cover
Contact Name
Feri Maulana
Contact Email
feri.maulana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
barsasella@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Persada Husada Indonesia
ISSN : 23563281     EISSN : 26224666     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 269 Documents
Pelayanan Kesehatan Umroh Provinsi Jawa Barat Agustina, Agustina; Umar, Ahmad Farid
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i28.309

Abstract

Religious tourism today is a very important segment in international tourism and for the last 5 years. Umrah which is categorized as religious tourism does not yet have a clear legal umbrella as for the pilgrimage in Indonesia, there is only the Minister of Religion Regulation Number 18 of 2015 concerning the Implementation of Umrah Worship Trips (PPIU). This study aims to obtain an overview of the implementation of the umrah health service model in West Java. The design of this research is action research with cross sectional data collection on the umrah health service model. This research is collaborative and involves 17 participants who are involved in the implementation of umrah health services in the city of Bandung. Data analysis was carried out qualitatively, using the method of analyzing performance and individual experience as well as institutional behavior, namely through focus group discussions, interviews and questionnaires. The research variables are: Respondents, health facilities, and umrah pilgrims surveillance system. The results showed that in general, the number of health problems in the practice of organizing umrah can be seen from the aspects of health development, health services and health protection. In the umrah health service in the City of Bandung, the role of the PTM Posbindu is very large in providing health services and guidance to umrah pilgrims.
Pembinaan Kesehatan Umrah Asep Kusnali
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i28.310

Abstract

Peran pemerintah pada pelaksanaan ibadah haji sudah tersusun dengan rapih mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, manajemen, struktur ibadah haji termasuk teknis sistem pelayanan kesehatan yang didalamnya terdapat pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan sampai kepulangan. Sedangkan ibadah umrah hanya sebatas pembuatan peraturan seperti PMA No. 18 tahun 2015 dan Permenkes No. 15 tahun 2016 dalam artian belum merambah pada implementasi secara teknis terkait sistem pelayanan maupun sistem kesehatan untuk jemaah umrah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali implementasi PMA No. 18 Tahun 2015 terhadap sistem pemeriksaan kesehatan pada jemaah umrah di DKI Jakarta tahun 2017. Penelitian ini dilakukan di Provinsi DKI Jakarta, pada bulan September-November tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data primer diambil dari hasil observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview) dengan menggunakan pedoman observasi dan wawancara. Data Sekunder yang diambil dari Dinas Kesehatan dan dokumen yang memiliki keterkaitan dengan penelitian. Dalam penelitian ini pemilihan informan didasarkan pada tujuan penelitian yaitu untuk menganalisa sistem pemeriksaan kesehatan pada jemaah umrah di DKI Jakarta tahun 2017. Analisis data menggunakan triangulasi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di SMK PHI Bekasi Tahun 2020 Akhdan Tri Amsyah Daulay; Elwindra Elwindra
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i28.311

Abstract

Berdasarkan data terkini di Indonesia pada hari Rabu 10 Juni 2020 jumlah kasus yang positif terkena Covid-19 di Indonesia dengan total 34.316 orang yang dinyatakan positif dan yang meninggal 1,959 orang dan yang sembuh dari Covid-19 ada 12.129 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di SMK PHI Bekasi Tahun 2020. Penelitian ini dilakukan di SMK Persada Husada Indonesia pada bulan Maret sampai dengan Agustus tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi SMK Persada Husada Indonesia kelas XI sebanyak 170 siswa dengan sampel sebanyak 63 siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk mendeskripsikan semua variabel. Sedangkan analisis bivariat menggunakan tabel silang dengan uji chi square. Variabel dependen adalah perilaku pencegahan penyebaran virus Corona. Variabel indipenden adalah demografi (jenis kelamin dan tempat tinggal); jurusan sekolah; pengetahuan terkait Covid (zona covid, tes covid, pengetahuan, sikap dan fasilitas protokol kesehatan). Hasil uji bivariat yang tidak terdapat adanya hubungan antara semua variabel bebas yaitu; jenis kelamin (p=0,209), jurusan (p=0,259), zona Covid-19 (p=0,377), tes Covid-19 (p=0,427), pengetahuan (p=0,955), sikap (p=0,777), dan fasilitas protokol kesehatan diri (p=0,535) dengan perilaku pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).
Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji Kabupaten Lumajang Evi Vestabilivy
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i28.312

Abstract

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), hampir setiap tahun sekitar 60-67% dari total jemaah haji yang berangkat ke tanah suci, tergolong dalam kelompok risiko tinggi (risti) yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan jemaah haji dalam menjalankan ibadahnya di tanah suci. Pembinaan pemeriksaan kesehatan dan kebugaran jemaah haji telah dilakukan di seluruh Indonesia, salah satunya di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan alur pemeriksaan kesehatan jemaah haji Kabupaten Lumajang tahun 2019. Penelitian ini merupakan analisis lanjut yang dilakukan pada tahun 2021, dari penelitian Evaluasi Implementasi Kebijakan Istithaah Kesehatan Jemaah Haji Indonesia tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah riset operasional dengan mengambil data kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif akan di kumpulkan melalui FGD pada lintas program dan sektor terkait serta indepth interview. Adapun informasi dalam penelitiaan ini adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dan Puskesmas, Kanwil Kemenag Jawa Timur dan Kantor Agama Kabupaten Lumajang, Dinkes Prov Jawa Timur, Assosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI), Persatuan Dokter Kesehatan Haji Indonesia (PERDOKHI), 2 puskesmas untuk jemaah haji (kota/desa) di Kabupaten Lumajang. Pemeriksaan kesehatan calon Jemaah haji tahap pertama pada umumnya dilakukan 6 bulan sebelum keberangkatan. Pemeriksaan kesehatan tahap kedua, di Kabupaten Lumajang telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis. Pembinaan risti telah dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis. Suksesnya pembinaan di beberapa daerah mendapatkan dukungan dari organisasi non pemerintah antara lain MUI, AKHI, KBIHU, PERDOKHI, IPHI, Forum Perawat Kesehatan Haji Indonesia, Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PPIU dan PIHK) dan travel biro perjalanan haji/umroh. Pembinaan kesehatan menjelang keberangkatan pada umumnya diikuti, diterima dan dilaksanakan oleh jemaah haji.
Pemeriksaan Kesehatan dan Pembinaan Jemaah Haji Kota Bandung Fitria Prihatini
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i28.313

Abstract

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung, Jawa Barat, mengungkapkan jumlah pendaftar haji di sana sudah mencapai 51 ribu orang. Sedangkan daftar tunggu haji mencapai 21 tahun, kuota haji di Kota Bandung tiap tahun sebanyak 2.427 orang. sebelum seorang calon jemaah haji diberangkatkan ke tanah suci, ia harus menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Sebab, kesanggupan calon jemaah haji dari aspek kesehatan juga merupakan bagian dari kriteria mampu atau istithaah haji. Penelitian ini merupakan analisis lanjut yang dilakukan pada tahun 2021, dari penelitian Evaluasi Implementasi Kebijakan Istithaah Kesehatan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2019. Desain yang digunakan adalah riset operasional dengan mengambil data kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif akan di kumpulkan melalui FGD pada lintas program dan sektor terkait serta indepth interview. Adapun informasi dalam penelitiaan ini adalah Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung dan Puskesmas, Kanwil Kemenag Jawa Barat dan Kantor Agama Kota Bandung, Assosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI), Persatuan Dokter Kesehatan Haji Indonesia (PERDOKHI), dan 2 puskesmas untuk jemaah haji (kota/desa) di Kota Bandung. Data kuantitatif dikumpulkan dari hasil observasi saat pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan pertama didapatkan jemaah berstatus risti sebanyak 2.999 orang yang terdiri dari jemaah reguler sebanyak 2.506 orang dan PIHK sebanyak 493 orang. Jumlah jemaah haji yang diperiksa pada pemeriksaan ke-2 sebanyak 3300 orang, yang terdiri dari jemaah reguler sebanyak 2.733 orang dan PIHK sebanyak 567 orang. Hasil penetapan istithaah didapatkkan jemaah berstatus memenuhi syarat (MS) sebanyak 1.773 orang yang terdiri dari jemaah reguler sebanyak 1.429 orang dan PIHK sebanyak 344 orang. Penyelenggaraan pembinaan kesehatan jemaah haji di Kota Bandung telah terkoordinasi dengan cukup baik.
Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji Kabupaten Deli Serdang Herlina Herlina
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i28.314

Abstract

Sebanyak 602 calon haji mengikuti kegiatan manasik haji akbar di Taman Pramuka Pemkab Deli Serdang. Dari 602 calon haji yang akan diberangkatkan, terdiri dari 243 laki-laki dan 359 perempuan, yang tergabung dalam dua kelompok terbang. Namun demikian, jauh hari sebelum pelaksanaan rukun dan wajib haji tersebut, pemerintah telah menyiapkan banyak hal untuk menjamin upaya pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jemaah haji terutama di bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan memaparkan proses pemeriksaan kesehatan jemaah haji di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan analisis lanjut yang dilakukan pada tahun 2021, dari penelitian Evaluasi Implementasi Kebijakan Istithaah Kesehatan Jemaah Haji Indonesia tahun 2019. Desain yang digunakan adalah riset operasional. Data kualitatif dikumpulkan melalui FGD serta indepth interview. Adapun informannya adalah Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Deli Serdang serta Puskesmas, Kanwil Kemenag Sumatera Utara dan Kantor Agama Kabupaten Deli Serdang, Assosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI), Persatuan Dokter Kesehatan Haji Indonesia (PERDOKHI), 2 puskesmas untuk jemaah haji (kota/desa) di Kabupaten Deli Serdang. Data kuantitatif dikumpulkan dari hasil observasi saat pemeriksaan kesehatan. Analisis data menggunakan triangulasi. Pemeriksaan kesehatan tahap 1 mulai tanggal 11 s.d 20 Februari 2019 pada 621 jemaah. Pemeriksaan tahap 1 dilakukan di 2 puskesmas yaitu puskesmas Lubuk Pakam dan Bandar Khalipah. Sedangkan pemeriksaan tahap 2 dilakukan pada tanggal 25 Februari s.d 8 Maret 2019 sebanyak 616 jemaah di RSUD, vaksinasi telah dilakukan pada tanggal 23-25 April di 2 PKM (PKM Lubuk Pakam dan Bandar Khalipah), namun saat pengumpulan data berlangsung masih ada satu-dua jemaah haji yang datang ke Dinas Kesehatan yang masih melakukan vaksinasi meningitis.
Penanganan Stunting: Suatu Review Penelitian Siti Rukayah
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i29.315

Abstract

Indonesia termasuk negara dengan prevalensi stunting tertinggi ketiga di South-East Asian Region setelah Timor Leste dan India (Teja, 2019). Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan Riskesdas meningkat dari tahun 2007 (36,8%) naik menjadi 34,6% (2010); dan 37,2% (2013); kemudian menurun menjadi 30,8% (2018). Tulisan ini mengulas persoalan stunting pada anak di Indonesia secara deskriptif. Penelitian ini merupakan review dari 10 hasil penelitian tentang stunting yang dilakukan pada awal tahun 2021. Sebanyak 8 artikel terbitan tahun 2019, satu artikel terbitan tahun 2015 dan satu artikel tahun 2021. Pada tahap pertama akan dipaparkan jumlah sampel, metode dan hasil penelitian dari jurnal-jurnal tersebut. Tahap kedua jika ada tabel yang sama maka akan dianalisis dengan menggunakan rerata hasil dari tabel-tabel tersebut. Selanjutnya untuk hasil-hasil yang tidak ada pembandingnya dilakukan rangkuman dari hasil-hasil penelitian yang belum dianalisis. Sebanyak tujuh artikel penelitian menggunakan metode kasus control dan tiga artikel menggunakan metode cross sectional. Berdasarkan jenis kelamin stunting lebih tinggi pada balita perempuan dibandingkan balita laki-laki, kasus terbanyak pada umur 37-48 bulan, mayoritas balita stunting pernah sakit infeksi. Balita stunting juga memiliki riwayat imunisasi yang tidak lengkap. Riwayat BBLR hanya 40,5% pada kejadian stunting juga balita yang tidak mendapatkan ASI ekslusif dan mengalami stunting hanya 20%. Dari variabel terkait stunting, ada lima variabel yang berkaitan dengan masalah gizi yaitu BBLR, status gizi, pola makan, ASI eksklusif, dan asupan gizi. Satu berkaitan dengan penyakit infeksi, satu terkait perkembangan balita yang terlambat, dan satu variabel lain-lain terkait peran ibu balita.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Gangguan Otot Rangka pada Pekerja Pengelasan PT Buana Megah Teknik 2020 Aldona Feronicha Sihotang; Sariah Sariah
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i29.316

Abstract

Latar Belakang: WHO melaporkan Musculoskeletal Disorder’s (MSDs) adalah penyakit akibat kerja yang paling banyak terjadi dan diperkirakan mencapai 60% dari semua penyakit akibat kerja. Sedangkan di Indonesia pada tahun 2013, angka prevalensi gangguan muskuloskeletal berdasarkan gejala yang ada yaitu sebesar 24,7%. Desain penelitian ini adalah cross sectional study dengan pendekatan analitik. Variabel terikat adalah gejala gangguan otot rangka (MSDs), dengan variabel bebas yaitu faktor karakteristik (usia dan lama bekerja), faktor fisik (postur janggal, beban dan frekuensi), dan faktor psikososial (dukungan sosisl dan tuntutan kerja). Populasi sebanyak 250 orang. Pengambilan sampel dengan rumus Slovin dan diperoleh hasil sebanyak 71 responden. Pemilihan sampel secara random sederhana. Pengambilan data menggunakan kuesioner Job Content Quesionare (JCQ) dan Nordic Map Quesionare (NMQ). Analisis data univariat secara deskriptif. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan nilai alfa sebesar 0,05 dan derajat kepercayaan 95%. Mayoritas responden berumur 26–30 tahun (36,6%), bekerja <8 jam (93 %). Memiliki postur janggal (69%), dengan beban kerja ringan (66,2%), frekuensi rendah (57,7%). Selain itu memiliki dukungan sosial yang rendah (77,5%) dan memiliki gejala gangguan otot rangka (71,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa dari 7 variabel bebas yang dihubungkan dengan gejala gangguan otot rangka hanya satu variabel yang bermakna yaitu postur janggal (p=0,022).
Review Penelitian K3 di Bagian Radiologi Rumah Sakit Ratih Oemiati; Ahmad Farid Umar
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i29.317

Abstract

Pelayanan Instalasi Radiologi merupakan bagian integral dari pelayanan penunjang medik di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan diagnostik. Pemanfaatan radiasi pengion dan non-pengion ini dipandang perlu mendapatkan perhatian khusus oleh karena pelayanan radiologi memiliki peranan yang sangat besar dalam menunjang diagnosa suatu penyakit. Keselamatan kerja dalam radiologi mempunyai risiko baik secara langsung maupun tidak langsung, risiko tersebut dapat terjadi bila kelalaian dan sebab-sebab lain di luar kemampuan manusia. Penelitian ini bertujuan merangkum hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan K3 di bagian radiologi (diagnostik dan intervensional). Penelitian ini mereview 10 jurnal penelitian tentang K3 di bagian Radiologi RS terbitan tahun 2013 sampai dengan tahun 2021. Hasil yang dibahas dikelompokkan pada topik penelitian. Ada tiga topik besar yaitu pengawasan, SDM dan dampak radiasi yang dikaitkan dengan pemakaian APD. Hasil yang dipaparkan adalah tabel karakteristik jurnal dan tabel rangkuman hasil penelitian. Terdapat sebanyak masing-masing 2 artikel terbitan tahun 2013, 2016, 2017 dan 2018. Sedangkan yang terbitan tahun 2020 dan 2021 masing-masing satu artikel. Dari 10 artikel tersebut, delapan artikel membahas tentang manajemen K3, satu artikel membahas tentang dampak radiasi dan satu artikel membahas tentang pocket dosimetri (sebagai APD). Hanya ada satu penelitian yang menyatakan bahwa penerapan K3 pada pelayanan radiologi berkualitas. Selebihnya menilai bahwa penerapan K3 di bagian radiologi masih kurang. Dua artikel membahas keterbatasan SDM yaitu ketiadaan tenaga fisikawan medis dan staf administrasi, yang satu membahas tidak adanya pelatihan dan kurangnya SDM. Pengawasan ada empat artikel yang membahasnya Sedangkan datu artikel membahas dampak radiasi pada pekerja.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Ojek Online di Jakarta Timur Tahun 2020 Elwindra Elwindra; Soraya Dokolamo
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v8i29.318

Abstract

Pada tahun 2016 sebanyak 105.374 kasus kecelakaan. Sebanyak 64% dari angka kecelakaan tersebut terjadi pada sepeda motor diantaranya adalah pengemudi ojek online. Secara global, kelelahan pada pengendara menyebabkan lebih dari 20% kecelakaan lalu lintas dan lebih dari 25% kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan fatal dan serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Jakarta Timur tahun 2020. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel dependen adalah kelelahan kerja dengan 5 variabel indipenden yaitu usia, masa kerja, pendidikan, IMT dan lama bekerja. Penelitian dilakukan di wilayah Jatiwaringin, Jakarta Timur pada bulan Juli 2020. Populasi sebanyak 184 orang, sedangkan sampel sebanyak 66 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan teknik univariat dan bivariat dengan uji chi square dan nilai alfa = 0,05. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas pengemudi ojek berusia ≤ 35 tahun (71,25%), dengan pendidikan tinggi (90,9%) yaitu tamat SMA dan universitas, Memiliki IMT normal (60,6%), dengan masa kerja > 3 tahun (66,75%) dengan durasi kerja per hari > 8 jam (65,2%), dan memiliki kelelahan kerja yang rendah (68,2%). Sedangkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa dari uji hubungan antara lima variabel bebas dengan kelelahan kerja hanya lama bekerja yang bermakna dengan nilai p = 0,041.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 43 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 42 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 41 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 40 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 39 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 38 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesa Vol 10 No 37 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 36 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 35 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 32 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 31 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 30 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 25 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 24 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 23 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 22 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 21 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 20 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 19 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 16 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 15 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 14 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 13 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 11 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 10 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 9 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 8 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 7 (2015): Journal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 6 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 5 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 4 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 3 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 2 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia More Issue