cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
Analisis Kelayakan Agroindustri Tahu Di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar Sukma Wibowo; Iwan Setiawan; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4624

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Besarnya biaya produksi yang di keluarkan oleh agroindustri Tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar. 2) Besarnya penerimaan dan pendapatan yang di terima oleh agroindustri Tahu di Desa Balokan Kecamatan Banjar. 3) Besarnya nilai R/C agroindustri tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar. Jenis penelitian ini adalah studi kasus pada agroindustri Tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menganbil total sampling terhadap agroindustri Tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar. Penelitian dan pembahasan dari sepuluh responden agroindustri Tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar, maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut : 1) Besarnya total biaya produksi pada Setiap agroindustri Tahu di desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar dalam satu kali proses produksi yaitu  Rp 706. 570,96 terdiri dari biaya tetap total Rp 17. 130,21 dan biaya variabel total Rp 689. 440,75. 2) Besarnya rata-rat penerimaan yang di peroleh agroindustri Tahu di Desa Balokang Kecamaan Banjar Kota Banjar dalam satu kali proses produksi yaitu Rp 1. 265.000,00 Hasi dari produksi rata-rata 2.100 buah per satu kali proses produksi di kalikan dengan harga per satu buah tahu yaitu Rp 350 di tambah ampas tahu per karung Rp 5000. 3) Besarnya nilai R/C agroindustri Tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota banjar yaitu Rp 1,79 artinya nilia R/C lebih dari satu, maka dapat di simpulkan bahwa agroindustri tahu di Desa Balokang Kecamatan Banjar Kota Banjar layak untuk diusahakan. 
Analisis Keberlanjutan Usahatani Kopi Di Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Azrul Syachruloh; Iwan Setiawan; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4605

Abstract

Kecamatan Panjalu termasuk pada kawasan agropolitan di Kabupaten Ciamis karena memiliki pengembangan yang baik dalam sektor pertanian.Salah satu produksi terbesar dalam sektor perkebunan di Kecamatan Panjalu adalah kopi robusta.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani dan praktik usahatani yang berkelanjutan pada petani kopi di Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan sampel penelitian terdiri dari 37 petani. Pengambilan data dilakukan pada bulan April sampai Juni 2020. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Nilai NPV yang diperoleh dari kegiatan usahatani kopi di Desa Kertamandala adalah sebesar Rp7.649.507;-. Nilai NPV  diperoleh hasil positif, maka kegiatan usahatani kopi di Desa Kertamandala di tahun ini layak untuk dilaksanakan karena menghasilkan NPV lebih besar dari nol (NPV >0). Regenerasi petani di Desa Keratmandala kurang dan paraktik pertanian organik dalam budidaya kopi Desa Kertamandala Kecamatan Ciamis belum terealisasi sepenuhnya.
STRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA CAYUR KECAMATAN CIKATOMAS KABUPATEN TASIKMALAYA Ade Dini; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.3983

Abstract

ABSTRAKSecara umum sumber utama pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Cayur berasal dari sektor pertanian, namun kepemilikan lahan petani mayoritas sempit (<0,5 ha) dan fakta  menunjukkan bahwa produksi usahatani padi sawah memiliki risiko tinggi menyebabkan petani tidak hanya mengandalkan dari satu sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menciptakan kesejahteraan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Struktur pendapatan, 2) Distribusi pendapatan, dan 3) Tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah. Metode yang digunakan adalah survey, teknik penarikan sampel responden menggunakan simple random sampling dengan slovin pada tingkat kesalahan 15 persen dan diperoleh 37 responden petani padi. Struktur pendapatan dihitung menggunakan analisis persentase sedangkan untuk analisis distribusi pendapatan dihitung dengan Gini Indeks serta tingkat kesejahteraan dengan BPS dalam Susenas 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pendapatan petani dari usahatani adalah Rp 5.536.114,7,- pendapantan dari non-usahatani adalah Rp 9.742.702,7,- dan non-pertanian adalah Rp 13.039.459,46,-. Struktur pendapatan dari sektor pertanian berkontribusi paling besar yaitu 54%, sedangakn sektor non-pertanian berkontribusi sebesar 46%. 2) Distribusi pendapatan menunjukkan ketimpangan rendah dengan indek gini sebesar 0,09 menunjukkan tidak terjadi ketimpangan pendapatan. 3) Tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Desa Cayur seluruhnya dikategorikan tidak miskin. Berdasarkan 11 indikator ekonomi dan sosial (BPS-SUSENAS 2016) sekor rata-rata yang di peroleh adalah 27,9 yang menunjukkan tingkat kesejahteraan seluruh rumah tangga petani termasuk tingkat sejahtera tinggi.
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUTRI KERIPIK PISANG DI KECAMATAN BOJONGASIH KABUPTEN TASIKMALAYA Rina Apriyani; Iwan Setiawan; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4084

Abstract

Sebagaian masyarakat bergantung pada subsektor pertanian dengan mengolah makanan dari hasil pertanian menjadi suatu produk barang jadi yang siap di makan dan di pasarkan, salah satunya keripik pisang dengan dukungan bahan baku yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1. Mengetahui besarnya Biaya, Penerimaan, Pendapatan dan R/C dari pengolahan pisang menjadi keripik pisang di Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. 2. Mengetahui besarnya nilai tambah dari pengolahan pisang menjadi keripik pisang di Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode survei di Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dan sampling yang digunakan metode sensus jenuh sebanyak 2 orang. Hasil Penelitian Menunjukan bahwa :1. Rata-rata biaya total Agroindustri Keripik Pisang di Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya satu kali proses produksi sebesar Rp 871,544 dan rata-rata penerimaan dalam satu kali proses produksi sebesar Rp 1.375.000 sehingga memperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp 503,456 dalam satu kali proses produksi dengan jumlah bahan baku sebanyak 100 kilogram dan adapun rata-rata R/C dalam satu kali proses produksi adalah 1,57 artinya usaha agroindustri keripik pisang menguntungkan dan layak untuk diusahakan. 2. Rata-rata nilai tambah dari pisang menjadi keripik pisang yang diperoleh pada Agroindustri keripik pisang di Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya yaitu Rp 6,283 per kilogram dengan total produksi keripik pisang 50 kilogram dalam satu kali proses produksi.
PERAN PENYULUH DALAM PENERAPAN INTENSIFIKASI MINAPADI UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN PANGAN PETANI Dede Tatang; Muhamad Nurdin Yusuf; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.3684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). peran penyuluh dalam pendampingan program intensifikasi minapadi; 2). tingkat penerapan program intensifikasi minapadi; dan 3). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat penerapan intensifikasi minapadi pada Kelompoktani Mulyasari di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitis dengan metode studi kasus. Pengambilan responden dilakukan dengan menggunakan metode sensus kepada 45 orang anggota Kelompoktani Mulyasari. Data primer dan data sekunder dikumpulkan melalaui observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Peran penyuluh dan intensifikasi minapadi dianalisis secara deskriptif dan untuk mengetahui pengaruhnya dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). peran penyuluh dalam melakukan pendampingan intensifikasi minapadi berada pada kategori berperan; 2) intensifikasi komponen inti minapadi berada pada kategori selalu diterapkan; 3). faktor yang berpengaruh terhadap intensifikasi minapadi pada Kelompoktani Mulyasari Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya adalah umur, tingkat pendidikan, pendapatan, luas lahan, dan akses ke pasar output. Sementara faktor peran penyuluh, pengalaman, jumlah keluarga, keikutsertaan dalam kelompoktani dan akses ke pasar input tidak memberikan pengaruh nyata.
Analisis Saluran Pemasaran Rengginang Alit Kharisma Chairunnisa; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran Pemasaran Rengginang Alit di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya (2) Besarnya Biaya Marjin dan Keuntungan Pemasaran Reningganang Alit di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabpuaten Tasikmalaya (3) Besarnya Bagian Harga yang diterima pengusaha (share) dari harga yang dibayarkan konsumen.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survai, dengan mengambil kasus di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengamnilan sample dilakukan dengan metode acak sederhana (purposive sampling). Responden yang diambil sebanyak 1 orang yang ada di daerah penelitian, sedmngkan saple untuk lembaga pemasaran diambil dengan cara (Snowball Sampling) terhadap 1 orang pedagang pengecer. Hasil penelitian meunjukan bahwa : Terdapat dua saluran pemasaran rengginang alit sampai ke konsumen akhir yaitu:Saluran I : Produsen > Pedagang Pengecer > Konsumen AkhirSaluran II pemasaran rengginang Alit melibatkan satu lembaga pemasaran yaitu pedagang pengecer. Besarnya total margin pada saluran pemasaran II adalah Rp. 3.000,00 per kg dengan biaya total biaya pemasaran Rp. 47.58,- per kg sehingga total keuntungan pemasaran Rp.2.953 per kg. Besarnya harga yang diterima perajinBesarnya bagian harga yang diterima saluran I (share) adalah 95 persen
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KERIPIK BELEDAG DI DESA CITEUREUP KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS Deti Maryam; Iwan Setiawan; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4017

Abstract

Agroindustri merupakan adalah kegiatan pengolahan suatu produk pertanian dari  bahan mentah  menjadi bahan jadi atau setengah jadi sehingga menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.  perubahan suatu nilai suatu komoditas karena adanya perlakuan dalam suatu produksi disebeut  nilai tambah. .Penelitian ini bertujuan untuk: (1)  Mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik beledag, dan (2) Menganalisis nilai tambah agroindustri keripik beledag. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus pada agroindustry keripik beledag di Desa Citereup Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Nilai tambah dianalisis dengan menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan: (1) biaya total yang dikeluarkan sebesar Rp 54.003.307, penerimaan  yang dipeoleh  sebesar Rp 60.200.000, dan pendapatan Rp 6.196.693, dan (2) Nilai tambah yang diterima sebesar Rp 13.750/kg bahan baku.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI YANG MEGUNAKAN BENIH SERTIFIKAT DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN BENIH SERTIFIKAT (Suatu Kasus di Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis) Elan Darisman; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4001

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Besarnya pendapatan usahatani padi yang menggunakan benih bersertifikat. 2) Besarnya pendapatan usahatani padi yang tidak mengunakan benih bersertifikat. 3) Perbedaan pendapatan usahatani padi yang menggunakan benih bersertifikat dengan yang tidak mengunakan benih bersertifikat. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan mengambil kasus di Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis. Teknik sampling untuk memilih sampel akan digunakan proportional sampling ataupengambilan sampel yang memperhatikan pertimbangan unsur-unsur atau kategori dalam populasi penelitian. Dari jumlah sampel 73 tersebut, maka ditentukan jumlah masing-masing sampel secara proporsional. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan petani padi benih bersertifikat dan benih non sertifikat per hektar per musim tanam di Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis yaitu Rp 5.947.222 untuk benih bersertifikat dan Rp 5.584.764,96 untuk benih yang tidak bersertifikat, Rata-rata produksi padi yang menggunakan benih yang bertifikat sebanyak 22.791.174,00 kg/ha dan usahatani padi yang menggunakan padi yang tidak bersertifikat sebanyak 20.716.117,22 kg/ha dengan harga jual Rp. 5000,- per kg, dan rata rata pendapatan petani yang menggunakan benih sertifitat lebih tinggi dari non sertiffikat dimana rata rata pendapatan petani yang menggunakan sertifikat adalah Rp. 5,996,688 per sedangkan non sertifikat Rp. 5,885,846. Dengan selisih pendapatan yang sangat sedikit yaitu Rp. 110,841. Hasil uji beda menunjukkan nilai uji beda 0,952, artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pendapatan petani yang menggunakan benih sertifikat dan non sertifikat karena nilai signifikasi nya lebih dari 0,05 (Sig. (2-tailed) > 0,05).
Peningkatan Genetik Melalui Teknologi IB dan Peningkatan Bobot Badan Melalui Pemberian Pakan Lengkap Dengan DQW pada Domba Merino di Tasikmalaya Saiful Rahman; Dian Arfiena; Candra Nuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan genetik melalui teknologi IB dan peningkatan bobot badan domba merino melalui pemberian pakan lengkap dengan DQW yang diterapkan oleh para peternak domba merino di wilayah Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa para peternak domba merino di wilayah Tasikmalaya berhasil menguasai teknik reproduksi dan melakukan peningkatan genetik domba merino melalui teknologi IB. Selain itu dried quail waste (DQW) memiliki potensi besar sebagai bahan pakan pengganti, karena dari analisis laboratorium dried quail waste (DQW) yang difermentasi dengan penambahan onggok dan tetes mengandung protein kasar 25.10 %. Pemberian substitusi pakan dengan fermentasi DQW sebesar 5% (P1) dapat memberikan pertambahan bobot badan sebesar 150,80g / ekor/ hari, P0: 79,37g / ekor/ hari dan P2: 103,18g/ ekor/ hari. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, pemberian substitusi pakan fermentasi DQW berpengaruh nyata pada pertambahan bobot badan domba merino (P<0,05) di wilayah Tasikmalaya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Adopsi Teknologi Jajar Legowo Febrini Eka Putri; Budi Setia; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4615

Abstract

Penggunaan teknologi inovasi terhadap usahatani padi sawah diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produkivitasnya secara signifikan. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan yaitu pola tanam jajar legowo. Keputusan petani dalam penggunaan teknologi jajar legowo dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal atapun faktor internal petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) tingkat adopsi teknologi jajar legowo, dan (2) faktor yang berhubungan dengan tingkat adopsi teknologi jajar legowo di Kelompoktani Jayamukti I Desa Karangjaya Kecamatan Karangjaya Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi terhadap teknologi jajar legowo berada pada kategori tinggi. Faktor yang berhubungan dengan tingkat adopsi teknologi jajar legowo yaitu luas lahan, tingkat pendidikan, dan intensitas penyuluhan.

Page 31 of 107 | Total Record : 1061