cover
Contact Name
Rudy Hartono
Contact Email
dinomks70@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rudyhartono@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 19078153     EISSN : 25490567     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar adalah jurnal ilmiah yang dipublikasi oleh Unit Penelitian Poltekkes Kemenkes Makassar. Jurnal Media Kesehatan merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan telah teregister dengan e-ISSN: 2549-0567. Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar fokus pada hasil-hasil penelitian asli dan terbaru dalam lingkup ilmu kesehatan mencakup ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan lingkungan, ilmu farmasi, analis kesehatan atau laboratorium medis, ilmu gizi, fisioterapi, kesehatan gigi, ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
HUBUNGAN PEGETAHUAN GIZI DAN POLA MAKAN SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP STATUS GIZI MAHASISWA FISIOTERAPI POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR Sunarto, Sunarto; Adam, Adriyani; Hasanuddin, Wahdatuljannah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18, No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.3078

Abstract

Asupan zat Gizi menjadi perhatian utama dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Dimasa pandemi covid-19, pemenuhan kebutuhan gizi bisa dimulai dengan pola makan yang baik dan juga pengetahuan yang baik tentang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan pola makan yang baik selama pandemi covid-19 pada mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel adalah mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar yang berjumlah 71 orang dan dipilih secara random sampling. Data pengetahuan gizi diperoleh dengan pengisian form kuesioner, data pola makan diperoleh dengan pengisian food frequency dan data status gizi diperoleh dengan pengukuran antropometri Berat Badan dan Tinggi Badan. Untuk mengetahui hubungan antara variabel pengetahuan gizi dan pola makan terhadap status gizi dilakukan uji chi-square dengan menggunakan program spss.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi terhadap status gizi dengan nilai hitung p-value 0,396 > 0,05 dan terdapat hubungan antara pola makan terhadap status gizi dengan nilai p-value 0,038 < 0,05.Saran pada penelitian ini adalah perlu dipertahankan pada tingkat pengetahuan gizi dan perlu dilakukan penelitian lanjutan pada faktor lain seperti aktifitas fisik, ekonomi dan faktor lainnya.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN KEBIASAAN MENGONSUMSI FAST FOOD PADA REMAJA DI KOTA MAKASSAR Nadimin, Nadimin; Lydia Fanny, Lydia Fanny; Annisa Nurmagfira T, Annisa Nurmagfira T
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18, No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.3277

Abstract

Latarbelakang. Tingkat penggunaan media sosial khususnya di kalangan remaja sangat tinggi. Di sisi lain, remaja juga memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengkonsumsi fast food. Objektif . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan konsumsi fast food pada remaja di Kota Makassar.Metode . Penelitian ini merupakan survei cross-sectional dengan menggunakan kuesioner online. Ukuran sampel adalah 253 remaja berusia 12-21 tahun yang bertempat tinggal di Kota Makassar, yang direkrut secara online. Frekuensi penggunaan media sosial dikumpulkan melalui kuesioner online, sedangkan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dinilai menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square.Hasil . Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang sering menggunakan media sosial umumnya rendah (36,4%). Instagram adalah platform media sosial yang paling banyak digunakan (87,7%), dengan informasi terkait makanan yang sering diakses (75,9%). Kebiasaan konsumsi fast food secara umum tergolong jarang (56,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi penggunaan media sosial dengan kebiasaan konsumsi fast food (p=0,035).Kesimpulan . Remaja yang sering menggunakan media sosial cenderung memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengkonsumsi makanan cepat saji
PNF LEBIH BAIK DARIPADA CORE STABILITY PADA PENURUNAN NYERI LOW BACK PAIN NON SPESIFIK DI RSAD TK.II PELAMONIA MAKASSAR Wildayati, Wildayati; Arpanjam’an, Arpanjam’an; Halima, Andi
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18, No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.2694

Abstract

Latar Belakang: Non spesifik low back pain merupakan keluhan muskulokeletal yang sering menyebabkan nyeri gerak dan hipomobile pada segmen lumbal. Sumber nyeri umunya berasal dari facet joint dan otot, sehingga sering menimbulkan nyeri saat terjadi pembebanan pada facet joint dan otot. Kondisi Low back pain non-spesific sering berkembang menjadi chronic low back pain dan akibatnya akan menimbulkan penurunan aktivitas penurunan aktivitas fungsional lumban.Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasy eksperimen dengan desain pre test – post test two group design, bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian PNF dengan Core Stability pada penerapan MWD  terhadap penurunan nyeri pada penderita non spesifik low back pain. Penelitian ini dilaksanakan di RSAD TK.II Pelamonia Makassar, dengan sampel adalah penderita non spesifik low back pain yang sesuai dengan kriteria inklusi dan cara pengambilan sampel dengan cara purposive sampeling. Jumlah populasi 71 orang dengan sampel adalah 18 orang yang dibagi secara acak ke dalam 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan PNF dan MWD sebanyak 9 orang dan kelompok perlakuan Core Stability dan MWD sebanyak 9 orang Hasil: Berdasarkan Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa PNF dan MWD menghasilkan penurunan nyeri yang signifikan dengan 3,667 ± 0,931 cm dengan nilai p< 0,05, sedangkan Core Stabilty  dan MWD menghasilkan penurunan nyeri yang signifikan dengan 4,300 ± 0,507 cm dengan nilai p< 0,05. Berdasarkan Ujii Mann Whitney, menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antar kelompok perlakuan dengan nilai p = 0,053 < 0,05 Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah PNF  dan MWD dengan Core Stability dan MWD  memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri pada penderita non spesifik low back painKata Kunci : PNF, MWD, Core Stability, Non Spesifik Low Back Pain
LITERATURE REVIEW: WALKING EXERCISE UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI PADA LANSIA Hakim, Supartina; Kadir, Irianto; Qonita, Dies Izah; Khatimah, Nur Faidar Khusnul; Wahyuni, Andi Nur
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18, No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.3214

Abstract

Latar belakang : Memasuki usia tua banyak mengalami penurunan fungsi yang mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan salah satunya penurunan pada fungsi sistem kardiovaskular yang dapat menyebabkan hipertensi. Hipertensi pada lansia meningkatkan resiko penyakit stroke, gangguan kognitif dan kematian, salah satu penyebab hipertensi pada lansia karena kurangnya aktivitas fisik. Oleh karena itu dibutuhkan exercise sebagai terapi dan preventif hipertensi. Walking exercise adalah exercise yang aman, tidak menimbulkan efek samping, mudah, ekonomis, dapat dilakukan tanpa memerlukan pelatihan khusus. Tujuan : Untuk mereview keefektifan walking exercise terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Metode Penelitian : Metode penelitian ini menggunakan Literature Review. Data yang digunakan ialah data sekunder. Sumber data sekunder yang didapat berupa artikel jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional dengan tema yang sudah ditentukan. Dalam penelitian pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan metode PICO yaitu Problem/Patient/Population, Intervention/Indicator, Comparison dan Outcome. Artikel yang digunakan dalam literature review ini didapatkan melalui database penyedia jurnal online Google Scholar, Pubmed dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci “walking exercise”, “elderly” dan “hypertension”. Hasil Penelitian : Secara keseluruhan pada literature review ini, dari 13 sumber menjelaskan bahwa walking exercise dapat menurunkan tekanan darah pada lansia. Walking exercise yang dilakukan 30 – 60 menit secara teratur mempunyai pengaruh untuk menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Saran : Untuk peneliti selanjutnya agar menambah informasi mengenai pengaruh walking exercise terhadap penurunan hipertensi pada lansia dengan menggunakan jenis artikel systematic review maupun meta analysis sehingga mampu memperkecil bias penelitian. Serta menambah informasi terkait jenis spesifik serta cara yang tepat dalam melakukan walking exercise sehingga dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan.Kata Kunci : Hipertensi, Lansia, Walking Exercise
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN ASUPAN ZAT BESI SERTA KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA JURUSAN FISIOTERAPI POLTEKKES MAKASSAR Tamsil, Andi Sinar Alam; Hartono, Rudy; Chaerunnimah, Chaerunnimah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18, No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.3284

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu penyebab anemia. Pola makan yang tidak seimbang dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Dengan pendidikan gizi, remaja  dapat  mengubah  kebiasaan  makannya  menjadi  lebih  baik. Studi ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai media edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, kadar hemoglobin dan asupan zat besi. Desain studi ini adalah quasy experiment dengan pre test post test only design. Populasi mahasiswa tingkat 2 yang berjumlah 25 mahasiswi. Pengetahuan gizi dikumpulkan kuesioneronline. Asupan zat besi dikumpulkan dengan recall 24 jam. Kadar Hemoglobin diperiksa dengan digital Easy Touch. Uji statistik dengan Uji Wilcoxon menggunakan program SPSS. Analisis statistik diketahui ada perbedaan skor pengetahuan gizi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,000). Analisis statistik diketahui ada pengaruh peningkatan asupan zat besi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,003). Analisis statistik diketahui tidak ada pengaruh peningkatan kadar Hb sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,157). Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi dan peningkatan asupan zat besi. Serta tidak ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dan menambah waktu intervensi yang lebih lama sehingga dapat diperoleh perubahan baik dari segi pengetahuan dan sikap. Kata kunci : Instagram, Hemoglobin, Pengetahuan, Zat Besi
TERAPI MUSIK DAN GUIDED IMAGERY DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMSIA DI RSUP PROF. KANDOU MANADO Pasambo, Yourisna; Kaunang, Marchelina Benediktin; Tamunu, Esther; Sarimin, Dorce Sisfiani; Tuegeh, Johana
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18, No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.3076

Abstract

Pendahuluan: Preeklamsia merupakan hipertensi pada kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg setelah umur kehamilan 20 minggu, disertai dengan proteinuria lebih dari 300 miligram per 24 jam. Preeklamsia dapat menimbulkan kecemasan pada ibu akan dampak yang dapat ditimbulkan dari preeklamsia, sebaliknya kecemasan juga dapat meningkatkan tekanan darah pada ibu. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran efektifitas terapi musik dan guided imagery dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dengan preeklamsia. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti melaksanakan asuhan keperawatan kepada ibu hamil dengan preeklamsia dan meingimplementasikan terapi musik dan guided imagery untuk mengurangi kecemasan ibu. Penetapan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi ibu hamil dengan preeklamsia berat disertai proteinuria serta menjalani program hingga selesai, sehingga didapatkan sampel sebanyak empat ibu hamil. Hasil: setelah diberikan intervensi terapi musik dan guided imagery selama tiga kali, terjadi penurunan tingkat kecemasan pada keempat ibu hamil yang mengalami preeklamsia. Tingkat kecemasan responden pertama menurun dari skor 27 (kecemasan sedang) menjadi 14 (kecemasan ringan). Responden kedua menurun dari skor 25 (kecemasan sedang) menjadi 14 (kecemasan ringan). Responden ketiga menurun dari skor 26 (kecemasan sedang) menjadi 13 (kecemasan ringan). Responden keempat menurun dari skor 26 (kecemasan sedang) menjadi 14 (kecemasan ringan). Hasil penelitian studi kasus memberikan gambaran bahwa penerapan terapi musik dan guided imagery dapat menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dengan preeklamsia setelah diberikan intervensi sebanyak tiga kali.Kata Kunci : Guided Imagery, Ibu hamil, Kecemasan, Preeklamsia, Terapi Musik
POTENSI TANAMAN JAMBLANG (Syzygium cumini L) SEBAGAI ANTIDIABETES : LITERATUR REVIEW Rahmayani, Irma; Christi A, G Jeni; Hasnah AR, Nur
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18, No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.3273

Abstract

Penggunaan tanaman obat kini direkomendasikan untuk mengatasi berbagai penyakit termasuk diantaranya diabetes. Salah satu tanaman yang diketahui memiliki aktivitas antidiabetes adalah jamblang (Syzygium cumini L.). Penelitian mengenai aktivitas antidiabetes tanaman jamblang masih terbatas, sehingga artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang potensi jamblang sebagai antidiabetes. Literatur yang digunakan bersumber dari database elektronik seperti PubMed dan Google Scholar dengan pencarian kata kunci “Antidiabetic” dan “Syzygium cumin L.”. Bagian morfologi daun dan biji merupakan bagian yang paling banyak digunakan. Skrining fitokimia terhadap tanaman ini menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavanoid dan saponin yang diduga memiliki aktivitas hipoglikemik. Studi in vitro dalam memberikan aktivitas antidiabetes melalui mekanisme penghambatan enzim α-Amylase dan α-Glucosidase sedangkan pada studi in vivo memberikan perbaikan melaui penurunan glukosa darah, perbaikan struktur histopatologi hepar dan pankreas serta menormalkan profil lipid.Kata kunci: Antidiabetes, jamblang, syzygium cumini L.