cover
Contact Name
iwan ridwan zaelani
Contact Email
iwanrz@unpas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.polistaat@unpas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 25793888     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Terbit pertama pada tahun 1993 dengan nama “Polistaat”, kemudian berganti nama menjadi jurnal “Paradigma” pada tahun 2007 dengan nomor ISSN 1410 6787. Sejak tahun 2017 berganti nama menjadi jurnal “Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik”.
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
ANALISIS RELEVANSI PEMIKIRAN SOSIALISME SUTAN SYAHRIR TERHADAP PERJUANGAN ANTI KAPITALISME DI INDONESIA Sury Riahma Rodearni; Kayla Azalia Putri Rosano; Agustina Fita; Daniel Gilbert; Syarifah Noor Aliy; Deni Angela
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2026): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v9i1.16200

Abstract

Penelitian ini mengkaji relevansi pemikiran sosialisme Sutan Syahrir dalam konteks perjuangan anti-kapitalisme di Indonesia, khususnya terhadap dampak operasional PT. Freeport Indonesia di Papua. Temuan ini menggarisbawahi dampak buruk dari PT. Operasi kapitalis Freeport terhadap masyarakat lokal dan lingkungan hidup di Papua. Praktik perusahaan telah mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar, degradasi lingkungan, dan gangguan sosial di kalangan penduduk asli. Sementara pemerintah Indonesia telah berusaha untuk melakukan kontrol atas PT. Freeport melalui peningkatan kepemilikan, tantangan tetap ada dalam memastikan distribusi kekayaan yang adil dan memitigasi dampak lingkungan secara efektif, Ideologi sosialisme dipandang sebagai alat penting untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan masyarakat, yang sangat kontras dengan praktik kapitalisme eksploitatif yang dijalankan oleh PT. Freeport. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dokumen untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapitalisme yang diwakili oleh PT. Freeport telah menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat lokal dan lingkungan di Papua. Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan PT. Freeport dengan meningkatkan kepemilikan saham, namun tantangan dalam mendistribusikan kekayaan secara adil dan mengurangi dampak lingkungan masih perlu diatasi. Kajian ini diakhiri dengan mengadvokasi prinsip-prinsip sosialis Sutan Syahrir sebagai landasan untuk membangun kerangka ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran sosialisme Sutan Syahrir dapat menjadi landasan yang kuat untuk membangun sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan di Indonesia.
MENGAJUKAN PENTINGNYA KOMPONEN “KEMAMPUAN KOMPROMI” DALAM DIMENSI PELEMBAGAAN : SEBUAH STUDI TERHADAP PARTAI NASIONAL DEMOKRAT (NASDEM) Ujang Babas; Cecep Hidayat
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2026): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v9i1.19292

Abstract

Terdapat perdebatan tentang dimensi mana yang paling menentukan dalam pelembagaan partai. Terlembaganya partai mula-mula dapat dilihat dari perolehan suara yang mengalami peningkatan sebagai indikasi awal. Dalam kasus Pemilu 2014 ke Pemilu 2019 di Indonesia, partai yang terlihat paling besar mengalami peningkatan suara adalah Partai NasDem, mengindikasikan partai tersebut paling terlembaga. Tulisan ini bertujuan memeriksa pelembagaan Partai NasDem. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan menganalisis kasus empiris Partai NasDem. Hasilnya terdapat sebuah dilema di dalam perdebatan konsep pelembagaan partai, dan stabilitas perolehan suara Partai NasDem relatif dipengaruhi dimensi keorganisasian khususnya pada kekuatan keanggotaan. Meskipun koherensi anggota terlihat bermasalah, namun kekuatan anggota telah berkontribusi untuk kepentingan suara partai. Komponen “Kemampuan Kompromi” menjadi penting untuk diajukan sebagai prasyarat menyeimbangkan antar dimensi pelembagaan partai.
NGUNJUNG CULTURAL COMMUNICATION AS A SOCIAL-POLITICAL PRACTICE: TRADITION, RELIGIOUS AUTHORITY, AND COMMUNITY COHESION IN INDRAMAYU Dhini Ardianti; Indah Muina Hermawati1
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2026): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v9i2.47837

Abstract

Culture and communication are closely intertwined. Traditions handed down through generations must be safeguarded to ensure they are not lost to the passage of time. This study examines the communication situation, events, and actions within the Ngunjung culture. The research was conducted in Bongas District, Indramayu Regency, West Java, with a focus on the traditional Ngunjung ceremony. The study employed an ethnographic approach to communication, using qualitative methodology. Data collection methods included observation, in-depth interviews, and documentation. The analysis was qualitative and inductive, emphasising the meaning behind generalisations. Triangulation techniques were utilised to ensure the credibility and reliability of the findings. The findings revealed that the communication situation in Ngunjung culture is both sacred and celebratory. It is sacred because the traditional ceremonies are deeply rooted in Islamic beliefs, incorporating religious activities. Simultaneously, it is celebratory as the Bongas community also arranges traditional entertainment, such as skits, alongside pilgrimages. The communication events in Ngunjung culture are based on the historical narratives of Karmi's great-grandmother and Warji's great-grandfather, who were descendants of Sunan Gunung Jati. These figures were instrumental in imparting religious knowledge and were regarded as the oldest and most respected individuals in the Bongas region. Communication within Ngunjung culture encompasses both verbal and non-verbal forms. Verbal communication is evident in activities such as the tahlil akbar and tahlil during the Ngunjung ceremonies. Non-verbal communication is observed in the presence of tumpeng during the traditional ceremony.
Kerja Sama Pertahanan Indonesia: Strategi Penguatan Keamanan Regional Asean Dalam Menghadapi Ancaman Di Asean Imam Budiman; Bulbul Abdurachman; Naila Essenza Quraniq; Talitha Sani Azmi; Fahira Yuki Aulia
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2026): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v9i1.61283

Abstract

This research is part of the Higher Education Leading Basic Research Program (Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi/PDUPT) entitled “Indonesia’s Defense Cooperation: A Strategy for Strengthening ASEAN Regional Security in Addressing Regional Threats.” The study examines how Indonesia develops defense cooperation as a strategic response to the evolving security dynamics in the Indo-Pacific, particularly amid intensifying major power rivalry reflected in the escalation of the South China Sea dispute and the establishment of AUKUS. The research pursues three main objectives: (1) to map Indonesia’s and ASEAN’s threat perceptions using the Balance of Threat framework; (2) to analyze Indonesia’s defense cooperation patterns through bilateral, multilateral, and minilateral arrangements within the Regional Security Complex framework, particularly the Regional Security Architecture; and(3) to examine the role of Indonesian diplomacy in managing security threats across ASEAN. This study employs a descriptive qualitative approach, utilizing literature review, policy document analysis, and secondary data obtained from relevant institutions. Data were analyzed systematically through data reduction, categorization, and conclusion drawing based on regional security conceptual frameworks. The findings indicate that threat perceptions are dynamic and shaped by the interaction of the four variables of the Balance of Threat theory. Indonesia responds by diversifying defense partnerships across bilateral, multilateral, and minilateral levels, strengthening military capabilities through the Minimum Essential Force (MEF) modernization program, and employing diplomacy as a key instrument for managing identified regional security threats. This research has reached Technology Readiness Level (TRL) 3, with the mandatory output being publication in a nationally accredited scientific journal.
JUST ENERGY TRANSITION PARTNERSHIP (JETP) SEBAGAI KATALIS INVESTASI HIJAU: IMPLIKASI BAGI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Ika Sri Hastuti; Tine Ratna Poerwantika; Rama Rifqi Pratama; Rizfa Palsa Dwi Saputra
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2026): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v9i1.61714

Abstract

Just Energy Transition Partnership atau JETP merupakan skema kerja sama internasional yang dirancang untuk mempercepat dekarbonisasi sektor energi Indonesia melalui mobilisasi pembiayaan publik dan swasta, reformasi kebijakan, serta penerapan prinsip transisi berkeadilan. Artikel ini menganalisis peran JETP dalam mendorong investasi hijau dan implikasi awalnya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi dokumen terhadap Comprehensive Investment and Policy Plan, laporan lembaga pemerintah dan organisasi internasional, publikasi institusi penelitian, serta literatur akademik mengenai transisi energi, keuangan hijau, dan pertumbuhan ekonomi. Data dianalisis melalui content analysis dan thematic analysis dengan memfokuskan pembahasan pada mobilisasi investasi,mekanisme transmisi ekonomi, keadilan transisi, serta faktor penghambat domestik dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JETP telah berfungsi sebagai sinyal kebijakan yang mengarahkan perhatian investor pada energi terbarukan, jaringan listrik, efisiensi energi, dan penghentian bertahap pembangkit batu bara. Namun, JETP belum dapat dikategorikan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi karena realisasi pendanaan dan kesiapan proyek masih terbatas. Kontribusinya terhadap pembentukan modal, lapangan kerja hijau, produktivitas, dan transformasi struktur ekonomi masih bersifat potensial dan jangka panjang. Efektivitas JETP dipengaruhi oleh kepastian regulasi, kapasitas kelembagaan, kualitas pembiayaan, kesiapan proyek, kondisi keuangan PLN, dinamika geopolitik energi, serta perlindungan terhadap pekerja dan masyarakat terdampak. Artikel ini menyimpulkan bahwa JETP berpotensi menjadi katalis pertumbuhan hijau apabila komitmen pembiayaan dapat diterjemahkan menjadi investasi produktif yang transparan, berkeadilan, dan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan nasional.
ANCAMAN IUUF TERHADAP KEAMANAN MARITIM INDONESIA ganda hutama; Muhandis Rajab
Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 1 (2026): Paradigma POLISTAAT: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/paradigmapolistaat.v9i1.61903

Abstract

Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF) merupakan salah satu ancaman transnasional yang berdampak terhadap keamanan maritim Indonesia. Praktik ini tidak hanya menyebabkan kerugian ekonomi negara akibat hilangnya sumber daya perikanan, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem laut, kesejahteraan masyarakat pesisir, serta efektivitas tata kelola maritim nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik IUUF dikonstruksikan sebagai ancaman terhadap keamanan maritim Indonesia serta menjelaskan perubahan orientasi kebijakan pemerintah dalam penanganannya pada periode 2014–2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari dokumen pemerintah, laporan organisasi internasional, artikel ilmiah, regulasi, serta berbagai publikasi yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan Teori Sekuritisasi yang dikembangkan oleh Barry Buzan, Ole Wæver, dan Jaap de Wilde untuk mengidentifikasi proses speech act, securitizing actors, referent object, dan extraordinary measures dalam kebijakan keamanan maritim Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2014–2019 pemerintah Indonesia berhasil melakukan sekuritisasi terhadap ancaman IUUF melalui kebijakan Poros Maritim Dunia dan strategi penegakan hukum yang memberikan efek gentar terhadap pelaku. Namun, pada periode 2020–2025 terjadi pergeseran menuju desekuritisasi yang ditandai dengan menurunnya prioritas keamanan maritim sehingga efektivitas penanggulangan IUUF ikut melemah. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kembali agenda keamanan maritim melalui pendekatan sekuritisasi yang adaptif diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan IUUF tanpa mengabaikan kerja sama regional dan internasional.

Page 10 of 10 | Total Record : 96