cover
Contact Name
Taopik Rahman
Contact Email
opik@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagapedia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PAUD AGAPEDIA
ISSN : 25812823     EISSN : 25809679     DOI : https://doi.org/10.17509/jpa
Core Subject : Education,
Jurnal PAUD Agapedia adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian terkait pendidikan anak usia dini dari perspektif mutidisipliner. Jurnal ini bertujuan untuk memperluas dan menciptakan inovasi konsep, teori, paradigma, perspektif dan metodologi dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021" : 15 Documents clear
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KOLASE UNTUK MEMFASILITASI PEMBELAJARAN SENI RUPA ANAK USIA DINI Anggraeni, Santi Nisfi; Mulyana, Edi Hendri; Giyartini, Rosarina
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39659

Abstract

This research originated from the problems that occur in the field related to the limited availability of teaching materials collage facilities even lack of teaching materials. The process of learning in early childhood education will be implemented optimally when there is a component that is relevant and very important function in informing the concept of learning material in this resource. The purpose of this research is to develop collage teaching materials that are in accordance with the learning needs in PAUD and the characteristics of early childhood. This study uses the EDR (Educational Design Research) development research method which refers to McKenney's EDR development model which consists of three phases, including analysis and exploration, design and construction, evaluation and reflection. The research carried out is up to the design and construction stage, namely up to product validation to the experts. The results of data analysis showed that the average percentage of validation results was in the proper category with good predicates. This product has advantages and disadvantages that must be considered and corrected again.Penelitian ini bermula dari permasalahan yang muncul di lapangan terkait ketersediaan bahan ajar kolase yang terbatas bahkan kurang fasilitas bahan ajar. Proses pembelajaran di PAUD akan terlaksana secara optimal apabila terdapat komponen yang relevan dan berguna untuk pembelajaran, dalam hal ini bahan ajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar seni rupa berupa kolase yang memenuhi kebutuhan belajar PAUD serta karakteristik anak yang khas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode EDR (Educational Design Research), yang didasarkan pada model EDR McKenney, yang terbagi menjadi tiga bagian: analisis dan eksplorasi (analysissanddexploration), desain dannkonstruksi (design and construction), evaluasi danrrefleksi (evaluationdand reflection). Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian sampai tahap desain dan konstruksi, yaitu sampai validasi produk kepada pihak ahli. Hasil rerata persentase validasi produk bahan ajar kolase berada pada kategori sangat layak. Produk ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki.
KEBUTUHAN DASAR PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN PERMAINAN SAINS SUBTEMA GEJALA ALAM UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN SOSIAL ANAK Ananda, Dinaldha; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39703

Abstract

The purpose of this study is to describe the basic needs of developing natural science game learning plans o facilitate social skills. Based on the results of field studies, teadhers understanding of science games is still lacking. Teachers are often wrong and monotonous in giving science games activities to children. This is influenced by the lack of preparation in the preparation of mature learning and constrained by teaching aids. The method used in this study is the Educational Design Research (EDR) model of McKenney dan Reeves in the first stage, namely analysis and exploration. Data collection tehniques using interviews. Based on the results of the study, the researcher draw the conclusion that it is important to develop lessons plans because learning planning is a very important basic aspect in learning planning with careful learning planning will get satisfactory results.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dasar kebutuhan pengembangan rencana pembelajaran permainan sains subtema gejala alam untuk memfasilitasi keterampilan sosial. Berdasarkan hasil studi lapangan, guru selalu menyusun perencanaan pembelajaran, akan tetapi pemahaman guru terhadap permainan sains masih kurang, guru seringkali keliru dan monoton dalam memberikan kegiatan permainan sains kepada anak. Hal ini dipengaruhi karena tidak adanya persiapan dalam penyusunan pembelajaran yang matang dan terkendala alat peraga.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR) model McKenney dan Reeves pada tahap pertama yaitu analisis dan eksplorasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menarik kesimpulan bahwa pentingnya menyusun perencanaan pembelajaran, karena perencanaan pembelajaraan adalah aspek dasar yang sangat penting dalam pembelajaran. Dengan perencanaan pembelajaran yang matang akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIPCHART SUBTEMA GEJALA ALAM UNTUK MEMFASILITASI KECERDASAN NATURALIS ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN Maulani, Julia; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39689

Abstract

Learning media very important for sustainability of learning activities for an educator. This learning media can be in the form of utilizing existing resources around. The research problem was obtained through a field study in Taam Darunnajah, Tasikmalaya City, namely the limited use of media in science games, especially the introduction of science about the sub-themes of natural phenomena that can facilitate children's naturalist intelligence. Science activities that are often carried out to facilitate the naturalist intelligence of children in Taam Darunnajah are farming activities. Even though there are a lot of introductions to science that can be introduced to children. One of them is by using flipchart media about various forms of natural phenomena such as rainbows, winds, rains, floods, volcanic eruptions, landslide, etc. This study aims to develop learning media in the form of flipcharts on the sub-theme of natural phenomena to facilitate the naturalist intelligence of children aged 5-6 years as a solution to problems in the field. In this case, the researcher uses the EDR (Educational Design Research) type of development research model from McKenney Reeves. The stages are 1) Analysis and Exploration stage; 2) Design and Construction stage; and 3) Evaluation and Reflection stage.Media pembelajaran sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan belajar bagi seorang pendidik. Media pembelajaran ini dapat berupa pemanfaatan sumber daya yang ada di sekitar. Penggunaan media yang tepat dapat menstimulus aspek perkembangan pada anak. Permasalahan penelitian diperoleh melalui studi lapangan di Taam Darunnajah Kota Tasikmalaya yakni masih terbatasnya penggunaan media pada permainan sains, khususnya pengenalan sains tentang subtema gejala alam yang dapat memfasilitasi kecerdasan naturalis anak. Kegiatan sains yang sering dilakukan untuk memfasilitasi kecerdasan naturalis anak di Taam Darunnajah adalah kegiatan bercocok tanam. Padahal banyak sekali pengenalan sains yang dapat dikenalkan pada anak. Media yang baik merupakan media yang dapat digunakan dan dimainkan langsung oleh anak, supaya anak mendapatkan pengalaman belajar yang baru dan pemahamannya ikut bertambah. Salah satunya dengan penggunaan media flipchart tentang berbagai bentuk gejala alam seperti adanya pelangi, angin, hujan, terjadinya banjir, gunung meletus, tanah longsor, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa flipchart pada subtema gejala alam untuk memfasilitasi kecerdasan naturalis anak kelompok B usia 5-6 tahun sebagai solusi permasalahan di lapangan. Dalam hal ini, peneliti menggunakan model penelitian pengembangan jenis EDR (Educational Design Research) dari McKenney Reeves. Tahapan-tahapan yang dilakukan diantaranya 1) tahap Analisys and Exploration; 2) tahap Design and Contruction; dan 3) tahap Evaluation and Reflection
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID UNTUK MEMFASILITASI PENGENALAN BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI Afni, Rena Nurul; Mulyana, Edi Hendri; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39660

Abstract

This research is based on the problem of teachers in delivering learning materials are still conventional. In addition, the lack of variety of learning media so that in the learning process children are sometimes distracted from other activities, in the process of delivering materials teachers only focus on question and answer methods only, and android-based learning media has never been used especially to introduce geometric shapes in early childhood. The purpose of this research was to develop learning media for the introduction of geometric shapes that suit the needs of the field and the characteristics of early childhood. This research method uses McKenney's EDR (Educational Design Research) development method. Researchers conduct research until the stage of design and construction, namely making products and then conducted product validation to experts. The conclusion of this study is that the product that has been developed by researchers has been categorized as feasible for further trials of use in Early Childhood Education. The product developed by the researchers has not been conducted external validation to measure the effectiveness of media use.Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan mengenai guru dalam menyampaikan materi pembelajaran masih bersifat konvensional. Selain itu, kekurangan variasi media pembelajaran sehingga dalam proses pembelajaran anak-anak terkadang teralihkan fokusnya dengan kegiatan yang lain, dalam proses penyampaian materi guru hanya berfokus pada metode tanya jawab saja, dan media pembelajaran berbasis android belum pernah digunakan khususnya untuk mengenalkan bentuk geometri pada anak usia dini. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran untuk pengenalan bentuk geometri yang sesuai dengan kebutuhan lapangan dan karakteristik anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode pengembangan EDR (Educational Design Research) karya McKenney. Peneliti melakukan penelitian sampai tahap desain dan konstruksi, yaitu membuat produk kemudian dilakukan validasi produk kepada para ahli. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu produk yang telah dikembangkan peneliti sudah dikategorikan layak untuk selanjutnya dilakukan uji coba pemakaian di Pendidikan Anak Usia Dini. Produk yang dikembangkan peneliti belum dilakukan validasi eksternal untuk mengukur efektivitas penggunaan media.
STUDI KASUS KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA DINI DI TAAM FUTUHAL ARIFIN Sahara, Zahra Ilya; Muslihin, Heri Yusuf; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39704

Abstract

The purpose of this study was to determine the types of delays in gross motor development in early childhood, the causes of delays in gross motor development in early childhood, and solutions and treatment from parents and teachers for delays in gross motor development in early childhood. This research is a case study research with a 7-year-old boy who suffers from delayed gross motor development at Taam Futuhal Arifin. Data collection techniques in this study used observation, interviews, and documentation techniques. The results of this study stated that the subject under study experienced a delayed gross motor development disorder caused by an incident that caused the subject's head to hit and caused the subject to suffer from epilepsy, where this epilepsy disease resulted in damage to brain tissue so that it interfered with the subject's gross motor development.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dari keterlambatan perkembangan motorik kasar anak usia dini, penyebab dari keterlambatan perkembangan motorik kasar anak usia dini, dan solusi serta penanganan dari orang tua dan guru terdahap keterlembatan perkembangan motorik kasar anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan subjek penelitian seorang anak laki-laki berusia 7 tahun yang mengalami gangguan keterlambatan pada perkembangan motorik kasar di Taam Futuhal Arifin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa subjek yang diteliti mengalami gangguan keterlambatan perkembangan motorik kasar disebabkan oleh salah satu kejadian yang menyebabkan kepala subjek terbentur dan mengakibatkan subjek menjadi menderita penyakit epilepsy, dimana penyakit epilepsy ini mengakibatkan rusaknya jaringan otak sehingga mengganggu perkembangan motorik kasar subjek.
Manfaat Permainan Tradisional Lompat Tali bagi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Susanti, Susanti; Muslihin, Heri Yusuf; Sumardi, Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39690

Abstract

Human gross motor development can develop optimally if it is stimulated in the right way, there are many games for children that function to stimulate gross motor skills, for example the traditional game of jumping rope. This study aims to determine and understand the benefits of the traditional game of jumping rope for the gross motor development of children aged 5-6 years. Based on the results of interviews at TK Plus Darul Hikmah, it was stated that the traditional game of jumping rope had various benefits for the gross motoric development of early childhood. Researchers used a qualitative approach with descriptive methods. The participants were early childhood teachers at TK Plus Darul Hikmah, then the subjects used were children aged 5-6 years consisting of 3 children. Data collection techniques include observation techniques, interview techniques, and documentation techniques. For data analysis, the researcher carried out three stages, the first was data reduction, the second was data presentation, and the last was drawing conclusions. Based on field observations, the researchers concluded that the traditional game of jumping rope has benefits for the gross motor development of children aged 5-6 years.Perkembangan motorik kasar manusia bisa berkembang dengan optimal apabila distimulus dengan cara yang benar, sangat beragam permainan untuk anak-anak yang berfungsi menstimulus motorik kasar misalnya permainan tradisional lompat tali. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami manfaat dari permainan tradisional lompat tali bagi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil wawancara di TK Plus Darul Hikmah dinyatakan bahwa permainan tradisional lompat tali memiliki ragam kebermanfaatan bagi perkembangan motorik kasar anak usia dini. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif. Partisipan yaitu guru anak usia dini di TK Plus Darul Hikmah, kemudian subjek yang digunakan adalah anak berusia 5-6 tahun terdiri dari 3 anak. Teknik pengumpulan data diantaranya teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Untuk analisis data peneliti melakukan tiga tahapan yang pertama reduksi data, yang kedua penyajian data, dan yang terakhir penarikan kesimpulan. Berdasarkan observasi di lapangan, peneliti menarik kesimpulan bahwa permainan tradisional lompat tali memiliki kebermanfaatan bagi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA GEOBORD PADA PEMBELAJARAN BANGUN DATAR PESERTA DIDIK YANG MEMILIKI HAMBATAN PENGLIHATAN Husniyyah, Sophia Choirotul; Mulyadi, Sima; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39661

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using geoboard media in learning two-dimensional figure students with visual impairments at SLB Aisyiyah Singaparna. The research method used in this study is a quantitative research method with a Single Subject Research approach and research design A-B-A. The subjects in this study were students who had an early age view with the initials FSS, who had difficulty understanding the concept of flat wake. The media used in this research is geoboard media. Geoboard media is a medium that can be used to introduce flat shapes, calculate points and lines. The results of this study indicate that the mean FSS level at the baseline-1 stage (A-1) is 55.2%, then at the intervention stage (B) the mean FSS level has increased to 78.1% and the mean level in the baseline-2 phase (A -2) to 91.0%. Based on these results, it can be concluded that geoboard media can be used as a medium to improve understanding of flat shapes for students who have visual impairments at the early childhood level at SLB Aisyiyah Singaparna.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media geoboard pada pembelajaran bangun datar peserta didik yang memiliki hambatan penglihatan di SLB Aisyiyah Singaparna. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Single Subject Research dan desain penelitian A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik yang memiliki hambatan penglihatan jenjang anak usia dini berinisial FSS, yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep bangun datar. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media geoboard. Media geoboard merupakan media yang dapat dipergunakan untuk mengenalkan bangun datar, menghitung titik dan garis. Hasil penelitian ini menunjukkan mean level FSS pada tahap baseline-1 (A-1) sebesar 55,2% kemudian pada tahap intervensi (B) mean level FSS mengalami peningkatan menjadi 78,1% dan besarnya mean level pada fase baseline-2 (A-2) menjadi 91,0%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media geoboard dapat dijadikan salah satu media untuk meningkatkan pemahaman bangun datar bagi peserta didik yang memiliki hambatan penglihatan jenjang anak usia dini di SLB Aisyiyah Singaparna.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERBANTU PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN MEMBACA ANAK USIA DINI Wahyuni, Teti; Elan, Elan; Sumardi, Sumardi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39705

Abstract

The aim of this research is to find out the basic needs for developing storybooks with the help of a whole language approach to facilitate early childhood reading skills. The researcher uses the development method, the mix method approach model with the Educational Design Research technique refers to the model according to McKenney and Reeves. The discussion in this article only describes the Educational Design Research technique research in the first stage, namely the exploration and analysis stage of the research problem. The data collection stage is carried out by conducting a preliminary study, namely field studies and literature studies. Field studies or initial observations were carried out in Kober Ceria, Cibeureum District, Tasikmalaya City. The literature study was conducted by reviewing journals and the results of previous research related to problems and books on language development in early childhood. The results of the study show various basic needs to develop storybooks with the help of a whole language approach to facilitate early childhood reading skills, this will be used as a guide in making product designs for developing storybooks with the help of a whole language approach.Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui dasar kebutuhan pengembangan buku cerita berbantu pendekatan whole language untuk memfasilitasi keterampilan membaca anak usia dini. Peneliti menggunakan metode pengembangan, model pendekatan mix method dengan teknik Educational Design Research mengacu pada model menurut McKenney dan Reeves. Bahasan dalam asrtikel ini hanya menjelaskan penelitian teknik Educational Design Research pada tahap pertama yaitu tahap eksplorasi dan analisis masalah penelitian. Tahap pengumpulan data dilakukan dengan melakukan studi pendahuluan yaitu studi lapangan dan studi literatur. Studi lapangan atau observasi awal dilaksanakan di Kober Ceria Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Studi literatur dilakukan dengan mengkaji jurnal dan hasil penelitian terdahulu terkait permasalahan serta buku-buku tentang perkembangan bahasa pada anak usia dini. Hasil penelitian menunjukan berbagai kebutuhan dasar untuk mengembangkan buku cerita berbantu pendekatan whole language untuk memfasilitasi keterampilan membaca anak usia dini, hal ini akan dijadikan sebagai pedoman dalam pembuatan rancangan produk pengembangan buku cerita berbantu pendekatan whole language.
DASAR PENGEMBANGAN MEDIA SAILBOATS A TRACK MODEL PEMBELAJARAN STEM UNTUK KELOMPOK B SUB TEMA BENDA-BENDA ALAM Mau'izhah, Firda Ruhyah; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39691

Abstract

This research is based on the actual condition in the field that there are still limited learning media based on Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) for the sub-theme of natural objects at the early childhood education level. The learning media are partial or only focussed on one scientific subject. Teacher posses limited knowledge about STEM learning model, therefore the media created has not been able to optimize all STEM learning components. Moreover, there are material that is difficult to explain, such as the sub-themes of natural objects. Considering this background, researcher conduct this study in order to develop a product in the form of STEM-based learning media for group B sub-theme of natural objects. This study used a mixed research approach with research design development and research methods Educational Design Research (EDR) McKenney Thomas C Reeves model. The results of this study indicate that the basic need of this study was the development of STEM learning model media for group B sub-theme of natural objects.Penelitian ini didasari oleh fakta yang terjadi di lapangan bahwa masih terbatasnya media pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) untuk sub tema benda-benda alam pada jenjang pendidikan anak usia dini. Media pembelajaran yang digunakan masih bersifat parsial atau hanya terfokus pada satu bidang keilmuan saja, pengetahuan guru mengenai model pembelajaran STEM juga masih minim sehingga media yang dibuat belum bisa mengoptimalkan seluruh komponen pembelajaran STEM, selain itu terdapat materi yang sukar dijelaskan yakni pada sub tema benda-benda alam. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk berupa media pembelajaran berbasis STEM bagi kelompok B sub tema benda-benda alam. Peneletian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran (mix method) dengan desain penelitian pengembangan dan metode penelitian Educational Design Research (EDR) model McKenney Thomas C Reeves. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan dasar dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan media model pembelajaran STEM untuk kelompok B sub tema benda-benda alam.
KONTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI ANAK USIA DINI DALAM FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA Rahmanisa, Ina; Elan, Elan; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i1.39686

Abstract

Character education for children is an important thing when it is implemented in children. This is very influential for a nation by building the nation's character from an early age. Because children at the age of Golden age are times where children are critical for character building. This period is a golden period where various potentials of children must be developed by providing direction, coaching and character for early childhood. In this case, the author takes an example of an animated film that applies character education, namely Nussa and Rara. This film provides education to children which is a moving image which moves according to the plot that has been arranged. In this study using qualitative methods. The results of the observation of the Nussa and Rara films show the character values in each episode that have been well embedded by the Nussa and Rara film players. This was obtained from the notes of researchers who saw the characters in the Nussa and Rara film players.Pendidikan Karakter bagi anak merupakan hal yang saat penting di implementasikan pada anak. Hal ini sangat mempengaruhi bagi suatu bangsa dengan membangun karakter bangsa sejak dini. Karena anak pada usia Golden age adalah masa-masa dimana anak kritis untuk pembentukan karakter. Di masa ini merupakan masa-masa keemasan dimana harus dikembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak dengan memberi arahan, pembinaan dan karakter anak usia dini. Pada hal ini penulis mengambil suatu contoh film animasi yang menerapkan pendidikan karakter yakni Nussa dan Rara. Film ini memberikan edukasi kepada anak-anak yang mana sebuah gambar bergerak yang mana bergerak sesuai dengan alur yang telah disusun. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil Pengamatan Film Nussa dan Rara menunjukkan nilai karakter pada setiap episode yang sudah tertanamkan dnegan baik oleh pemain Film Nussa dan Rara. Hal tersebut diperoleh dari catatan peneliti yang melihat karakter pada pemain Film Nussa dan Rara.

Page 1 of 2 | Total Record : 15