cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
Analisis Kelayakan Agroindustri Tempe Di Desa Sukakerta Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis Anwar Hidayat; Iwan Setiawan; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1). Proses produksi di tempe; 2).  Biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan keuntungan serta; 3). Kelayakan  tempe. Lokasi penelitian adalah agroindustri tempe Bapak Manto di Desa Sukakerta, Kecamatan Panumbangan. Lokasi dipilih secara sengaja  karena Agroindustri Bapak Manto merupakan salah satu agroindustri tempe yang masih bertahan di Desa Sukakerta, disamping beberapa kriteria lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi tempe meliputi pembersihan biji kedelai, perebusan biji kedelai, perendaman biji kedelai, peragian biji kedelai dan proses fermentasi. Biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 1.114.573/ satu kali produksi, penerimaan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 1.440.000 dan pendapatan yang diperoleh adalah Rp. 329.200 dalam satu kali produksi. Kelayakan  tempe dilihat dari nilai R/C sebesar 1,29.
Peran Kelompok Wanita Tani Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus pada Kelompok Wanita Tani Puncaksari di Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar) Panji Tresna Pribadi; Iwan Setiawan; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.4866

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program P2WKSS dapat diwujudkan dengan keterlibatan kelompoktani. Idealnya, kelompoktani dapat berperan sesuai fungsinya sebagai wahana belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan peran KWT Puncaksari dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar. Teknik penentuan informan dilakukan secara sensus. Data yang terkumpul akan diseleksi, direduksi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KWT Puncaksari berperan sebagai wahana belajar, wahana kerjasama dan sebagai unit produksi. Secara keseluruhan, peran kelompok wanita tani berada pada kategori cukup berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Potong Rakyat Tri Wahyudi; Trisna Insan Noor; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5350

Abstract

Peranan sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi sangat penting karena mayoritas anggota masyarakat terutama di negara berkembang bekerja di sektor ini, salah satunya peternak sapi potong rakyat. Permintaan pangan hewani hasil ternak dari waktu ke waktu cenderung meningkat, sementara pasokan dalam negeri belum mampu mengimbangi baik dalam kuantitas maupun kualitasnya. Penelitian ini dilakukan di kelompok Sri Rejeki Utama di Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Faktor kekuatan dan kelemahan. 2) Faktor peluang dan ancaman. 3) Strategi pengembangan usaha peternakan sapi potong rakyat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survei. Operasional variabelnya adalah strategi, faktor internal dan faktor eksternal.  Data yang digunakan data primer dan sekunder metode penarikan sampelnya mengunakan purposive sampling dengan sampel jenuh. Penelitian ini dilakukan mulai September 2020 hingga selesai.Hasil penelitian menunjukkan 1) Faktor kekuatan yaitu tersedianya lahan sebagai basis pakan, pengalaman beternak cukup baik, akses transportasi dan sarana pendukung yang baik. Sedangkan faktor kelemahannya yaitu limbah belum dimanfaatkan, keterbatasan modal usaha peternak. 2) Faktor yang menjadi peluang yang ada yaitu kemudahan dalam memperoleh pakan, ketersediaan limbah pertanian yang melimpah, adanya teknologi IB di masyarakat, dukungan pemerintah daerah. Sedangkan yang menjadi faktor ancaman yaitu harga pakan konsentrat fluktuatif, belum adanya kerjasamanya kemitraan, adanya produk substitusi dan fluktuasi harga sapi. 3) Strategi pengembangan usaha di dalam kudran 1 maka strategi yang harus diterapkan adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy).
Struktur Pendapatan Dan Pengeluaran Rumah Tangga Petani Jamur Tiram Di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Erwin Erwin; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5277

Abstract

Struktur pendapatan rumah tangga petani terdiri atas pendapatan dari usahatani, pendapatan luar usaha tani dan pendapatan di luar pertanian. Struktur pengeluaran rumahtangga petani terdiri dari pengeluaran pangan dan pengeluaran non pangan. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui struktur pendapatan, pengeluaran dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani jamur tiram di KecamatanTamansari Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus- September 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 3 responden. Analisis yang dilakukan adalah analisis pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani serta tingkat kesejahteraan rumah tangga petani yang dianalisis menggunakan lima indicator yaitu, PPSP, PEP, TSP, DBPP dan NTPRP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata pendapatan rumah tangga petani jamur tiram selama satu tahun sebesar Rp. 192.842.300,-. dan rata-rata pengeluaran rumah tangga petani jamur selama satu tahun sebesar Rp138.607.700,-. Tingkat kesejahteraan rumah tangga petani jamur tiram di KecamatanTamansari Kota Tasikmalaya dalam keadaan baik, karena nilai rata-rata tingkat kesejahteraan petaninya yaitu: PPSP sebesar0,66%, PEP 0,30%, TSP 2,10, DBPP sebesar 2,89dan NTPRP 2,70.
Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Onggok (Studi Kasus di Desa Pasirpanjang Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya) Randina Randina; Iwan Setiawan; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5092

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan  bertujuan untuk menganalisis: (1) Kelayakan finansial (ekonomi), teknis, sosial dan ekologi usaha pengolahan onggok; dan (2) Laju kepekaan (sensitivitas) usaha pengolahan onggok ketika terjadi kenaikan biaya produksi terhadap kelayakan finansialnya. Penelitian dilaksanakan di Desa Pasirpanjang Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik studi kasus pada satu unit usaha pengolahan onggok yang diambil secara purposive. Data didapat melalui hasil wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dengan menggunakan analisis kelayakan finansial dan uji sensitivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha pengolahan onggok tersebut dinyatakan layak, dengan nilai NPV sebesar Rp. 1.799.886.000, Net B/C 1,99, Gross B/C 2,11 dan IRR 117%. Payback periode (PP) dari investasi yang telah dikeluarkan dalam usaha pengolahan onggok tersebut adalah 1 tahun 2 bulan 13 hari.
Analisis Keberlanjutan Usahatani Cabai Merah Nasruloh Jamaludin; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani dan keberlanjutan usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan sampel penelitian terdiri dari 10 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani “Tani Subur”. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2020. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ; 1) Pendapatan yang diterima petani yaitu sebesar Rp 558.408.410,00. Pendapatan ini didapat dari penerimaan usahatani cabai merah yaitu sebesar Rp 961.000.000,00 yang dikurangi dengan biaya produksi sebesar Rp 402.591.590,00. ; 2) Keberlanjutan usahatani cabai merah memiliki nilai indeks keberlanjutan sebesar 76,80 (keberlanjutan baik). Untuk dimensi ekonomi nilai indeks keberlanjutan nya sebesar 82,86 (berkelanjutan baik), sedangkan untuk dimensi sosial nilai indeks yang diperoleh sebesar 74,76(cukup berkelanjutan) dan untuk dimensi lingkungan sebesar 74,00 (cukup berkelanjutan).
Dampak Program Reforma Agraria Terhadap Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Di Desa Pasawahan Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis Rana Komala; Trisna Insan Noor; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5335

Abstract

Lahan pertanian memiliki peran penting terhadap ekonomi sebagai keberlangsungan proses produksi, sosial dan eksistensi budaya masyarakat. Masalah kemiskinan memang tidak dapat diselesaikan, namun reforma agraria ditunjukan untuk mengatasi permasalahan kemisknan sehingga memberikan lapangan pekerjaan bagi petani berlahan sempit, buruh tani, serta masyarakat miskin. Tujuan penelitian reforma agraria ini untuk mengetahui perubahan secara nyata terhadap tingkat kesejahteraan, serta mengetahui penerapan konsep pemberdayaan terhadap setiap rumah tangga petani dan masyarakat pedesaan melalui konsep reforma agraria. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif dan kuantitatif (survey) dengan pengambilan sampel melalui purvosive sampling di Desa Pasawahan dengan sampel 82 responden, pengambilan data melalui wawancara, dan dipilih menggunakan random menggunakan Microsoft Excel. Pengolahan data menggunakan kategori olah data dengan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) kondisi sosial ekonomi masyarakat sebelum pelaksanaan reforma agraria berada pada kelas kemiskinan yang rendah, 2) terjadi perubahan peningkatan kesejahteraan dari rendah menjadi sedang. Pelaksanaan reforma agraria memberikan dampak secara nyata terhadap tingkat kesejahteraan rumah tangga petani. Hal tersebut ditunjukan dengan terjadinya penambahan aset, serta fasilitas rumah yang bertambah. Namun secara pemenuhan pemberdayaan terhadap petani tidak terjadi perubahan atau terjadi penurunan. Artinya reforma agraria di Desa Pasawahan hanya sebatas penambahan aset secara fisik.
Analisis Pendapatan Usaha Roti Pada Industri Rumah Tangga Farida Bakery Di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Itmam Jauharul Huda; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5261

Abstract

Farida Bakery merupakan salah satu industri roti yang tergolong dalam industri rumah tangga. Tujuan keseluruhan aktifitas Farida Bakery adalah untuk memperoleh pendapatan yang tinggi. Besarnya biaya bahan baku pembuatan roti mempengaruhi pendapatan yang diperoleh Farida Bakery dan saat ini dari usaha roti ini belum memberikan pendapatan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan serta Imbangan antara penerimaan (revenue) dan biaya (cost) pada usaha roti pada industri rumah tangga Farida Bakery. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, lokasi ditentukan secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa bisnis ini berada di Desa Cikunir Tasikmalaya yang merupakan home industri. Konsep biaya produksi yang digunakan adalah konsep biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku langsung (BBL), biaya tenaga kerja langsung (BTKL) dan biaya overhead pabrik (BOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi sebesar Rp. 1.977.285,39. Penerimaan yang diperoleh usaha roti sebesar Rp. 2.850.000,00. Pendapatan yang diperoleh usaha roti Rp. 872.714,61. Imbangan antara penerimaan (revenue) dan biaya (cost) pada usaha roti dengan RC : 1.44
Kelayakan Ekonomi Usahatani Jagung Di Desa Jumo Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan Odilo Jevadheo Kusuma; Bayu Nuswantara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.4912

Abstract

Usahatani jagung merupakan kegiatan usaha yang menjanjikan untuk di kembangkan. Hal tersebut dikarenakan dukungan kondisi lahan yang subur, peningkatan permintaan tiap tahunnya dan kelembagaan pertanian yang ikut membantu memajukan pertanian, serta banyak petani yang menanam komoditi jagung di Kabupaten Grobogan. Produk jagung umumnya digunakan untuk pakan ternak yang berkualitas. Kondisi geografis yang strategis membuat jagung menjadi komoditi yang diusahakan oleh petani, sehingga kajian tentang pendapatan usahatani jagung dan kelayakan ekonomi menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui gambaran pendapatan usahatani jagung di Desa Jumo, 2)  menganalisis kelayakan ekonomi usahatani jagung di Desa Jumo. Penelitian ini dilakukan di Desa Jumo Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan. Sampel ditentukan secara acak pada populasi petani jagung di lokasi penelitian sejumlah 43 petani. Data primer diambil menggunakan teknik survei yakni mewawancarai petani dan informan kunci menggunakan kuesioner. Analisis ekonomi yang digunakan, yaitu: analisis pendapatan usahatani jagung, R/C ratio, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan: 1) pendapatan usahatani jagung sebesar Rp.12.474.932,- per hektar, dan 2) R/C ratio sebesar 2,38 dan Break Even Point (BEP) harga sebesar Rp.1.364 dan Break Even Point (BEP) Volume produksi sebesar 2.800 kg.Kata kunci: usahatani jagung, pendapatan usahatani,  R/C ratio, break even pointABSTRACTCorn farming is a prospective business activity to be implemented. This is due to the support of fertile land conditions, an continuous increasing in demand every year and agricultural institutions that support agricultural progress, as well as many farmers who plant corn commodities such as typical in Grobogan Regency. Corn products are generally used for quality animal feed.  Favorable geographical conditions make corn a commodity that is cultivated by many farmers, so it is important to do a research of farming income and economic feasibility in corn faming. The aims of this research, are: 1) to know the description of corn farming income , and 2) to analyze the economic feasibility of corn farming in Jumo village. This research was conducted in Jumo Village, Kedungjati District, Grobogan Regency. Samples were determined randomly in a population of corn farmers in the study area of 43 farmers. The primary data was taken using survey techniques, by interviewing corn farmers and key informant with a questionnaire. The economic analysis used are: analysis of corn farming income, R/C Ratio, and Break Even Point (BEP). The results of this research, are showed: 1) corn farming income in Jumo Village is IDR 12,474,932  / hectare, and 2) the R/C ratio was 2.38, break even point of production volume was 2,800 kilogram,  and  break even point of corn price was IDR 1,364,- / kilogram.Keywords: corn farming, income farming, R/C ratio, break even point
Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri “Tahu Cahaya” Di Dusun Lintungpaku Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis Mira Sartikasari; Iwan Setiawan; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5349

Abstract

Agroindustri produk Tahu Cahaya merupakan suatu agroindustri yang memproduksi dan memasarkan produk tahu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha Tahu Cahaya: 1) Kelayakan agroindustri Tahu Cahaya di Dusun Lintungpaku Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. 2) Jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan seluruh modal yang diinvetasikan pada agroindustri Tahu Cahaya di Dusun Lintungpaku Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Nama responden dalam penelitian ini ialah pemilik perusahaan tahu cahaya atas nama Bapak Nurdin. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan ialah analisis NPV, Net B/C, IRR, dan PP. Hasil menunjukkan bahwa: 1) Agroindustri “Tahu Cahaya” di Dusun Lintungpaku Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis layak untuk di usahakan dengan nilai NPV sebesar Rp. 472.964939,42 selama 5 tahun. Nilai Net B/C sebesar 6,38 dan IRR sebesar 59,1%. 2) Jangka waktu yang dibutuhkan untuk dapat mengembalikan modal yang diinvestasikan pada agroindustri “Tahu Cahaya” di Dusun Lintungpaku Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis adalah 1 tahun 4 bulan.

Page 36 of 107 | Total Record : 1061