cover
Contact Name
Lingga Nico Pradana
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpe@unipma.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas PGRI Madiun, Jalan Auri No.06 Madiun, Jawa Timur, Indonesia 63117
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran
ISSN : 20885350     EISSN : 25285173     DOI : -
Core Subject : Education,
PREMIERE EDUCANDUM: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran has ISSN: 2088-5350 (Print) & ISSN: 2528-5173 (Online) and accredited 'S3' Grade by RISTEKDIKTI (Ministry of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia).
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
IMPLEMENTASI PROFESIONALISME GURU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Vitalis Djarot Sumarwoto
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 1, No 02 (2011)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.763 KB) | DOI: 10.25273/pe.v1i02.37

Abstract

Professionalism seems to develop at all sectors in Indonesia today. Many efforts have been undertaken by the decision makers of education to pursue it. Among other efforts done by the authorities is the professional teacher certification. The implementation of professional teacher certification has basically referred to the Law No. 19, year 2005, on the National Education Standard; and the Governmental Regulation No. 74 year 2008 on Teachers, which suggest that teachers are obliged to have relevant academic qualification, competence and certification of educator. The objective of those regulations is only very prestigious i.e. to make them enhance qualified working experience within a certain interval of time. Hopefully, after they are certified professionally, they are able to encourage students to learn, especially for elementary students
Kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam menyelesaikan soal cerita berbasis karakter pada materi bilangan pecahan Dina Pratiwi Dwi Santi; Setiyani Setiyani; Maharani Anggita
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.628 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.5110

Abstract

Pecahan merupakan salah satu topik yang dipelajari dalam Mata Kuliah Materi Matematika Lanjut. Masih terdapat kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan soal uraian berbentuk cerita materi bilangan pecahan. Oleh karenanya, dirasakan perlu memberikan perhatian terhadap kemampuan pemecahan masalah, begitu juga dengan penanaman karakter. Berdasarkan uraian tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa calon guru Sekolah Dasar dalam menyelesaikan soal cerita berbasis karakter pada materi bilangan pecahan (pada kelompok mahasiswa dengan tingkat kemampuan PMST, PMT, PMS, PMR, dan PMSR). Melalui penelitian ini diharapkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa dapat diketahui dengan jelas, sehingga untuk tahap berikutnya dapat diberikan perlakuan yang tepat sesuai dengan tingkat kemampuan pemecahan masalah tersebut. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari populasi seluruh mahasiswa yang mendapatkan mata kuliah Materi Matematika Lanjut, akan dipilih seorang mahasiswa secara acak yang mewakili setiap kelompok sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menghasilkan (1) tidak terdapat mahasiswa dengan kemampuan PMST, (2) mahasiswa  dengan kemampuan PMST, PMT, PMS, PMR, dan PMSR tidak melakukan pengecekan kembali untuk setiap nomor soal cerita. Sedangkan indikator kemampuan pemecahan masalah lainnya diperoleh hasil yang bervariasi.
Peningkatan sikap ilmiah dan prestasi belajar menggunakan model Science, Technology, Engineering, and Mathematics di kelas V MIM kramat Nina Veronica Septine; Okto Wijayanti; Badarudin Badarudin
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.284 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4470

Abstract

Latarbelakang dalam penelitian ini adalah rendahnya sikap ilmiah dan prestasi belajar peserta didik. Penelitian ini membahas peningkatan sikap ilmiah dan prestasi belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematic (STEM). Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas model Kemmis and Mc. Taggart. Tahap dalam penelitian ini terdiri dari 4 tahapan yakni tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Pelaksanaan penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian yakni peserta didik kelas V MI Muhammdiyah Kramat Tahun Ajaran 2018/2019, yang berjumlah 20 peserta didik. Hasil penelitian mengalami peningkatan setiap siklus. Peneliti menemukan temuan bahwa semakin tinggi sikap ilmiah yang dimiliki oleh peserta didik maka semakin tinggi juga prestasi  belajar yang dicapai oleh peserta didik. Hasil dan pembahasan pada penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematic (STEM) dapat meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar peserta didik pada tema 8 di kelas V MI Muhammadiyah Kramat, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Nidzomul Ma’had dalam pendidikan akhlak di Pesantren Cipari Kabupaten Garut Nuraly Masum Aprily
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.316 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4987

Abstract

Penerapan pendidikan akhlak di pesantren yang sarat akan nilai-nilai mulia telah berhasil membentuk santri-santrinya memiliki budaya sekolah dan karakter yang baik, melalui berbagai metode dan model khas pesantren itu sendiri. Sehingga sekolah-sekolah umum dalam hal ini lembaga pendidikan khususnya pendidikan dasar (SD) dapat mengadaptasi beberapa hal penting dari model pendidikan akhlak di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana pendidikan akhlak di pesantren Cipari melalui program Nidzomul Ma’had dan proses penyelenggaraannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah 1) Penerapan program Nidzomul Ma’had kepada para santri pesantren Cipari; 2) Proses penyelenggaraan pendidikan akhlak di pesantren Cipari melalui empat tahapan yang meliputi: uswatun hasanah (keteladanan); latihan dan pembiasaan; pengamalan; serta pengajian kitab kuning dan mauidzhotul hasanah (nasihat yang baik).
Peran orang tua dan guru dalam mengembangkan nilai-nilai karakter anak usia sekolah dasar Ahmad Yasar Ramdan; Puji Yanti Fauziah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4501

Abstract

This study aims to (1) analyze the role of parents and teachers in developing children's character; (2) factors that influence children's character development; (3) the impact of the role of parents and teachers on the development of the character of children in SD Muhammadiyah Sapen. This study uses descriptive qualitative research. Data sources were obtained from the principal, class teacher, religious education teacher, committee chairman, and parents. Data collection is done through interviews, observation and documentation. Data was then analyzed by interactive models that followed the format of Miles & Huberman, including: data reduction, data presentation and conclusions. The results showed that the role of parents and teachers as role models for children in attitude and personality, such as honesty, tolerance, discipline, responsibility, religion, and caring for others and the environment. Supporting factors are curriculum content standards, principal leadership, school community commitment, and involve the role of parents in school programs. While the inhibiting factor is the apathy of some parents and teachers, and the lack of parental knowledge about character education. The impact of the role of parents and teachers is: (1) Character values affect children's learning achievement, (2) The occurrence of behavioral changes that occur in children.
Efektivitas ekstrakurikuler pramuka dalam menanamkan karakter jujur disiplin dan bertanggung jawab pada siswa madrasah ibtidaiyah Ridho Agung Juwantara
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.552 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4994

Abstract

Mengkaji fenomena di lingkungan madrasah pada dewasa ini, banyak muncul tindakan amoral yang diakibatkan oleh kurangnya pembinaan karakter siswa. Kepramukaan merupakan sebuah ekstrakurikuler yang bisa digunakan untuk menanamkan karakter baik pada siswa, khususnya dalam sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai kepramukaan yang berbentuk nilai-nilai positif yang diajarkan dan ditanamkan dalam pribadi setiap para siswa dapat menghiasi sikap serta perilaku setiap siswa yang mengikutinya.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas ekstrakurikuler pramuka dalam  menanamkan  nilai karakter serta mengamati karakter siswa dalam  mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang mencakup tiga ukuran efektivitas yakni ketepatan sasaran program, pelaksanaan program, dan pemantauan program. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya meliputi Kepala Madrasah, Pembina Pramuka, Dewan Ambalan, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.  Alat pengumpul data yang digunakan yaitu rekaman audio video, catatan lapangan, dan foto. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter. Hal ini dapat dilihat dari ketepatan sasaran program yang sudah menerapkan nilai-nilai karakter, kegiatan pemantauan secara rutin dilakukan oleh Kepala Madrasah, pembina pramuka, serta dewan ambalan. Selain itu, pemantauan perkembangan siswa dapat dilihat dari hasil evaluasi dan pengamatan sikap siswa kearah yang lebih positif.
Front Matter Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Premiere Educandum
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.477 KB)

Abstract

Peningkatan profesionalitas guru untuk mengentaskan masalah siswa dengan teknik assosiasi bebas dan play therapy dalam konseling kelompok Siti Purwati
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4909

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk membantu mengentaskan masalah siswa melalui layanan konseling kelompok dengan menggunakan metode asosiasi bebas dan play therapy. Subyek penelitian siswa kelas VI SDN Sogo 02 Kec. Balerejo Madiun dan waktu penelitian Februari-juni 2017. Dimana teknik analisis datanya menggunakan pendekatan kualitatif(Milles dan Huberman) yang meliputi Koleksi data,reduksi data,pemaparan data,triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Teknik assosiasi bebas membantu memudahkan siswa mengungkap masalah,masalah yang berhasil dihimpun oleh konselor melalui teknik assosiasi bebas yaitu, takut tidak naik kelas, dimarahi orang tua, takut pada guru, tidak mengerjakan tugas,tidak bisa konsentrasi dan dikompas teman. 2. Melalui kegiatan play therapy siswa menjadi senang,akrab, tidak canggung. 3. Pelaksanaan konseling kelompok pada siklus I masih ada siswa yg kurang komunikatif,  dan ada siswa yang sudah menjalankan keputusan konseling tetapi masalah tidak selesai, ada yang belum menjalankan keputusan konseling dan ada yang menjalankan keputusan konseling dimana masalah terselesaikan tetapi timbul masalah baru, sehingga dalam konseling kelompok siklus II konselor melakukan mediasi dengan pihak penyebab masalah dan menggunakan teknik “Kursi Kosong” sehingga dalam konseling kelompok siklus II semua siswa sudah komunikatif dan masalah terselesaikan. Akhirnya dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik assosiasi bebas dan play therapy dalam konseling kelompok dapat membantu mengentaskan masalah siswa.
Pengembangan perangkat pembelajaran kolaboratif pada mata pelajaran matematika topik pengolahan data siswa kelas V SD I Made Yudi Ambara; I Gede Margunayasa; Ni Nyoman Kusmariyatni
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.713 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.4671

Abstract

Pembelajaran di era revolusi industri 4.0 mengharapkan siswa untuk mampu berkomunikasi, berpikir kritis, kreatif, serta berkolaborasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kolaboratif pada mata pelajaran matematika topik pengolahan data kelas V SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang terdiri atas tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Akan tetapi, pelaksanaan penelitian hanya fokus sampai pada tahap pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah validitas perangkat pembelajaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Untuk mengukur kualitas perangkat pembelajaran, digunakan instrumen rating scale berupa lembar penilaian. Hasil dari penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa 1 silabus, 5 rencana pelaksanaan pembelajaran, dan 5 lembar kerja peserta didik. Perangkat pembelajaran ini sudah divalidasi oleh ahli, dengan skor sebagai berikut: (a) silabus mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,71, (b) rencana pelaksanaan pembelajaran mendapat skor rata-rata sebesar 4,69, dan (c) lembar kerja peserta didik mendapat skor rata-rata sebesar 4,79. Seluruh penilaian perangkat pembelajaran dikonversikan dengan penilaian acuan patokan skala lima, didapatkan semua berada pada kualifikasi sangat baik.
Kemampuan motorik kasar anak sekolah dasar berdasarkan perbedaan status ekonomi keluarga Titik Rohmatin; Budhi Rahayu Sri Wulan
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.55 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i2.5024

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan motorik anak sekolah dasar berdasarkan status ekonomi keluarga. Metode analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40 anak laki-laki. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa siswa yang berstatus ekonomi menengah memiliki kemampuan kordinasi mata dan kaki yang dimiliki oleh siswa kelas 1 SD di SDN Waung dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dari jumlah 40 siswa yang memiliki kemampuan koordinasi mata dan kaki sedang berjumlah 18 siswa dari status ekonomi keluarga sedang dan 2 siswa dari status ekonomi bawah.Siswa yang berstatus ekonomi menengah memiliki kemampuan kordinasi mata dan tangan yang dimiliki oleh siswa kelas 1 SDN Waung masuk dalam kategori sedang. Hal ini dibuktikan dari jumlah 40 siswa yang memiliki kemampuan koordinasi mata dan tangan sedang berjumlah 20 siswa dari status ekonomi keluarga sedang dan 3 siswa dari status ekonomi bawah.