cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN NILAI TAMBAH AGRONDUSTRI PUREE MANGGA DI CV PROMINDO UTAMA KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Dewi Royanti; Lies Sulistyowati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.823 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) keuntungan yang diperoleh dari pengolahan puree mangga, dan 2) nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan puree mangga. Penelitian ini dilakukan di CV Promindo Utama, Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis keuntungan, R/C ratio dan analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan bahwaagroindustri puree mangga memberikan keuntungan sebesar Rp 37.862.521 per lima belas kali proses produksi selama satu bulan dengan R/C ratio sebesar 1,22. Nilai tambah puree mangga harumanis sebesar Rp 3.122 per 1 kg manga sedangkan nilai tambah puree mangga gedong adalah Rp 3.622 per 1 kg mangga.Kata Kunci : Agroindustri Puree Mangga, Analisis Keuntungan, Nilai Tambah
PETA PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN PETANI PADI DI DESA PASAWAHAN KECAMATAN PASAWAHAN KABUPATEN PURWAKARTA Dyana Rahmawati; Iwan Setiawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1680

Abstract

Program pertanian organik mulai dicanangkan melalui program Go Organic tahun 2010, kemudian beberapa daerah di Indonesia mulai menerapkan pertanian organik. Pertanian ramah lingkungan merupakan pertanian yang mengarah kepada pertanian organik namun berbeda pada standar pelaksanaan budidayanya saja. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku ramah lingkungan petani padi dan faktor yang mempengaruhi perilaku ramah lingkungan petani padi yang ada di Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Desain penelitian ini adalah desain kuantitatif dengan teknik penelitian survei. Pengambilan sample dilakukan dengan metode simple random sampling dan penentuan jumlah sample ditentukan dengan metode slovin yang mendapatkan 40 sample petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Weighted Mean Score (WMS) dan analisis regresi linier berganda. Aspek yang digunakan untuk melihat perilaku ramah lingkungan petani padi yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari perhitungan WMS diketahui bahwa perilaku petani padi di Desa Pasawahan Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta sudah dikatakan baik dilihat dari skor WMS baik itu pengetahuan, sikap dan keterampilannya. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda maka faktor – faktor yang mempengaruhi petani padi berperilaku ramah lingkungan yaitu karakteristik petani dan akses sumberdaya pendukung.Kata kunci : perilaku ramah lingkungan, pertanian organik, petani padi
RESPON PETANI TERHADAP KEBIJAKAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Siti Nuraeni; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.178 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1653

Abstract

Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibereum merupakan salah satu daerah yang telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam Peraturan Daerah No 4 Tahun 2012 yang diharapkan mampu menunjang kebutuhan pangan Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon petani terhadap kebijakan lahan pertanian pangan berkelanjutan serta insentif dan disinsentif apa yang sesuai dengan keinginan petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuisoner dengan jumlah responden sebanyak 45 orang petani alih fungsi lahan. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Berdasarkan analisis skala likert menunjukan bahwa respon petani di Kelurahan Kersanagara berada direntang positif sebesar 61% dengan demikian petani mendukung dan bersedia mengikuti Kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).Kata kunci: kebijakan lahan LP2B, petani padi sawah alih fungsi.
PERILAKU PETANI MANGGA GEDONG GINCU DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2015 (Studi Kasus Gapoktan Sami Mulya, Kecamatan Sedong , Kabupaten Cirebon) Mar'atus Sholiha; Anne Charina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.42 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1644

Abstract

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah dihadapi oleh segenap pelaku bisnis yang bergerak dalam berbagai sektor usaha di Indonesia. Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan bentuk integrasi ekonomi ASEAN, yang berarti adanya sistem perdagangan bebas antara negaranegara di ASEAN. Sektor pertanian di Indonesia sangat berkontribusi dalam pembangunan nasional, seperti halnya sektor pertanian pada hortikultura, mangga gedong gincu merupakan salah satu komoditas horti yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Gapoktan mangga gedong gincu yang berhasil berdaya saing ekspor yaitu Gapoktan Sami Mulya merupakan salah satu Gapoktan yang sukses di Cirebon dalam pasar ekspor. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimanakah perilaku anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), untuk mengetahui kendalaGapoktan Sami Mulya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Gapoktan Sami Mulya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini menggunakan teori perilaku Bloom dan analisis kendala fishbone.Hasil dari penelitian didapatkan perilaku Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA menurut teori Bloom tercermin dalam 3 komponen yaitu : pengetahuan anggota Gapoktan dalam menghadapi MEA ada dalam kategori positif, sikap anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA ada dalam kategori positif , tindakan anggota Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA ada dalam kategori negatif. Sedangkan kendala utama Gapoktan Sami Mulya dalam menghadapi MEA yaitu keinginan petani untuk masuk ke MEA rendah. Kendala tersebut disebabkan oleh 4 penyebab utama yang dapat dilihat dari segi manusia, cara kerja , bahan baku, dan lingkungan.Kata kunci : Perilaku, Gapoktan, Sedong, Kendala
MULTIFUNGSI LAHAN SAWAH DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Azis Pamungkas; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.005 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan multifungsi lahan sawah di Kelurahan Kersanagara dengan pendekatan dinamika multifungsi lahan sawah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis deskriptif guna mendeskripsikan dinamika multifungsi lahan sawah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Teknik pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD), observasi partisipatif, dan wawancara mendalam dengan jumlah informan sebanyak 50 orang yang yang ditentukan secara sengaja (purposive) dan diperoleh dengan cara snow ball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 multifungsi lahan sawah, terdapat 6 multifungsi lahan sawah yang terjadi perubahan yaitu penyedia lapangan pekerjaan, sumber pendapatan, mewujudkan ketahanan pangan, konservasi air, pemelihara keindahan alam, dan media interaksi sosial antar petani, sedangkan 5 multifungsi lahan sawah yang lainnya tidak mengalami perubahan yaitu sebagai mitigasi banjir, pengendali erosi, pendaur ulang sampah organik atau limbah, keanekaragaman hayati (habitat flora dan fauna), dan pelestarian tradisi dan budaya.Kata kunci : multifungsi lahan sawah, alih fungsi lahan, kebijakan LP2B, perkotaan
MOTIVASI PETANI DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA JATIRAGAS HILIR, KECAMATAN PATOK BESI, KABUPATEN SUBANG Eliza Aprilia; Rani Andriani Budi Kusumo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.819 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1649

Abstract

Ketahanan pangan dalam rumah tangga petani adalah faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Petani yang tahan pangan adalah petani yang tidak menerima bantuan pemerintah dalam bentuk rastra (beras sejahtera) sebaliknya petani yang tidak tahan pangan adalah petani yang menerima bantuan pemerintah yaitu rastra. Dalam pelaksanaan usaha tani, kinerja seorang petani dipengaruhi oleh motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi petani dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah serta mengetahui faktor-faktor yang cenderung berhubungan dengan motivasi petani dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah. Penelitian ini dilakukan di Desa Jatiragas Hilir, Kecamatan Patok Besi, Kabupaten Subang. Teknik pengambilan data dilakukan secara purposif terhadap 29 petani di Desa Jatiragas Hilir yang menerapkan usaha tani padi sawah. Desain penelitian ini adalah kualitatif. Analisis yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani penerima rastra memiliki motivasi yang tinggi dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah sedangkan petani bukan penerima rastra memiliki motivasi yang rendah dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah. Faktor internal yang cenderung berhubungan antara petani penerima rastra dengan motivasinya dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah adalah umur, pengalaman usaha tani, luas lahan garapan sedangkan faktor eksternalnya adalah ketersedian modal dan ketersediaan sarana dan prasarana produksi dalam usaha tani padi sawah tersebut. Namun tidak terdapat kecenderungan berhubungan antara faktor eksternal dan internal dengan motivasi petani bukan penerima rastra dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah.Kata kunci: motivasi, petani , padi sawah, ketahanan pangan rumah tangga petani
STUDI STRATEGI PEMASARAN TERBAIK BERDASARKAN PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN ANTAR KEDAI KOPI DI JATINANGOR Sintia Afriyanti; Elly Rasmikayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.897 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1654

Abstract

Semakin banyaknya kedai kopi menimbulkan persaingan antar pelaku usaha kedai kopi. Hal ini menyebabkan terjadinya fluktuasi penjualan di kedai kopi itu sendiri. Penelitian ini dilakukan di Belike Coffee dan Balad Coffee Works, Jatinangor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran berdasarkan perilaku konsumen di kedua kedai kopi tersebut. Penelitian iniberjenis kuantitatif dengan metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan sampel sebanyak 50 orang pada Belike Coffee dan 60 orang pada Balad Coffee Works. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa konsumen yang datang rata-rata adalah laki-laki berstatus mahasiswa/i. Manfaat yang dicari dengan berkunjung ke Belike Coffee adalah untuk rasa yang enak/nikmat, sedangkan manfaat yang dicari dengan berkunjung ke Balad Coffee Works adalah untuk menikmati suasana yang ditawarkan. Konsumen merasa puas dan akan berkunjung kembali ke kedai kopi pilihannya, namun konsumen akan mencari kedai kopi lain apabila kondisinya sedang penuh. Apabila terjadi kenaikan harga, konsumen Belike Coffee akan mengurangi frekuensi pembelian selanjutnya, sedangkan konsumen Balad Coffee Works tetapakan membeli. Potensi yang dimiliki Belike Coffee adalah jenis biji kopi yang berasal dari nusantara terutama Jawa Barat dan didapat langsung dari petani. Sedangkan potensi Balad Coffee Works adalah jenis biji kopi yang berasal dari seluruh nusantara bahkan luar negeri. Kendala yang dimiliki dalam menjalankan usaha diakibatkan oleh pesaing yaitu terjadinya fluktuasi penjualan. Strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan omzet di kedua kedai kopi adalah strategi produk, harga, lokasi, dan promosi.Kata kunci: kedai kopi, strategi pemasaran, perilaku konsumen
DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADI SAWAH DI KELURAHAN KERSANAGARA, KECAMATAN CIBEUREUM, KOTA TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Fahran Al-fajar; Trisna Insan Noor; Dede Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.325 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak alih fungsi lahan terhadap perubahan sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Kelurahan Kersanagara dalam satu bulan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara menggunakan kuisioner dengan jumlah responden sebanyak 45 orang petani padi sawah yang ditentukan dengan metode Simpel Random Sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan analisis statistik deskriptif guna mengetahui kesejahteraan menurut 11 indikator kesejahteraan SUSENAS oleh BPS (2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah alih fungsi lahan kesejahteraan rumah tangga petani meningkat 0.72% dan termasuk dalam kategori kesejahteraan tinggi.Kata kunci: dampak, alih fungsi lahan, tingkat kesejahteraan, petani padi sawah
STUDI KOMPARASI PENDAPATAN PETANI LOKAL DENGAN PETANI MODERN PADI SAWAH DI DESA MEKARJAYA, KECAMATAN KIARAPEDES, KABUPATEN PURWAKARTA Berliana Yunita Sari; Mahra Arari Heryanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.784 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1660

Abstract

Sistem pertanian di Indonesia berawal dari sistem pertanian lokal yang masih menggunakan budaya dan adat istiadat pada tata cara usahataninya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu sistem pertanian di Indonesia sudah mulai bergeser lebih modern dengan meninggalkan budaya dan adat istiadat, penggunaan bahan kimia seperti pupuk dan pestisida juga sudah dilakukan oleh petani untuk membantu meningkatkan produksi padi. Petani di desa Mekarjaya sudah beralih ke sistem pertanian modern, namun masih ada pula petani yang tidak meninggalkan adat dan budaya dalam tata cara usahatani mereka.Tujuan dari penelitian ini adalah pendapatan petani padi sawah sistem pertanian lokal dengan sistem pertanian modern di Desa Mekarjaya. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah inferensial kuantitatif. Sampel sebanyak 70 responden diambil dari populasi menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan uji statistik yaitu Independent sample t – test.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pertanian lokal dan sistem pertanian modern tidak memiliki perbedaan dari usahataninya. Namun, perbedaan terletak pada tata cara dan adat istiadat yang masih dilakukan petani lokal seperti penggunaan sesajen. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara pendapatan per hektar petani lokal dengan petani modern.Kata Kunci: Pertanian lokal, pertanian modern, padi, , pendapatan
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI KEDELAI DI KECAMATAN JATIWARAS, KABUPATEN TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT Nova Elfrida Manullang; Trisna Insan Noor; Pandi Pardian; Nur Syamsiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 3 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.501 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i3.1650

Abstract

Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya merupakan daerah pengembangan kedelai yang diharapkan mampu mendorong perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan rumah tangga petani kedelai di Kecamatan Jatiwaras, dalam 1 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 42 orang petani kedelai. Parameter penelitian meliputi 11 indikator tingkat kesejahteraan menurut BPS dalam SUSENAS 2007, yaitu: pendapatan, pengeluaran, keadaan tempat tinggal, fasilitas tempat tinggal, kesehatan anggota rumah tangga, kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan, kemudahan memasukan anak kejenjang pendidikan, kemudahan mendapatkan fasilitas transportasi, kehidupan beragama, rasa aman, dan kemudahan berolahraga.Berdasarkan 11 indikator BPS dalam SUSENAS 2007 nilai kesejahteraan rumah tangga petani kedelai di Kecamatan Jatiwaras adalah 30,85. Hal ini dikategorikan dalam kesejahteraan tinggi yang artinya rumah tangga petani kedelai keadaan pendapatan, pengeluaran, kesehatan, tempat tinggal, dan fasilitas-fasilitas penunjang sudah memenuhi kebutuhan dengan layak.Kata kunci : kedelai, rumah tangga petani kedelai, tingkat kesejahteraan

Page 17 of 107 | Total Record : 1061