cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,088 Documents
PERAN DESA WISATA HANJELI DALAM PEMBERDAYAAN PETANI PEREMPUAN DAN PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI DESA WISATA HANJELI DESA WALURAN MANDIRI KECAMATAN WALURAN KABUPATEN SUKABUMI) Musyaffa, Muhammad Yazid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19918

Abstract

Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, merupakan salah satu konsep pengembangan desa berbasis wisata edukasi yang berfokus pada pelestarian kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat, khususnya petani perempuan. Tanaman hanjeli (Coix lacrima-jobi L.) dijadikan ikon utama desa sekaligus sumber kegiatan ekonomi melalui kegiatan usaha tani dan non-usaha tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Desa Wisata Hanjeli dalam memberdayakan petani perempuan dan meningkatkan pendapatan rumah tangga mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 19 petani perempuan yang aktif dalam berbagai divisi kegiatan wisata, seperti divisi tour guide, divisi olahan produk hanjeli, divisi aksesoris hanjeli, dan divisi homestay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam kegiatan wisata edukasi telah membuka akses terhadap sumber penghasilan baru yang sebelumnya tidak tersedia. Sebelum terlibat dalam kegiatan desa wisata, pendapatan rumah tangga sebesar Rp 4.183.339/bulan. Setelah petani perempuan terlibat secara aktif, diperoleh tambahan pendapatan sebesar Rp 8.330.000/bulan dari berbagai kegiatan wisata. Selain peningkatan ekonomi, pemberdayaan yang terjadi juga berdampak secara sosial dan psikologis, di mana para perempuan merasa lebih percaya diri, dihargai, dan memiliki peran strategis dalam pembangunan desa. Desa Wisata Hanjeli berperan tidak hanya sebagai wadah kegiatan pariwisata, tetapi juga sebagai fasilitator dalam penyediaan modal, pelatihan keterampilan, dan akses pasar bagi masyarakat. Kata kunci : desa wisata, pemberdayaan perempuan, hanjeli, pendapatan rumah tangga, wisata edukasi
Factors Affecting the Price of Local Siamese Oranges at the Retailer Level in Baturaja City, Ogan Komering Ulu Regency ariesko, zelfan; Rosmawati, Henny; Ogari, Putri Ayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.21763

Abstract

This study aimed to analyze the influence of supply volume, demand, prices of other oranges, farm-gate prices, transportation costs, fruit quality, and harvest season on the price of local Siamese oranges at the retailer level in Baturaja City, Ogan Komering Ulu Regency. A quantitative approach was applied using a survey method with 30 randomly selected orange retailers. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results showed that all independent variables simultaneously had a significant effect on the retail price of Siamese oranges, with a significance value of 0.000 (< 0.05) and a coefficient of determination (R²) of 0.831. Partially, each variable—supply volume, demand, other orange prices, farm-gate prices, transportation, quality, and harvest season—had a statistically significant effect at the 5% or 10% confidence level. These findings indicated that these factors played an essential role in determining the retail price of Siamese oranges and should be considered in price management strategies. This study provided practical insights for retailers, farmers, and policymakers in developing more efficient pricing and distribution strategies for local citrus products. Keywords: orange price, retailers, supply, demand, quality, multiple regression
HUBUNGAN JARINGAN KOMUNIKASI DENGAN TINGKAT PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI (SUATU KASUS DI KWT KSB DESA SUKARAJA KABUPATEN BOGOR) Jonri, Noerwita Alieffia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.21347

Abstract

Kelompok komunitas berbasis pertanian seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan di tengah tantangan alih fungsi lahan akibat urbanisasi. Kelompok Wanita Tani KSB di Kabupaten Bogor merupakan salah satu kelompok yang aktif mengembangkan praktik pertanian perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jaringan komunikasi dengan tingkat partisipasi anggota KWT KSB. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus terhadap 30 anggota kelompok. Analisis jaringan komunikasi dilakukan menggunakan perangkat lunak UCINET 6.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur jaringan komunikasi terbentuk dalam pola radial personal network dengan integrasi rendah namun terbuka terhadap lingkungan luar, di mana ketua kelompok berperan sebagai opinion leader dan penghubung eksternal. Tingkat partisipasi anggota bervariasi, relatif rendah pada tahap perencanaan dan pelaksanaan, sedang pada tahap menikmati hasil, serta cukup aktif pada tahap evaluasi. Analisis korelasional menunjukkan adanya hubungan positif antara posisi strategis dalam jaringan komunikasi dengan tingkat partisipasi anggota. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan jaringan komunikasi internal menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi anggota serta mendukung keberlanjutan KWT berbasis komunitas.
Perilaku Petani dalam Menggunakan Pestisida secara Bijaksana pada Komoditas Padi Kurniawan, Kurniawan; Azhar, Haris
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.22428

Abstract

Penggunaan pestisida secara bijaksana memiliki perspektif sebagai perilaku ramah dalam memanfaatkan pestisida dengan mempertimbangkan aspek lingkungan (environmentally responsible), aspek sosial budaya (socially and cultural acceptable) dan aspek ekonomi (economically viable). Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merusak sekitar 30 sampai 40 persen produksi pertanian dunia. Pestisida sintetik dianggap paling cepat dalam mengatasi serangan OPT. Penelitian dilakukan di Kecamatan Gegesik dan Kecamatan Susukan yang merupakan dua kecamatan dengan luas tanam dan produksi padi terbesar di Kabupaten Cirebon. Desain penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dan eksplanatori. Ukuran sampel berjumlah 100 dengan proporsi Kecamatan Gegesik 63 petani dan Kecamatan Susukan 37 petani. Hasil analisis deskriptif pada aspek perilaku petani dalam menggunakan pestisida meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan dan aspek bijaksana meliputi efektif, efisien, aman dan berkelanjutan berkategori baik. Analisis jalur menunjukan pengaruh secara langsung (X1) karakteristik petani sebesar 0,210, (X2) dukungan kelembagaan sebesar 0,781 dan (Y1) perilaku petani dalam pengendalian OPT bijaksana sebesar 0,201 terhadap (Y2) penggunaan pestisida bijaksana. Nilai pengaruh tidak langsung X1 sebesar 0,263 dan X2 sebesar 0,910 terhadap Y2 melalui Y1. Ditinjau dari hasil analisis jalur, maka pengaruh tidak langsung X2 terhadap Y2 melalui Y1 memiliki pengaruh yang lebih besar dibanding analisis jalur lainnya.
Time Allocation Of Rubber Farmers In Cattle Farming As A Side Business: A Case Study Of The Ruminant Development Program In Batumarta II, OKU Regency surahman, ahmad; Lastinawati, Endang; pusvita, ema
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.21759

Abstract

This study aimed to analyze the allocation of working time among rubber farmers who also engaged in cattle farming as a side business under the Ruminant Development Program in Dusun Mekar Jati, Batumarta II, Ogan Komering Ulu (OKU) Regency, South Sumatra Province. The study was motivated by the phenomenon of livelihood diversification among rural farmers in Indonesia, where labor and time constraints were the main challenges in improving farming efficiency. OKU Regency was one of the central rubber plantation areas in South Sumatra that also actively participated in agricultural-livestock integration programs. Data were collected through observations and in-depth interviews with 14 farmers managing both types of businesses. Data were analyzed using a descriptive quantitative approach with non-parametric methods and average calculations of the Male Workday Equivalent (HKSP). The results showed that the average HKSP for rubber farming was 6.14, while cattle farming accounted for 4.28. This difference indicated that farmers allocated more time to rubber farming due to the nature of the work, which required routine and punctual activities such as tapping. On the other hand, cattle farming activities were more flexible and less time-consuming, often carried out outside of the main working hours. This study provided a new contribution to measuring time allocation for farmers engaged in dual enterprises simultaneously and filled a gap in the literature regarding labor efficiency in integrated farming systems. The study recommended the development of integrated farming models based on time efficiency and labor management to help farmers increase productivity and sustainable income. Keywords: HKSP, Farmers, Livelihood Diversification, Time Allocation
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PETANI DALAM BERUSAHATANI JAGUNG DI KECAMATAN LANGKAPLANCAR KABUPATEN PANGANDARAN Amal, Ramadhan Ihlasul; Maharani, Salsa Rika; Damayanti, Wulan Sri; Alfarisi, Muhammad Salman; Heryadi, Reisya Kamiliya; Noormansyah, Zulfikar; Widi, Riantin Hikmah; Sahliani, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.23072

Abstract

Peningkatan produksi jagung nasional menghadapi tantangan dalam aspek sumber daya manusia, khususnya pada kawasan Perhutanan Sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat motivasi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Lebak Jero, Kabupaten Pangandaran. Metode penelitian menggunakan survei dengan pengambilan sampel secara purposive sampling pada petani penerima program Swasembada Pangan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani secara keseluruhan berada pada kategori tinggi, dengan indikator kebutuhan kekerabatan (relatedness) sebagai faktor pendorong utama. Secara simultan, variabel umur, luas lahan, tingkat pendidikan, lama usahatani, kegiatan penyuluhan, kebijakan pemerintah, dan harga berpengaruh nyata terhadap motivasi petani dengan koefisien determinasi sebesar 60,7%. Secara parsial, variabel umur berpengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa semakin tua usia petani, motivasi untuk mengelola lahan di area berkontur bukit semakin menurun. Sebaliknya, kegiatan penyuluhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi. Sementara itu, variabel kebijakan pemerintah dan harga memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya peran penyuluh dan strategi regenerasi petani dalam keberlanjutan usahatani jagung di kawasan hutan.
Analisis Daya Saing Usahatani Pepaya di Klaster Pepaya Kabupaten Tasikmalaya Latifah, Nisa Nuraeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.21843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pendapatan usahatani pepaya; (2) menganalisis keuntungan privat dan keuntungan sosial usahatani pepaya; (3) menganalisis keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif usahatani pepaya. Penelitian ini dilaksanakan di Klaster Pepaya Kabupaten Tasikmalaya dari bulan Maret sampai dengan bulan Oktober 2025 dengan menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh yakni seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden. Responden pada penelitian adalah 27 pelaku usahatani pepaya yang tergabung ke dalam klaster pepaya Kabupaten Tasikmalaya. Metode analisis pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani pepaya baik pada tingkat harga privat maupun tingkat harga sosial memiliki nilai yang positif. Hal ini berarti bahwa usahatani pepaya layak secara finansial maupun ekonomi. Keuntungan privat memiliki nilai yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani pepaya dinyatakan layak secara finansial dan dapat melakukan ekspansi dengan adanya kebijakan  pemerintah. Keuntungan sosial bernilai positif menunjukkan bahwa usahatani pepaya di lokasi penelitian efisien secara ekonomi serta mampu berekspansi dan bertahan saat tidak ada intervensi dari pemerintah. Nilai PCR sebesar 0,65 atau bernilai < 1 menunjukkan bahwa usahatani pepaya memiliki keunggulan kompetitif. Nilai DRCR sebesar 0,14 atau bernilai < 1 menunjukkan bahwa usahatani pepaya memiliki keunggulan komparatif.
KELAYAKAN USAHA DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KICIMPRING (Studi Kasus pada Agroindustri “Kicimpring Elis” Di Desa Cihaurbeuti Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis) Syarifuloh, Syarifuloh; Rochdiani, Dini; Setia, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.21448

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada agroindustri “Kicimpring Elis” yang berada di Desa Cihaurbeuti Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan pada agroindustri “Kicimpring Elis”  di Desa Cihaurbeuti Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, (2) Besarnya kelayakan usaha  dan (3) Besarnya nilai tambah dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu pada agroindustri “Kicimpring Elis”  di Desa Cihaurbeuti Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Besarnya biaya yang dikeluarkan yaitu Rp 2.202.739,34, penerimaan Rp 2.660.000 dan pendapatan agroindustri “Kicimpring Elis”  Rp 457.260,66. (2) Besarnya kelayakan usaha yaitu 1,20, artinya setiap biaya yang dikeluarkan Rp 1,00 memperoleh penerimaan Rp 1,20 dan mendapatkan keuntungan Rp 0,20. (3) Besarnya nilai tambah yaitu Rp 9.838,5 per kilogram bahan baku.
Implementasi Strategi Pemsaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Produk Makanan Olahan Sacha Inchi Suhendi, Roni Marsiana; Faruk, Mujaddid; Rusydi, Ibnu; Kasman, Kasman; Rozak, Dede Abdul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.22644

Abstract

Produk olahan sacha inchi merupakan inovasi pangan berbasis tanaman yang masih relatif baru di Indonesia sehingga menghadapi tantangan pemasaran yang signifikan. Rendahnya tingkat pengetahuan konsumen mengenai manfaat produk menyebabkan permintaan dan volume penjualan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis implementasi strategi pemasaran produk olahan sacha inchi; (2) mengintegrasikan strategi pemasaran digital dan non-digital dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi; dan (3) mengeksplorasi segmen pasar potensial berdasarkan indikator ekonomi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain Grounded Theory tipe konstruktivistik. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner pada pelaku usaha, pedagang, dan konsumen di empat lokasi pasar olahan pangan di Kabupaten Ciamis. Temuan menunjukkan bahwa strategi pemasaran harus mengacu pada bauran pemasaran (produk, harga, tempat, promosi) dengan penekanan pada edukasi nutrisi, branding premium, diversifikasi produk, pemanfaatan platform digital, dan distribusi hybrid. Segmen pasar ideal adalah kelompok menengah ke atas dengan gaya hidup sehat. Penelitian ini menghasilkan model integrasi strategi pemasaran digital dan non-digital untuk meningkatkan awareness, penetrasi pasar, dan volume penjualan produk olahan sacha inchi.
Analysis of Marketing Channels and Factors Affecting the Selling Price of Cassava in Martapura District, Ogan Komering Regency, East Ulu mustofa, nanda ali; Lastinawati, Endang; pusvita, ema
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.21760

Abstract

This study aims to analyze marketing channels and identify factors that affect the selling price of cassava in Martapura District, Ogan Komering Ulu Timur Regency. The method used is a survey method with a quantitative approach and descriptive analysis techniques as well as multiple linear regression. Primary data were obtained from 46 cassava farmer respondents who were selected purposively. The results of the study show that there are two main marketing channels, namely: (1) farmers → collectors → factories → consumers, and (2) farmers → collectors → individual businesses → consumers. The first channel has a higher efficiency (11.62%) and a farmers share of 14.06%, compared to the second channel (efficiency of 12.31%, farmers share of 12.63%). The results of the regression analysis showed that the variables of cassava quality and marketing institutions had a significant effect on the selling price, while demand was significant at the level of 10%. Meanwhile, weather variables and production costs did not have a significant effect. These findings show that institutional strengthening and improving product quality are strategic keys in increasing the selling value of cassava at the farmer level. Keywords: Efficiency, Selling Price, Farmer, Cassava Marketing Channel