Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles
573 Documents
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP SISWA DALAM PERAWATAN GIGI DI SDN 601 MENANGGAL SURABAYA: The Effect of Health Promotion on Attitude of Students in Dental Care in Public Elementary School 601 Menanggal Surabaya
Etta Suryaningsih;
Marcellina Rasemi Widayanti;
Ni Nyoman Wahyu Lestariana
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.192 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.566
Latar Belakang: Pengetahuan tentang perawatan gigi pada anak SD menentukan kesehatan gigi pada usia selanjutnya. Pengetahuan baik maka diikuti sikap positif, sikap positif mempengaruhi niat. Fenomena di SDN 601 Mananggal Surabaya, siswa mengatakan tahu perawatan gigi tetapi masih menyukai makanan manis setelahnya lupa menggosok gigi atau berkumur, dan ada yang mengalami gigi karies. Hal ini dikarenakan penyuluhan kesehatan belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap siswa dalam perawatan gigi. Metode: Desain penelitian Pra Eksperimental dengan rancangan One Group Pre-Post Test Design. Variabel independen penyuluhan kesehatan dan variabel dependen sikap siswa. Populasi siswa SDN 601 Menanggal Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel penelitian sebanyak 33 responden dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil: hasil sebelum diberikan penyuluhan kesehatan 73% siswa memiliki sikap negatif, sesudah diberikan penyuluhan kesehatan 64% siswa memiliki sikap positif. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan nilai P(0,001)(0,05) Kesimpulan: H0 ditolak berarti ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap siswa dalam perawatan gigi sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan, maka penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan sikap menjadi positif.
PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG JAJANAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA USIA SEKOLAH: Parents Knowledge About Healthy Services with Diarrhea Events in School
Rohaeti Rohaeti;
Rahmawati Rahmawati;
Dewi Nur Puspita Sari;
Ii Padilah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.37 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.572
Banyaknya jenis jajanan yang ada dilingkungan membuat anak sekolah dengan bebas dapat mengkonsumsi jajanan tersebut, menurut badan pengawas obat dan makanan, jajanan dilingkungan sekolah banyak yang mengandung bahan berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti diare. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dengan wawancara dan observasi terhadap orang tua di Kampung Cilongok RT 004 dan 005, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang sebanyak 20 orang tua dan terdapat pengetahuan baik sebanyak 10 responden, pengetahuan cukup sebanyak 7 responden, dan pengetahuan kurang sebanyak 3 responden. Dari 20 responden yang mengalami diare sebanyak 10 anak usia sekolah. Tujuan : Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang jajanan sehat dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di Kampung Cilongok RT 004 dan 005 Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang Tahun 2019. Metode penelitian : Jenis penelian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif korelatif sempel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 92 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah univariat untuk mempeoleh karakteristik dari masing-masing variabel demografis dan analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil : Data dianalisis dengan menggunakan uji ci square dan didapatkan statistik nilai P value sebesar 0,019. Hal ini menunjukkan nilai P value pada pengetahuan orang tua tentang jajanan sehat dengan kejadian diare bahwa < 0,05 terdapat peran orang tua tentang jajanan sehat dengan kejadian diare. Saran : Hendaknya orang tua lebih aktif dalam mencari informasi atau wawasan baru untuk menghindari kejadian diare pada anak usia sekolah.
TEKANAN DARAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN AKTIFITAS FISIK PADA WANITA DEWASA: Blood Pressure and Its Relation to Body Mass Index and Physical Activity in Adult Women
Eva Malinti;
Evelin Malinti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.715 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.578
Wanita dewasa yang tidak aktif secara fisik sering bermasalah dengan kondisi obesitas yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) yang menjadi indikator obesitas dan tingkat aktifitas fisik dengan tekanan darah wanita dewasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan potong lintang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah stadiometer, timbangan badan digital dan spigmomanometer digital serta kuesioner aktifitas fisik. Responden dalam penelitian ini berusia 20-49 tahun yang belum pernah didiagnosa hipertensi. Rata-rata IMT responden termasuk dalam kategori obesitas. Rata-rata tingkat aktifitas tergolong normal. Rata-rata tekanan darah sistolik tergolong meningkat sedangkan tekanan darah diastolik tergolong hipertensi tahap I. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dengan arah korelasi positif antara IMT dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik (p<.05). Namun antara aktifitas fisik dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik tidak terdapat hubungan signifikan (p>.05). Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi IMT maka semakin tinggi tekanan darah, sehingga adalah penting bagi wanita dewasa untuk menurunkan berat badan untuk mengontrol tekanan darah. Perlu dilakukan penelitian terhadap faktor lain yang berhubungan dengan tekanan darah pada wanita dewasa
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DAN PELAKSANAAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN METODE EMR (ELECTRONIC MEDICAL RECORD) DI RUANG RAWAT INAP RS PREMIER SURABAYA: Relationships on Nurses Work and Implementation Of Nursing Documentation Method EMR (Electronic Medical Record) In Premier Hospital Surabaya
Dwi Ernawati;
Nuh Huda;
Diyah Arini;
Elysabeth O.P
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (289.258 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.601
Perawat melakukan asuhan keperawatan kepada pasien termasuk pendokumentasiannya. Dokumentasi asuhan keperawatan dengan metode EMR (Electronic Medical Record) di ruang rawat inap RS premier Surabaya bertujuan membantu pasien agar dapat terdiagnosis dengan tepat. Beberapa perawat belum melaksanakan pendokumentasian tersebut karena tindakan keperawatan yang padat di ruang rawat inap. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara beban kerja perawat dan dokumentasi asuhan keperawatan EMR di ruang rawat inap rumah sakit premier Surabaya. Desain Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan probability sampling yaitu simple random sampling. Responden perawat rawat inap berjumlah 58 orang. Instrumen menggunakan kuesioner dan observasi. Data dianalisis dengan uji Spearman Rank (Rho) Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara beban kerja dan dokumentasi EMR di rawat inap berdasarkan uji korelasi Spearman Rank (Rho) menunjukan nilai p value = 0,001. Alokasi penggunaan waktu kerja yang lebih produktif oleh perawat diperlukan untuk mendapatkan beban kerja yang tidak berat. Penilaian kerja secara rutin juga menjadi salah satu upaya guna mendapatkan mutu pelayanan keperawatan yang lebih baik melalui pelaksanaan dokumentasi metode EMR di RS Premier Surabaya.
GAMBARAN MOTIVASI MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MENGHADAPI PELUANG KERJA KE LUAR NEGERI: Overview of The Motivation of Nursing Students in Facing Work Opportunities Abroad
Ni Putu Widianingsih;
Ni Made Nopita Wati;
Niken Ayu Merna Eka Sari
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.72 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v7i1.612
Pendahuluan : Perawat mempunyai posisi penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Tenaga perawat dibutuhkan diseluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik di dalam maupun di luar negeri. Bekerja di luar negeri juga merupakan salah satu peluang bagi perawat Indonesia. Individu dengan motivasi kuat dapat terlihat dari kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja, maupun dalam keseharianya. Tujuan : untuk mengetahui gambaran motivasi mahasiswa keperawatan dalam menghadapi peluang kerja ke luar negeri. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik yang digunakan Total Sampling dengan sampel 156 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan telah di uji validitas serta reliabilitas sebelum digunakan. Hasil uji validitas memperlihatkan bahwa 30 item pernyataan didapatkan keseluruhan soal memiliki nilai r-hitung (0,397-0,910) dan hasil uji reliabilitas dengan hasil reliabilitas yaitu 0.966. Hasil : penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa memiliki faktor motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang tinggi. Faktor motivasi intrinsik sebanyak 59,0% dan faktor minat ekstrinsik sebanyak 61,5%. Kesimpulan : mahasiswa keperawatan, sebagian besar memiliki motivasi tinggi dalam menghadapi peluang kerja ke luar negeri. Hasil penelitian merupakan gambaran saja sehingga diharapkan dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan motivasi dengan variabel yang ingin ditambahkan dan mengkaji lebih dalam mengenai motivasi mahasiswa untuk melanjutkan bekerja ke luar negeri
PREDIKSI KASUS PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI KABUPATEN PONOROGO DILIHAT DARI STATUS NUTRISI: Prediction of Case Tuberculosis Disease in Ponorogo District Based on Nutritional Status
Sri Andayani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 7 No. 1 (2021): JIKep | Maret 2021
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.675 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v7i1.620
Pendahuluan : Penilaian kemajuan dan keberhasilan penanggulangan penyakit Tuberkulosis paru dapat menggunakan indikator salah satunya yaitu angka penjaringan suspek dengan melakukan promosi kesehatan khususnya TB paru yang bekerja sama dengan PromKes Kabupaten Ponorogo.Tujuan: Menganalisa prediksi kasus penyakit Tuberkulosis Paru di Kabupaten Ponorogo dilihat dari status nutrisi. Metode: penelitian descriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel menggunakan seluruh data status nutrisi pada kasus TB Paru BTA Positif di Kabupaten. Ponorogo. Hasil: terjadi peningkatan distribusi kasus tuberculosis paru di kabupaten ponorogo tahun 2011 sampai 2015 yakni tahun 2011 sebanyak 276, tahun 2012 sebanyak 392, tahun 2013 sebanyak 378, tahun 2014 sebanyak 293 dan 334 kasus pada tahun 2015. Setelah diprediksikan, kejadian TB Paru dari tahun 2016 sampai dengan 2020 akan mengalami penurunan sejumlah 299 kasus ditahun 2016 dan 306 kasus ditahun 2020. Setelah dilakukan analisis time series didapatkan hasil bahwa prediksi kasus Tuberkulosis paru BTA positif di Kabupaten Ponorogo dilihat dari status nutrisi mengalami penurunan. Kesimpulan: Berdasrkan hasil analisis time series untuk mengetahui prediksi kejadian TB Paru dilihat dari status nutrisi yakni obesitas, nutrisi lebih, nutrisi normal dan nutrisi kurang menggunakan persamaan model trend quadratic
PENERAPAN CHECK LIST KESELAMATAN BEDAH WHO: LITERATUR REVIEW: The Implementation of The WHO Surgical Safety Check List: Literature Review
Rini Rachmawaty;
Saldy Yusuf;
Wawan Karniawan
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.996 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.624
Abstrak World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia mempelopori dan meluncurkan Checklist Keselamatan Bedah (Surgical Safety Checklist) dengan tujuan menciptakan kerangka kerja standar bagi anggota tim (perawat, anestesi, dan operator) untuk meningkatkan keselamatan pasien dalam proses pembedahan. Tujuan literature review adalah untuk menentukan apakah ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa penggunaan checklist keselamatan bedah meningkatkan keselamatan pasien dan kepatuhan tim. Sumber literature reviuw terpublikasi dari tahun 2014 sampai 2019, teks berbahasa inggris dan diperoleh dari Pubmed, Ebscho, Proquest. Checklist Keselamatan Bedah WHO berimplikasi terhadap penurunan angka kematian, dapat mengurangi komplikasi pasca bedah, membangun performa tim dengan komunikasi, user friendly dalam penggunaan checklist bagi anggota tim, meningkatkan keselamatan pasien dan trend penerimaan check list yang positif dari anggota tim memberikan dampak peningkatan kepatuhan terhadap standar serta peraturan di ruang bedah.
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI KEPERAWATAN DENGAN CARING MAHASISWA PROFESI NERS DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WILAYAH SURABAYA : The Relationship Between Technological Skill Competency and Caring of Nursing Profession Students in Surabaya Region
Ignata Yuliati;
Marcellina Rasemi Widayanti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.715 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.642
Technology is an integrated presence between science and machines. Information technology in nursing includes knowledge, attitudes and skills. These three things are needed by a health care profession in their daily work. The ability of nurses to use nursing technology is a form of caring. Nurse caring behavior is very important in fulfilling patient satisfaction, therefore students' understanding of technology as a form of caring in nursing needs to be instilled since the period of education. The purpose of this study was to identify the relationship between the technological skill competency in nursing and caring of nursing profession students. The research method used in this study is correlation analytic with cross sectional approach. Questionnaire was utilized to gather the needed data and information. The subjects of this study were 90 nursing students, total sampling was applied to gained participants. Respondents met the inclusion criteria, namely studying at STIKes in the Surabaya region, being willing to be respondents, and graduating a bachelor's degree in nursing, a maximum of one year before continuing to Ners profession student. The results showed that there was a significant relationship between the ability to use technology (medical devices) and caring of Ners professional students (p = 0.000; r = 0.630. There was a significant relationship between the ability to use technology (Information and Communication Technology) and caring (p = 0.000; r = 0.469). The ability to use technology makes nurses understand the patient as a whole or holistic human. If the nurse understands the patient completely then he will understand all aspects of the patient as a unique person, this will help patients to develop and accelerate the healing process. The ability of nurses to use technology is an expression of caring in nursing, where caring and technology are an integral part. Technology plays an important role in health care, technology is used to improve patient safety, save lives patient and support nurses in their job. Teaching caring from the time of education is very important because this is the first stage for nursing students to learn the value and meaning of the nursing profession.
PENGARUH SWEDISH MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI KEPALA KARENA MIGRAIN PADA LANSIA: The Effect of Swedish Massage on The Reduction of Head Pain Due to Migraine in The Elderly
Raditya Kurniawan Djoar;
Anastasia Putu Martha Anggarani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.48 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.646
Nyeri kepala adalah rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan di seluruh daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai ke belakang kepala. Pada lansia prevalensi nyeri kepala sebesar 3,7-5,8% (Davis, 2006). Kejadian nyeri kepala ini telah menjadi pusat perhatian peneliti karena merupakan jenis gejala yang paling banyak dijumpai yang berakibat menjadi keterbatasan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh swedish massage terhadap penurunan nilai nyeri kepala karena migraine pada lansia. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan quasi eksperimental, dengan desain penelitian pre and post test two groups design. Populasi penelitian ini adalah lansia sebanayak 56 dimana sample diambil dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah VAS untuk mengevaluasi nyeri yang dirasakan lansia. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan menggunakan uji komparatif tidak berpasangan untuk data numerik (uji t tidak berpasangan/Mann whitney).Hasil uji statistic menunjukkan nilai signifikan 0.000 yang berarti ada pengaruh Swedish massage terhadap penurunan nilai nyeri migraine pada lansia. Tindakan massage memberikan efek pada system syaraf parasimpatis yang memungkin terjadinya relaksasi. Kondisi relaksasi memungkinkan sirkulasi darah menjadi lancar dalam pengiriman oksigen dan produk metabolisme yang ke system syaraf pusat. Gerakan efflurage pada Swedish massage memberikan pengaruh pada peningkatan aliran darah vena yang dapat menurunkan tekanan vena dan meningkatkan sirkulasi arteri. Gerakan kneading memberikan bantuan dalm aliran balik vena, sednagkan tindakan kompresi dapat meningkat sirkulasi pembuluh darah local dan tepi. Kondisi inilah yang memungkinkan terjadinya penurunan nyeri kepala atau migraine pada lansia. Kata Kunci : Massage, nyeri kepala, lansia
QUALITY OF LIFE PADA LANSIA: Quality of Life in The Elderly
Chilyatiz Zahroh;
Lina Ekawati;
Annif Munjidah;
Wiwik Afridah;
Iis Noventi;
Priyo Mukti Pribadi Winoto
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.426 KB)
|
DOI: 10.33023/jikep.v6i2.648
Masalah. Kualitas hidup adalah persepsi individu terhadap kehidupannya dimasyarakat dalam konteks budaya dan sistem nilai yang ada terkait dengan tujuan, standar, dan perhatian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas hidup pada Lansia di Desa Paseseh Jl. Melati Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Metode. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian ini adalah lansia di Desa Paseseh Jl. Melati Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik Total sampling dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu Quality of Life Yang diukur menggunakan kuesioner dari Word Health Organization Quality Of Life (WHQOL)-BREF. Analisa data disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lansia di Desa Pasese Bangkalan 53.2% memiliki kualitas hidup baik, 28.1% kualitas hidup biasa-biasa saja, 15.6% sangat baik, dan 3.1% buruk. Simpulan. Upaya untuk meningkatkan quality of life pada lansia dengan memberikan perhatian dan perawatan yang baik sehingga lansia hidup dalam keadaan sehat, aktif serta menikmati masa tua dengan bahagia.