the new regulations appropriation and such operational points as the timing, tools, and etc., so that the construction finishes on time.
ANOMALI IMPLEMENTASI PERAN DAN FUNGSI TUHA PEUET (Studi Kasus Di Pemerintahan Gampong Kutabuloh I Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan);ANOMALY IN THE IMPLEMENTATION OF ROLE AND FUNCTION OF TUHA PEUT (Village Governance of Kutabuloh I Meukek Sub-District East Aceh Regency) Deby Satrianda; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1880.374 KB)

Abstract

ABSTRAKAnomali implementasi peran dan fungsi tuha peuet terlihat jelas dengan tidak optimalnya peranan yang dimainkan oleh tuha peuet gampong Kutabuloh I, kondisi ini mulai dipertanyakan oleh masyarakat tentang eksistensi tuha peuet sebagai tokoh legsilatif yang membawa aspirasi masyarakat guna  untuk memajukan dan membuat pembangunan gampong yang lebih bermakna, padahal peran dan fungsi tuha peuet jelas sudah diatur didalam Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui anomali apa saja yang terjadi dan kendala yang dihadapi oleh tuha peuet gampong Kutabuloh I dalam menjalankan implementasi peran dan fungsinya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus dimana akan menghasilkan data berupa ucapan, tulisan, dan pola tingkah laku orang-orang yang diamati secara utuh dan mendalam.Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi tuha peuet gampong Kutabuloh I mengalami anomali, terlihat dalam penetapan qanun gampong yang sampai saat ini belum dibuat, hal ini membuat masyarakat bingung dalam memutuskan hukum gampong yang akan dipakai dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Anomali yang lain juga terlihat dalam meyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat, hal ini ditandai dengan sedikitnya aspirasi masyarakat yang sudah terealisasikan. Selanjutnya dalam fungsi pengawasan juga belum berjalan maksimal.Dalam menjalankan fungsinya tuha peuet memiliki kendala diantaranya; komunikasi tuha peuet dengan pemerintahan gampong, sumber daya tuha peuet, dan faktor ketua tuha peuet. Faktor  penunjang kinerja tuha peuet adalah; pendidikan anggota tuha peuet, sosialisasi mengenai fungsi tuha peuet dan kepedulian pemerintah daerah. Kata Kunci : Anomali, Tuha Peuet, Implementasi Peran dan Fungsi ABSTRACT            Anomalous implementation of the role and the function of tuha peut can be clearly seen from non-optimal role played by tuha peut of Gampong Kutabuloh I. Consequently, the local people started questioning the existence of this local committee which consists of legislative figures to struggle for the aspirations of the people in speeding up the development of their village. The role carrying out by this committee has been mentioned in Qanun (regional bylaws) of Aceh No. 10 of 2008.            This study aimed at finding out types of anomaly that exist and the obstacles faced by tuha peut of Gampong Kutabuloh I in playing their part and function.            This study employed qualitative method with a case study design which later produced data in the forms of spoken, written, and behavioral pattern of the observed objects in an intact and deep manner.            The results of the study indicated that the implementation of role and function of tuha peut have anomalies. The committee has not played their role to formulate local Qanun so that people often got confused to solve the problems existed in the society. There was also an anomaly in terms of struggling for the aspirations of the local people. As a result, only small number have their aspiration been realized. Moreover, their function in doing supervision also did not run well.In performing their duty, tuha peut faced several obstacles i.e. limited communication between tuha peut and village government, human resource in tuha peut, and also the leadership factor. The factors to support the performance of tuha peut were the education level of tuha peut members, the socialization of the function of tuha peut, and the support given by the regional government. Keywords: Anomaly, Tuha Peut, Implementation of Role and Function           
Peranan Public Relation dalam Mempromosikan dan Membangun Pencitraan Hotel The Pade (Role of Public Relations in Promoting and Developing Imaging Hotel The Pade) Muhammad Iqbal; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran PR pada hotel The Pade dalam mempromosikan dan membangun pencitraan hotel The Pade serta program kegiatan apa saja yang dilakukan PR dalam meningkatkan pencitraan Hotel The Pade. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran dengan menggunakan metode Kualitatif  Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya peran Public Relations pada Hotel The Pade dapat meningkatkan Hubungan yang cukup baik antara pihak hotel dengan media ditunjukkan dengan banyaknya berbagai media yang meliput dan mempromosikan hotel tersebut, seperti yang dilakukan oleh PR dengan cara, Penanganan event, Mempersiapkan rancangan event ke forum meeting tim manajemen, menerima masukan rancangan event, melakukan revisi sesuai dengan kesepakatan meeting manajemen, dan pemantauan media cetak. Adapun program PR dalam meningkatkan citra hotel The Pade melalui menjalin komunikasi dengan semua karyawan Hotel The Pade, guna mempererat tali persaudaraan, diadakan program acara nonformal seperti kerja bakti bersama dan refreshing ke tempat wisata, selain mempererat hubungan antar karyawan bisa meningkatkan kinerja karyawan sesuai dengan keahlian masing-masing. Adapun kerja sama yang dilakukan oleh PR menggunakan media Online seperti mempromosikan iklan maupun kegiatan lainnya yang berhubungan dengan hotel tersebut kemudian dengan media elektronik dengan menggunakan website  public (www.thepade.com) agar mudah dipahami. Adapun program PR dalam meningkatkan pencitraan hotel The Pade untuk bertujuan kemajuan hotel sesuai dengan tugas dan wewenang yang dipercaya kepadanya salah satunya menjalin koordinasi dengan setiap departemen jika ada promosi produk hotel atau yang berhubungan dengan semua kegiatan hotel. Kata Kunci: Peranan, Public Relation, Media Abstract - This study aims to determine how the role of PR in the hotel The Pade in promoting and building imaging hotel The Pade and program what activities do PR in improving imaging Hotel The Pade. This study uses the theory of marketing communications by using descriptive qualitative method. Data collection techniques in this study through interviews, Observation, Documentation. The results showed that with the role of Public Relations at Hotel The Pade can improve relations were pretty good between the parties with the media indicated by the number of various media covering and promoting the hotel, as is done by the PR in a way, event handling, Preparing draft event to forum management team meeting, welcoming the draft event, revised in accordance with the agreement of meeting management, and monitoring the print media. The PR program in improving the image of the hotel The Pade through communication with all employees of Hotel The Pade, in order to tighten the brotherhood, held programs non formal such as voluntary work together and refreshing to the tourist attractions, in addition to strengthen the relationship between the employee can improve the performance of employees in accordance with the expertise each. As for the cooperation undertaken by PR using online media such as advertising and promoting other activities related to the hotel and then to the electronic media by using public website (www.thepade.com) to be easily understood. The PR program in improving the imaging hotel The Pade for hotel aims progress in accordance with the duties and authority that is trusted to him one established coordination with each department if there is a sale of hotel products or which relate to all the activities of the hotel. Keywords: Position, Public Relations, Media
Pengaruh Bermain Game Online Terhadap Perilaku Komunikasi Remaja (Studi Pada Mahasiswa Pemain Game Online di Fakultas MIPA Jurusan Informatika Universitas Syiah Kuala Banda Aceh) Teuku Romy Syahputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Bermain Game Online Terhadap Perilaku Komunikasi Remaja (Studi Pada Mahasiswa Pemain Game Online di Fakultas MIPA Jurusan Informatika Universitas Syiah Kuala Banda Aceh)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bermain Game Online (Variabel X) terhadap perilaku remaja (Variabel Y). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 127 orang dan setelah menggunakan rumus Slovin, maka jumlah sampel penelitian yang diambil adalah sebanyak 56 orang yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi yang melakukan studi di Informatika Unsyiah. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori ketergantungan media (Dependency Media Theory) dimana media baru saat ini menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari sehingga menyebabkan rasa candu atau ketergantungan. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang skala pengukurannya menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan program SPSS 24.0 yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linear sederhana, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung untuk variabel bermain game online adalah sebesar 2,484 dengan tingkat signifikansi 0,016. Nilai ttabel pada a = 5% adalah 2,004. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu thitung ttabel (2,484 2,004) dengan nilai signifikansi (kurang dari 0,05) maka Ha diterima, artinya game online berpengaruh positif terhadap perilaku remaja di Fakultas MIPA program studi Informatika Unsyiah.THE INFLUENCE OF PLAYING ONLINE GAME AGAINST YOUTH COMMUNICATION BEHAVIOR (Study On Online Game Players at Faculty of Mathematics and Natural Sciences Department of Informatics of Syiah Kuala University of Banda Aceh)This research entitled "The Influence of Playing Online Game Against Youth Communication Behavior (Study On Online Game Players at Faculty of Mathematics and Natural Sciences Department of Informatics of Syiah Kuala University of Banda Aceh)". This study aims to find out how big the influence of playing Online Game (Variable X) on adolescent behavior (Variable Y). The population in this study amounted to 127 people and after using the Slovin formula, the number of research samples taken is as many as 56 people who are students and students who conduct studies in Informatics Unsyiah. The theory used in this research is media dependency theory (Dependency Media Theory) where new media today become a very important requirement in everyday life so as to cause the flavor of opium or addiction. Primary data in this study were obtained from questionnaires that measured scale using Likert scale and processed statistically with SPSS 24.0 program that is test of validity, reliability test, simple linear regression test, and hypothesis test. Based on the research results can be concluded that the results of hypothesis testing obtained tcount value for online game play variables is 2.484 with a significance level of 0.016. The ttable value at a = 5% is 2,004. Based on hypothesis test criteria that is tcount ttable (2,484 2,004) with significance value (less than 0,05) then Ha accepted, meaning online game have positive influence to adolescent behavior in Faculty of Mathematics and Natural Sciences Unsyiah Informatics study program.
KONTROL SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP EKSISTNSI KAFE REMANG-REMANG Bobby Ahmadi; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK            Umumnya di setiap wilayah Indonesia memiliki kafe, begitu juga dengan Aceh, khususnya Aceh Selatan. Budaya nongkrong di kafe muncul sebagai trend, namun kini kopi bukan lagi satu-satunya yang dicari, melainkan suasana yang nyaman untuk bersantai baik sendiri atau bersama pasangan. Banyaknya bermunculan konsep dan ide-ide bertujuan memikat para pengunjung, diantaranya dengan mentransformasikan konsep “Kafe Remang-Remang”. Kini kafe semakin  berkonotasi negatif, disebabkan kafe-kafe dimanfaatkan sebagai tempat melakukan kegiatan amoral. Sehingga dalam perjalanannya membentuk para konsumen yang lebih khusus, yaitu menjadi tempat berbuat asusila. Perilaku menyimpang ini juga merupakan sebuah hasil dari lemahnya kontrol sosial, diantaranya lembaga, baik itu formal maupun non formal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana bentuk kontrol sosial yang dilakukan terhadap keberadaan kafe remang-remang dan menganalisis apa saja hambatan dalam penegakan kontrol sosial terhadap keberadaan kafe remang-remang. Teori yang digunakan adalah teori kontrol sosial F. Ivan Nye. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa fenomena atau dampak dari kafe remang-remang ini merupakan tindakan melanggar norma hukum dan sosial. Sehingga segala bentuk perilaku negatif ini digolongkan kedalam perbuatan menyimpang serta melanggar norma hukum yang berlaku. Kontrol sosial internal maupun eksternal telah dilakukan oleh lembaga formal maupun non formal seperti Dinas Syariat Islam, Satpol PP dan WH, Keluarga, Keuchik, serta Masyarakat. Hanya saja dinamika di lapangan masih terdapat kontradiksi yang menyebabkan belum sepenuhnya terkoordinasi dengan baik dan sesuai dengan yang di harapkan. Maka dapat disimpulkan bentuk kontrol sosial terhadap kafe remang-remang telah dilakukan oleh berbagai pihak baik secara formal maupun non formal. Seperti Keuchik, Keluarga, Dinas Syariat Islam, Satuan Pol PP dan WH beserta Masyarakat telah melaksanakan fungsinya dalam mencegah maupun menanggulagi dampak negatif terhadap fenomena kafe remang-remang.Kata Kunci: Kontrol Sosial, Kafe Remang-remangsocial control of the community against the existence of dimly lit cafesABSTRACTGenerally in every area of Indonesia has a cafe, as well as Aceh, especially South Aceh. Culture hanging out in cafes appears as a trend, but now coffee is no longer the only thing to look for, it's a cozy atmosphere to relax either alone or with a partner. The number of emerging concepts and ideas aims to attract visitors, including by transforming the concept of "Cafe Remang-Remang". Now the cafe is more negative connotation, because the cafes are used as a place for immoral activities. So in the course of forming a more special consumer, which is a place to do immoral. This deviant behavior is also a result of the weakness of social control, such as institutions, whether formal or non-formal. Therefore this study aims to describe how the form of social control is done to the existence of dimly lit cafes and Analyze what are the obstacles in the enforcement of social control of the existence of the cafe dimly lit. The theory used is social control theory F. Ivan Nye. The research method used is descriptive qualitative research method with interview, observation and documentation as data collection technique. The results show that the phenomenon or impact of this dimly lit cafe is an act of violating the legal and social norms. So that all forms of negative behavior is classified into deviant deeds and violate applicable legal norms. Internal and external social controls have been conducted by formal and non-formal institutions such as the Office of Islamic Sharia, Satpol PP and WH, Family, Keuchik, and Society. It's just the dynamics in the field there are still contradictions that cause not fully coordinated well and in accordance with the expected. So it can be concluded the form of social control of the dim cafe has been done by various parties, both formally and non-formal. Like Keuchik, Family, Office of Islamic Sharia, Satuan PP and WH and the Society have performed their function in preventing or overcoming negative impacts on the phenomena of dimly lit cafes.Keywords: Social Control, Dazed Café

Page 6 of 102 | Total Record : 1018