cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
PENGARUH WISATA HUTAN PINUS TOP SELFIE KRAGILAN TERHADAP PEMBERDAYAAN DAN PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT PETANI DI WISATA HUTAN PINUS TOP SELFIE KRAGILAN Jordi Jordi Andrian; Hendrik Johanes Nadapdap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.266 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3449

Abstract

Wisata Top Selfie Hutan Pinus Kragilan merupakan salah satu wisata yang ada dikota Magelang, Jawa Tengah yang didirikan oleh Kelompok Pemuda Dusun Kragilan. Wisata Hutan Pinus Kragilan sudah berdiri sejak tahun 2015 dan pada Tahun 2018 Wisata Hutan Pinus Kragilan dikelola oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu bersama dengan Masyarakat petani Dusun Kragilan. Dalam penelitian ini bertujuan : Mengetahui Dampak Pembangunan Wisata Hutan Pinus Top Selfie Kragilan terhadap pemberdayaan masyarakat petani disekitar Hutan Pinus Kragilan dan Mengetahui Dampak Pembangunan Wisata Hutan Pinus Top Selfie Kragilan terhadap Perubahan Sosial  masyarakat disekitar Hutan Pinus Kragilan. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel Simple random sampling. Dalam teknis penelitian penelitian ini peneliti menggunakan 3 tahap penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta di bantu dengan kusioner. Hasil penelitian Dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dan nilai thitung 4,906 > ttabel 2,051 bahwa Wisata Hutan Pinus Top Selfie Kragilan berpengaruh positif dan nyata terhadap Pemberdayaan masyarakat petani di Dusun Kragilan, dan Dengan nilai signifikansi 0,10 > 0,05 dan nilai thitung -2,749 < ttabel 2,051 bahwa Wisata Hutan Pinus Top Selfie Kragilan berpengaruh negatif dan tidak nyata terhadap Perubahan Sosial masyarakat petani  di Dusun Kragilan.
ANALISIS KELAYAKAN PADA AGROINDUSTRI JERUK SIAM DI KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Sendy Evana Tasya; Hilda Novitasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3491

Abstract

Subsektor hortikultura adalah subsektor yang memegang peranan penting kedua setelah pangan. Buah memiliki banyak pilihan jenis mulai dari bentuk, rasa, aroma dan sangat berpotensi untuk dikembangkan. Mayoritas petani banyak yang melakukan usahatani hortikultura buah karena dianggap mampu memberikan hasil yang maksimal. Jenis tanaman hortikultura buah yang sangat berpotensi untuk dikembangkan dan mampu memberikan nilai tambah ialah tanaman jeruk. Berdasarkan BPS 2016, komoditas jeruk siam di Kabupaten Jember memiliki tingkat produksi yang tinggi dan menduduki peringkat ke dua dari seluruh kota penghasil jeruk siam di wilayah Jawa Timur pada tahun 2015. Sifat produk pertanian yang mudah rusak dapat diatasi dengan penggunaan teknologi yang terdapat pada subsistem agroindustri. Pelaksanaan agroindustri jeruk siam meningkatkan harga jual sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan produksi petani produsen. Agroindustri pada komoditas jeruk siam dilakukan dengan melakukan pengolahan produk mentah jeruk siam menjadi produk setengah jadi maupun produk akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek pasar, teknis dan teknologi, serta manajemen,organisasi agroindustri dan finansial agroindustri tepatnya di kedai Bee Juice. Teknik penentuan lokasi menggunakan purposive method karena lokasi penelitian yang tidak dipilih secara acak, namun sudah memiliki tujuan dan target tertentu sehingga banyak yang menyebutnya sebagai judgment method. Penelitian analisis kelayakan dilakukan menggunakan metode deskriptif dan analitis sedangkan metode analisis data  dianalisis secara deskriptif dan analitik.Kata Kunci: Agroindustri, Bee Juice, Jeruk siam, Kelayakan, Nilai tambah 
KINERJA PENYULUH PERTANIAN PADA SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU DI KECAMATAN PANOMBEIAN PANEI KABUPATEN SIMALUNGUN Fuad Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.065 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3217

Abstract

Penyuluh pertanian merupakan salah satu bagian dari petugas lapang yang menjadi ujung tombak keberhasilah pada Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT). Oleh karenanya keberhasilan pelaksanaan SL PTT di lapangan terletak pada kinerja penyuluh pertanian dan petugas lapang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui kinerja penyuluh pertanian pada SL-PTT menurut persepsi petani, dan (2) mengetahui hubungan karakteristik petani dengan persepsi petani terhadap kinerja penyuluh pertanian pada SL-PTT. Sampel petani sejumlah 40 petani diambil dengan teknik multi-stage random sampling. Data kumpulkan dengan teknik wawancara berdasarkan daftar pertanyaan yang sudah disusun sebelumnya. Data dianalisis menggunakan analis deskriptif dan analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian menurut persepsi petani sudah berkategori baik. Karakteristik petani yang berhubungan nyata pada persepsi petani terhadap kinerja penyuluh pertanian adalah tingkat pendidikan formal, luas lahan, dan intensitas kehadiran petani dalam kegiatan penyuluhan.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI SAWI HIJAU (Suatu Kasus di Desa Sukamaju Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung) Wawan Hermawan; Trisna Insan Noor; H. Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.074 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3477

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap produksi sawi hijau baik secara simultan maupun parsial di Desa Sukamaju Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif kuantitatif, untuk memperoleh sebanyak 50 orang petani dilakukan teks wawancara dari sampel yang dipilih secara acak sederhana. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Dari hasil analisis secara simultan uji F maka faktor produksi (luas lahan (X1), (tenaga kerja (X2), (benih (X3), (pupuk organik (X4), (pupuk kimia (X5)) dan (pestisida (X6)) maka diperoleh Fhitung = 2155,617 > F tabel = 2,29, dengan asumsi Ha diterima apabila F hitung > F tabel dan menolak H0 yang berarti variabel bebas berpengaruh terhadap volume produksi sawi hijau. Sedangkan analisis parsial melalui t-test hanaya tiga variabel yang bisa dilanjutkan ke pengujian t-test dengan metode BackWard dikarnaken variabel lainnya terjadi multikolinearitas, dari tiga faktor yang lolos itu, yaitu variabel luas lahan (X1) t hitung = 6,067 > t tabel = 2,021, variabel pupuk kimia (X5) t hitung = 4,525 > t tabel = 2,021 dan variabel pestisida (X6) t hitung = 2,495 > t tabel = 2,021 dengan asumsi bahwa Ha diterima jika t hitung  > t tabel dan menolak H0.
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEPUNG AREN (Studi Kasus di Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis) Mia Kurniasih Apriliani; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.796 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.2489

Abstract

Pohon aren termasuk tumbuhan multifungsi karena hampir semua bagian fisik dan produksi tumbuhan aren dapat digunakan dan memiliki nilai ekonomi. Pohon aren biasanya digunakan sebagai bahan bakar dan bahan bangunan dengan mengambil sedikit kulit bagian luar, namun dengan berkembangnya teknologi masyaratak memanfaatkan batang aren bagian dalam (empulur) untuk dijadikan tepung. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri tepung aren dalam satu kali proses produksi; 2) mengetahui besarnya nilai tambah tepung aren dalam satu kali proses produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualtitatif dengan jenis penelitian studi kasus pada pengusaha tepung aren di Desa Kertaharja Kecamatan Cijengjing Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan; 1) rata-rata biaya produksi yang diperlukan oleh pengusaha agroindustri tepung aren dalam satu kali proses produksi sebesar Rp 4.638.111,03,- Rata-rata penerimaan Rp 11.669.000,-dan rata-rata pendapatan Rp Rp 7.030.888,97 dalam satu kali proses produksi; 2) Usaha agroindustri tepung aren memberikan nilai tambah sebesar Rp 1.494,85per kg.
Penetapan Harga Pokok dan Penyerapan Tenaga Kerja Agroindustri Tahu Putih (Studi Kasus di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis) Agif Agriansyah Gunadhi; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.235 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3497

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui : 1) Biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C agroindustri tahu putih di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis, 2) Harga pokok pada agroindustri tahu putih di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis, 3) Penyerapan tenaga kerja agroindustri tahu putih di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus di  Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Responden pada penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive sampling).Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1)   Biaya agroindustri tahu putih Rp 1.368.867,40. penerimaannya adalah sebesar  Rp 2.364.000, dan besarnya pendapatan yang diperoleh perajin pada agroindustri tahu putih sebesar Rp 995.132,60, dan besarnya R/C sebesar 1,73 Artinya setiap pengeluaran biaya sebesar Rp 1,00 maka perajin tahu putih akan mendapat penerimaan sebesar Rp 1,73 dan memperoleh keuntungan sebesar Rp 0,73. Dengan demikian agroindustri tahu putih di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis menguntungkan dan layak untuk diusahakan.2)   Harga pokok agroindustri tahu putih di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis per satu kali proses produksi agar tidak mengalami kerugian sebesar Rp 181. Per satu kali proses produksi.3)   Penyerapan tenaga kerja pada agroindustri tahu putih sebesar 0,2 %.
ANALISIS TITIK IMPAS USAHATANI KEDELAI (Glycine max. L.) Fitria Ulfah; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3253.064 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3334

Abstract

ABSTRAKPermasalahan dalam usahatani kedelai adalah kurangnya kemampuan petani untuk memperhitungkan apakah usaha yang dikelolanya dalam keadaan menguntungkan, impas, atau bahkan dalam keadaan rugi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada usahatani kedelai per hektar per satu kali musim tanam(2) R/C dalam usahatani kedelai per hektar per satu kali musim tanam (3)Titik impas nilai penjualan, titik impas volume produksi,titik impas harga dan titik impas luas lahan pada usahatani kedelai per hektar per satu kali musim tanam.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode survai dengan mengambil kasus di Desa Tanjungsari Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis.Jumlah responden yang diambil sebanyak 55 orang dari populasi 126 orang petani dengan menggunakan penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Besarnya biaya usahatani kedelai Rp 3.351.162,33 per hektar yang terdiri atas biaya tetap Rp370.945,40per hektar dan biaya variabel Rp2.980.216,93 per hektar.Diperoleh produksi sebanyak 1.310,96 kilogram biji kedelai kering panen dengan harga jual Rp 7.500,00 jadi penerimaan yang diperoleh petani Rp 9.832.225,26 sehingga pendapatan yang diperoleh petani Rp 6.481.062,92per hektar. Besarnya R/C pada usahatani kedelai per hektar per satu kali musim tanam adalah 2,93.  BEP Nilai Penjualan pada usahatani kedelai Rp 529.922,00 per hektar, BEP Volume Produksi sebesar 70,65 kilogram per hektar, BEP Harga Rp 2.556,26 per kilogram dan BEP Luas Lahan 0,05 hektar. 
MANAJEMEN USAHATANI DAN KONSEP AGRIBISNIS BERKELANJUTAN KOMODITAS SAPI PERAH DIDESA KEMUNINGLOR KECAMATAN ARJASA KABUPATEN JEMBER Mega Puspita Sari; Yulis Ananda Khusnul K; Bella Cindy Fitria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3482

Abstract

Populasi ternak sapi perah di Kabupaten Jember masih terbilang sedikit. Kecamatan arjasa sangat potensial untuk mengembangkan peternakan sapi perah. Peternakan yang ada memiliki permasalahan dalam hal manajemen on farm terhadap komoditas sapi perah dan juga mengenai konsep agribisnis yang sebaiknya dilakukan pada komoditas sapi perah. Metode penelitian yang digunakan ialah melalui metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder serta dianalisis menggunakan metode analisis data Miles and Huberman. Hasil dari analisis yang dilakukan diketahui bahwa manajemen on farm peternakan sapi perah di Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember sudah berjalan dengan baik mulai dari proses perencanaan sampai pengendalian. Konsep agribisnis berkelanjutan pada komoditas sapi perah di Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember dilaksanakan sesuai dengan masalah maupun kendala yang dihadapi. Tujuan dari adanya konsep agribisnis dalam menjalankan usahatani peternakan ini ialah untuk menyelesaikan masalah dan kendala yang dihadapi serta agar usaha yang dilakukan dapat berkelanjutan. Konsep manajemen berkelanjutan on farm sangat terkait dengan ketersediaan pakan ternak, kesehatan sapi, dan tenaga kerja.
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KESEJAHTERAAN ANTARA PETANI PADI DENGAN PETANI RAWA Sigit Pujar Prayitna; Trisna Insan Noor; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.119 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.2568

Abstract

Tanaman Padi (Oriza Sativa L) merupakan bahan makanan pokok sebagian besar penduduk indonesia dan mayoritas bekerja sebagai petani. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kesejahteraan antara petani padi sawah dengan petani padi rawa di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis yang memiliki dua Agroekosistem. Penelitian ini menggunkan desain Kuantitatif dalam menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga petani berdasarkan agroekosistem dengan menggunakan parameter Kesejahteraan yaitu Struktur Pendapatan Rumah Tangga, Struktur Pengeluaran Rumah Tangga, Tingkat Subsistensi Pangan Rumah Tangga, Tingkat Daya Beli Rumah Tangga dan Nilai Tukar Pendapatan Petani serta menggunakan 11 Indikator Kesejahteraan menurut BPS. Teknik penelitian yaitu suatu kasus di Desa Sukanagara Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah Survei dan teknik penarikan sampel menggunakan Simple Random Sampling, diperoleh 91 petani padi sawah dan 41 petani padi rawa dari total jumlah 1.085 petani padi yang berada di Desa Sukanagara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Kesjahteraan antara petani padi agroekosistem sawah dengan agroekosistem rawa lebih sejahtera untuk agroekosistem sawah. Dimana tingkat kesejahteraan pada agroekosistem sawah atau NTPRP >1 sebesar 97% sedangkan pada agroekosistem rawa NTPRP >1 sebesar 61%. Berdasarkan 11 indikator menurut BPS dalam SUSENAS 2007. Pada agroekosistem sawah tingkat kesejahteraan mencapai 98% sedangkan pada agroekosistem rawa sebesar 95%.
PROFIL LUMBUNG PANGAN BERBASIS KOMUNITAS Aam Rosmiati; Trisna Insan Noor; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.284 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.3500

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui profil lumbung pangan di Kelompok Lumbung Pangan Indra Bakti IV Desa Jatinagara Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis dilihat dari aspek kelembagaan, serta manfaat ekonomi dan sosial. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, dengan mengambil kasus pada Kelompok Lumbung Pangan di Kelompok Tani Indra Bakti IV di Desa Jatinagara Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian diperoleh beberapa informasi penting tentang lumbung pangan yaitu Lumbung Kelompok Indra Bakti IV merupakan wadah aspirasi masyarakat tani dalam mengembangkan masalah pertanian dan pengetahuan. Lumbung pangan Indra Bakti IV juga sebgai tempat mencari informasi, karena lumbung bukan hanya sebagai tempat penyimpanan gabah sajah. Namun lumbung pangan selalu memberikan informasi kepada anggotanya dalam hal pertanian khusnya dalam pola tanam yang disesuaikan dengan musim. Karena lumbung pangan sebagai wadah aspirasi maka lumbung pangan selalu menerima dari anggota khususnya masalah yang di hadapi oleh petani. Aspirasi anggota kelompok di bahas dalam musyawarah yang diadakan oleh lumbung pangan untuk pemecahan dan jalan keluar yang dihadapi petani, namun hasil dari musyawarah ini berdasarkan kesepakatn bersama para anggota lumbung

Page 29 of 107 | Total Record : 1061