cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CYCLOTRON
ISSN : 26145499     EISSN : 26145164     DOI : -
Jurnal Cyclotron merupakan jurnal yang diterbitkan oleh program studi teknik elektro Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian dan artikel ilmiah tentang teknik ektro, Sistem Tenaga Listrik, Sistem Kontrol dan Teknik Pengaturan.
Arjuna Subject : -
Articles 198 Documents
Evaluasi kualitas gas SF6 pada Gas insulated Switchgear setelah revitalisasi studi kasus pada PT. PLN (PERSERO) GIS Simpang Jamal, Mario
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.25729

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas revitalisasi pada Gas Insulated Switchgear (Gas Insulated Switchgear (GIS)) Simpang milik PT. PLN (Persero) dengan fokus pada kualitas gas SF6. Selain kemurnian, parameter lain seperti kadar air (moisture content), titik embun (dew point), dan kandungan produk dekomposisi juga dianalisis. Hasil pengujian kualitas gas SF6 sebelum dan sesudah revitalisasi dibandingkan dengan standard, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Mann-Whitney. Analisis statistik menunjukkan hasil yang sangat signifikan (p < 0,001) untuk semua parameter yang diuji, yaitu kemurnian, kadar air, titik embun, dan kandungan produk dekomposisi. Nilai U yang sangat kecil pada semua parameter mengindikasikan adanya perbedaan yang sangat signifikan antara kondisi gas sebelum dan sesudah revitalisasi. Hal ini membuktikan bahwa proses revitalisasi telah berhasil meningkatkan kemurnian gas SF6, menurunkan kadar air dan titik embun, serta mengurangi kandungan produk dekomposisi secara signifikan. Peningkatan kualitas gas SF6 secara menyeluruh ini berimplikasi langsung pada peningkatan kinerja isolasi Gas Insulated Switchgear (GIS), sehingga dapat meningkatkan keandalan sistem dan memperpanjang umur pakai peralatan.
Analisa Unjuk Kerja Kapasitor Bank dengan Daya Terpasang 690 KVA pada Industri Kayu PT. Danwood Nusantara Semarang Firmansyah, Muhamad Iqbal
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.26380

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada sistem kelistrikan di PT. Danwood Nusantara Semarang karena kecilnya nilai faktor dada pada panel SDP (Sub Distribution Panel) pada mesin-mesin listrik. Hal ini akan menimbulkan berbagai macam kendala yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dilakukan perbaikan faktor daya sesuai standar PLN sehingga tidak menimbulkan permasalahan-permasalahan yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan. Hasil dari penelitian ini pada saat pengujian total perhitungan pada daya reaktif sebelum perbaikan sebesar 116,522 KVAR. Maka dibuatlah 2 desain skenario Pada perhitungan desain skenario 1 nilai daya reaktifnya 21,113 KVAR. Pada perhitungan skenario 2 nilai daya reaktifnya 17,651 KVAR. Total kebutuhan kapasitor bank dari kedua skenario tersebut desain skenario yang pertama nilai kebutuhan kapasitor pada bus 1 19,269 KVAR dikarenakan pada skenario 1 masing-masing dari kapasitor bank di pasang di masing-masih beban SDP (Sub Panel Distribution) selanjutnya pada skenario 2 nilai kebutuhan kapator bank 98,871 KVAR hal ini dikarenakan pada skenario 2 kapasitor bank di pasang di sisi MDP (Main Distribution Panel).
Penalaan PID pada Kapal Pengukur Volume Sedimen Menggunakan Simulink Kevin Hardiansyah, Muhammad
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.26389

Abstract

Sistem kontrol perlu ditala untuk memastikan bahwa sistem kontrol berfungsi dengan baik dan responsif terhadap perubahan. Penelitian berfokus pada penentuan pararamter kontrol PID pada kecepatan sudut Motor DC PG45 menggunakan Simulink. Motor DC PG45 bekerja berdasarkan algoritma pemrograman Arduino yang telah dirancang sehingga dapat berputar dengan kecepatan yang telah ditentukan. Penelitian ini melakukan pemodelan sistem kapal pendeteksi sedimen pada Simulink dengan tingkat kemiripan 89.72%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penalaan yang digunakan yaitu trial and error menghasilkan kontrol yang baik pada model sistem kapal pendeteksi sedimen yang telah dirangkai pada Simulink dengan nilai Kp=100; Ki=5; Kd=15 didapatkan nilai rise time = 0.2474 detik dan settling time = 0.4104 detik serta overshoot = 0.2175%.
Pendekatan Matematis untuk Memprediksi Tegangan Kritis Isolator Polimer Resin Epoksi Pratiwi, Amelya Indah
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.26687

Abstract

Isolator pasangan luar seringkali mengalami kegagalan kerja dibandingkan isolator dalam ruangan. Faktor kondisi lingkungan yakni kontaminasi dan kelembaban menjadi pemicu terjadimya flashover. Flashover merupakan kondisi pelepasan muatan berupa percikan api disepanjang jalur rambat permukaan isolator yang dapat menyebabkan hubung singkat satu fasa ke tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tegangan kritis isolator polimer resin epoksi dengan metode analitik yakni menggunakan persamaan matematis. Persamaan matematis disusun dengan memperhatikan faktor geometris isolator dan konduktivitas permukaan isolator. Hasil perkiraan analitik kemudian divalidasi dengan hasil pengujian tegangan flashover isolator di Laboratorium. Hasilnya menunjukkan bahwa tegangan kritis perkiraan analitik dan tegangan flashover pengujian memiliki nilai yang tidak jauh berbeda. Ini menunjukkan bahwa pendekatan tegangan kritis metode analitik dapat digunakan untuk memprediksi tegangan flashover isolator. Ini memungkinkan perancangan isolator dengan kualifikasi terbaik dan meminimalisir penggunaan sampel isolator untuk uji coba kualitas isolator terbaik.
Dampak Pemasangan PLTS pada Sistem Distribusi terhadap Kualitas Tegangan dan Rugi – Rugi Daya (Studi Kasus Penyulang Nila 111 Bus) sah, Awan
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.27067

Abstract

Abstrak— Transisi energi menuju sumber yang lebih bersih menjadi prioritas seluruh dunia termasuk Indonesia untuk mengurangi dampak negatif ketergantungan pada bahan bakar fosil. Salah satu langkah signifikannya yaitu dengan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), khususnya pada sistem distribusi listrik. Studi ini menganalisis pengaruh pemasangan PLTS terhadap kualitas tegangan dan rugi-rugi daya aktif pada jaringan distribusi. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Matlab dengan metode Newton Rhapson pada dua kasus sistem distribusi: IEEE 33 bus dan penyulang Nila 111 bus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan PLTS meningkatkan profil tegangan dan mengurangi rugi-rugi daya aktif. Pada sistem IEEE 33 bus, pemasangan PLTS sebesar 500 kWp di bus kritis meningkatkan tegangan minimum dari 0,903 pu menjadi 0,924 pu dan mengurangi rugi-rugi daya aktif sebesar 25,94%. Sementara itu, pada penyulang Nila 111 bus, pemasangan dua unit PLTS sebesar 500 kWp masing-masing di bus kritis meningkatkan tegangan minimum hingga 0,9 pu dan mengurangi rugi-rugi daya aktif sebesar 33,33%. Penelitian ini menegaskan potensi PLTS sebagai solusi EBT yang efektif dalam meningkatkan efisiensi sistem distribusi listrik dan mendukung target energi berkelanjutan di Indonesia
Studi Persentase Kontribusi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 5 MW Terhadap Realisasi Energi Terbarukan di Kabupaten Muna Ande Kolewora, La Ode Masri
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.27194

Abstract

Kabupaten Muna memiliki potensi energi surya yang tinggi, dengan rata-rata tingkat iradiasi mencapai 5,49 kWh/m²/hari, sehingga menjadi wilayah yang strategis untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi teknis pembangunan PLTS berkapasitas 5 MW terhadap kebutuhan energi listrik di Kabupaten Muna. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif-deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder tahun 2022 dari BPS, NASA POWER, serta dokumen perencanaan energi daerah. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa PLTS berkapasitas 5 MW berpotensi menghasilkan energi sebesar 8.015.425 kWh per tahun, atau setara dengan 12,33% dari total konsumsi listrik Kabupaten Muna yang tercatat sebesar 65.021.285 kWh. Kontribusi ini dinilai signifikan dalam menurunkan dominasi energi fosil yang sebelumnya mencapai 92,55%, menjadi 80,22%. Lebih lanjut, penelitian ini menyusun roadmap pengembangan energi terbarukan jangka panjang (2025–2045), yang terdiri atas empat tahap: akselerasi PLTS, pengembangan PLTMH, diversifikasi teknologi, dan transisi penuh menuju sistem energi bersih. Hasil studi ini diharapkan menjadi rujukan akademik dalam penyusunan strategi pengembangan energi terbarukan di wilayah timur Indonesia.
Prototipe Sistem Pendingin dan Monitoring Panel Surya Menggunakan Penyiram Air Otomatis Berbasis Internet Of Things (IOT) Kamal, Maulana; Pramono Jati, Budi
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.27371

Abstract

Kinerja panel surya adalah menangkap radiasi matahari yang dikonversi menjadi energi listrik dan tersimpan di tempat penyimpanan serta dialirkan ke alat elektronik. Kinerja panel surya dipengaruhi oleh faktor suhu yang apabila terjadi kenaikan suhu, maka efisiensi akan menjadi rendah, sehingga diperlukan sistem pedingin. Dengan mengusung tema Internet of Things (IoT) yang mencakup pemantauan sistem guna mengontrol dan monitor secara jarak jauh yang terhubung dengan internet. Oleh karena itu, penelitian ini akan merancang Prototipe Sistem Pendingin dan Monitoring Panel Surya Menggunakan Penyiram Air Otomatis Berbasis Internet Of Things (Iot). Hasil pengujian panel surya dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB, nilai tegangan, arus, daya dan suhu yang dihasilkan memiliki perbedaan, dimana nilai tegangan, arus, daya dan suhu yang dihasilkan oleh panel surya menggunakan pendingin melalui pengamatan langsung tegangan rata-rata 6,52%, arus rata-rata 4,8% dan daya rata-rata 11,63% lebih besar dibanding tanpa sistem pendingin. Sedangkan panel surya monocrystalline dengan menggunakan pendingin melalui ESP32 tegangan rata-rata 7,15%, arus rata-rata 4,2% dan daya rata-rata 11,85% lebih besar dibanding tanpa sistem pendingin. Selain itu, pompa penyiram panel surya dapat bekerja jika suhu pada panel surya diatas 40 oC sesuai dengan batas yang sudah ditetapkan.
Sistem Kontrol Energi Output Solar Charging Station untuk Konsumen Electric Vehicle nurdiansah, sendi
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.27372

Abstract

Kebutuhan pengisian energi kendaraan listrik terus meningkat seiring berkembangnya kendaraan ramah lingkungan. Untuk menjamin efisiensi dan keandalan proses pengisian, dibutuhkan sistem kontrol energi yang akurat dan real-time. Penelitian ini merancang sistem kontrol energi berbasis mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan Solar Charging Controller (SCC) dan Human Machine Interface (HMI) sebagai antarmuka pengguna. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras dan lunak, komunikasi RS-485 antara ESP32 dan inverter, serta proteksi overcharging otomatis menggunakan relay. Sistem mampu membaca dan menampilkan data tegangan, arus, daya, dan energi secara real-time. Pengujian dilakukan dengan input nominal Rp250, Rp500, Rp750, dan Rp1000, dikonversi ke energi listrik berdasarkan tarif Rp2000/kWh. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu mengontrol aliran daya secara akurat, dengan tingkat kesalahan pengukuran antara 2–4%. Fungsi cut-off otomatis bekerja efektif menghentikan pengisian saat energi mencapai batas nominal yang ditentukan. Sistem ini terbukti efisien, aman, dan transparan, serta mendukung pengisian energi kendaraan listrik secara berkelanjutan. Dengan kemampuan kontrol dan monitoring langsung, sistem ini layak diterapkan pada Solar Charging Station (SCS) untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di masa depan.
Analisis Dampak Rencana Pemasangan Transfomator Sisipan untuk Mengatasi Beban Lebih dan Drop Tegangan pada Wilayah Kerja PT. PLN (Persero) ULP Wamena Kota sadewa, onny paku; Ismail, Munaf
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.27544

Abstract

Pada ULP Wamena Kota, terdapat Penyulang Kaonak dengan dua trafo yang kelebihan beban. Trafo WMN 121 dan WMN 069, masing-masing berkapasitas 100 kVA, menanggung beban 85% dan 95%. Sesuai SE DIR PT PLN (Persero) No.0017/2014, kondisi ini tidak ideal. Selain itu, terjadi penurunan tegangan di pelanggan terjauh yaitu penurunan tegangan sebesar 16,6% untuk trafo WMN 121 dan 13,7% untuk WMN 069, melebihi batas toleransi SPLN No. 1 Tahun 1995 (+5% hingga -10%). Solusi yang dianggap paling efektif adalah dengan melakukan pemasangan trafo sisipan. Dalam merencanakan pemasangan ini, perlu dilakukan peramalan beban, penentuan kapasitas trafo sisip, pembagian jalur untuk pelanggan terjauh, penentuan lokasi pemasangan, serta pemilihan aksesori gardu distribusi yang tepat. Untuk WMN 121, trafo sisip 50 kVA dipasang 723 meter dari trafo utama dengan beban awal 30%. Untuk WMN 069, trafo sisip 50 kVA dipasang 602 meter dari trafo utama dengan beban awal 50%. Setelah pemasangan, beban trafo WMN 121 turun menjadi 54,8% dan tegangan di ujung menjadi 221,9 V (+ 0,8%). Beban trafo WMN 069 turun menjadi 45% dengan tegangan ujung 220,9 V (+ 0,4%). Hasilnya, kinerja trafo membaik dan pelanggan menikmati kontinuitas penyaluran tenaga listrik dengan kualitas yang lebih baik.
Karakteristik Kendaraan Konversi Sepeda Motor Listrik Motor BLDC 2000 Watt Type Hub Drive Prastya, Hendy
CYCLOTRON Vol 8 No 02 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i02.27620

Abstract

Seiring meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik menjadi sebuah solusi yang mendesak untuk menekan polusi udara. Namun, proses ini berpotensi meninggalkan masalah baru berupa limbah dari sepeda motor konvensional yang tidak lagi digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif karakteristik performa dari sepeda motor yang telah dikonversi menjadi bertenaga listrik, sebagai solusi ganda untuk mengurangi limbah dan menyediakan alternatif kendaraan listrik yang terjangkau. Fokus utama studi ini adalah pengujian performa motor QS Motor BLDC 2000W tipe hub drive yang ditenagai oleh baterai BRT Lithium NMC 72V 20Ah dan dikontrol menggunakan controller 10 BRT, yang diaplikasikan pada sasis sepeda motor Kymco. Menggunakan metode eksperimental dengan dynamometer test, performa motor dievaluasi di bawah variasi kecepatan (10-50 km/jam) dan tiga kondisi beban (0 kg, 72 kg, dan 139 kg). Parameter kunci seperti arus, tegangan, daya, suhu, torsi, dan tenaga kuda (HP) diukur secara sistematis menggunakan sistem akuisisi data berbasis Arduino. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan dan beban secara signifikan meningkatkan kebutuhan arus dan daya. Terbukti, pada beban terberat (139 kg), konsumsi daya melonjak dari hanya 51,61 W pada 10 km/jam menjadi 1.162 W pada 50 km/jam, menunjukkan hubungan yang eksponensial. Seiring dengan itu, tegangan suplai mengalami penurunan (voltage sag) dan suhu motor menunjukkan tren peningkatan yang jelas seiring dengan beban kerja yang lebih berat. Data empiris yang dihasilkan membuktikan bahwa motor BLDC 2kW ini memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk aplikasi konversi , sekaligus memberikan gambaran kinerja detail yang dapat menjadi acuan penting untuk optimalisasi proyek konversi serta pengembangan industri kendaraan listrik di masa depan.