JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Articles
2,820 Documents
STRATEGI PERTAHANAN LAUT INDONESIA DIHADAPKAN DENGAN PERKEMBANGAN LINGKUNGAN MARITIM GLOBAL DAN REGIONAL
Andhika Wira Kusuma;
M. Faisal
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.987 KB)
Sebagai negara kepulauan dan negara maritim yang strategis, Indonesia telah mencanangkan konsep poros maritim dunia sebagai agenda resmi pemerintah. Tulisan ini membahas tentang kondisi perairan Indonesia, perkembangan lingkungan strategis di tingkat global maupun kawasan, potensi ancaman yang ada serta strategi pertahanan laut yang dapat diterapkan. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menyeleksi lebih dulu data primer yang diperoleh, dan kemudian melengkapinya dengan dengan data sekunder serta informasi yang diperoleh melalui penelusuran internet. Hasil penelitian mengungkap beberapa tipe ancaman keamanan terkini yang cukup kompleks yang dihadapi Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan dan juga maritim, yang datang dari meningkatnya ketegangan dan eskalasi konflik di Laut Cina Selatan, serta dari beragam kejahatan transnasional. Dalam hal konflik di Laut Cina Selatan, diperlukan cara yang tepat bagi Indonesia untuk melakukan strategi penangkalan dengan menyusun dan memperkuat strategi pertahanan laut dengan membentuk komponen utama melalui restrukturisasi kementrian dan lembaga terkait berdasarkan aspek militer, politik, ekonomi, sipil, dan informasi, dimana strategi ini bergantung pada eskalasi konflik yang terjadi dan penggunaan kekuatan militer negara di wilayah yang disengketakan.
MEMBANGUN AKUNTABILITAS INDUSTRI PERTAHANAN INDONESIA
Mohamad Ikhsan Nurulloh;
Luhut Simbolon;
George Royke Deksino
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.092 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dan cara mewujudkan akuntabilitas industri pertahanan di Indonesia. Kekuatan pertahanan sebuah negara akan menjadi lebih unggul jika didukung oleh kemampuan industri pertahanannya dalam melakukan pengadaan untuk pemenuhan berbagai peralatan pendukung pertahanan. Akuntabilitas menjadi unsur utama dalam mewujudkan pengadaan peralatan pertahanan dan keamanan negara yang baik. Permasalahan dalam akuntabilitas industri pertahanan di Indonesia adalah terkait penyelewengan dana negara untuk pengadaan peralatan pertahanan dan keamanan negara. Korupsi pada sektor industri pertahanan berdampak pada melemahnya sistem pertahanan negara. Adanya korupsi dalam pengadaan peralatan pertahanan dan keamanan diakibatkan karena terbukanya celah besar untuk melakukan korupsi serta lemahnya pengawasan. Usaha mewujudkan akuntabilitas industri pertahanan memerlukan seperangkat kebijakan, penerapan instrumen berupa sistem pencegahan korupsi, penanaman nilai-nilai anti korupsi, reformasi organisasi serta penguatan peran KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan sinergi antara pemegang kepentingan dalam pengadaan peralatan pertahanan dan keamanan.
OPTIMALISASI PRODUK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTAHANAN (BANGTEKINDHAN) GUNA MENINGKATKAN KESIAPAN ALAT PERALATAN PERTAHANAN (ALPALHAN) DALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS POKOK TNI
Andi Sugiarto;
George Royke Deksino
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.735 KB)
UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan mengamanatkan bahwa penyelenggaraan Industri Pertahanan salah satu tujuannya adalah mewujudkan kemandirian dalam pemenuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhan). Salah satu instrumen untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui program Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan (Bangtekindhan) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dan kesiapan Alpalhan TNI. Kondisi saat ini produk Bangtekindhan dari tahun 2016 s.d. tahun 2021 sebanyak 33 (tiga puluh tiga) First Article (FA) , dimana baru 2 (dua) FA yang diproduksi masal dan sisanya 31 (tiga puluh satu) belum diproduksi masal. Hal ini terkendala akibat adanya gap teknologi, varian produk dan kemampuan Industri Pertahanan dalam memproduksi produk Bangtekindhan. Dari kendala tersebut terdapat pokok-pokok persoalan yaitu kepercayaan menggunakan produk Bangtekindhan masih kurang, sumber daya manusia pelaksana program Bangtekindhan secara kuantitas dan kualitas masih terbatas, fasilitas dan sarpras Industri Pertahanan masih terbatas. Hal tersebut mengakibatkan belum optimalnya produk Bangtekindhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu metode Analisa dengan memberikan gambaran mengenai permasalahan yang ada dan upaya apa saja yang dilakukan dalam menghadapi permasalahan tersebut. Untuk itu perlu upaya-upaya untuk mengoptimalnya produk pengembangan teknologi Industri Pertahanan yang dilakukan oleh Menhan, Pimpinan Stakeholder dan Direktur Utama Industri Pertahanan, guna mewujudkan optimalnya produk pengembangan teknologi Industri Pertahanan guna meningkatkan kesiapan ALPALHAN dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.
KEBIJAKAN DAN UPAYA MITIGASI MALAYSIA DALAM MENGATASI ANCAMAN DI LAUT CHINA SELATAN
Sartono .
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (458.871 KB)
Perkembangan terkini di kawasan Indo Pasifik telah menunjukkan sejumlah tantangan dan ketidakpastian baru yang berdampak pada pertahanan nasional Malaysia. Sementara Malaysia dan kawasan secara umum mengalami stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi, isu-isu terkini khususnya isu keamanan non-konvensional mulai membentuk dan mempengaruhi sifat ancaman terhadap pertahanan dan keamanan nasional. Penelitian ini merupakan penelitian literatur untuk mengetahui bagaimana upaya Malaysia dalam mengurangi kemungkinan konfrontasi militer pada konflik wilayah di Laut China Selatan yang semakin memanas akibat upaya militerisasi China. Kajian ini menunjukkan bahwa Malaysia menyadari atribut dari paradigma ini, yaitu sebuah desakan untuk tidak memihak, adopsi bersamaan dari pertahanan terbuka dan pembangkangan secara tidak langsung, upaya aktif untuk memupuk posisi mundur. Malaysia melalui kebijakan lindung nilai terus berusaha memelihara hubungan persahabatan dengan semua negara dan mengupayakan penyelesaian sengketa secara damai berdasarkan hukum internasional. Malaysia berpendapat Laut China Selatan harus menjadi platform kerjasama dan konektivitas, bukan area konfrontasi atau konflik, ini sejalan dengan semangat Zone of Peace, Freedom and Neutrality (ZOPFAN). ZOPFAN bertujuan untuk mengurangi berbagai risiko yang dipimpin oleh ketidakpastian komitmen AS, niat jangka panjang China, dan hubungan masa depan Malaysia dengan kedua negara tersebut.
PENTINGNYA PENANAMAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN BAGI MASYARAKAT PESISIR PULAU TERDEPAN SEBAGAI UPAYA KEIKUTSERTAAN WARGA NEGARA DALAM BELA NEGARA
Supriyono .;
Lukman Yudho P;
Dohar Sianturi
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (450.295 KB)
Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak pulau-pulau terluar yang sangat rentan untuk menjadi target oleh negara asing. Posisi pulau-pulau terdepan di wilayah perairan Indonesia memiliki dampak penting dalam aspek pertahanan. Beberapa langkah yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun pulau-pulau terluar yaitu di antaranya melakukan upaya-upaya pembangunan infrastruktur guna mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat diwilayah pulau terluar Indonesia. Namun sebenarnya ada satu hal yang lebih penting, yaitu membangun kesadaran berbangsa bagi masyarakat pesisir di pulau terluar. Penanaman nilai-nilai kebangsaan perlu dilakukan, yaitu sebagai upaya dalam Bela Negara yang merupakan bagian tujuan dari kementerian pertahanan yang dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di kawasan pulau terluar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi masyarakat pesisir pulau terluar sebagai upaya keikutsertaan warga negara dalam bela negara dan apa pengaruh nya bagi masyarakat pesisir pulau terluar. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka. Hasil studi ini menunjukkan menunjukkan bahwa pendekatan kesejahteraan bagi masyarakat perlu diutamakan sebeleum menanamkan nilai-nilai kebangsaan, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan akan memberikan sense of defense dan detterent effect bagi siapapun yang akan mengusik kedaualatan Indonesia.
STRATEGI PERTAHANAN LAUT INDONESIA DALAM ANALISA ANCAMAN DAN KEKUATAN LAUT
Tofan Hermawan;
Rudi Sutanto
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.523 KB)
Banyak orang sudah tahu bahwa luas laut Indonesia adalah 70% dari luas wilayahnya. Indonesia juga memiliki 17.504 pulau dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia. Data Asian Development tahun 2009 menunjukkan bahwa wilayah pesisir Indonesia adalah rumah bagi ribuan spesies laut. Hal ini merupakan kekayaan sekaligus mengandung ancaman bagi keamanan laut Indonesia.Dibutuhkan sebuah kekuatan pertahanan laut yang mampu menjaga perairan Indonesia. Pertahanan laut Indonesia merupakan bagian penting dari sistem pertahanan negara Indonesia, dan mengandung misi yang cukup kompleks yang menjadi tantangan dan sekaligus permasalahan dari berbagai pihak yang terlibat. Pemahaman akan pertahanan laut dari berbagai pihak yang terlibat masih belum sepenuhnya sama, dikarenakan perbedaan yang mendasar dari bidang-bidang tugas pokok dan fungsi mereka. Oleh karena itu dalam tulisan ini, penulis mencoba merumuskan berbagai hal yang terkait dengan pertahanan laut Indonesia, berdasarkan analisa ancaman, dan kekuatan laut Indonesia. Hal - hal yang menjadi perhatian penting penulis untuk dijadikan dasar atau bahan analisis yaitu: ancaman yang dalam hal ini penting dan perlu menjadi perhatian utama dalam penanganannya, pengertian - pengertian dan lingkup pertahanan laut Indonesia, serta upaya-upaya yang diperlukan dalam membangun strategi kekuatan pertahanan laut Indonesia.Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain studi kepustakaan dan pendekatan fenomenologis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan industri pertahanan yang mampu memenuhi kebutuhan alutsista untuk mendukung kekuatan pertahanan laut dan sistem pertahanan laut yang lebih komprehensif dalam mengantisipasi dan meminimalisir ancaman yang ada agar pertahanan laut Indonesiadapat terlaksana dengan lebih optimal.
STRATEGI PERTAHANAN LAUT DALAM MENGHADAPI ANCAMAN KEAMANAN MARITIM DI WILAYAH LAUT INDONESIA
Ichsanul Mutaqin Ali;
Lukman Yudho P;
Dohar Sianturi
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.501 KB)
Artikel ini menjelaskan tentang strategi pertahanan laut yang dimiliki oleh Indonesia dalam menghadapi ancaman maritim. Bangsa Indonesia memiliki keunggulan letak yang sangat strategis, namun keunggulan letak geografis dan jalur perdagangan laut strategis tersebut mengundang datangnya beberapa ancaman seperti hadirnya kekuatan militer negara-negara adidaya, munculnya pelaku kejahatan seperti penyelundupan, perdagangan manusia, narkoba dan lain-lain). Untuk itu strategi pertahanan laut yang dapat di terapkan untuk menangkal segala macam bentuk ancaman adalah dengan meningkatkan kemampuan deteksi dini di laut. Salah satunya adalah dengan cara mengoptimalkan dan memanfaatkan peran Pusat Informasi Maritim TNI yang berkolaborasi dengan para stake holder, sehingga seluruh penegak hukum di laut dapat mengetahui secara cepat indikasi akan terjadinya kejahatan. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian tulisan ini menunjukan bahwa banyak hal yang harus dibenahi dalam penerapan strategi pertahanan laut untuk menanggulangi ancaman maritim. Dibutuhkan kerjasama yang lebih intensif dan interaksi yang terintegrasi antar lembaga terkait agar upaya penaggulangan ancaman maritim dapat diminimalisir dengan efektif.
STRATEGI PENYELENGGARAAN PENGAMANAN ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA 1 GUNA MEWUJUDKAN STABILITAS KEAMANAN PERAIRAN NASIONAL DALAM RANGKA MENDUKUNG OPERASI MILITER SELAIN PERANG
Wijayanto .;
Marsono .;
Haposan Simatupang
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.759 KB)
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih adanya permasalahan dan implikasi dari stabilitas keamanan perairan Indonesia saat ini dimana hal tersebut dipengaruhi berbagai Isu-isu kejahatan yang bersifat lintas Negara, dikorelasikan dengan Penyelenggaraan pengamanan di wilayah ALKI 1 permasalahan yang muncul pertama adalah regulasi, dimana belum adanya regulasi tentang penyelenggaraan operasi pengamanan ALKI. kedua dari sisi sarana prasarana seperti radar dan alat komunikasi lintas sektoral yang belum dilengkapi dengan radar deteksi maupun alat komunikasi yang terintegrasi, dan mengacu pada hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi penyelenggaraan pengamanan ALKI 1 dalam rangka mendukung Operasi Militer Selain Perang. Menganalisis Bentuk Operasi Militer Selain Perang di wilayah ALKI 1 dalam rangka mendukung Operasi Militer Selain Perang dan Upaya dalam mengoptimalkan penyelenggaraan Pengamanan ALKI 1. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana data di dapat dari wawancara, pengamatan, dan dokumen-dokumen yang berhubungan penyelenggaraan Pengamanan ALKI 1. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi dalam pengamanan ALKI 1 dilakukan dengan melaksanakan interoperabilitas lintas sektoral baik TNI dengan instansi lainya, bentuk Operasi dilaksanakan dengan operasi gabungan terpadu upaya yang dilakukan dengan mengoptimalkan penyelenggaraan Pengamanan ALKI 1, dimana beberapa hal tersebut masih terkendala beberapa persoalan seperti SDM, maupun sarpras, mengacu pada uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi penyelenggaraan ALKI 1 perlu diawaki SDM yang berkualitas khususnya mumpuni dalam bidang teknologi, dengan memiliki kemampuan dan kualitas memadai dalam melaksanakan penyelenggaraan pengamanan di wilayah ALKI 1.
ANALISIS FAKTOR MANUSIA PADA KECELAKAAN KAPAL DI WILAYAH INDONESIA
Abraham Benedict Cahyasusila;
Muhammad Hanief Baihaqqi Pratama
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.537 KB)
Kecelakaan kapal merupakan hal yang sering terjadi di wilayah Indonesia mengingat bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Dalam kurun waktu 5 tahun mulai dari tahun 2007 hingga 2011 sudah terjadi 27 kasus kecelakaan kapal yang tercatat dalam investigasi KNKT dengan jenis kecelakaan berupa tenggelam, tubrukan, terbakar, dan kandas. Penelitian ini memfokuskan pada faktor manusia terhadap kecelakaan kapal sepanjang tahun 2018 dengan catatan 10 kasus kecelakaan kapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengelompokkan faktor penyebab kecelakaan kapal berdasarkan analisis faktor manusia. Hasil penelitian menunjukan kategori unsafe acts memiliki 11 faktor penyebab kecelakaan kapal dengan persentase 41%. Kategori precondition for unsafe acts dan organizational influences memiliki persentase yang sama sebesar 22% dengan masing-masing 6 faktor kecelakaan kapal. Sedangkan kategori terakhir merupakan unsafe supervision menyumbang sebanyak 15 % dengan jumlah 4 faktor kecelakaan kapal.
TRANSFORMASI SISTEM MAINTENACE, REPAIR AND OVERHAUL TNI-AD GUNA MENDUKUNG KESIAPAN ALUTSISTA (STUDI KASUS : BENGKEL PUSAT PERALATAN ANGKATAN DARAT)
Hamirduin .;
Timbul Siahaan;
Sovian Aritonang
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.104 KB)
Kondisi alutsista yang prima dijamin dalam kegiatan pembinaan alutsista secara berkelanjutan. Khususnya TNI-AD kegiatan Perawatan dan perbaikan alutsista dilaksanakan oleh Bengkel Pusat Peralatan (Bengpuspal) yang berada di bawah komando pusat peralatan angkatan darat (Puspalad TNI-AD). Sejak saat itu Bengpuspal menjadi andalan TNI-AD untuk melakukan perawatan dan perbaikan alutsista. Namun kondisi Bengpuspal hingga saat ini dinilai tidak berkembang ditengah perkembangan teknologi alutsista global yang semakin modern dan canggih. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui sistem yang sedang berjalan di Bengpuspal serta untuk mengetahui strategi Bengpuspal untuk melakukan trasnformasi sistem yang lebih maju dan modern. Penelitian ini mengidentifikasi faktor sistem tata kelola, supply chain, kerjasama industri, program investasi, dan integrasi sistem. PEST analisis dipadukan dengan SWOT analisis untuk memberikan gambaran kondisi internal dan eksternal yang lebih komprehensif. Berdasarkan penelitian diketahui 4 level pemeliharaan dari level organik, bengkel lapangan, bengkel daerah, hingga bengkel pusat belum memiliki satu sistem yang terintegrasi satu dengan lainnya. Bengpuspal tidak berorientasi pada bisnis dan komersil seperti yang diterapkan pada indsutri jasa MRO sipil. Sehingga dengan demikian, prinsip-prinsip dasar bisnis seperti supply chain management belum di terapkan dengan baik. Namun demikian, Bengpuspal tetap memusatkan investasi peningkatan kemampuan pada bidang fasilitas fisik dan sumberdaya manusia. Disamping itu, Bengpuspal melakukan hubungan kerjasama dengan industri pertahanan walaupun tidak secara langsung. Bengpuspal menjalin kerjasama khususnya pendelegasian personel dalam rangka pelatihan teknisi perawatan dan perbaikan alutsista.