cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019" : 68 Documents clear
DINAMIKA KONFLIK DAN RESOLUSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PERTAMBANGAN EMAS DI HUTAN BATANG TORU SALMAN ALPARIS SORMIN
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.531 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.258

Abstract

This study aims to determine the dynamics of conflict and resolution based on local wisdom that occurred after the operation of a gold mining company in the Batang Toru forest. The research method used to answer the problem in this study uses a qualitative research method with a descriptive analytical approach. Data analysis was performed using techniques from Miles and Huberman, namely data analysis was carried out simultaneously starting from data collection, data condensation, data display and drawing conclusions that were carried out continuously throughout the research process. Based on the results of data analysis that has been done, there are several phases of conflict that occur namely; The first phase was the disappointment with the recruitment mechanism so that the Batang Toru community held a demonstration demanding an opportunity to work for the company. Second, the environmental issue, which is the plan to dispose of mining waste from the Batang Toru River, has not been well socialized by the government or companies, causing negative perceptions both towards the government and the company. These environmental issues triggered anarchism by demonstrators because they felt they did not get accurate information about the disposal of waste into the Batang Toru River. Conflict between the Batang Toru community and PT. AR and local government are vertical conflicts caused by the failure of the communication and socialization process, resulting in a negative perception of the existence of gold mining activities in Batang Toru. Conflict resolution based on local wisdom offered as an alternative to preventing and resolving conflicts between the Batang Toru community against the company and the government, among others; optimization of Dalihan Na Tolu, revitalization of Patik, Uhum and ugari.
JURNAL PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP KARAKTER SISWA DI KELAS XI SMA NEGERI 6 PADANGSISIMPUAN Emmi Juwita Siregar
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.245 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1235

Abstract

The study aims to see how far the picture is whether there is a significant influence through the use of the Jigsaw Learning Model on the Character of Class IX Students of SMA Negeri 6 Padangsidimpuan 6. Research has carried out during April-June 2019 at SMA Negeri 6 Padangsidimpuan. Research method has been applied is the experimental method. The population that has been used in this study is all students of class XI 6 Padangsidimpuan State High School as many as 1 class, totaling 31 people. Sampling technique used is total sampling, where the total population is 31 people. In accordance with the results of the calculation of descriptive analysis, the value of the Jigsaw Learning model is 88.84 included in the "Good" category. Then the student character results before using the Jigsaw learning model with an average value of 0.37 included in the "Low" category, the "High" result is inferential analysis using SPSS 22 aided by a Paired Sample Test-assisted type of test through assumptions, but if the sig < 0.05, then the hypothesis is accepted, meaning that there is an influence of the use of Jigsaw learning models on the character of XI students of SMA 6 Padangsidimpuan.
KERAGAMAN BURUNG PADA BERBAGAI TIPE HABITAT DI TAMAN NASIONAL BATANG GADIS Nurul Husna Siregar; Mutiara Siagian
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1356.526 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1297

Abstract

Penelitian tentang keragaman burung pada berbagai tipe habitat di Resort 5 Sopotinjak Seksi PTN Wilayah III Muara Soma Desa Sopotinjak telah dilakukan pada bulan April-Mei. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis burung pada berbagai tipe habitat, meliputi Jalan Hutan, Danau, dan Hutan Primer. Metode yang digunakan dalam pengambilan data burung menggunakan metode Point Count. Data burung yang diperoleh dihitung indek keanekaragaman dan indeks kemerataan spesiesnya. Hasil penelitian menemukan 66 spesies dari 28 famili, dengan jumlah tertingg ditemukan pada habitat Hutan Primer yaitu 43 spesies, Jalan Hutan yaitu 38 spesies, dan danau ditemukan 22 spesies. Indeks keanekaragaman dan kemerataan tertinggi juga ditemukan pada habitat Hutan Primer yaitu 3.56 dan 0.95.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI KOTA PADANGSIDIMPUAN, PROVINSI SUMATERA UTARA Nurul Husna Siregar
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.297 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1306

Abstract

Padangsidimpuan merupakan salah satu kota yang terdapat di Provinsi Sumatera Utara dan terbagi menjadi enam kecamatan. Penelitian identifikasi keanekaragaman jenis burung di kota Padangsidimpuan dilakukan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman burung. Penelitian dilakukan dari bulan April hingga Juli 2019 pada tiga kecamatan, yaitu Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan Selatan dan Padangsidimpuan Utara. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode Point Count kemudian dianalisis indeks keanekaragaman dan indeks kemerataannya. Hasil penelitian mendapatkan 44 spesies burung dari 24 famili dengan jumlah spesies tertinggi ditemukan pada kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. . Indek keanekaragaman dan kemerataan tertinggi pada kecamatan Padangsidimpuan Batunadua yaitu 2.93 dan 0.85.
SIKAP MASYARAKAT KOTA PADANGSIDIMPUAN TERHADAP PERKEMBANGAN BEBERAPA TEMPAT WISATA (Studi Kasus Objek Wisata Kaisar Waterpark Desa Joring Natobang Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu) Ros Nida Siregar; Mariyatul Kubtiyah
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.076 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1312

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap masyarakat terhadap perkembangan beberapa tempat wisata di Kota Padangsidimpuan. Tepatnya perkembangan objek wisata Kaisar Waterpark Desa Joring Natobang Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu Kota Padangsidimpuan. Metode Penelitian yang dilakukan adalah metode survey dengan jumlah total populasi sebanyak 995 orang dan diambil sampel sebanyak 95 orang yang tersebar di 4 (Empat) dusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara sikap masyarakat terhadap perkembangan objek wisata Kaisar Waterpark dengan nilai persamaan regresi linear sederhana sebesar Y = 8,520 + 0,946X. Hasil perhitungan koefisien determinasi (R2) diperoleh nilai sebesar 0,981 yang menunjukkan besarnya pengaruh sikap masyarakat terhadap perkembangan objek wisata yaitu 98,1 % dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,990 yang berkategori sangat kuat. Dan sisanya sebesar 1,9 % dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Sehingga ditarik kesimpulan masyarakat setuju dan mendukung pengembangan objek wisata kaisar waterpark dan dampak perkembangan objek wisata Kaisar waterpark terhadap masyarakat Desa Joring Natobang Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu Kota Padangsidimpuan adalah meningkatnya pendapatan masyarakat dan berkurangnya pengangguran. Dimana para penjual atapun warung-warung yang berjualan di sekitar Kaisar Waterpark meningkat penghasilannya dan para pemuda pemudi seperti naposo nauli bulung diberdayakan bekerja di lokasi objek wisata Kaisar Water Park.
PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING Mohammad Faridl Darmawan; Afif Kholisun Nashoih
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.946 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran menggunakan perangkat smartphone android yang dikenal dengan istilah mobile learning, serta mengetahui tingkat efektifitas media tersebut dalam pembelajaran bahasa Indonesia, selain juga berfungsi sebagai piranti yang mendukung pembelajaran blended learning. Penelitian ini mengadopsi model penelitian pengembangan Sugiyono yang terdiri dari 10 tahap. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument observasi, kuesioner, dan tes. Tahap analisis data dilakukan pada hasil validasi ahli materi dan ahli media melalui lembar kuesioner, serta digunakan untuk menganalisis uji kompetensi kognitif guna mengetahui tingkat efektifitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media mobile learning dinyatakan valid serta layak dijadikan sebagai media pembelajaran, berpijak pada validasi ahli media dan materi dengan rata-rata skor mencapai 3.46, sehingga dinyatakan layak. Sementara hasil uji coba menunjukkan adanya efektifitas media melalui skor pretes dan postes yang mengalami peningkatan sebesar 26.71, dengan nilai rata-rata pretes sebesar 52.39 dan postes 79.10. Angka tersebut menunjukkan bahwa penerapan media mobile learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, serta mendukung model pembelajaran blended learning.
PENEGAKAN HUKUM DALAM KONSEP PEMENUHAN GANTI KERUGIAN OLEH NEGARA ATAS DASAR KEKELIRUAN PENERAPAN HUKUM Yusak Eliezer Setiawan; Peter Jeremiah Setiawan
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.368 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1320

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa pemberian ganti rugi oleh tersangka, terdakwa, atau terpidana atas dasar kekeliruan penerapan hukum khususnya proses penegakan hukum yang keliru sehingga dijatuhinya putusan bebas atau lepas . KUHAP telah mengatur tata cara penuntutan ganti kerugian kepada negara. Pasal 95 ayat (1) KUHAP menentukan ganti kerugian dapat dituntut oleh tersangka, terdakwa, atau terpidana karena adanya kekeliruan mengenai hukum yang diterapkan oleh penegak hukum. Hasil penelitian menunjukan bahwa orang yang telah menderita akibat dari putusan tersebut harus diberi ganti rugi. Pemberian ganti rugi selaras dengan asas dan tujuan pembentukan KUHAP sendiri yang tercantum dalam penjelasan umum yaitu pemberian ganti kerugian wajib diberikan kepada seseorang yang ditangkap, ditahan, dituntut ataupun diadili yang keliru dalam menerapkan hukumnya.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBERDAYAAN DIRI TERHADAP AKTIVITAS PERAWATAN DIRI KLIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Febrina Angraini Simamora; Hotma Royani Siregar
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.803 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1325

Abstract

The increase in type 2 diabetes mellitus sufferers in the world requires that sufferers must be able to empower themselves to be able to prevent complications, disabilities, and dependence in conducting self-care. An intervention strategy that allows clients to make decisions about goals, therapeutic choices, and self-care behaviors and to assume responsibility for effective daily diabetes care in helping clients care for themselves. This study aims to determine the effectiveness of self-empowerment in self-care activities of type 2 diabetes mellitus clients. The study design used was a quasy experiment with a one group pretests-posttest only design. The sampling technique used was consecutive sampling with a sample of 16 people based on the power analysis table. The measuring instrument used was SDSCA (summary diabetes self care activities). Data analysis used paired t-test with p value 0.0001 (p value <0.05) which showed that the model of self empowerment was effective in increasing self-care activities of type 2 diabetes mellitus clients. Patients with type 2 diabetes mellitus were expected to be able to regulate their diet, physical exercise, and routine control of blood sugar levels.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POST PARTUM Novita Sari Batubara; Sri Sartika Sari Dewi
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.498 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1350

Abstract

Berdasarkan data UNICEF (2013), sebanyak 136,7 juta bayil ahir diseluruh dunia dan hanya 32,6% dan mereka yang disusui secara eksklusif dalam 6 bulan pertama. Berdasarkan target program pemerintah tahun 2014 adalah sebesar 80%, hal ini tentu saja masih jauh dari terget,begitu juga dengan persentase pemberian ASI eksklusif pada bayi 0–6 bulan di provinsi Sumatra Utara di tahun 2014 sebesar 37,6% maka secara nasional cakupan pemberian ASI belum mencapai target. ASI bermanfaat untuk menjaga ketahanan tubuh bayi karena mengandung zat anti infeksi. Oleh karena itu, untuk memperlancar produksi ASI dapat dilakukan dengan merangsang refleks oksitosinya itu dengan pijat oksitosin. Dengan dilakukan pijat oksitosin, ibuakan merasa rileksdan kelelahan setelah melahirkan akan hilang sehingga dapat membantu merangsang pegeluaran hormon oksitosin. Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi perbedaan kelancaran ASIsebelumdan sesudah dilakukan pijat oksitosin. Metode penelitian adalah quasy eksperimen yaitu rancangan yang berupaya untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol disamping kelompok eksperimen dengan rancangan post test only. Hasil uji wilcoxon menunjukkan (p=0,001), secara statistik terdapat perbedaan kelancaran ASI yang bermakna antara kelompok eksperimen dengan perlakuan pijat oksitosin dengan kelompok kontrol tanpa perlakuan.
EFEKTIFITAS MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN PASIEN PASCA SEKSIO SESAREA DI RSUD KOTA PADANGSIDIMPUAN Sri Sartika Sari Dewi; Novita Sari Batubara
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.489 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1351

Abstract

Persalinan di Indonesia dengan operasi seksio sesarea terjadi sekitar 22,8% atau 921.000 dari 4.039.000 persalinan. Ibu yang mengalami seksio sesarea dengan adanya luka di abdomen harus dirawat dengan baik untuk mencegah kemungkinan timbulnya infeksi. Banyak dokter menganjurkan pasien yang baru melahirkan dengan operasi agar segera menggerakkan tubuhnya atau yang disebut dengan mobilisasi dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas mobilisasi dini terhadap penyembuhan pasien pasca seksio sesarea. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen yang bersifat post test only dengan jumlah sampel sebanyak 64 dan metode pengambilan sampel accidental sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 29 Maret sampai 20 Mei 2019. Hasil penelitian diperoleh rata – rata volume buang air kecil yaitu 339 ml, rata – rata frekuensi buang air besar yaitu 1 x/hari, rata – rata jumlah lokia yaitu 2x ganti doek/hari, rata – rata tinggi fundus uteri yaitu 5 cm, rata – rata penyembuhan luka operasi yaitu 7 hari. Dari uji statistik dapat disimpulkan bahwa ada perbedaaan signifikan dari tinggi fundus uteri setelah dilakukan mobilisasi dini pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p = 0,007). Ada perbedaaan signifikan dari penyembuhan luka operasi setelah dilakukan mobilisasi dini pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p = 0,002), dengan kesimpulan bahwa mobilisasi dini efektif terhadap penyembuhan pasien pasca seksio sesarea khususnya pada penurunan tinggi fundus uteri dan penyembuhan luka operasi, sehingga bidan dapat menerapkan mobilisasi dini sebagai intervensi dalam mempercepat penyembuhan pasien pasca seksio sesarea.

Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue