cover
Contact Name
Lingga Nico Pradana
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpe@unipma.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas PGRI Madiun, Jalan Auri No.06 Madiun, Jawa Timur, Indonesia 63117
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran
ISSN : 20885350     EISSN : 25285173     DOI : -
Core Subject : Education,
PREMIERE EDUCANDUM: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran has ISSN: 2088-5350 (Print) & ISSN: 2528-5173 (Online) and accredited 'S3' Grade by RISTEKDIKTI (Ministry of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia).
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Pengaruh model brain based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari kreativitas Adi Apriadi Adiansha; Muhamad Syarif Sumantri; Makmuri Makmuri
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.902 KB) | DOI: 10.25273/pe.v8i2.2905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Brain Based Learning terhadap kemampuan komunikasi matematis yang ditinjau dari kreativitas. Penelitian dilaksanakan di SDN Pantai Harapan Jaya 01 Kecamatan Muara Gembong, dengan menggunakan penelitian eksperimen desain treatment by level 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa; 1) Kemampuan komunikasi matematis siswa yang diberikan perlakukan model Brain Based Learning, 2) Terdapat interaksi model pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari kreativitas, 3) Kemampuan komunikasi matematis yang diberikan perlakuan model Brain Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diberikan perlakuan model Ekspositori pada siswa yang memiliki kreativitas tinggi, dan 4) Kemampuan komunikasi matematis yang diberikan perlakuan model Brain Based Learning lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang diberikan perlakuan model Ekspositori pada siswa yang memiliki kreativitas rendah.
Pembelajaran terpadu tipe webbed berbasis budaya lokal untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar Ali Armadi; Yeni Putri Astuti
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.272 KB) | DOI: 10.25273/pe.v8i2.3282

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kendala-kendala serta keefektifan dalam penerapan perangkat pembelajaran terpadu tipe webbed  berbasis budaya lokal yang dapat diketahui dari aktivitas siswa, hasil belajar dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four D Models) yang dikembangkan oleh Thiagarajan meliputi empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Pangarangan III Kabupaten Sumenep. Subjek penelitian adalah siswa kelas  IV tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah  50 siswa yang terdiri dari kelas IVA sebanyak 25 siswa dan kelas IVB sebanyak 25 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, angket, dan  Adapun hasil yang diperoleh dari hasil uji coba terbatas pada pembelajaran 1-6 diperoleh rata-rata 87, 4 dan  100% dan pada uji coba luas pada pembelajaran 1-6 diperoleh rata-rata 83.1 dan 92 %. Dari angket yang diperoleh,  rata-rata siswa juga menyatakan bahwa pembelajaran terpadu tipe webbed berbasis budaya lokal yang telah dilakukan dirasa  mudah mengikutinya,  karena didukung dari cara guru mengajarnya serta BAS dan LKS sehingga siswa merasa sangat berminat dalam belajar. Dalam proses pembelajaran di SDN Pangarangan III berjalan dengan baik, tetapi adapula hambatan yang terjadi berkaitan dengan gambar yang ditampilkan oleh guru sebagai media pembelajaran kurang familiar, siswa kurang bersemangat dalam berkelompok, siswa tidak mengetahui secara jelas mengenai kegiatan ekonomi di Sumenep.
Implementasi nilai pendidikan karakter dalam sastra lisan di IKIP PGRI Pontianak Lizawati Lizawati; Indriyana Uli
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.353 KB) | DOI: 10.25273/pe.v8i2.2911

Abstract

Sastra lisan merupakan salah satu media untuk  pendidikan karakter. Tujuan penelitian ini  dimaksudkan untuk mendeskripsikan implementasi nilai pendidikan karakter dalam sastra lisan. Metode penelitian ini berupa metode deskriftif dengan bentuk kualitatif dengan teknik analisis data interaktif model berupa data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teori dan sumber. Sumber data diperoleh dari informan. Penelitian ini menemukan bahwa ada 9 nilai pendidikan karakter dalam sastra lisan dan 4 implementasi nilai pendidikan karakter sastra lisan yaitu,  nilai kejujuran, nilai kecerdasan, nilai peduli, dan nilai tangguh.
Pembelajaran dengan pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa calon guru madrasah ibtidaiyah Nur Wakhidah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.059 KB) | DOI: 10.25273/pe.v8i2.2950

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pendidikan mendorong pemerintah mengembangkan Kurikulum 2013. Kurikulum ini dilaksanakan bertahap, namun tahun 2014 pelaksanaannya mengalami moratorium. Kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik 5 M dianggap sulit dan belum memiliki dampak dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan metode konvensional dan pendekatan saintifik. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Sunan Ampel yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dengan tes. Materi yang digunakan ekologi dan pencemaran. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest posttest. Penelitian dimulai dengan pembelajaran konvensional. Di akhir pembelajaran diberikan tes keterampilan berpikir kritis. Selanjutnya, peneliti menggunakan pendekatan saintifik di kelas yang sama, kemudian pada akhir pembelajaran dilakukan tes berpikir kritis dengan soal sama. Data dianalisis dengan paired samples t test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan keterampilan berpikir kritis yang signifikan (1%) antara pembelajaran menggunakan metode konvensional dan pendekatan saintifik. Pendekatan ini dianjurkan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Pengaruh model pembelajaran student team achievement devision (STAD) dan mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar Fakhriyatu Zahro; I Nyoman Sudana Degeng; Alif Mudiono
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.743 KB) | DOI: 10.25273/pe.v8i2.3021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD dan Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan rancangan non equivalent control group. Data penelitian yang dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes hasil belajar berupa soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran STAD dan Mind Mapping lebih unggul dibandingkan rata-rata nilai siswa yang menerapkan model pembelajaran konvensional, (2) ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran STAD dan Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa.
Analisis Hubungan Kompetensi Bahasa Indonesia Terhadap Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Asrial Asrial; Syahrial Syahrial; Dwi Agus Kurniawan; Nur Amalina
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.634 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i1.2832

Abstract

Kompetensi bahasa Indonesia adalah komponen penting untuk pelaksanaan kompetensi pedagogik. Untuk itu selain kompetensi pedagogik, mahasiswa calon guru penting memiliki penguasaan kompetensi bahasa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis hubungan kompetensi bahasa dan kompetensi pedagogik serta mengetahui kendala-kendala mahasiswa pada saat mata kuliah bahasa. Penelitian dilaksanakan pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jambi dan menggunakan 340 mahasiswanya sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan dengan menggunakan teknik tes dan wawancara. Penggunaan statistik inferensial yaitu analisis regresi linear sederhana digunakan dalam menganalisis data penelitian. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah ada pengaruh kompetensi bahasa Indonesia (X) terhadap kompetensi pedagogik. Berdasarkan hasil analisis data, dapat ditemukan bahwa kompetensi bahasa Indonesia memiliki pengaruh positif terhadap kompetensi pedagogik (Y).
Pengaruh gerakan literasi sekolah terhadap karakter mandiri siswa di SDN Kanggraksan Cirebon Erna Labudasari; Eliya Rochmah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.384 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i1.4254

Abstract

Latar belakang permasalahan adalah (1) Kurangnya kemandirian siswa dalam belajar dilihat dari jumlah siswa yang selalu ditemani orangtua ketika di sekolah, dan (2) Belum maksimalnya implementasi gerakan literasi sekolah di SDN Kanggraksan. Oleh karena itu, penanaman karakter mandiri perlu diterapkan sejak dini karena dengan kuatnya karakter mandiri pada siswa maka akan meningkatkan kepercayaan diri baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerakan literasi sekolah terhadap nilai karakter mandiri siswa di SDN Kanggraksan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN Kanggraksan yang berjumlah 306 siswa dengan sampel penelitian berjumlah 161 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi. Hasil temuan diperoleh bahwa ada pengaruh antara gerakan literasi sekolah terhadap nilai karakter mandiri siswa di SDN Kanggraksan ditunjukkan dengan koefisien determinasi sebesar 22.9%.
Pengembangan multimedia interaktif penjumlahan pada bilangan bulat untuk siswa kelas IV sekolah dasar Santi Ratna Dewi; Haryanto Haryanto
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.094 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i1.3059

Abstract

Perkembangan teknologi membawa perubahan dalam penggunaan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang merespon perkembangan teknologi adalah multimedia interaktif. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif yang layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika materi penjumlahan pada bilangan bulat untuk siswa kelas IV. Metode penelitian menggunakan model pengembangan Lee & Owens yang terdiri dari empat tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Media yang telah dikembangkan dievaluasi oleh ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kelayakannya. Setelah dinyatakan layak oleh ahli materi dan ahli media, media diujicobakan kepada siswa sebanyak tiga kali melalui evaluasi satu lawan satu, evaluasi kelompok kecil, dan evaluasi lapangan. Hasil evaluasi satu lawan satu termasuk dalam kategori sangat baik, hasil evaluasi kelompok kecil termasuk dalam kategori baik, dan hasil evaluasi lapangan termasuk dalam kategori sangat baik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada tahap analisis yaitu observasi dan wawancara, sedangkan pada tahap evaluasi berupa angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil uji kelayakan materi termasuk dalam kategori sangat baik, (2) hasil uji kelayakan media termasuk dalam kategori baik, dan (3) hasil uji kelayakan pengguna termasuk dalam kategori baik sehingga multimedia interaktif layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika materi penjumlahan pada bilangan bulat untuk siswa kelas IV.
Motivasi kerja guru sekolah dasar ditinjau dari karakteristik demografi enesa ratmilia; Sukirno Sukirno
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.744 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i1.4311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi kerja guru sekolah dasar di tinjau dari karakteristik demografi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian seluruh guru GT dan GTT di sekolah dasar negeri dan yayasan di Kecamatan Jiwan Madiun sebanyak 90 guru, terdiri dari 39 Guru GTT dan 51 Guru GT Yayasan dan Negeri. Metode pengumpulan data menggunakan angket. Uji validitas instrumen menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) menunjukkan sebanyak 65 butir valid. Uji reabilitas menggunakan Alpha Cronbach sebesar 0,968 lebih besar dari 0,50 sehingga reliable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan motivasi kerja guru GT dan GTT di sekolah dasar negeri dan yayasan. Guru GT di sekolah dasar negeri memiliki motivasi kerja yang lebih tinggi. Ditinjau dari karakteristik demografi ada perbedaan motivasi kerja guru. Dari karakteristik demografi guru GT di sekolah dasar negeri memiliki motivasi kerja yang tinggi. Sehingga dengan ditingkatkan motivasi kerja guru GT dan GTT di sekolah dasar negeri dan yayasan di tinjau dari karakteristik demografi akan meningkatnya kinerja guru dan rasa tanggung jawab atas pekerjaannya.
Penilaian Aktivitas Siswa dalam Keterampilan Menulis melalui Model Think Talk Write Sumayyah Sumayyah; Ali Mustadi; Harun Harun
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.375 KB) | DOI: 10.25273/pe.v9i1.3966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam keterampilan menulis dengan menggunakan model Think Talk Write. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Hasil aktivitas siswa pada siklus I mendapatkan jumlah rata-rata skor 19 dengan kategori cukup. Pencapaian skor tersebut belum optimal karena belum ada siswa yang mencapai skor 4. Pada siklus II terjadi peningkatan jumlah rata-rata skor menjadi 28 dengan kategori baik. Berdasarkan hasil tersebut, terdapat peningkatan aktivitas siswa dalam keterampilan menulis dengan menggunakan model Think Talk Write.