cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SAINS DAN MATEMATIKA
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
KARAKTERISTIK PERBEDAAN ANTARA E-COMMERCE (EC) DENGAN E- GOVERNMENT (EG), DAN PENERAPAN PARADIGMA EC PADA EG DENGAN PENDEKATAN EMPIRIS Widodo, Aris Puji; Istiyanto, Jazi Eko
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 17 Issue 3 Year 2009
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.494 KB)

Abstract

ABSTRAKS---Lebih dari satu dekade bahwa aplikasi EC dan EG telah memberikan dampak besar pada beberapa sektor, baik sektor swasta maupun masyarakat. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada EC lebih berhasil dibandingkan dengan pemanfaatan TIK pada pemerintahan dalam hal ini EG. Keberhasilan EC  inilah  yang  akan  digunakan  oleh  pemerintahan  untuk  menerapkan  paradigm  EC  ke  dalam  EG,  dengan mengadopsi  konsep,  proses,  dan  teknologi  yang  diterapkan  pada  bisnis. Kajian  ini  dilakukan  secara  komperatif terhadap dua  fenomena EC dan EG. Pada makalah  ini dibahas  secara empiris mengenai karakteristik persamaan dan perbedaan antara EC dan EG, serta paradigma kekuatan dan kelemahan pada EC untuk diterapkan pada EG. Fenomena  antara  EC  dan  EG  memiliki  banyak  persamaan,  tetapi  pada  prinsipnya  meliliki  perbedaan  secara mendasar terkait mengenai peran bisnis dengan pemerintah.  Kata Kunci : E-Commerce, E-Government, Paradigma, Bisnis, dan Pemerintah   
Elektrodestruksi Zat Warna Remazol Black B dalam Limbah Artifisial dengan Elektroda Timbal Dioksida Kristanto, Wahyu Adi; Widodo, Didik Setiyo; Gunawan, Gunawan
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 20 Issue 1 Year 2012
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3299.953 KB)

Abstract

Penelitian tentang destruksi larutan zat warna—remazol black B—dalam upaya penghilangan warna larutan limbah dengan metode elektrolisis menggunakan anoda timbal dioksida telah dilakukan. Remazol black B merupakan pewarna batik dan tekstil yang banyak digunakan pada proses perwarnaan. Pada proses produksi, zat warna ini terbuang ke lingkungan dan mencemari perairan, sehingga diperlukan  upaya untuk memperbaiki lingkungan perairan. Pendekatan elektrokimia merupakan metode alternatif bagi upaya pemecahan masalah lingkungan yang tercemar zat warna seperti remazol blak B. Bahan elektroda merupakan faktor penting pada keberhasilan proses. Pemilihan timbal dioksida (dari aki) sebagai elektroda dilakukan dengan mempertimbangkan sifat bahan ini dalam sistem eletrolisis, stabil (inert) dan diharapkan memiliki efek katalisis dalam proses destruksi sehingga mengahsilkan sinergi pada upaya remediasi perairan tercemar dengan pendekatan elektrokimia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan larutan tak berwarna setelah perlakuan destruksi elektrokimiawi sampel yang mengandung remazol black B menggunakan elektroda PbO2. Metode ini dilakukan dengan mengelektrolisis larutan remazol black B sebanyak 50 mL dengan potensial 5,5 V selama 120 menit. Setelah elektrolisis larutan sampel dianalisis dengan spektrometri UV-Visibel. Untuk memperoleh data awal, elektrolisis dilakukan terhadap larutan sampel dengan variasi potensial aplikasi dan variasi waktu elektrolisis hingga 120 menit. Pada variasi waktu tersebut, dilakukan pencatatan arus yang mengalir dan pengujian tingkat pengurangan kepekatan zat warna dengan metode Spektrometri UV-Visibel. Sebagai pembanding dan untuk memperoleh daerah kerja dilakukan juga elektrolisis terhadap sistem pelarut. Data penelitian menunjukkan bahwa elektrolisis dengan penggunaan PbO2 sebagai anoda pada elektrodestruksi larutan remazol black B telah berhasil menurunkan intensitas zat warna tersebut hingga 99,69 %. Penurunan intensitas ini menunjukkan bahwa elektrodestruksi larutan zat warna remazol black B telah berlangsung. Perubahan intensitas warna ini disebabkan oleh proses destruksi oksidatif (elektrodestruksi) remazol black  B menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana, sehingga larutan menjadi tidak berwarna..   Keywords: elektrolisis, elektrodestruksi, remazol black B, elektroda PbO2, spektrometri UV-Visibel
Efek Hidrolisis Ekstrak Daun Iler (Coleus scutellarioides) Terhadap Aktivitas Inhibisi Enzim α-glukosidase Auliawan, Riky; Cahyono, Bambang
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 22 Issue 1 Year 2014
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3628.361 KB)

Abstract

Penemuan antidiabet dari suatu senyawa bioaktif atau ekstrak tanaman banyak diarahkan pada mekanisme penghambatan hidrolisis ikatan glikosidis, dan umumnya tertuju pada senyawa fenolik. Tanaman iler (Coleus scutellarioides), yang secara tradisional telah digunakan untuk antidiabetes, dilaporkan mengandung senyawa dari golongan tersebut. Penelitian yang bertujuan membandingkan  aktivitas dari ekstrak daun iler dan ekstrak yang terhidrolisis telah dilakukan dalam riset ini. Penyediaan ekstrak dilakukan melalui maserasi dalam pelarut etanol, dan hidrolisis ekstrak dilakukan dalam suasana asam (HCl 2N). Ekstrak dan hasil hidrolisis dianalisis fenolat total dan aktivitas penghambatan enzim alfa-glukosidase.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanolat daun iler dapat diperoleh dengan rendemen 4,50%. Adanya peningkatan kadar fenolat total rata-rata dari ekstrak setelah dihidrolisis sebesar 23,99 mg GAE/g bobot sampel kering (dari 156,38±0,25 menjadi 180,37±0,260 dapat mengindikasikan bahwa ikatan glikosida pada ekstrak asal telah terhidrolisis oleh HCl. Uji aktivitas penghambatan a-glukosidase terhadap sampel sebelum dan sesudah hidrolisis menunjukkan harga IC50 sebesar 735,67±11,51µg/mL dan 724,33±8,60µg/mL. Secara statistik, nilai aktivitas kedua bahan ini tidak berbeda secara signifikan. Hasil penelitian ini dapat membuktikan bahwa ikatan  glikosida dalam senyawa organik ekstrak daun iler tidak memberikan efek terhadap peningkatan aktivitas penghambatan enzim glukosidase. Kata kunci: Coleus scutellarioides, daun iler, fenolat total, enzim α-glukosidase, hidrolisis ekstrak    The studies of antidiabetic activity of a bioactive compound or plant extract have been directed into the inhibition mechanism of glycoside bond hydrolyses, and generally focused on phenolic compounds. Iler plants (Coleus Scuterllariousdes) that traditionally used as antidiabetic, has been reported containing those compounds. Aim of this study is comparing the activity of Iler leaves extract and their hydrolyzed extracts. The extracts were prepared by ethanol maceration and acid hydrolysis (HCl 2N). Both ethanol and hydrolyzed extracts were analyzed for total phenolic and alpha-glucosidase inhibitory activity. The result showed that the extract yield was 4.50%. The increasing number of total phenolic content after hydrolysis (23.99 mg GAE/g weight of dry samples) indicated that the glycoside bonds in extracts have been hydrolized by HCl. The alpha-glucosidase inhibitory (IC50) of ethanol and  hydrolyzed extracts were 735.67±11.51µg/mL dan 724.33±8.60µg/mL respectively. Statistically, the differences of inhibitory activity of both extracts was not significant. This result proved that the glycoside bond in Iler leaves extract does not enhance the inhibition activity of glucosidase enzyme. Key-words : Coleus scutellarioides, total phenolics, α-glucosidase enzyme, extract hydrolysis
KARAKTERISTIK METODOLOGI PENELITIAN BIDANG ILMU KOMPUTER (IK) BERLANDASKAN PENDEKATAI\ POSITIVISTIK Istiyanto, Jazi Eko
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 17 Issue 2 Year 2009
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5637.573 KB)

Abstract

ABSTRAK---Belum  adanya  definisi  secara baku  mengenai  IK,  seringkali  menimbulkanpandangan/persepsi  yang  kurang  tepat  tentang  IK, demikian  pula  untuk kajian penelitian  juga masih  terdapatpresepsi  yang berbeda-beda.  Untuk  ini  dibutuhkan proses persam&rn  presepsi mengenai  definisi,  area,metodologi,  dan karakteristik  penelitian  IK.  Penelitian  IK  dilakukan  dengan  pendekatan  positivistik yangmemiliki  karakteriktis analitik,  nomotetik, dedikatif,  laboratorik, pembuktian dengan  logika,  kebenmanuniversal, dan bersifat bebas  nilai.  Peneliatian  IK  dapat berbentuk  penelitian  rekayasa  dan nonrekayasa.Penelitian  rekayasa  memiliki tahapan  secara  life cycle  yang  terdiri dari tahapan  plan, aialysis, construct,  danapplied.  Hasil akhir  penelitian  rekayasa  berbentuk  model,  formula,  algoritma,  struktur  data,  arsitektur,  produk,maupun  sistem  yang  telah  teruji, sedangkan  hasil penelitian  nomekayasa  dapat  berupa  teori dan keputusanyang  telah  teruji  pula  secara  empiris.Kata kunci : Positivistilg  Life Cycle,  Rekayasa,  dan  Nonrekayasa
Solving a system of linear equations by QR Factorization Method for Temperature and Altitude Regression Model against Spontaneous-Potential Widowati, Widowati; Setyawan, Agus; Mustafid, Mustafid; Nur, Muhammad; Sudarno, Sudarno; Harmoko, Udi; Adhy, Satriyo; Gunawan, Gunawan; Subagio, Agus; Tjahjana, Heru; Sulpiani, Ririn; Riyanto, Djalal Er; Suhartono, Suhartono; Mukid, Mochammad Abdul; Suseno, Jatmiko Endro
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 22 Issue 3 Year 2014
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.71 KB)

Abstract

Many real problems can be represented in the form of multiple linear regression equation. One of those is the relationship between the variables of temperature and altitude of the spontaneous-potential. In order to determine the parameters of the regression equation, the least squares method was used. From here, there was obtained the system of linear equations. In this paper, to solve systems of linear equations, the exact method was used as the exact solution is certainly better than the approached solution. The method used was the QR factorization method. At the QR factorization, the system of linear equations was written in form of matrix equation. Then, the coefficient matrix which the number of rows is m and number of columns is n with linearly independent columns was factored into the matrix Q which has the same size with the matrix A, with orthonormal columns and matrix R was upper triangular. Furthermore, by backward substitution, it could be obtained the exact solution of linear equation system. As verification of this proposed method, a case study was given using data of temperature, altitude, and spontaneous-potential in the geothermal manifestations area, Gedongsongo, Mount Ungaran Semarang. From here, it was obtained the parameters of exact multiple linear regression model which states the relationship between temperature and altitude toward the spontaneous-potential.
Pengaruh Medan Listrik Luar Terhadap Sudut Putar Polarisasi Sinar Laser Pada Gliserin Perwirawati, Linda
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 15 Issue 2 Year 2007
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.806 KB)

Abstract

ABSTRACT ---Nonlinear optical properties of glycerin solution with various concentration in the external electrics field has been studied. Optical properties studied here is rotation of direction electrics fields from red diode laser ray which transmition because external electrics field at sucrose and glycerin solution. The result of the experiment shows that change of linear polarization angle proportional to external electrics field and concentration. The change of linear polarization angle of sucrose solution is greater than glycerin solution, The applied small parallel plates show that change of linear polarization angle of light is more optimal than in big parallel plates. Keywords : external electrics field, non-linear optics, polarization, polarization angle
Pemurnian DNA Plasmid Puc19 Menggunakan Kolom Silika dengan Denaturan Urea Aini, Annisa Nur; Sarjono, Purbowatiningrum Ria; Aminin, Agustina L. N.
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 19 Issue 2 Year 2011
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4773.098 KB)

Abstract

Pemurnian DNA plasmid berbasis silika didasarkan pada fakta bahwa DNA dapat dimurnikan menggunakan fase padat seperti silika dengan adanya denaturan. Adsorpsi DNA pada permukaan silika merupakan alternatif metode pemurnian yang efektif dan efisien dibandingkan metode pemurnian konvensional. Prinsip metode ini adalah pengikatan molekul air oleh denaturan dan adanya ikatan hidrogen antara gugus fosfat DNA dengan gugus silanol (SiOH-) pada permukaan silika. DNA plasmid pUC19 diisolasi dari sel inang E.coli JM109 menggunakan metode lisis alkali dan dimurnikan dengan dua metode, yaitu ekstraksi fenol-khloroform dan kolom silika. Hasil kemurnian DNA plasmid menggunakan kolom dengan silika 5 mg pada konsentrasi urea 6 M sebesar 1,36. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan hasil pemurnian dengan ekstraksi fenol:kloroform-isoamil alkohol yaitu sebesar 1,28. Variasi konsentrasi urea 5-9 M pada kolom dengan silika gel 5 mg dan 25 mg digunakan untuk mengetahui profil kapasitas urea sebagai agen denaturan pada pemurnian DNA plasmid. Hasil analisis secara spektrofotometri menunjukkan nilai kemurnian DNA plasmid pada konsentrasi urea 6-8 M berada pada kisaran 1,33 dan 1,48. Konsentrasi DNA plasmid tertinggi diperoleh pada kolom silika gel 25 mg dengan urea 8 M, sebesar 645 μg/mL.   Keywords: DNA plasmid, pemurnian, kolom  silika gel, denaturan, urea
Isolasi dan Karakterisasi Selulase dari Bakteri Selulolitik Termofilik Kompos Pertanian Desa Bayat, Klaten, Jawa Tengah Alam, Moch Syaiful; Sarjono, Purbowatiningrum Ria; Aminin, Agustina L. N.
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 21 Issue 2 Year 2013
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4033.545 KB)

Abstract

Hidrolisis selulosa secara enzimatik dilakukan oleh selulase. Selulase termostabil lebih disukai oleh industri karena mempunyai aktifitas optimum pada suhu tinggi dan tahan kontaminan. Selulase termostabil dapat diisolasi dari bakteri yang berasal dari kompos termofilik. Penelitian ini bertujuan mendapatkan isolat bakteri selulolitik termofilik dari kompos pertanian fase termofil, mendapatkan selulase termostabil dan mendapatkan data karakteristik selulase termostabil yang meliputi pH dan suhu optimum. Hasil penelitian mendapatkan dua isolat bakteri selulolitik (KB dan KK), dimana isolat  KB relatif lebih optimal tumbuh dibanding KK. Unit aktifitas spesifik selulase tertinggi isolate KB didapatkan pada 20-40% amonium sulfat sebesar 5,539 unit/mg, dengan aktifitas optimum pada suhu 55 oC dan pH 8.   Kata kunci: selulase, bakteri selulolitik, kompos termofilik
PENENTUAN TOTAL ANTOSIANIN DARI KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L) DENGAN METODE MASERASI DAN SOKSHLETASI Suzery, Meiny; Lestari, Sri; Cahyono, Bambang
JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 18 Issue 1 Year 2010
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5478.158 KB)

Abstract

ABSTRAK--  Rosela  (Hibiscas sabdarffi L.) merupakan  salah  satu  tanaman  yang mengandung  zat wama  antosianin.  Tujuan  dari  penelitian  ini untuk mengetahui  pengaruh  metode  ekstraksi  terhadap  total antosianin rosela  (Hibiscas  sabdariffa).  Dalarn  penelitian  ini dilakukan  ekstraksi  pigmen  antosianin  melalui metode  maserasi 5oC, 25oC  dan soxhletasi,  penentuan  panjang  gelombang  maksimum  ekstrak  hasil isolasi dan penentuan  total antosianin. Dari  penelitian yang  sudah dilakukan terhadap ekstrak bunga rosela (Hibiscus sabdarffi L.) didapatkan  rendemen  dari maserasi  5oC  sebesar  75,1%,  maserasi  25oC sebesar  17,7%,  dan  soxhletasi  sebesar 10,4%.  Pengukuran λmax menunjukan  bahwa  panjang  gelombang  maksimum  eksfak etanol  hasil maserasi  5oC, 25oC  dan  boxhletasi  sebesar  545  nm. Metode  maserasi  5oC  menghasilkan  total  antosianin  sebesar  77,26mg/100g, maserasi  25oC  sebesar  128,76mg/100g dan soxhletasi  sebesar  86,83mg/100g.  Hasil keseluruhan  menunjukan metode  yang  paling efektif untuk mengeksfaksi  pigmen  antosianin  rosela  adalah  dengan  metode  maserasi  25oC karena  memberikan  rendemen  ekstak  dan  total antosianin  paling  tinggi.Kata kunci:  rosela,  pigmen  antosianin,  maserasi,  soxhletasiPermalink : http://ejournal.undip.ac.id/index.php/sm/article/view/3116