cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
KARAKTERITIK PASIEN TERKAIT KECEMASAN DALAM MENJALANI PROSEDUR KOLONOSKOPI : Patient Characteristics Related to Anxiety in Undergoing Colonoscopy Procedure Ratri Ismiwiranti; Nursalam Nursalam; Erna Dwi Wahyuni
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.342 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.443

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Pasien yang menjalani prosedur kolonoskopi seringkali mengalami kecemasan. Perawat perlu mengetahui penyebab dan memberikan intervensi secara khusus untuk meningkatkan keberhasilan tindakan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik pasien yang menjalani kolonoskopi terkait kecemasan yang dirasakan. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di Unit Endoskopi RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo dan RSD dr. Koesnadi Bondowoso, Jawa Timur. Rekruitmen partisipan dilakukan dengan purposive sampling sampai mencapai saturasi. Responden dalam penelitian ini berjumlah 9 partisipan. Wawancara mendalam dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara semi-struktur dan dilakukan perekaman. Analisis data secara deskriptif. Hasil: karakteritik 9 pasien yang menjalani kolonoskopi dapat dilihat dari usia, jenis kelamin, pekerjaan, indikasi, diagnosa awal, frekuensi dan kesiapannya. Hanya 3 orang pasien yang menyatakan siap dan mampu mengontrol kecemasan yang dirasakan. Karakteristik pasien tidak terkait secara langsung dengan kecemasan yang dirasakan. Diskusi: Kecemasan yang dirasakan oleh pasien tidak hanya terkait karakteritik pasien melainkan lebih dipengaruhi faktor psikologis, persepsi, dan harapan pasien terhadap tindakan kolonskopi, oleh karena itu perlu diberikan intervensi khusus untuk mengontrol kecemasan yang dialami sehingga tujuan pemeriksaan dapat tercapai dengan optimal. Kata kunci: Kecemasan, Kolonoskopi, Penelitian Kualitatif ABSTRACT Introduction: Patients undergoing colonoscopy procedures often experience anxiety. Nurses need to know the cause and give intervention specifically to improve the success of the action. The purpose of this research is to describe the characteristics of patients undergoing the perceived anxiety-related colonoscopy. Methods: The design of this research is a qualitative descriptive with a case study approach. Location of research in endoscopy Unit of RSUD Dr Abdoer Rahem Situbondo and RSD Dr. Koesnadi Bondowoso, East Java. Participants' recruitments are carried out purposive sampling until they reach saturation. Respondents in this study amounted to 9 participants. In-depth interviews were conducted using semi-structural interviews and performed recordings. Descriptive data analysis. Result: Characterizing 9 patients undergoing colonoscopy can be seen from age, gender, occupation, indications, preliminary diagnosis, frequency and readiness. Only 3 patients are said to be ready and able to control the perceived anxiety. Characteristics of patients not directly related to the perceived anxiety. Discussion: The anxiety felt by the patient not only related to the charactertic of the patient but rather more influenced by the psychological factors, perception, and patient's expectation of colonscopic action, therefore it is necessary to give special intervention to control The purpose of the examination can be achieved optimally. Keywords: Anxiety, colonoscopy, qualitative research
EVALUASI PELAKSANAAN KOMUNIKASI EFEKTIF “STATUS PRESENT” PADA HANDOVER EMERGENCY DI RSU HAJI SURABAYA: Evaluation of Effective Communication of “Present Status” in Emergency Handover in Haji General Hospital Surabaya Muhammad Hendri Haryono; Dwi Ernawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.11 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.444

Abstract

ABSTRAK Introduction : Pelaksanaan pengisian komunikasi efektif SBAR pada handover emergency harus sesuai dengan standard. Dari hasil evaluasi dokumen rekam medis menunjukkan bahwa indikator instrumen pada status present belum terdokumentasi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun pengembangan instrumen komunikasi efektif SBAR pada handover emergency Method : Desain penelitian menggunakan deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 150 dokumen rekam medis dan 15 partisipan dalam proses FGD. Partisipan dipilih menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Result: Instrumen komunikasi efektif (status present) pada handover emergency banyak yang tidak sesuai standar, Penerapan pengisian status present pada handover emergency di ruang RSU Haji Surabaya menunjukkan bahwa seluruh responden memiliki kemampuan yang cukup dalam mengisi format status present Discussion : Komunikasi efektif status present pada penelitian ini adalah instrumen handover yang mencakup seluruh informasi dan perencanaan serta memuat kondisi pasien terkini yang dibutuhkan oleh perawat IGD. Instrumen komunikasi efektif SBAR ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan mencegah terjadinya kejadian tidak diharapkan pada pasien. Kata Kunci : komunikasi efektif, status present, handover emergency
PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN TIDUR PASIEN HEMODIALISIS: The Role of Family Support for Fulfilling The Sleep Needs of Hemodialysis Patients Argo Winoto; Kusnanto Kusnanto; Muhammad Sajidin
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.278 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.445

Abstract

Pendahuluan: Dukungan dari keluarga terhadap pasien hemodialisis sangat diperlukan. Namun sampai dengan saat ini belum ada penelitian yang secara khusus membahas bentuk dukungan yang diberikan oleh keluarga pada pasien hemodialisis sehingga tidak mengalami gangguan kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji secara mendalam upaya dukungan yang diberikan oleh keluarga kepada salah anggota keluarga yang sedang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini adalah penelitian qualitative dengan studi fenomenologi. Jumlah sample adalah 14 partisipan yang diambil dengan cara purposive sampling. Kriteria partisipan adalah pasien hemodialisis yang dapat memenuhi kebutuhan tidurnya yang ditandai dengan skala ukur Pitsburg Sleep Quality Indeks (PSQI ? 5). Partisipan direkam saat wawancara mendalam terkait pengalaman hidup mereka sehari-hari dengan menggunakan pedoman semi-struktur. Proses analisa data pada penelitian ini menggunakan metode Colaizzi. Hasil: Terdapat 3 tema utama yang diperoleh dari hasil analisis data wawancara antara lain dukungan keluarga, dukungan lingkungan dan dukungan tenaga kesehatan. Berdasarkan hasil ketiga tema utama tersebut maka dukungan keluarga yang menjadi faktor terbanyak yang membuat kualitas tidur pasien menjadi lebih baik. Tema utama dukungan keluarga dapat diuraikan menjadi tiga sub tema, yaitu kebutuhan akan pendamping, membantu memenuhi kebutuhan, dan perhatian. Diskusi: Dukungan keluarga akan memunculkan rasa aman, nyaman dan menumbuhkan harapan bagi pasien hemodialisis sehingga akan menimbulkan ketenangan yang dapat memudahkan pasien untuk memenuhi kebutuhan tidurnya.
STRATEGI KOPING DENGAN PENDEKATAN SPIRITUAL PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI HEMODIALIS: STUDI FENOMENOLOGI: Coping Strategies with Spiritual Approaches in Chronic Kidney Disease (CKD) Patients Undergoing Hemodialysis: Phenomenology Study Supriyono Supriyono; Kusnanto Kusnanto; Zaenal Abidin
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.449 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.446

Abstract

Pendahuluan: Stress yang dihadapi oleh pasien dengan CKD yang menjalani hemodialisis dapat berakibat pada pemburukan kondisi pasien sehingga penting adanya upaya dalam mengatasi stress yang dialami atau mekanisme koping. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi mekanisme koping dengan pendekatan spiritual pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi deskriptif. Metode: Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang yang berasal dari unit hemodialisis dengan kriteria partisipan berusia lebih dari 25 tahun, menjalani hemodialisis lebih dari 3 bulan, kesadaran compos mentis dan reguler menjalani hemodialisa 2-3 kali seminggu. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan Colaizzi. Hasil: Dari hasil analisis penelitian di temukan 2 tema yang mencerminkan fenomena yang diteliti. Tema-tema tersebut antara lain adalah pendekatan sipritual dan pendekatan medis. Diskusi: Pendekatan spiritual lebih dominan dilakukan oleh partisipan dan merasakan manfaat dari pendekatan tersebut sehingga penting dilakukan intervensi berbasis spiritual untuk mengatasi stress yang dialami oleh pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Factors Related To Citing From Preceptorship Competence: A Systematic Review Fitri Chandra Kuspita; Nursalam Nursalam; Slamet Riyadi Yuwono
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.249 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.448

Abstract

Introduction: Preceptorship is a learning method that involves more experience in conveying their knowledge to someone who is less experienced. In this article, the authors conducted a relevant systematic review in various data used the keywords “preceptorship,”transition and article thinking”. Data based on SCOPUS, Science Direct, Proquest, Pubmed, and Google Scholar. The criteria consisted of the full text published in five years limit journal (2013-2018) and used the article in English. The results as much as 1517 articles found, and selected 15 article that suitable with criteria. Aim: The purpose of this study is to analyze factors that affect the implementation of preceptorship in the hospital and to give the recommendation of monitoring and evaluation preceptorship as well. Method: Papers were critically reviewed and relevant data were extracted and synthesized using an approach based on preferred reporting items for systematic reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Result: These factors include the level of education, experience, support, guiding model, and work environment
INTERVENSI KEPERAWATAN PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS: SYSTEMATIC REVIEW: Nursing Intervention for Patients With Chronic Renal Failure Who Undergoing Hemodialysis : A Systemtic Review Hayyu Sitoresmi; Andi Masyitha Irwan; Elly Lilianty Sjattar
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.847 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.451

Abstract

Background : Nursing intervention is very important for care providers to achieve adequacy in hemodialysis (HD) process. Nurses as the front line in services need to know precisely the nursing interventions that can reduce the mortality rate of HD patients. Objective: to identify what kind of nursing interventions can be done during hemodialysis. Methods: Pubmed, Science Direct, Wiley Online, Proquest, and Google Scholar are databases used in collecting articles with relevant keywords and PRISMA guidelines. Results: obtained six randomized controlled trial articles according to the inclusion criteria. The research article presents nursing interventions such as inhalation therapy, training programs, foot massage, acupressure, cold dialysate use, and music therapy. The intervention can reduce complications that often occur in HD patients and have appropriate duration to be applied during intradialytic phase. Conclusion: nursing intervention can be witnessed to overcome complaints of nausea, vomiting, pain, pruritus, physical weakness, cramps, and psychological disorders. But it needs to be adjusted to the patient's condition and coordination with other medical officers in improving the quality of nursing care.
PENGARUH MOBILISASI PERGELANGAN TANGAN SETELAH DIBERIKAN ULTRASOUND TERHADAP PENURUNAN NILAI NYERI PASIEN CARPAL TUNNEL SYNDROME: The Effect of Wrist Mobilization after Ultrasound Therapy to Decrease Pain of Patients with Carpal Tunnel Syndrome Raditya Kurniawan Djoar; Anastasia Martha
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 5 No. 2 (2019): JIKep | September 2019
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.306 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v5i2.487

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan bentuk cedera tekanan yang berulang pada nervus medianus dan merupakan syndrome penjepitan saraf yang paling sering ditemukan. Kejadian CTS ini telah menjadi pusat perhatian peneliti karena merupakan salah satu jenis cummulative trauma disorders (CTD) yang paling banyak dijumpai. Karena permasalahan tersebut, akibatnya pergelangan tangan menjadi terbatas dan tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya sehingga berpengaruh terhadap pekerjaan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan intervensi berupa mobilisasi saraf medianus, carpal dan tendon gliding setelah diberikan Ultrasound terhadap penurunan nilai nyeri CTS. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan quasi eksperimental, dengan desain penelitian pre and post test two groups design Populasi penelitian ini adalah pasien CTS di RSUD Sidoarjo sebanyak 70 orang yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok 1 yang mendapatkan terapi ultrasound dan kelompok 2 yang mendapatkan terapi ultrasound serta ditambahkan dengan mobilisasi saraf medianus, carpal dan tendon gliding. Uji statistic yang digunakan adalah independent t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai nyeri pada kelompok yang diberikan ultrasound dan kelompok yang diberikan penambahan dengan mobilisasi saraf medianus, carpal dan tendon gliding (Asymp. Sig 2-tailed 0,00). Penurunan nyeri pada kelompok ini lebih significant dikarenakan penggunaan kombinasi dari intervensi tersebut. Latihan mobilisasi saraf medianus dapat membantu mengembalikan aliran pembuluh darah balik vena dari saraf medianus sehingga mengurangi tekanan di dalam epineurium sehingga mengurangi nyeri dengan ditambah latihan tendon gliding dapat mengembalikan aliran pembuluh darah balik vena dari saraf medianus sehingga mengurangi tekanan di dalam epineurium sehingga nyeri berkurang.
BIMBINGAN PERAWATAN JENAZAH DENGAN PENYAKIT HIV/AIDS BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN LUBBUL LABIB KEDUNGSARI MARON PROBOLINGGO: Guidelines for Corpse Treatment with HIV / AIDS Disease for Santri Pondok Pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron Probolinggo Siti Maimunah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 5 No. 2 (2019): JIKep | September 2019
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.629 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v5i2.525

Abstract

Merawat jenazah suatu hal yang wajib bagi ahli waris yang ditinggalkan, dan dilakukan dengan sopan, santun, dan penuh rasa kasih sayang. Oleh sebab itu, sebaiknya dilakukan oleh ahli waris, sehingga hal-hal yang kurang baik (aib) dari jenazah hanya diketahui oleh keluarga sendiri, tidak menyebar kemana-mana yang akan menambah penderitaan jenazah mengidap penyakit menularHIV/AIDS, memerlukan penanganan khusus, tanpa mengabaikan syariat yang menjadi tuntunan. dengan memberikan bimbingan pengetahuan kepada santri tentang perawatan jenazah bermasalah dengan cara: melakukan pendidikan kesehatan, mengadakan seminar, penyebarluasan leaflet, pemutaran film, mengadakan pelatihan, dan juga dapat memasukkan materi perawatan jenazah penderita HIV dan AIDS pada kurikulum di sekolah, serta mengadakan penanggulangan bersama dan mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi dan bertindak dalam pengendalian HIV dan AIDS. Tujuan penelitian iniUntuk menambah informasi, wawasan pemikiran, dan pengetahuan dalam perawatan jenazah dan untuk mengetahui bimbingan perawatan jenazah HIV AIDS terhadap Santri di Pondok Pesantern Lubbul Labib Kedungsari Maron Probolinggo Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan subjek penelitian pembimbing perawatan jenazah dengan penyalit HIV/AIDS dan empat peserta bimbingan serta pengurus Podok Pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron Probolinggo. Obyek dalam penelitian ini adalah fase-fase bimbingan perawatan jenazah dengan penyakit HIV/AIDS di Podok Pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron Probolinggo. Metode dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan Pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap dalam bimbingan perawatan jenazah di Pondok Pesantren Lubbul Labib Kedungsari Maron Probolinggo terdapat empat fase yaitu fase pembukaan, fase kedua menyiapkan alat-alat yang digunakan untuk perawatan jenazah HIV/AIDS dan fase ketiga memberikan materi perawatan jenazah berpenyakit HIV/AIDS dan fase ke empat penutupan. Kata Kunci: Bimbingan, Perawatan jenazah, Berpenyakit HIV/AIDS.
HUBUNGAN ANTARA FINNISH DIABETES RISK SCORE (FINDRISC) DAN GULA DARAH SEWAKTU (GDS) SEBAGAI PREDIKTOR RISIKO PENYAKIT DIABETES MELLITUS PADA KOMUNITAS BECAK LESTARI SURABAYA: Relationship Between Finnish Diabetes, Risk Score (Findrisc) and Blood Sugar at Time (BS) as a Risk Predictor of Mellitus Diabetes In The Becak Community Lestari Surabaya Marcellina Rasemi Widayanti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.631 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.565

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia akibat defek pada sekresi insulin, aksi insulin, atau keduanya. Deteksi dini DM penting dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit DM. Salah satu prediktor terjadinya DM adalah Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC). FINDRISC merupakan alat ukur kuesioner yang digunakan untuk mengidentifikasi seseorang terhadap risiko DM Tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC) dan Gula Darah Sewaktu sebagai Prediktor Risiko Diabetes Mellitus pada Komunitas Becak Lestari Surabaya. Metode: Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan secara crosssectional. Data diambil di komunitas becak Lestari Surabaya pada bulan Oktober – November 2019. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil: Total sampel dalam penelitian ini adalah 136 responden. Jenis kelamin dominan dalam penelitian ini adalah perempuan sebanyak 75 responden (55,1%) dan usia yang mendominasi dalam rentang 45 – 54 tahun sebanyak 51 responden (37,5%) serta rentang usia 55 – 64 tahun sebanyak 51 responden (37,5%). Hasil uji statistik rank spearman antara FINDRISC score dan hasil pemeriksaan GDS menunjukkan nilai p 0,004 (p<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara FINDRISC score dan hasil pemeriksaan GDS.
EFEKTIFITAS EDUKASI KESEHATAN TERINTEGRASI PADA PASIEN PRE DAN POST OPERASI PANGGUL : LITERATURE REVIEW: The Effectiveness of Integrated Health Education Among Patient Undergo Pre and Post Hip Surgery: A Literature Review Anas Khafid; Riri Maria
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 1 (2020): JIKep | Maret 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.939 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i1.567

Abstract

Introduction: Hip fracture is a major problem in the elderly throughout the world. Hip arthroplasty is a procedure when treatment and physical therapy are no longer effective. Health education delivers by health care professionals who less will have an impact on the short and long term both physically and mentally. The purpose of this literature review is to explore the effectiveness of health education among patients who undergo pre and post hip surgery. Method: Literature research conducted on the five largest databases consist of Pubmed, Google Scholar, CINAHL, Medline and PsycINFO using medical subject headings "Health Education", "Patient Education", "Educational", "Hip Surgery", "Hip Arthroplasty" and "Health Education and Hip Arthroplasty ". The combination of keywords searches to find more specific literature. Results: We found 20 articles and five articles are analyzed further. Seven effects of health education impacted knowledge and behavior, pain, Activity Daily Living (ADL), quality of life, function, hip healing and length of stay, self-efficacy and depression. Discussion: Health education requires the appropriate media, duration and integrated methods; therefore, it will increase the recovery and rehabilitation process. Five studies showed the effectiveness of education in patients with hip surgery and the result of each study reinforcing each other.