cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CYCLOTRON
ISSN : 26145499     EISSN : 26145164     DOI : -
Jurnal Cyclotron merupakan jurnal yang diterbitkan oleh program studi teknik elektro Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian dan artikel ilmiah tentang teknik ektro, Sistem Tenaga Listrik, Sistem Kontrol dan Teknik Pengaturan.
Arjuna Subject : -
Articles 198 Documents
Pemanfaatan Teknologi Computer Vision untuk Deteksi Ukuran Ikan Bandeng dalam Membantu Proses Sortir Ikan Subur, Joko; Suryadhi; Taufiqurrohman, Muhammad; Reza Al Hafizh, Novian
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21239

Abstract

Computer vision merupakan salah satu teknologi yang memungkinkan komputer mampu melihat dan mengenali objek yang ada di sekitarnya layaknya manusia. Computer vision saat ini berkembang dengan pesat dan banyak digunakan dalam berbagai bidang dalam proses pengolahan citra gambar. Salah satu bidang yang dapat menerapkan teknologi computer vision adalah bidang pengolahan ikan, yaitu pada proses sortir ikan berdasarkan ukuran ikan. Proses sortir ikan yang umumnya dilakukan secara manual oleh manusia dengan cara mata manusia mengamati ukuran besar ikan untuk dikelompokkan dalam beberapa kelompok, semisal kelompok kecil, sedang dan besar. Berdasarkan konsep pengamatan mata manusia tersebut pada penelitian ini menerapkan teknologi computer vision untuk deteksi ukuran ikan dan mengelompokkan ikan sesuai dengan ukuran hasil deteksi yang didapatkan. Adapun jenis ikan yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis ikan bandeng. Dari hasil penelitian sistem computer vision yang dibuat mampu deteksi ukuran objek ikan bandeng dengan tingkat akurasi sebesar 91,78%. Tingkat akurasi yang didapatkan tidak bisa mencapai maksimal kemungkinan karena pengaruh sistem konversi dari nilai piksel menjadi ukuran centimeter. Sebaiknya pada penelitian selanjutnya bisa ditingkatkan akurasi dengan metode yang lebih baik dalam konversi nilai piksel mejadi centimeter. Kata kunci: computer vision, deteksi ikan, ukuran ikan
Analisis Kinerja Generator Sinkron Tiga Fasa pada Pembebanan Resistif Wibisono, Arifin; Aaron, Giovanni Thorton; Riyadi, Slamet
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21268

Abstract

Generator sinkron banyak digunakan pada pembangkit listrik konvensional. Generator ini mempunyai efisiensi yang tinggi terhadap berbagai beban. Generator sinkron seringkali mengalami pembebanan yang bervariatif, untuk menghasilkan tegangan keluaran dan frekuensi yang stabil, maka pengaturan putaran dan eksitasi perlu dijaga. Sistem eksitasi mempunyai peranan penting pada generator sinkron untuk menyuplai arus searah dan menghasilkan fluks magnet pada rotor. Penelitian ini akan mengkaji kinerja generator jika terjadi pembebanan resistif murni dari hasil simulasi dan pengujian skala laboratorium. Hasil yang diperoleh dengan variasi beban yang digunakan pada generator sinkron mempengaruhi kecepatan dan frekuensi generator sinkron yang berakibat pada penurunan tegangan keluaran. Tegangan keluaran generator sinkron sebelum perbaikan mengalami penurunan tegangan yang cukup signifikan, perbaikan kinerja generator sinkron dilakukan dengan menambahkan kecepatannya. Kata kunci: Generator Sinkron, Sistem Eksitasi, Tiga Fasa, Beban Resistif, Perbaikan Tegangan Keluaran.
Implementasi Sensor Gas untuk Deteksi Jenis Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Lybrech Talakua, Eddy
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21445

Abstract

Minyak bumi merupakan bahan bakar yang banyak digunakan oleh masyarakat seperti bahan bakar untuk kendaraan bermotor yang tersedia di SPBU milik Pertamina serta yang dijual oleh perorangan, antara lain : Pertalite, Pertamax, Pertamax turbo. Bahan bakar tersebut menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS, 2015). Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor menyebabkan  semakin meningkatnya permintaan bahan bakar tersebut. Saat ini semakin maraknya masalah yang terjadi yaitu banyaknya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ditutup dikarenakan rendahnya kualitas kemurnian bahan bakar, serta semakin meningkatnya penjualan bahan bakar kendaraan secara per-orangan dalam bentuk Mini Pom Bensin. Hal tersebut memicu meningkatnya kecurangan dalam bentuk memanipulasi standart konsentasi bahan bakar yang diizinkan. Kondisi ini sangat merugikan masyarakat sebagai konsumen. Bahan bakar kendaraan yang tidak berstandart juga mengakibatkan meningkatnya kadar polusi udara karena pembakaran yang tidak sempurna (Pemanasan global, Aripin, 2009). Oleh karena itu diperlukan suatu alat yang dapat mendeteksi jenis dan kualitas bahan bakar kendaraan bermotor supaya masalah yang terjadi diatas dapat di minimalisir. Atas dasar pemikiran tersebut maka kami merancang suatu alat yang dapat mendeteksi jenis bahan bakar kendaraan bermotor, dengan judul : “IMPLEMENTASI SENSOR GAS UNTUK DETEKSI JENIS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI ”. Kata kunci: Bahan Bakar, Sensor Gas, Fuzzy Mamdani
Analisis Pembebanan dan Manajemen Transformator Distribusi Terhadap Kenaikan Beban Pasca Pandemi COVID-19 Sukadana, I Wayan
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21516

Abstract

Kenaikan beban pada sistem energi listrik PT PLN (Persero) ULP Kuta pasca pandemi COVID-19 sangat signifikan, dapat dilihat dari tren penjualan energi listrik dari tahun 2020 sampai dengan 2022 yangmana kenaikan penjualan pada tahun 2022 mencapai 40% dibandingkan dengan tahun 2020, dari kenaikan penjualan tersebut dapat disumpulkan pembebanan transformator distribusi juga mengalami kenaikan. Oleh karena itu untuk memitigasi risiko gangguan transformator yang disebabkan oleh beban lebih maka diperlukan analisa kenaikan pembebanan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 dan melakukan manajemen transformator. Penelitian dilakukan dengan cara pengumpulan data yang ada di PT PLN (Persero) ULP Kuta serta melakukan pengukuran beban transformator yang mengalami pembebanan lebih dari 80%. Penelitian dilakukan pada gardu ditribusi KA1771, KA1152 dan KA0061, saat pandemi COVID-19 pembebanan transformator mengalami penurunan rata-rata sebesar 36,8 % dan mengalami kenaikan pasca pandemi rata-rata sebesar 48,1%. Saat pandemi pembebanan transformator pada gardu tersebut adalah masing-masing sebesar 61,08%, 56,11% dan 51,74% dan pasca pandemi COVID-19 transformator tersebut mengalami kenaikan beban, pembebanan masing-masing gardu adalah sebesar 96,6%, 91,9% dan 94,1% dan setelah dilakukan manajemen transformator persentase pembebanan di gardu distribusi KA1771, KA1152, KA0061 adalah sebesar 61,08%, 56,11% dan 51,74%. Kata kunci: Transformator, Manajemen Transformator, Pembebanan Transformator, Pandemi COVID-19
Penggunaan Photovoltaic Sebagai Sumber Energi Terbarukan bagi BTS di Daerah Tanpa Aliran Listrik Kurniawati, Indah
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21651

Abstract

Permintaan layanan teknologi seluler memaksa perusahaan komunikasi membangun banyak perangkat Base Transceiver Station (BTS) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Pembangunan BTS harus mencakup segala area termasuk daerah terpencil yang tidak teraliri listrik. Salah satu contoh wilayah pulau terpencil yang belum teraliri listrik adalah Pulau Genting di Karimunjawa, dimana penerapan energi terbarukan yang ramah lingkungan dapat menjadi catu daya bagi BTS. Salah satu catu daya ramah lingkungan adalah menggunakan photovoltaic berbasis micro-grid system. Oleh karena itu, ketersediaann energi listrik sebesar 234 kWh dengan photovoltaic berbasis micro-grid system sebagai catu daya BTS yang ideal di Pulau Genting perlu direncanakan sekaligus menganalisis nilai ekonominya. Analisis data micro-grid system ini dilakukan dengan simulasi pada PVSyst. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa photovoltaic micro-grid system yang ideal untuk BTS adalah menggunakan modul PV monocrystal 410 Watt sebanyak 192 unit dengan Solar Charger Controller 15 unit, baterai lead-acid 312 unit, inverter baterai 9 unit, nilai NVP sebesar 65.511.705 , nilai PI sebesar 1,0064 dan nilai DPP sebesar 25 tahun Kata kunci— Base Transceiver Station; Nilai Ekonomi; Micro-Grid System; Photovoltaic; PVSyst
Pengembangan Metode RULA Berbasis Image Processing dan Deep Learning untuk Penilaian Risiko Ergonomi Postur Kerja Kusuma, Yessie Ardina; Akbar, Ridho
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21684

Abstract

Penelitian ini mengusulkan sistem perhitungan indeks risiko secara otomatis dengan memanfaatkan metode evaluasi Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Sistem yang diusulkan mencakup perancangan hardware dan software yang menggabungkan sistem deteksi postur kerja tanpa memerlukan penambahan alat pada tubuh, melainkan menggunakan pemrosesan gambar dan memanfaatkan model deep learning MediaPipe. Software yang diusulkan secara spesifik mengestimasi postur kerja dari gambar yang diperoleh melalui webcam real-time atau gambar yang sudah ada. Selanjutnya, software menghitung sudut tubuh dan menghasilkan skor serta indeks risiko RULA. Pendekatan ini telah berhasil dievaluasi dalam skala laboratorium, dan penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang sistem yang diusulkan, termasuk hasil validasi. Implementasi dan perbandingan hasil juga dilakukan dengan merujuk pada jurnal terkait. Sistem yang diusulkan memperoleh skor RULA 4, sedangkan jurnal pembanding mmeperoleh skor RULA 6. Sistem yang diusulkan menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan secara efektif dapat memprediksi sudut kriteria RULA dengan signifikan, dan melakukan analisis RULA dengan akurasi yang sebanding atau bahkan lebih baik dibandingkan dengan analisis manual. Keefektifan ini tetap berlaku bahkan dalam kondisi yang tidak terduga yang biasanya dihadapi di lingkungan kerja. Kata kunci: penilaian resiko ergonomi, pemrosesan gambar, pembelajaran mendalam, rula, manufaktur
Analisis dan Evaluasi Intensitas Pencahayaan pada Penerangan di Lapangan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya Astomo, Reynanda Bagus Widyo
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.21722

Abstract

Standar kuat pencahayaan yang dikeluarkan FIFA untuk pelaksanaan suatu pertandingan sepak bola harus lebih besar dari 2000 Lux. Stadion Gelora Bung Tomo merupakan salah satu stadion yang mendapatkan instalasi lampu baru untuk memenuhi regulasi yang diterapkan oleh FIFA. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan uji coba terhadap kuat pencahayaan lampu baru stadion yang sudah terpasang. Untuk menganalisis permasalahan diatas, peneliti menggunakan beberapa metode penelitian, yaitu konsep perhitungan Lumen, metode Lux, dan metode Dialux. Berdasarkan hasil pengamatan, sistem pencahayaan buatan pada Lapangan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya menggunakan lampu dengan dua jenis yang berbeda yaitu lampu Panasonic Flood Lighting LED sebanyak 402 unit dan lampu Philips Konvensional MHNSA sebanyak 16 unit. Dimana tinggi lampu dari permukaan lapangan yaitu 30 meter. Analisis metode Lumen menunjukkan bahwa kebutuhan lampu untuk 2000 lux yaitu sebanyak 371 unit. Hasil perhitungan di lapangan menunjukkan nilai lumen sebesar 2340 lux. Sedangkan dalam metode Dialux didapatkan hasil intensitas cahaya rata-rata sebesar 2919 lux dengan intensitas cahaya terkecil 712 lux dan nilai terbesarnya adalah 3898 lux. Sehingga, dengan menggunakan metode Lumen, Lux, dan Dialux dapat disimpulkan bahwa instensitas cahaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya sudah mencapai lebih dari 2000 lux dan telah sesuai dengan standar FIFA. Kata kunci: Pencahayaan, lux, lumen, dialux
Analisa Perbandingan Efisiensi Konversi Energi antara PV (Photovoltaic) Monocrystalline 50 WP dan Polycrystalline 50 WP Pada Berbagai Intensitas Cahaya Maulana, Muhammad Yusuf; Pramono Jati, Budi; Widihastuti, Ida
CYCLOTRON Vol 7 No 02 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i02.21821

Abstract

Ada 2 jenis photovoltaic (PV) atau panel surya, yaitu jenis monocrystalline dan jenis polycrystalline. Monocrystalline berbahan dasar silikon murni sedangkan polycrystalline berbahan dasar silikon campuran. Permasalahan dalam panel surya adalah perbedaan efisiensi dan karakteristik dalam konversi energi pada intensitas cahaya. Untuk mengetahui perbedaan efisiensi dan karekteristik tersebut maka dilakukan pengukuran produksi energi pada PV monocrystalline 50W dan polycrystalline 50W. Paper ini membahas tentang analisa perbandingan efisiensi konversi energi dari kedua jenis panel surya tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode true experimental research atau pengukuran secara langsung. Pengukuran dilakukan dengan cara memberi beban lampu dan mengukur produksi energi PV monocrystalline 50W dan polycrystalline 50W secara bersamaan dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Tujuanya adalah untuk mendapatkan data waktu, sudut matahari, intensitas cahaya yang dikonversi menjadi irradiasi, tegangan, arus, dan daya produksi konversi energi terhadap pengaruh perubahan intensitas cahaya. Hasil dari penelitian ini adalah pada panel surya jenis polycrystalline saat nilai intensitas cahaya tertinggi sebesar 119260 lux tercatat pada pukul 12.00 WIB dengan niliai irradiasi terhitung 989,86 w/m2 menghasilkan nilai output tertinggi yaitu tegangan sebesar 15,3 V dan arusnya sebesar 1,51 A. Pada panel surya jenis monocrystalline, ketika pada pukul 12.00 WIB tercatat nilai intensitas cahaya tertinggi sebesar 119269 lux dengan nilai irradiasi terhitung 989,93w/m2 menghasilkan nilai output tertinggi yaitu tegangan sebesar 17.2 V dan arusnya sebesar 1.62 A. Hasil perhitungan efisiensi berdasarkan data yang didapatkan adalah panel surya jenis monocrystalline mempunyai efisiensi yang lebih besar dibandingkan dengan polycrystalline, panel surya jenis monocrystalline menghasilkan efisiensi sebesar 8,2 % sedangkan panel surya jenis polycrystalline mengasilkan efisiensi sebesar 7,9 %.
Analisis Pengaruh Suhu Terhadap Daya Output pada Panel Surya Monocrystalline dan Polycrystalline 50 Wp atikah, nur; Pramono Jati, Budi; Nugroho, Dedi
CYCLOTRON Vol 7 No 02 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i02.21822

Abstract

Ada 2 jenis panel surya yaitu jenis monocrystalline dan jenis polycrystalline. Permasalahan dalam panel surya adalah perbedaan pengaruh suhu terhadap efisiensi dan karakteristik dalam konversi energi daya output pada panel surya monocrystalline dan polycrystalline. Untuk mengetahui perbedaannya maka dilakukan pengukuran produksi energi pada PV monocrystalline 50W dan polycrystalline 50W masing-masing dengan cara didinginkan dan tidak didinginkan dengan air, untuk mempertahankan suhu menjadi normal. Paper ini membahas tentang pengaruh suhu terhadap daya output pada panel surya monocrystalline dan polycristaline. Tujuannya adalah dengan menurunkan suhu pada panel surya akan menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dengan metode air pendingin dan tanpa air pendingin. Parameter yang digunakan dengan metode adalah suhu permukaan panel, sudut terhadap posisi matahari, tegangan, arus dan daya output pada panel, pengambilan data dilakukan dari jam 07.00-17.00 WIB, dengan waktu pengukuran diambil 4 kali setiap 30 menit. Hasil dari penelitiann ini adalah pada puncak tertinggi output daya panel di jam 12.00 WIB, dengan hasil tertinggi pada panel surya monocrystalline. Bahwa ketika panel surya dengan air pendingin didapat hasil lebih efisien dan didapat hasil pada panel surya monocrystalline lebih bagus dibandingkan polycrystalline. Dari hasil penelitian didapat hasil yang terbaik adalah pada saat panel surya monocrystalline dengan air pendingin pada jam 12.00 WIB dengan suhu 26 °C, arus 1,69A, tegangan 18,8V, dan daya 31,772W. Hasil yang kedua panel surya monocrystalline tanpa air pendingin pada jam 12.00 WIB dengan suhu 50 °C, arus 1,67A, tegangan 16,9V, dan daya 28,223 W. Hasil yang ketiga panel surya polycrystalline dengan air pendingin pada jam 11.30 WIB dengan suhu 30 °C, arus 1,56A, tegangan 16,5V, dan daya 25,74 W. Hasil yang empat panel surya polycrystlaline tanpa air pendingin pada jam 12.00 WIB dengan suhu 52 °C, arus 1,62A, tegangan 15,4V, dan daya 24,948W. Kata kunci: Monocrystalline, polycrystalline, Tegangan, Arus, Suhu, Daya.
Rancang Bangun Sistem Informasi Pengarsipan Berbasis Web pada Laboratorium Induk Senjata TNI AL Br Sembiring, Maria Berenaita; Ghozali, Imam; Setiawan, Eman; Zamzami, Moh Rifqi
CYCLOTRON Vol 7 No 02 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i02.21859

Abstract

Abstrak— Kearsipan adalah suatu proses mulai dari penerimaan, pengumpulan, pengaturan, pengendalian, pemeliharan dan perawatan serta penyimpanan berkas menurut sistem tertentu. Pada saat ini sudah banyak perusahaan maupun kantor yang menerapkan sistem informasi agar semua terkomputerisasi. Laboratorium Induk Senjata TNI AL ini pengarsipan surat masih menggunakan cara manual yang bisa dikatakan jika dokumen banyak dan tertumpuk maka akan sulit dicarinya kembali pada saat dibutuhkan. Pada penelitian ini metode pengembangan sistem yang dipakai yaitu menggunakan metode waterfall karena setiap tahap yang dilalui harus secara berurutan tidak boleh melewati tahap sebelumnya jika belum selesai. dari permasalahan yang ada maka dari itu dibuatlah sistem informasi pengarsipan berbasis web menggunakan metode waterfall yang nantinya dapat menunjang pekerjaan pada Laboratorium Induk senjata TNI AL yang nantinya dokumen surat serta ingin dicari kembali dapat dilakukan secara cepat dan tepat, tidak lagi membutuhkan waktu lama yang dapat menghambat waktu pekerjaan.