cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SENTIA 2016
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2016)" : 74 Documents clear
STUDI PERENCANAAN SISTEM KONTROL DRAINAGE PUMP MENGGUNAKAN PLC PADA PLTA SUTAMI Supriadi Supriadi; Sabar Setiawidayat; Fachrudin Fachrudin
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.817 KB)

Abstract

PLTA Sutami merupakan salah satu unit yang mempunyai kapasitas daya 105MW yang terbesar di lingkunganpembangkitBrantas. Seiring dengan berkembangnya teknologi, revolusi dari alat-alat konvensional menjadi alat canggih mempunyai sensitifitas dan kehandalan tinggi. PLC Zelio SR2-B121-BD merupakan PLC kontroler yang dapat mengontrol suatu sistem secara otomatis dan MaxSonar EZ1 merupakan sensor level yang dapat mengukur air dalam suatu wadah. Dengan demikian perlu dirancang ulang system Drainage pump yang mampu menghindari suatu kesalahan yang dapatberesikotinggi, dimana dalam pengoperasiannya dapatdikendalikansecaraotomatisataupun manual. Berdasarkan hasil perancangan system drainage pump yang telah dirancang, kedua drain pumpOFF saat level air berada pada posisi 0cm-49cm, drain pump1 ON dan drain pump2 OFF saat level air berada pada posisi 50cm-69cm, kedua drain pump ON saat level air berada pada posisi 70cm-99cm, sedangkan keduadrain pumpdanindikatorwarning level ON saatlevel air beradapadaposisi 100cm. Selain itu pengujian ini menyatakan bahwa tegangan output sensor level yang dibutuhkan kontroler untuk menggerakkan pump adalah pada kisaran 0.225V– 0.425V.
MONITORING KONDISI JANTUNG MENGGUNAKAN SMS GATEWAY Muhammad Hasan; Muhammad Fiqhi Ibad; Yudha Trio; Dina Takti Makhfufah; Andriani Parastiwi
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.625 KB)

Abstract

The heart is the most important organ in the human body, in this body, heart has the function of blood flow to the lungs and to the rest of the body. Humans can know the body's health by conducting health tests at the hospital. But in fact humans are too busy with their activity or constrained problems cost for checked his health. The death rate increasing every year due to the delay of someone knowing his illness. From this issue, then designed a tool that can monitor heart condition diagnosis about changes the pulse that detected by method of photoplethysmography. This tool designed with LCD display that can showing the beats per minute (BPM), in addition, include other smart sensors such as GPS and sensor photoplethysmography. The workings of the tool to be created to read the pulse and converted into BPM, then the results of the diagnosis can be monitored viaSMS Gateway. The tool created with the emergency notification if detect an abnormal condition of the pulse (heart), a notification sent by SMS Gateway that containing an abnormal condition and GPS data, GPS data is used to determine the position where the patient is ill, so the patient can be rescue immediately.
BIAYA ANGKUT STATIONARY CONTAINER SYSTEM (SCS) PADA PENGANGKUTAN SAMPAH Burhamtoro Burhamtoro
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.902 KB)

Abstract

Pelaksanaan pengelolaan sampah di Indonesia meliputi beberapa tahapan kegiatan, yaitu dimulai tahap pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir. Tahap pengumpulan dan pengangkutan memerlukan perhatian yang serius. Menurt Apaydin dalam jurnalnya mengatakan bahwa pengangkutan mempengaruhi 85% dari anggaran biaya sampah. Sehingga perlu adanya penanganan yang tepat dalam pengangkutan sampah agar dapat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung volume sampah, biaya operasional kendaraan dan biaya pengangkutan sampah dengan system Stationery Container System (SCS) dengan studi kasus di Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data sekunder di instansi terkait seperti data timbulan sampah, jumlah armada serta jumlah penduduk. Selain itu dilakukan pengamatan di lapangan meliputi kecepatan kendaraan angkutan sampah dari tiap TPS ke TPA Supiturang, jarak, dan waktu tempuh. Hasil analisis data-data primer dan sekunder didapatkan bahwa pada kendaraan Arm Roll rata-rata mampu mengangkut sampah sebesar 11,43 m3 per hari dengan biaya operasional kendaraan sebesar Rp 44.933,00 /hari atau mengangkut sampah dengan biaya Rp 3.931,12 / m3/hari.
PREFERENSI PENGUNGKAPAN CSR SEBAGAI DEDUCTIBLE EXPENSEPADA PERUSAHAAN PERBANKAN WIDI DWI ERNAWATI
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.794 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi pengungkapan CSR sebagai deductible expense pada perusahaan perbankan di Indonesia. UU No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan memberikan skema insentif untuk program-program CSR. Kebijakan ini diatur dalam Pasal 6 ayat (1), berupa tax deduction. Terdapat sejumlah biaya terkait dengan aktivitas CSR yang diperkenakan sebagai deductible expense dalam menghitung Penghasilan Kena Pajak. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 perusahaan perbankan yang tercatat di BEI pada tahun 2011, 2012, dan tahun 2013. Penelitian ini menggunakan analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya biaya CSR sebagai deductible expense, jenis CSR pada perusahaan perbankan mengacu pada jenis-jenis CSR yang diperkenankan sebagai deductible expense dengan preferensi berturut-turut yaitu: 1)Biaya Pembangunan Infrastruktur Sosial,; 2)Biaya Beasiswa, Magang, dan Pelatihan; 3)Biaya Sumbangan Fasilitas Pendidikan; 4)Biaya Sumbangan dalam rangka penganggulangan Bencana Nasional; 5)Sumbangan dalam rangka pembinaan Olahraga; 6)Sumbangan dalam rangka Penelitian dan Pengembangan; 7)Biaya Sumbangan dalam rangka Penelitian dan Pengembangan.
SIMULATOR ALAT PEMOTONG KACA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLLER M. Ibrahim Ashari; Ahmad Faisol
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.157 KB)

Abstract

Kemudahan dalam berbagai bidang pada saat ini sangat dibutuhkan oleh banyak kalangan dalam kehidupan sehari- hari. Salah satu dampak yang sangat diharapkan dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat membantu, mempermudah, dan mempercepat proses pekerjaan manusia. Dalam pemotongan kaca biasanya masih dilakukan dengan cara manual. Hal ini sangat menyita waktu. Atau biasanya jika orang tersebut sudah lelah maka hasilnya tidak dapat diproduksi dengan baik. Pada Penelitian ini dibuat sebuah desain alat pemotong kaca otomatis yang berfungsi untuk memotong kaca dan alat ini mempunyai error rata-rata pemotongan kaca sebesar 0,78%.
TRANSESTERIFIKASI PALM OIL DENGAN VARIASI MASSA CO-SOLVENT DAN WAKTU REAKSI Elvianto Dwi Daryono; Erni Junita Sinaga
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.228 KB)

Abstract

Palm oil is very potentially for turned in to biodiesel. In the process of making biodiesel with transesterification conventional required a long time because the reaction takes places in two phase. Adding the co-solvent can be a solution to makes the reaction time shorter. Methyl ester can be used as a co-solvent to makes the reaction in single phase between the oil and methanol so decrease the reaction time in biodiesel process. Methyl ester as a co-solvent is not need to separate after the last process because methyl ester is the main product of the reaction. The purpose of this research is to find out the effect of addition of co-solvent methyl ester and catalyst NaOH to produced the biodiesel from palm oil which has the good standard. According to the result was obtained that the best results of this process achieved at mass of co-solvent of 15% and reaction time of 20 minutes with mass of FAME 28.06 gr. Methyl ester density and acid value regards with SNI 04-7182-2006.
DESAIN OPTIMAL LOAD FREQUENCY CONTROL (LFC) PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) MENGGUNAKAN METODE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO) Tri Siswanto; Dwi Hendra Kusuma; Rukslin Rukslin; Agus Raikhani
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.284 KB)

Abstract

Micro-hydro  system  currently  chosen  because  it  has  advantages  economically,  technically,  and environmentally friendly. Micro-hydro is suitable for use in areas difficult to reach grid. Problems often occur at the micro hydro is not constant generator rotation caused by load changes. Thus causing frequency fluctuations in the system that could result in damage electrical equipment. Therefore in this study covered a frequency controller based PID controller to regulate Load Frequency Control (FLC). To obtain the optimal parameters PID controller then used several methods for comparison. Among the methods of control, with standard PID controller, with conventional PID Ziegler-Nichols, with PID Auto tuning Matlab and with PID be tuned method Particle  Swarm  Optimization  (PSO).  Micro  hydro  power  plant  systems  in  this  study  using  an  induction generator, a servo motor operated as governor, and several components. Its be Modeled in simulation using Matlab-Simulink program. The simulation results showed that the application of tuning PID-PSO can speed up the settling time frequency response and improve the response overshoot.
SISTEM KONTROL DIRECTIONAL MAINTAINING STABILITY PADA UAV GLIDER Septian Dimas Rochmanda; Indrazno Sirajuddin; Agus Pracoyo
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.989 KB)

Abstract

Teknologi pesawat terbang model terus berkembang dengan menerapkan kontrol manual maupun kontrol otomatis seperti pada quadcopter yang berfungsi sebagai alat monitoring area dari udara. Quadcopter di satu sisi memiliki kelemahan ketahanan daya (maks. 20-30 menit). Untuk mengatasi hal tersebut alternatif yang  tepat  adalah  dengan  prinsip  gliding  menggunakan  Pesawat  UAV  Glider.  Pesawat  ini dapat diperintahkan untuk melakukan stabilitas terbang sesuai set point yang diberikan berdasarkan titik sudut pitch, roll, dan yaw. Untuk melakukan penyesuaian arah hadap berdasarkan sudut yaw, maka pesawat bergerak menggunakan aktuator pada rudder. Akurasi kemiringan arah hadap pesawat terhadap sudut yaw juga dipengaruhi oleh kecepatan angin dan kecepatan pesawat. Kontrol yang diterapkan adalah Kontrol Proporsional pada metode PID dan algoritma kontrol dibebankan pada kontroler Arduino Mega dengan feedback berupa data sensor kompas. Sedangkan untuk safety control, maka pesawat ini juga memiliki fasilitas pergantian mode kontrol dari manual ke semi otomatis.
ANALISA LINK BUDGET KOMUNIKASI PELABUHAN KE KAPAL MENGGUNAKAN KANAL VHF Sherli D. J Sherli D. J; Laode M. A Laode M. A; Hani’ah M Hani’ah M; Ari W Ari W; Okkie P Okkie P; Nur Adi S
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.101 KB)

Abstract

Indonesia is a maritime nation which consists of approximately 78,86% ocean territory and become one of the highest shipping traffic in Southeast Asia. Therefore, it requires an integrated system to enable traffic entry and exit communication of oceangoing vessels in the port. Tanjung Perak Port has classified as high-traffic port resulting in high communication traffic. The objective of this research is to observe propagation model that established by transmitter and receiver. Maritime radio communication is required to send ships location and other mandatory information for emergency case. Generally, maritime communication has been implemented by utilizing VHF communication systems, but not every part of the sea has a good signal coverage and quality. In this study, some input and output parameters of VHF are necessary to calculate link budget, such as pathloss, acceptance, fade margin, and etc. The propagation characteristics affect the quality of the received power and coverage area. The reduction percentage of received power in distance is 7,63%, whereas the effect of losses on a coverage area that is 12,5%, as same as the cable attenuation.
ANALISIS INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN KRITIS MESIN TRIMMING UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA PERAWATAN Fina Andika Frida Astuti
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.563 KB)

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi Exercise Book. Sampai saat ini perusahaan belum mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Data historis tahun 2015 menunjukan mesin Trimming yang berfungsi memotong lembaran buku dalam bentuk plano menjadi buku sesuai dimensi yang ditentukan mempunyai nilai downtime terbesar yaitu sebesar 58,26 jam . Tingginya nilai downtime disebabkan perusahaan belum memiliki kegiatan perawatan yang terjadwal untuk setiap komponen sehingga mesin sering berhenti tiba – tiba ketika beroperasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan interval perawatan untuk komponen kritis mesin Trimming. Dari analisis komponen kritis ditemukan 2 komponen kritis yang paling berpengaruh yaitu komponen Trimmer Top dan Bearing. Dari hasil perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR) komponen kritis digunakan untuk menentuan distribusi kerusakan dan nilai parameter untuk menghitung nilai MTTF dan MTTR. Interval perawatan untuk komponen kritis Trimmer Top adalah 13 hari sedangkan untuk komponen kritis bearing adalah 99 hari. Perhitungan biaya perawatan dari 2 komponen kritis dapat menghemat 9,29 % dari biaya tahun sebelumnya dan produktivitas mengalami peningkatan 8,48%.