cover
Contact Name
Feri Maulana
Contact Email
feri.maulana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
barsasella@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Persada Husada Indonesia
ISSN : 23563281     EISSN : 26224666     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Asuhan Keperawatan Klien yang Mengalami Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dengan Tuberkulosis Paru di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur Marzuki Marzuki; Evi Vestabilivy
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i26.292

Abstract

Tuberculosis paru adalah penyakit infeksi yang menyerang parenkim paru-paru, disebabkan oleh mycobacterium tuberculosa. Hasil penelitian pada tahun 2016 jumlah penderita penyakit tuberculosis paru sebanyak 233 penderita dan pada tahun 2017 terjadi peningkatan penderita tuberculosis paru sebesar 267 orang. Studi kasus ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanakan asuhan keperawatan klien yang mengalami bersihan jalan nafas tidak efektif dengan tubercolusis paru di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur. Penelitian telah dilaksanakan di ruang Merpati dan Garuda pada bulan Maret – April 2018 pada kedua pasien selama 3 hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskritif pendekatan studi kasus dengan intervensi yaitu mengajarkan batuk efektif. Partisipan dalam studi kasus ini adalah dua orang klien, dua orang anggota keluarga klien, dan dua orang perawat ruangan. Pada tahap pengkajian didapatkan data subjektif pada kedua klien sama-sama mengeluh batuk berdahak lebih dari 2 minggu. Data objektif kedua klien tampak batuk, batuk disertai dengan sputum berwarna kuning. Diagnosa keperawatan prioritas utama pada kedua klien tuberculosis paru adalah bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan penumpukan sekret. Pada tahap perencanaan diagnosa prioritas masalah ditetapkan rencana tindakan keperawatan yang mengacu pada tujuan dan kriteria hasil. Berdasarkan diagnosa keperawatan diatas tindakan keperawatan yang dilakukan adalah mengajarkan batuk efektif dengan frekuensi setiap 2 jam dilakukan selama 3 hari. Evaluasi masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan penumpukan sekret teratasi ditandai dengan batuk sudah berkurang. Klien tampak bisa mengeluarkan sputum, suara nafas vesikuler, frekuensi pernafasan 20 kali/menit sehingga intervensi dihentikan. Kesimpulan tidak ada kesenjangan antara teori dan fakta yang didapat pada asuhan keperawatan pada klien yang mengalami bersihan jalan nafas tidak efektif dengan tuberculosis paru di RSAU dr. Esnawan Antraiksa Jakarta.
Asuhan Keperawatan Klien Post Partum Sectio Caesarea dengan Masalah Ketidakefektifan Pemberian ASI di Ruang Nuri RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur Novia Herniwati; Fitria Prihatini
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i26.293

Abstract

Di Indonesia angka kejadian baby blues atau postpartum blues antara 50-70% dari wanita pascapersalinan berdasarkan persalinan mayoritas responden hampir setengahnya persalinan secara caesar yaitu 11 responden atau 27,5% mengalami baby blues syndrome. Salah satu hambatan dalam pemberian ASI pada awal kehidupan seorang bayi adalah karena pengaruh persalinan. Pada sebagian ibu tidak memberikan ASI eksklusif karena alasan ASInya tidak keluar atau hanya keluar sedikit sehingga tidak memenuhi kebutuhan bayinya. Secara nasional cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, data Susenas 2010 menunjukkan baru 33,6% bayi di Indonesia yang mendapatkan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami postpartum sectio caesarea dengan ketidakefektifan pemberian ASI di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur. Desain penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Ada tiga jenis partisipan dalam penelitian ini yaitu: klien (2 orang), suami klien (2 orang), dan perawat ruangan. Pengambilan data dilakukan selama tiga hari dari tanggal 09 s.d 11 Mei 2018. Data yang diambil berupa wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan telaah dokumen. Analisis dengan menggunakan metode triangulasi. Pada tahap pengkajian ditemukan beberapa bagian yang tidak sesuai dengan teori yaitu respirasi, suhu tubuh, keluhan utama, dan payudara. Pada tahap diagnosa keperawatan, terdapat kesenjangan antara teori dengan kasus Ny. M dan Ny. R. Pada kasus Ny. R ditemukan dua diagnosa keperawatan, dengan satu diagnosa keperawatan yang sesuai dengan teori yaitu gangguan rasa nyaman; nyeri akut dan resiko tinggi infeksi, serta dua diagnosa keperawatan tambahan yaitu ketidakefektifan pemberian ASI. Pada tahap perencanaan tidak ada kesenjangan antara tinjauan pustaka dan dalam praktik. Tahap evaluasi sudah dilaksanakan sesuai dengan teori yaitu melakukan evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi sumatif pada kasus Ny. M, tiga masalah yang sudah teratasi, dan untuk Ny. R, tiga masalah sudah teratasi semua.
Asuhan Keperawatan Klien yang Mengalami Defisit Nutrisi dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur Siti Maulindah Hafidzha; Revie Fitria Nasution
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i26.294

Abstract

Diabetes Melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat kerusakan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Berdasarkan penelitian data yang di dapatkan dari rekam medik di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur pada bulan November dan Desember 2017 diabetes melitus termasuk dalam jumlah terbanyak yang memperoleh presentase 14,65%. Sedangkan terdapat 7 orang atau sekitar 15,05% klien diabetes melitus dari 30 klien yang ada di ruang Merpati selama penelitian. Studi kasus ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami defisit nutrisi dengan diabetes melitus di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan intervensi melalui pendekatan studi kasus. Partisipan dalam studi kasus ini meliputi klien, keluarga dan perawat ruangan, dengan diagnosa medis dan masalah keperawatan yang sama yaitu klien yang mengalami defisit nutrisi dengan diabetes melitus. Intervensi utama yang dilakukan pada kedua klien adalah observasi intake nutrisi dan menimbang berat badan. Hasil penelitian menunjukkan pada kedua klien, masalah defisit nutrisi dapat teratasi dengan adanya peningkatan berat badan, nafsu makan klien baik, dan tidak ada tanda-tanda mal nutrisi pada kedua klien.
Analisis Kecelakaan Kerja pada Perawat di RS dan Puskesmas: Sebuah Review Hasil Penelitian Sariah Sariah
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i26.295

Abstract

Menurut Kementerian Kesehatan RI (2015) jumlah kasus kecelakaan akibat kerja yang terjadi antara tahun 2011-2014 adalah sebesar 92.453 kasus. Perawat adalah tenaga kesehatan yang paling besar jumlahnya dan paling lama kontak dengan pasien, sehingga sangat berisiko dengan pekerjaannya, namun banyak perawat tidak menyadari terhadap risiko yang mengancam dirinya. Data WHO (2004) dari 35 juta pekerja kesehatan bahwa 3 juta terpajan patogen darah (2 juta terpajan virus HBV, 0.9 juta terpajan virus HBC dan 170.000 terpajan virus HIV/AIDS). Jenis penelitian ini adalah content analysis dari jurnal penelitian tentang perawat dan kesehatan kerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Data yang digunakan adalah data yang telah terpublikasi di media online dalam bahasa Indonesia yang terbit sejak 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2020. Terdapat 10 artikel penelitian yang terkumpul. Variabel yang dibahas adalah jumlah sampel, pendidikan, umur, masa kerja yang terbanyak dari sample. Secara kualitatif yang akan dipaparkan adalah: tingkat kepatuhan, pemakaian APD, faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja, lingkungan kerja, pelaksanaan K3RS dan jenis kecelakaan kerja. Analisis data secara deskriptif. Hasilnya adalah terdapat 8 artikel penelitian di RS Umum, satu di RS Khusus (Jiwa) dan satu di Puskesmas. Rerata pendidikan perawat adalah D3 sebesar 71,60%. Rentang umur perawat sample terpilih adalah 20 s.d 40 tahun. Rentang masa kerja terbanyak 0 tahun s.d 10 tahun. Dari 4 jurnal tingkat kepatuhan rata-rata 74,8%. Dua jurnal menyatakan pengetahuan mereka tentang APD baik sebesar 54%. Satu jurnal menyatakan faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja adalah variabel umur ( p value 0,000), pengetahuan (p value 0,004), sikap (p value 0,014), dan tindakan (p value 0,005). Jenis kecelakaan kerja antara lain cidera ringan (11,76%), MSDs (30,3%) dan tertusuk jarum dan benda tajam sebesar (69,6%).
Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi: Studi Agen Perubahan Rustika Rustika; Sariah Sariah
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i27.303

Abstract

Number of hypertension cases in Cicurug, West Java, Health Center of Sukabumi District is 40% reported risk factors which are smoking habit, and clean healthy living behavior (PHBS) amounted 70%. Non communicable diseases control effort which is done by agent of change (AoC) through community empowerment. These activities could be held in collaboration with Corporate Social Responsibility (CSR). Operational research to analyze the implementation of CSR in community empowerment. Community empowerment is conducted in Nyangkowek Village (As Intervention Village) and Purwasari Village (As Control Village), Cicurug District, Sukabumi Regency. It has been selected 20 AoC from each village. Data were collected by in-depth interviews and observations. The AoC triggered has improved the knowledge, attitude and behavior of AoC in the control of NCD, they became promoters in controlling NCD risk factors for themselves, families, and community. Community empowerment through the selection of candidates and triggering AoC is the key to the successful implementation of P2TMBM. AoC as the spearhead in changing the risky behavior of NCD in the community that is coronary heart, hypertension, and obesity. CSR program in Cicurug District is able to develop community empowerment in controlling NCD risk factors. Health Office and Puskesmas are expected to be facilitators in forming AoC. Assistance by CSR is needed in the effort to control smoking behavior, diet and physical activity.
Kapita Selekta Vaksinasi Meningitis Herlina Herlina
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i27.304

Abstract

Pemberian imunisasi meningitis pada jemaah haji dan umrah merupakan metode yang efektif dalam mengurangi angka kesakitan serta kematian akibat penyakit meningitis. Pelaksanaan penyuntikan vaksin meningitis meningococcus (ACYW-135) wajib dilaksanakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau Rumah Sakit Pemerintah yang telah ditunjuk. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan determinan vaksinasi meningitis pada jemaah umrah. Penelitian ini merupakan content analisys terhadap 6 jurnal penelitian yang membahas tentang vaksinasi meningitis pada jemaah umrah. Menggunakan pendekatan kuantitatif dari hasil-hasil penelitian terdahulu sejak tahun 2015 s.d 2020. Analisis pertama memaparkan hasil dari 6 jurnal yang diambil dan dipaparkan kesimpulan penelitiannya. Selanjutnya analisis yang digunakan adalah rerata persentase untuk karakteristik demografi, dan rangkuman hasil selain variabel demografi responden. Dari 6 jurnal yang diambil sebagai sample penelitian terdapat hasil penelitian yang beragam, dari pengetahuan, sikap dan praktik imunisasi. SDM yang melakukan vaksinasi dan kebijakan sebagai payung hukum untuk melakukan vaksinasi. Mayoritas jemaah umrah adalah berusia tua (>45 tahun), perempuan dengan pendidikan rendah dan status ekonomi bekerja. Sumber informasi tentang vaksinasi meningitis mayoritas tidak ada, dan tidak pernah mendapat akses informasi tsb. Pengetahuan jemaah cukup baik, dan telah melaksanakan suntikan tepat waktu sesuai prosedur. Kualitas pelayanan vaksinasi, jemaah merasa cukup baik dilayani dengan petugas dinilai cukup baik juga. Akses untuk vaksinasi mayoritas mengatakan mudah terjangkau. Sikap jemaah secara umum positif memandang vaksinasi meningitis demikian pula kepatuhan jemaah untuk melakukan vaksinasi.
Gambaran Kegiatan Toolbox Meeting dan Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja di PT Adhi Persada Beton Plant Sadang Purwakarta Agustina, Agustina; Hastuti, Riska
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i27.305

Abstract

Toolbox meeting is a briefing activity that is carried out every day before starting work on each work section. Toolbox meeting is a form of Occupational Health and Safety promotion run by the company to reduce the number of work accidents. This study uses a qualitative design with the research approach used is phenomenology. The purpose of the study was to analyze the implementation of toolbox meeting activities in relation to work accidents at PT Adhi Persada Beton Plant Sadang, Purwakarta. Collecting data by conducting in-depth interviews, observations, and document review on 6 (six) informants to determine the characteristics of the informants, work experience, type of work, work shifts, and the incidence of work accidents. The results of the study indicate that the implementation of toolbox meeting activities as a refresh activity for workers, so that work behavior will change to safe behavior. Work experience has a role in work, because workers who have previous competence and expertise will have an impact on reducing the incidence of work accidents. The type of work is adjusted to the workers and their previous expertise or experience, which is expected to minimize the incidence of work accidents. Shift work at night has an impact on workers because the condition of the work area is minimally lit which makes it difficult for workers to focus and easily fall asleep. Work accidents that often occur are minor accidents such as first aid kits and medical treatment, but there was a serious accident in 2018 caused by human error.
Determinan Obesitas pada Anak SD: Suatu Review Penelitian Siti Rukayah
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i27.306

Abstract

Based on the 2013 Basic Health Research (Riskesdas), overweight and obesity in children aged 5 to 12 years were 10.8% and 8.8%, respectively. Obesity is caused by many factors, especially genetic and environmental factors. In developing countries, environmental factors play a major role in the problem of obesity. Obesity is one of the most significant risk factors for physical and psychological health. This paper is a review of the results of obesity research in elementary school age children from 10 research journals published from 2010 to 2020. This study is a content analysis with the search keyword being obesity in elementary school age children. The first analysis shows a summary of research results from 10 selected journals. Analysis for the results was carried out on the average of the same variables and indicators. Furthermore, a qualitative analysis of the results will be carried out which has not been accommodated in the results presented. The majority of obesity occurs in boys, aged < 9 years, only doing light to moderate activities. In addition, only half of elementary school-aged children eat breakfast. While knowledge about obesity is only half as high, attitudes towards obesity are fifty-fifty between positive and negative. In terms of walking activities to school, the percentage is still low and sleeping less than 7 hours is still a large percentage. And last but not least the percentage of hobbies playing smart phones is very large. Several variables that trigger obesity in elementary school children are lack of physical activity, large pocket money, and the hobby of playing gadgets.
Masalah Pelayanan Kesehatan pada Jemaah Umrah Evi Vestabilivy; Fitria Prihatini
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i27.307

Abstract

Masalah pelayanan kesehatan umrah belum memiliki legal aspek, sehingga problem yang terjadi di lapangan tidak dapat diatasi secara sistemik. Dengan ditetapkanya kuota jemaah haji maka berakibat membludaknya jemaah yang akan melakukan umrah. Banyak berita yang mengabarkan saat jemaah melakukan umrah dilanjutkan dengan wisata baik religi maupun bukan, jemaah yang jatuh sakit akan ditinggal oleh travel baik di rumah sakit negara transit, Arab Saudi maupun di negara tujuan wisata mereka. Akibatnya kementerian luar negeri yang akan menanggung akibatnya dengan membayar biaya rawat inap, dan mengurus jenasahnya jika meninggal. Tujuan penelitian ini secara umum untuk menganalisis masalah kesehatan yang ditimbulkan selama umrah di luar negeri. Kajian ini menggunakan desain cross sectional, metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Populasi adalah stakeholder lembaga penyelenggara haji dan umrah, organisasi profesi haji, LSM dan jemaah umrah. Sampel dalam penelitian ini adalah penentu kebijakan (lintas sektor dan lintas program); penyelenggara haji/umrah (Kesthuri), organisasi haji (AKHI, organisasi profesi) dan kelompok masyarakat. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan jemaah umrah belum dilakukan secara maksimal sebab belum ada kebijakan khusus yang menjadi payung hukum. Jumlah jemaah umrah sampai bulan Juni tahun 2015 berdasarkan data penerbangan sebanyak 471.250 orang. Tidak terlaporkan data jemaah yang sakit maupun meninggal selama penerbangan. Jumlah jemaah umrah berdasarkan penggunaan vaksin meningitis tahun 2015 sampai dengan bulan Juni 2015 sebanyak 329.141 orang. Jemaah umrah yang sakit di luar negeri yang dilaporkan Kemenag pada tahun 2014 dan Februari 2015 sebanyak 11 orang berasal dari Negara Bangkok dan Dubai dan yang meninggal sebanyak 4 orang.
K3 Pada Pelayanan Kesehatan Haji Elwindra Elwindra
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v7i27.308

Abstract

Kesehatan adalah modal perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang memadai, kegiatan ibadah haji tidak dapat berjalan maksimal. Selain itu dalam pelaksanaan ibadah haji dilaksanakan pada kondisi cuaca/lingkungan yang berbeda dengan Indonesia. Hal ini akan berdampak pada kesehatan jemaah haji dan merupakan faktor risiko untuk kambuhnya masalah kesehatan jemaah haji. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) harus diselenggarakan di semua tempat kerja, khususnya tempat kerja yang mempunyai risiko bahaya kesehatan termasuk saat melakukan ibadah haji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor K3 apa saja pada pelayanan kesehatan jemaah haji. Tulisan ini merupakan analisis lanjut tahun 2021 dari penelitian pelayanan kesehatan haji yang dilakukan pada tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional (potong lintang) ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian akan dilakukan di tiga embarkasi yaitu Embarkasi Medan (MES), Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) dan Embarkasi Ujung Pandang (UPG). Besar sampel yang diambil 300 orang. Variabel yang diambil adalah karakteristik individu, pengetahuan, sikap dan persepsi. Pengumpulan data kuantitatif (karakteristik dan faktor risiko) wawancara pada jemaah haji, untuk data kuantitatif diambil dengan wawancara mendalam pada stakeholder terkait. Hasilnya: karakteristik responden penelitian memperlihatkan Jemaah haji terbanyak; kelompok umur 45 - <60 tahun, jenis kelamin perempuan, berpendidikan sedang, dan berstatus menikah. Sebagian besar jemaah belum tahu terhadap istilah istithaah kesehatan. Tetapi jemaah tahu bahwa kesehatan fisik dan mental serta pemeriksaan kesehatan adalah penting. Upaya yang dilakukan jemaah haji untuk menjaga kesehatan saat berhaji dengan menerapkan hidup bersih dan sehat, menggunakan alat pelindung diri, dan menghindari kelelahan.

Filter by Year

2014 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 43 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 42 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 41 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 40 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 39 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 38 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesa Vol 10 No 37 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 36 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 35 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 32 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 31 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 30 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 25 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 24 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 23 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 22 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 21 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 20 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 19 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 16 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 15 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 14 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 13 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 11 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 10 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 9 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 8 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 7 (2015): Journal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 6 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 5 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 4 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 3 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 2 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia More Issue