cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
Analisis Usaha Agroindustri Kue Jahe Mala Nurjanah; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4651

Abstract

Jahe (Zingiber officinale) merupakan tanaman rimpang yang memiliki manfaat sebagai rempah-rempah dan bahan obat, dalam industri rimpang jahe bisa digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat-obatan tradisionnal ataupun modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Besarnya, penerimaan, dan pendapatan Agroindustri kue jahe dalam satu kali proses produksi, 2) Besarnya R/C Agroindustri kue jahe “Binangkit Tasikmalaya” di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali proses produksi. Metode yang digunakan adalah studi kasus, teknik penarikan sampel secara sengaja (Purposive Sampling) dengan pertimbangan bahwa usaha kue jahe ini hanya berada di Kecamatan Manonjaya. Tujuan penelitian pertama dan kedua dianalisis secara deskriptif, dan kuantitatif menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Biaya yang dikeluarkan agroindustri kue jahe di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya per satu kali proses produksi yaitu Rp. 1.206.433,97, penerimaan Rp. 1.532.000,00, dan pendapatan Rp. 325.566,03. 2) Nilai R/C agroindustri kue jahe yaitu 1,26, artinya setiap biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1 memperoleh penerimaan sebesar Rp.1,26, dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 0,26, sehingga usaha agroindustri kue jahe tersebut layak untuk diusahakan
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI TEPUNG AREN (Studi Kasus Di Desa Sumberjaya Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis) Mayang Santi Mulyani; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4018

Abstract

Pengolahan pohon aren menjadi tepung aren dapat menjadi peluang usaha dan sebagai alternatif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tepung aren merupakan tepung yang mempunyai peranan penting sebagai bahan pangan, karena berbagai macam makanan yang digemari masyarakat banyak yang berbahan dasar tepung aren. Melihat prospek produk tepung aren terhadap kebutuhan konsumen yang bagus, membuat usaha tersebut perlu penanganan yang tepat agar dapat berkembang dan berdaya saing tinggi. Oleh karena itu, diperlukan analisis kelayakan finansial terhadap produk agroindustri tepung aren. Dari hasil perhitungan melalui kriteria investasi diperoleh hasil NPV bernilai positif atau lebih dari nol yaitu sebesar Rp.317.396.676,68, Net B/C sebesar 2,01 lebih besar dari 1, Gross B/C sebesar 1,02 lebih besar dari 1, IRR sebesar 44% lebih besar dari  12% yaitu tingkat suku bunga bank yang sedang berlaku, Payback Period 3 tahun. Dari sisi finansial agroindustri tepung aren layak untuk dijalankan. Analisis sensitivitas yang dilakukan dengan meningkatkan biaya pembelian aci basah sebesar 5% dan menurunkan harga jual sebesar 5% sangat berpegaruh terhadap usaha agroindustri tepung aren, sehingga usaha tersebut tidak layak untuk dijalankan kembali. 
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEMPE (Rhizopus Oligosporus) (Studi Kasus Pada Perusahaan Bapak Maman di Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis) Irfan Hendriawan; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4003

Abstract

Usaha agroindustri tempe pada umumnya  merupakan sektor informal dengan skala mikro dan kecil tapi memiliki peran penting dalam mendukung kesejahtraan masyarakat luas, Fakta dilapangan menunjukan bahwa usaha agroindustri tempe meskipun sudah berjalan bertahun tahun, tetapi skala usaha mereka sulit  berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan, pendapatan agroindistri tempe di Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. 2) Besarnya nilai tambah agroindustri tempe di Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada agroindustri tempe di Desa Jalatrang Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling yaitu pada agroindustri tempe “Bapak Maman”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Biaya yang dikeluarkan oleh responden agroindustri tempe Bapak Maman Sulaeman dalam satu kali proses produksi yaitu Rp 1.523.568,51, penerimaan yaitu Rp 1.840.000, sehingga memperoleh pendapatan Rp 316.431,49, per satu kali proses produksi. 2) Nilai nilai tambah yang diperoleh pada agroindustri tempe Bapak Maman  yaitu Rp 4.322,23 dalam satu kali proses produksi.
Profil Usaha Dan Strategi Bisnis Kerajinan Mendong Kelurahan Singkup Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya Yudha Ardiansyah; Yusnita Primawati; Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil usaha, serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengembangkan bisnis kerajinan mendong. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan teknik kualitatif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil usaha dapat ditinjau dari aspek produksi, aspek sumber daya manusia, aspek pemasaran, dan aspek keuangan. Aspek produksi meliputi alat produksi yang berupa ATBM, dengan bahan baku utama mendong lembaran yang telah ditenun dengan berbagai pewarna tekstil untuk dijadikan kerajian tangan berbagai fungsi. Aspek sumber daya manusia adalah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan mendong dalam satu perusahaan kurang lebih 20 orang. Sistem pembayaran pengrajin disesuaikan dengan bidang yang dikerjakan dan tenaga kerja pengerajin secara umum merupakan buruh borongan. Aspek pemasaran kerajinan mendong masih terkendala dalam promosi. Aspek keuangan dari usaha kerajinan mendong masih perlu ditingkatkan dalam pembukuan yang tersusun lengkap. Dari analisis SWOT dapat diketahui bahwa produk yang dihasilkan adalah produk kerajinan yang memiliki kualitas yang bagus sehingga dapat dijadikan kekuatan untuk menangkap peluang pasar dengan jumlah pesaing yang cukup tinggi. Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan fasilitasi dan mengikutsertakan dalam berbagai pameran kerajinan. Strategi Bisnis usaha kerajinan mendong diutamakan adalah pengembangan dalam inovasi produk agar lebih kreatif dalam penciptaan bentuk kerajinan tangan yang unik dan berciri khas.
Analisis Kelayakan Ekonomi Dan Jumlah Stup Minimum Usaha Ternak Lebah Madu Rini Herlina; Trisna Insan Noor; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya: 1) Biaya, penerimaan dan pendapatan pada usaha ternak lebah madu per satu kali musim panen di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar  Kabupaten Ciamis. 2) Jumlah stup minimum pada usaha ternak lebah madu per satu kali musim panen di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah suatu kasus di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis dengan responden sebanyak 60 orang responden diambil secara sensus. Hasil menunjukan bahwa: 1) Besarnya biaya total rata-rata Rp 81.338.300. Sedangkan rata-rata penerimaannya Rp 1.669.500, diperoleh dari rata-rata hasil panen sebanyak 11,13 kilogram dengan harga Rp 150.00 per kilogram sehingga pendapatan rata-rata Rp 313.861,58 per satu kali musim panen. 2) Besarnya rata-rata titik impas pada usaha ternak lebah madu di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis bahwa titik impas titik impas jumlah stup minimum sebanyak 4,70 Unit.
Analisis Pendapatan dan RC Pada Agroindustri Gula Semut (Studi Kasus di Desa Pegadingan Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap) Alifa Aulia; Iwan Setiawan; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4521

Abstract

Gula semut adalah gula merah yang berbentuk serbuk seperti sarang semut, memiliki aroma yang khas, dan berwarna kuning kecoklatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Biaya pada agroindustri gula di Desa Pegadingan Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap, (2) Penerimaan pada agroindustri gula semut di Desa Pegadingan Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap, dan (3) Pendapatan dan R/C pada agroindustri gula semut di Desa Pegadingan Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus dengan jumlah sampel sebanyak 20 agroindustri gula semut di Desa Pegadingan, Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Biaya sebesar Rp 2.546.714, (2) Penerimaan sebesar Rp 2.980.000, dan (3) Pendapatan Rp 433.286 dan R/C sebesar 1,17.
PERAMALAN PERMINTAAN PRODUK SALE PISANG PADA INDUSTRI “SAHABAT” DI DUSUN CIJOHO DESA MARGAJAYA KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN CIAMIS Nisa Aprilianti; Iwan Setiawan; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.3978

Abstract

Perkembangan industri sale pisang yang ada di Desa Margajaya cukup penting dan menarik untuk diteliti, Sahabat merupakan industri yang berdiri relatif baru dengan memproduksi sale pisang yang cukup besar, jumlah penjualan produk sale pisang pada industri Sahabat belum efesien, karena produk yang dijual sering dikembalikan dalam jumlah cukup banyak oleh reseller. Penelitian ini bertujuan mengetahui ramalan permintaan produk sale pisang pada industri “Sahabat” di Dusun Cijoho Desa Margajaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis pada bulan Maret samapai Desember tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik agroindustri “Sahabat”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif  dan metode penelitian yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah Single moving average (Rata-rata bergerak tunggal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode single moving average (rata-rata bergerak) untuk Forecast adalah 12.744 bungkus, dengan Mean Absolute Deviation sebesar 1.639 dan Mean Squared Error sebesar 7.658. Hasil ramalan pada bulan Maret dapat dihasilkan pula hasil peramalan atau perkiraan pada tahun 2020.
Faktor-Faktor Keberhasilan Berwirausahatani (Agribisnis): Sebuah Studi Literatur Dindin Muadin; Lidya Nur Amalia; Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4783

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Keberhasilan dalam wirausaha ditentukan oleh beberapa faktor. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menentukan keberhasilan wirausaha. Penelitian dilaksanakan dengan metode studi literatur menggunakan artikel jurnal yang membahas mengenai wirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesuksesan setiap pelaku usaha tergantung pada perilakunya dalam menjalankan sebuah usaha, latar belakang pendidikan, dan budaya masyarakat secara umum. Kesuksesan wirausaha juga ditentukan oleh konsistensi dalam menjalankan usaha, sungguh-sungguh, memahami keinginan pasar, memperkuat pengetahuan tentang manajemen usaha, selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang dinamis.
ANALISIS PENDAPATAN DAN TITIK IMPAS USAHA TANI JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) Aris Gumilar; Muhamad Nurdin Yususf; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan yang diterima oleh petani Jamur tiram di Kelurahan Gunung Tandala Kecamatan kawalu kota Tasikmalaya, (2) Mengetahui besarnya nilai titik impas per satu kali produksi jamur tiram di Kelurahan Gunung Tandala Kecamatan kawalu kota Tasikmalaya.Penelitian ini dilaksanakan dengan metode studi kasus di Kelurahan Gunung Tandala Kota Tasikmalaya. Sampel diambil sebanyak 24 orang petani jamur tiram dari jumlah anggota populasi sebanyak 245 orang petani dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan tabulasi, sedangkan analisis biaya, penerimaan, dan titik impas dianalisis dengan metode deskriptif.Hasil penelitian menunjukan : 1) Besarnya biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh petani jamur tiram yang berada di Kelurahan Gunung Tandala sebesar Rp. 4.653.986,63. Besarnya penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp. 5.293.750 dan besarnya pendapatan yang di peroleh adalah sebesar Rp. 639.763,37. 2) Besarnya titik impas nilai penjualan usaha tani jamur per satu kali proses produksi adalah sebesar Rp. 1.076.788,33, titik impas volume produksi sebesar 107,67 kilogram dan titik impas harga sebesar Rp. 8.791,47 per satu kali proses produksi.
MANAJEMEN OFF FARM DAN KONSEP AGRIBISNIS BERKELANJUTAN KOMODITAS BUAH NAGA DI DESA SUMBERSARI KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Aditiya Burhanudin; Muhammad Rio Laksnono; Agnes Ayu Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.3481

Abstract

ABSTRAK Buah naga merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek agribisnis yang baik. Naura farm merupakan salah satu industri kecil tempat pengolahan buah naga menjadi produk-produk yang bernilai jual tinggi dengan melalui berbagai tahapan dalam pengolahan agroindustri. Pemahaman mengenai manajemen usahatani diperlukan guna mengelola kegiatan off farm agar dapat beroperasi sesuai standar operasional prosedur dan mendatangkan profit maksimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) manajemen off farm pada agroindustri buah naga di Desa Sumber sari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, dan (2) konsep agribisnis berkelanjutan komoditas buah naga di Desa Sumbersari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode penelitian survei. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Manajemen off farm komoditas buah naga di Desa Sumbersari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember meliputi kegiatan perencanaan hingga proses pengendalian, adanya penerapan fungsi manajemen ini membantu produsen dalm peningkatan kualitas hasil olahan sehingga memiliki daya saing. 2) Konsep agribisnis berkelanjutan komoditas buah naga di Desa Sumbersari memiliki beberapa kendala. Permasalahan yang dihadapi saat off farm maupun on farm di Naura Farm, yaitu pertama permasalahan bahan baku, sumberdaya manusia, rendahnya teknologi, jangkauan pasar

Page 33 of 107 | Total Record : 1061