cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS TITIK IMPAS AGROINDUSTRI PENGOLAHAN KOPI ROBUSTA (Studi Kasus pada Agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis) Arip Solihin; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.655 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, R/C dan besarnya titik impas penerimaan, titik impas volume produksi dan titik impas harga pada agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis per satu kali proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan mengambil kasus pada agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Responden dalam peneitian ini diambil secara sengaja (purposive sampling) dengan alas an merupakan satu satunya agroindustri pengolahan kopi robusta di Desa Sagalaherang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa besarnya biaya yang dikeluarkan untuk satu kali proses produksi sebesar Rp 9.453.555,3, penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 13.800.000. Dengan demikian, pendapatan yang diperoleh dari agroindustri Panawangan Coffee tersebut sebesar Rp 4.346.444,7. dengan R/C sebesar 1,46. Maka titik impas penerimaan agroindustri Panawangan Coffee adalah Rp 656.613,52, titik impas volume produksi sebanyak 28,55 bungkus dan titik impas harga penjualan produk adalah Rp 15.755.93 dalam satu kali proses produksi.
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C PADA AGROINDUSTRI TAHU (Studi Kasus pada Agroindustri Tahu Bapak Ateng di Desa Mekarjaya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis) Resa Riski Yuniati; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.457 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya yang dikeluarkan agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, (2) Besarnya penerimaan dan pendapatan pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, dan 3) Besarnya R/C pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mekarjaya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis menggunakan sampel penelitian adalah agroindustri tahu bapak ateng di Desa Mekarjaya Kecamtan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Besarnya biaya Rp 1.828.770,28 dalam satu kali proses produksi, (2) Besarnya pendapatan Rp 1.081.229,72 dan penerimaan Rp 2.910.000 dalam satu kali proses produksi, dan (3) Besarnya R/C 1,59 artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan Rp 1,59 dan pendapatan Rp 0,59 sehingga agroindustri tahu tersebut layak diusahakan.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KELAPA (Suatu Kasus di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran) Isep Enda Nurhidayat; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.719 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2557

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hanya satu saluran pemasaran kelapa di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran yaitu, Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Besar – Konsumen Industri. 2) Marjin pemasaran kelapa di pedagang pengumpul 1.000,00 Rp/butir, biaya 475,00 Rp/butir dan keuntungan 525,00, Rp/butir sedangkan marjin pemasaran kelapa di pedagang besar 500,00 Rp/butir, biaya 200,00 Rp/butir dan keuntungan 300,00 Rp/butir. 3) Farmer’s share adalah 62,50 persen dari harga yang dibayarkan konsumen.
KAJIAN PROSES PENGERINGAN PEMBUSAAN TOMAT APEL (LYCOPERSICUM PYRIFORME) DENGAN FOAM-MAT DRYING BERBANTU OVEN GELOMBANG MIKRO Nedia Cahyati Muchtarina; Asri Widyasanti; Sarifah Nurjanah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2690

Abstract

Pada saat panen raya kebutuhan tomat tidak sebanding dengan hasil produksi yang melimpah sehingga terjadi kelebihan penawaran dan harga tomat di tingkat petani rendah. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai jual tomat adalah mengolah tomat menjadi bubuk tomat. Bubuk dapat dibuat dengan metode pengeringan pembusaan berbantu oven gelombang mikro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daya yang digunakan pada pengeringan pembusaan menggunakan oven gelombang mikro terhadap rendemen bubuk tomat, laju pengeringan serta efisiensi oven gelombang mikro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan tiga kali ulangan yang terdiri dari 3 perlakuan berdasarkan penggunaan daya pengeringan (30%, 50% dan 70%). Parameter yang dianalis adalah rendemen, laju pengeringan dan efisiensi pengeringan oven gelombang mikro. Hasil terbaik dari penelitian ini terdapat pada bubuk tomat dengan perlakuan penggunaan daya 70% tanpa penambahan putih telur untuk menghasilkan rendemen 0,58%; laju pengeringan 4,19 g/menit dan efisiensi pengeringan sebesar 48,27%.
STRATEGI PEMASARAN SEBLAK KICIMPRING BERBASIS OFFLINE DAN ONLINE (Studi Kasus pada UKM Raja Rasa di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya) Gita Novia Nugraha; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.986 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Kekuatan dan kelemahan produk “Seblak Kicimpring” UKM Raja Rasa dalam pemasaran produknya berbasis offline dan online, 2) Peluang dan ancaman yang dihadapi oleh UKM Raja Rasa dalam pemasaran produk “Seblak Kicimpring” berbasis offline dan online. 3) Strategi yang harus dilakukan oleh UKM Raja Rasa dalam pemasaran produk “Seblak Kicimpring” berbasis offline dan online. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya pada UKM Raja Rasa. Data yang diperoleh secara deskriptif kualitatif dan analisis lingkungan perusahaan yang terdiri dari matriks IFAS (faktor strategi internal) dan analisis matriks EFAS (faktor strategis eksternal), dan matriks SWOT. Hasil penelitian yang mendapatkan Skor Total Kekuatan = 3,47, Skor Total Kelemahan = -3,42, Skor Total Peluang = 3,30, Skor Total Ancaman = -3,35 menunjukkan bahwa kekuatannya lebih besar daripada faktor kelemahannya, serta pengaruh dari faktor peluang yang tidak lebih besar daripada faktor ancaman. Hal ini menunjukkan bahwa UKM Raja Rasa menghadapi ancaman yang besar namun masih memiliki kekuataan dari segi internal. Maka perlu dilakukan strategi S-T, W-O, dan W-T untuk meningkatkan kekuatan dan meminimalisir kelemahan UKM Raja Rasa. Salahsatunya adalah meningkatkan kualitas dan varian produk, menjaga kerjasama baik dengan konsumen, pemasok bahan baku, atau jaringan pemasaran, serta meningkatkan promosi dan branding baik secara offline maupun online untuk menjangkau konsumen yang seluas-luasnya. 
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI TAHU PUTRA LAKSANA (Studi Kasus di Kelurahan Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya) Sintia Sintia; Dini Rochdiani; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.577 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2464

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui rasio B/C, rasio R/C dan BEP produksi serta BEP harga usaha pembuatan tahu pada industri Rumah Tangga Putra Laksana (PLS) 2) menganalisa kelayakan usaha pembuatan tahu pada Industri Rumah Tangga Putra Laksana (PLS). Metode penelitian ini adalah Studi Kasus sehingga pemilik usaha pembuatan tahu pada Industri Rumah Tangga Putra Laksana (PLS) dijadikan sebagai sumber untuk memperoleh informasi sesuai yang dibutuhkan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya produksi rata-rata yang diperlukan oleh perajin tahu Putra Laksana (PLS) yang berada di Kelurahan Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya sebesar Rp 3.599.359,87 dalam satu kali proses produksi. Penerimaan rata-rata yang diperoleh perajin tahu Putra Laksana (PLS) sebesar Rp 6.300.000 dengan diperoleh pendapatan Rp 2.700.640,13 untuk satu kali proses produksi. Berdasarkan Perhitungan kelayakan usaha R/C sebesar 1,75 artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan akan menerima keuntungan sebesar Rp 0,75, sementara itu perhitungan B/C, yaitu perbandingan keuntungan dengan total biaya adalah 0,75 atau 0,75 > 0. Demikian juga perhitungan BEP produksi sebesar 1.599,71 dan BEP harga jual sebesar Rp. 1.333,09. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa usaha agroindustri tahu Putra Laksana (PLS) menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
ANALISIS TITIK IMPAS USAHATANI CABAI RAWIT (Studi Kasus pada Kelompok Tani Gunung Sari di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis) dendi ruswendi; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.028 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya: (1) biaya yang dikeluarkan dalam usahatani cabai rawit per hektar per musim tanam di Desa Cibeureum, (2) pendapatan dalam usahatani cabai rawit per musim tanam di Desa Cibeureum, (3) Titik impas dalam usahatani cabai rawit per hektar per musim tanam di Desa Cibeureum. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan mengambil kasus pada Kelompok Tani Gunung Sari di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis. Jumlah responden diambil dari semua petani cabai rawit sebanyak 10 orang petani dengan menggunakan metode sampling jenuh atau sensus. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa : 1) Besarnya biaya yang dikeluarkan dalam usahatani cabai rawit per hektar per satu musim tanam pada Kelompok Tani Gunung Sari di Desa Cibeureum rata-rata sebesar Rp. 101,674,198. 2) Besarnya Pendapatan usahatani cabai rawit per hektar per satu musim tanam pada Kelompok Tani Gunung Sari di Desa Cibeureum rata-rata sebesar Rp. 282,789,865. 3) Besarnya Titik impas pada usahatani cabai rawit per hektar per satu musim tanam pada Kelompok Tani Gunung Sari di Desa Cibeureum rata-rata sebagai berikut: a) Titik impas penerimaan adalah Rp. 6,343,789.91. b) Titik impas volume produksi adalah 181.25 kilogram. c) Titik impas luas lahan adalah 0.02 hektar. d) Titik impas harga adalah Rp. 9,255.73 per kilogram.
ANALISIS PENDAPATAN AGROINDUSTRI VCO (Virgin Coconut Oil) (Studi Kasus pada Perusahaan VOC Saung Galendo di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis) Ahmad Nurul Qomar; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.868 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2502

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya dan pendapatan pada agroindustri VCO Saung Galendo yang diusahakan oleh seorang pengusaha di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis; (2) Besarnya R/C pada agroindustri VCO Saung Galendo yang diusahakan di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Besarnya biaya yang dikeluarkan pada agroindustri VCO Saung Galendo per satu kali proses produksi Rp 1.438.440,51, penerimaan Rp 2.100.000,00, dan pendapatan Rp 661.559,49; (2) Besarnya R/C Agroindustri VCO Saung Galendo 1,46 artinya layak untuk dilanjutkan.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH (Studi Kasus di Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis) Gilang Permana; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.328 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2543

Abstract

Fenomena yang terjadi secara umum tentang usahatani yang dijalankan petani di perdesaan umumnya dihadapkan pada kenyataan bahwa mereka jarang memperhitungkan besarnya biaya yang dikeluarkan sehingga sulit diketahui besarnya pendapatan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) besarnya biayap usahatani jamur tiram putih 2) penerimaan dan pendapatan 3)  kelayakan usahatani jamur tiram putih di Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis studi kasus pada seorang petani jamur tiram putih di Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya yang dikeluarkan petani jamur tiram putih dalam satu kali proses produksi Rp 9.408.862,77, besarnya penerimaan Rp 16.200.000,-, serta besarnya pendapatan Rp 6.791.137,23. Usahatani jamur tiram putih di Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis layak diusahakan dengan nilai R/C 1,72.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN MAKANAN RINGAN KEDELAI CRISPY (Studi Kasus di Desa Bendasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis) Iis Mulyati; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.808 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran kedelai crispy di Desa Bendasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, (2) Besarnya biaya, marjin dan keuntungan pemasaran dari lembaga pemasaran kedelai crispy di Desa Bendasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, (3) besarnya bagian harga yang diterima pengusaha (share) dari harga yang dibayarkan konsumen.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survai, dengan mengambil kasus di Desa Bendasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode acak sederhana (Purposive Sampling). Responden yang diambil sebanyak 1 orang yang ada di daerah penelitian, sedangkan sampel untuk lembaga pemasaran diambil dengan cara (Snowball Sampling) terhadap 1 orang pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1)        Terdapat dua saluran pemasaran kedelai crispy di Desa Bendasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Pada saluran pemasaran 1:  perajin → konsumen akhir. Pada saluran pemasaran 2: perajin→ pedagangpengecer→         konsumen akhir.2)        Pada saluran 2 pemasaran kedelai crispy melibatkan satu lembaga pemasaran yaitu pedagang pengecer. Besarnya total marjin pada saluran pemasaran II adalah Rp. 4.500,00 per kg dengan total biaya pemasaran sebesar Rp.47.78 per kg sehingga total keuntungan pemasaran sebesar Rp. 4.453 per kg.3)        Besarnya bagian harga yang diterima perajin (share) pada saluran 1 adalah 100 persen, sedangkan pada saluran II adalah 89,54 persen.

Page 23 of 107 | Total Record : 1061