cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
KERAGAAN AGROINDUSTRI KELAPA PARUT KERING ( DESICCATED COCONUT ) (Studi Kasus Pada Agroindustri Kelapa Parut Kering di Desa Cidadali Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya) ARIF BAHTIAR; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.641 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Proses produksi agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut), 2) Besarnya Penerimaan dan pendapatan agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) dalam satu kali proses produksi, 3) Besarnya price cost margin (PCM) agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cidadali Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan sampel penelitia adalah agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) bapak Asep di Desa Cidadali Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Data yang diperoleh dianalisis secara mix method, yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) proses produksi kelapa parut kering (desiccated coconut) meliputi seleksi bahan baku, pengeluaran tempurung dan kulit ari, pencucian dan stabilisasi, penggilingan/ pemarutan, pengeringan, pendinginan dan pengemasan, 2) Besarnya penerimaan dan pendapatan yang diperoleh agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) adalah sebesar Rp.28.600.000 untuk penerimaan dan Rp. 1.995.000 untuk pendapatan, 3) price cost margin (PCM) yang  diperoleh agroindustri kelapa parut kering (desiccated coconut) adalah 0,7 %.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN BIJI KOPI ROBUSTA (Suatu Kasus di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis) Apan Apandi; Trisna Insan Noor; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.253 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran kopi robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis; (2) Besarnya marjin, biaya dan keuntungan pemasaran kopi robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis; (3) Besarnya bagian harga (farmer’s share) yang diterima petani keseluruhan harga yang di bayar oleh konsumen. (4) Besarnya efisiensi pemasaran biji kopi robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Survey merupakan teknik riset dimana informasi dikumpulkan menggunakan penyebaran kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Dua puluh tujuh orang petani, dua orang pedagang pengumpul, satu orang pedagang besar, dan dua orang konsumen industri. Hasil penelitian Biiji Kopi Robusta di Desa Purwaraja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis diketahui bahwa : 1) Terdapat dua saluran pemasaran biji kopi robusta sampai ke tangan konsumen akhir yaitu: a) Pola Saluran Pemasaran I : Petani---Pedagang Besar---Konsumen Industri, b) Pola Saluran II : Petani---Pedagang Pengumpul---Pedagang Besar---Konsumen Industri. 2) Besarnya Marjin, biaya, dan keuntungan pemasaran pada saluran pemasaran I sebagai berikut : (1) marjin pemasaran sebesar Rp 2.000 per kilogram (2) Biaya pemasaran sebesar Rp 1.010 per kilogram dan (3) keuntungan pemasaran sebesar Rp 990 per kilogram. Sedangkan marjin, biaya, dan keuntungan pada saluran pemasaran II sebagai berikut : (1) marjin pemasaran sebesar Rp 3.000 per kilogram (2) biaya pemasaran sebesar Rp 1.590 per kilogram, dan (3) keuntungan pemasaran sebesar Rp 1.410 per kilogram. 3) Berdasarkan hasil penghitungan bahwa besarnya nilai farmer’s share atau bagian harga yang diterima petani pada saluran pemasaran I adalah 90,47 persen dan pada saluran pemasaran II sebesar 85,71 persen. 4) Besarnya efisiensi pemasarannya pada saluran pemasaran I sebesar 4,80 persen. Sedangkan pada saluran pemasaran II efisiensi pemasarannya sebesar 7,57 persen.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN COMRING (Studi Kasus pada UKM Surya di Desa Kertayasa Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis) Hedi Nur Hidayat; Trisna Insan Noor; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.105 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: saluran pemasaran, biaya pemasaran, marjin dan keuntungan pemasaran serta producer’s share comring pada UKM Surya di Desa Kertayasa Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri atas data primer dan data sekunder. Jumlah informan sebanyak 13 orang, satu orang produsen, dua orang pedagang pengumpul dan sepuluh orang pedagang pengecer. Hasil penelitian adalah:Terdapat dua saluran pemasaran yaitu:Saluran I : Produsen ® Pedagang Pengumpul ® Pedagang Pengecer ® Konsumen AkhirSaluran II : Produsen ® Pedagang Pengecer ® Konsumen AkhirPada Saluran I besarnya rata-rata marjin pemasaran Rp 13.000,00 per kilogram, rata-rata biaya pemasaran Rp 485,73 per kilogram, rata-rata keuntungan pemasaran Rp 12.514,27 per kilogram. Pada Saluran II besarnya rata-rata marjin pemasaran Rp 16.000,00 per kilogram, rata-rata biaya pemasaran Rp 133,20 per kilogram, rata-rata keuntungan pemasaran Rp 15.866,80 per kilogram.Producer’s share Saluran I adalah 59,37 persen dan Saluran II adalah 54,28 persen.Saluran I nilai efisiensi pemasarannya adalah 1.52 persen dan Saluran II adalah 0,38 persen.
Analisis Saluran Pemasaran Komoditas Padi (Studi Kasus di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran) aden bayu raspati; Muhamad Nurdin Yusuf; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.417 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2563

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui 1) saluran pemasaran padi dari petani sampai ke pengecer di Desa Selasari, 2) besarnya marjin pemasaran pada masing-masing lembaga pemasran pada proses pendistribusian padi sawah di Desa Selasari, 3) besarnya keuntungan pemasaran pada masing-masing lembaga pemasaran pada proses pendistribusian padi di Desa Selasari,4) persentase harga yang diterima petani (farmer’s share) dalam pendistribusian padi di Desa Selasari. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, dengan mengambil kasus di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Teknik penarikan sampel untuk Lembaga Pemasaran menggunakan simple random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 25 petani dari jumlah populasi sebanyak 204 orang dengan metode acak sederhana(simple random sampling), 20 petani responden, 1 pedagang pengumpul,1 pedagang besar, dan 3 pedagang pengecer. Sedangkan untuk pedagang perantara pengambilan sampelnya menggunakan snowball sampling. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriftif Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Saluran Pemasaran: Petani produsen - Pedagang pengumpul - Pedagang besar - Pedagang pengecer – konsumen. Biaya pemasaran padi sawah yang dikeluarkan ditingkat pedagang pengumpul  Rp 400 per kilogram, pedagang besar Rp 890 per kilogram, dan pedagang pengecer Rp 150 per kilogram, sehingga biaya keseluruhan sebesar Rp 1.440 per kilogram. Sedangkan keuntungan pemasaran padi sawah ditingkat pedagang pengumpul yaitu Rp 600 per kilogram, pedagang besar Rp 2.610 per kilogram, dan di pedagang pengecer Rp 1.350 per kilogram, sehingga keuntungan keseluruhan sebesar Rp 4.650 per kilogram. Marjin pemasaran padi sawah ditingkat pedagang pengumpul sebesar RP 1000 per kilogram, pedagang besar Rp 3.500 per kilogram, dan di pedagang pengecer Rp 1.500 per kilogram, sehingga marjin total sebesar Rp 6.000 per kilogram. Farmer’s share atau bagian harga yang diterima petani adalah 40 persen dari harga yang dibayarkan konsumen.
PERSEPSI DAN MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS UNIVERSITAS GALUH CIAMIS UNTUK BERKARIR di BIDANG PERTANIAN (Suatu Kasus di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis) Ogi Suprayogi; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.697 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2487

Abstract

Mahasiswa agribsisnis sebagai mahasiswa terdidik di bidang pertanian diharapkan mempunyai pandangan dan persepsi yang baik terhadap sektor pertanian dan diharapkan mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) persepsi mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis untuk berkarir di bidang pertanian 2) Minat mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis untuk berkarir di bidang pertanian 3) Hubungan parsial persepsi dengan minat mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis untuk berkarir di bidang pertanian. Pengambilan data menggunakan metode simple random sampling dengan responden mahasiswa angkatan 2015 sampai 2018 sebanyak 84 orang. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak  62 %, persepsi mahasiswa berada pada kategori tinggi, dan 56% minat mahasiswa berada pada kategori tinggi. Secara parsial terdapat hubungan positif yang nyata antara faktor internal persepsi dan faktor eksternal persepsi dengan minat untuk berkarir di bidang pertanian. Hubungan positif tersebut menyatakan bahwa semakin tinggi persepsi mahasiswa maka akan semakin tinggi pula minatnya bekerja di sektor pertanian.
ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO USAHATANI PADI SAWAH DAN PADI RAWA (Suatu Kasus Di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis). meiza magfira; Trisna Insan Noor; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.654 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2551

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Berapa besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. (2) Bagaimana risiko usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. (3) Apakah terdapat perbedaan nyata risiko usahatani padi sawah dan padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan mengambil suatu kasus di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, Responden dalam penelitian ini adalah petani yang melalukan usahtani padi di lahan sawah dan di lahan rawa di Desa Sukanagara yang diambil secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Biaya Total yang dikeluarkan pada usahatani padi di lahan sawah dan dilahan rawa di Desa Sukanagara tidak jauh berbeda, namun untuk penerimaann pada MT 1 dan MT 2 usahtani padi di lahan sawah lebih besar dibandingkan dilahan rawa. Pendapatan pada Usahatani padi sawah lebih besar dibandingkan pendapatan padi rawa. Risiko usahatani padi sawah lebih kecil dibandingkaan padi rawa. Hasil Analisis uji hipotesis menunjukan bahwa risiko produksi dan risiko pendapatan pada usahtani padi dilahan sawah maupun rawa berbeda secara signifikan (nyata). Sedangkan untuk risiko harga pada usahatani pada lahan sawah dan rawa tidak terdapat perbedaan signifikan (tidak nyata).
EFISIENSI PEMASARAN KERIPIK KELAPA (Studi Kasus pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran) Dewi Permatasari; Budi Setia; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.088 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) saluran pemasaran keripik kelapa pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran. 2) besarnya biaya di tiap saluran pemasaran yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran. 3) besarnya marjin dan keuntungan pemasaran di tiap saluran pemasaran yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran. 4) efisiensi saluran pemasaran keripik kelapa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi kasus data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel untuk lokasi penelitian adalah purposive sampling, sedangkan lembaga pemasaran dengan cara snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan :1) Pemasaran keripik kelapa pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe yang berada di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran memiliki dua jenis saluran pemasaran meliputi agen dan pedagang pengecer,. 2) Biaya Pemasaran di Tiap Saluran Pemasaran pada saluran I untuk agen meliputi biaya bongkar muat, transportasi dan retribusi yaitu Rp 2.250,00/kg, sedangkan pada saluran II untuk agen yaitu Rp 550,75/kg. sedangkan untuk pedagang pengecer meliputi biaya kemasan dan biaya angkut Rp 1.023,648/kg. 3) Marjin Pemasaran di Tiap Saluran Pemasaran pada saluran I untuk agen sebesar Rp 17.000,00/kg majin pemasaran pada saluran II untuk agen sebesar Rp 12.000,00/kg dan pedagang pengecer sebesar Rp 13.500,00/kg. Sedangkan keuntungan pemasaran di tiap saluran pemasaran pada saluran I untuk agen sebesar Rp 14.750,00/kg, keuntungan pada saluran II untuk agen sebesar Rp 11.449,25/kg dan pedagang pengecer sebesar 11.263,420/kg. 4) Secara menyeluruh dapat dikatakan bahwa pemasaran keripik kelapa pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe yang berada di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran tergolong dalam kategori efisien.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI CABAI MERAH (Studi Kasus pada Kelompok Tani Mekar Subur Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis) Iis Ratnawati; Trisna Insan Noor; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.687 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada usahatani cabai merah per hektar per satu kali musim tanam di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, (2) Kelayakan usahatani cabai merah per satu kali musim tanam di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sensus, terhadap 12 orang petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Biaya pada usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis rata-rata Rp. 57.515.062,37per hektar per satu kali musim tanam. Sedangkan penerimaannya adalah Rp. 161.010.453 per hektar per satu kali musim tanam. Pendapatan pada usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis rata-rata Rp. 103.495.391 per hektar per satu kali musim tanam. (2) R/C pada usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis rata-rata 2,80, artinya setiap pengeluaran biaya Rp. 1,00 maka petani mendapat penerimaan Rp. 2,80dan keuntungan Rp. 1,8 dan layak untuk diusahakan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH Vina Fandini; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.39 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Agrbisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh. Sampel diambil dengan metode simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Spearman Rank’s dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Terdapat hubungan dengan tingkat kekuatan hubungan yang cukup, signifikan dan angka koefisien korelasinya bernilai positif antara ekspektasi pendapatan, pengetahuan kewirausahaan, dan lingkungan sosial dengan minat berwirausaha. 
ANALISIS USAHATANI KOMODITAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea) (Suatu Kasus di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran) Maharresti Aziziah; Trisna Insan Noor; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.722 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2571

Abstract

Hasil dari penelitian ini menunjukkan : 1) Rata-rata biaya total usahatani kacang tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran per hektar per hektar per musim tanam adalah Rp 5.639.046,94. 2) Rata-rata penerimaan usahatani kacang tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran per hektar per musim tanam adalah Rp 9.909.196,74 dan rata-rata pendapatan dalam per hektar per musim tanam adalah Rp 4.270.149,80. 3) Rata-rata R/C per hektar per musim tanam adalah 1,76 artinya usahatani Kacang Tanah di Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran menguntungkan dan layak untuk diusahakan.

Page 22 of 107 | Total Record : 1061